Anda di halaman 1dari 4

Judul dan Pengarang

Hubungan Antara Secure Attachment dengan Motivasi Berprestasi Pada Remaja


Desiani Maentiningsih
Fakultas Psikologi - Universitas Gunadarma
Pendahuluan
A. Latar Belakang
:
Masa remaja merupakan periode penting dalam rentang kehidupan manusia,
karena masa remaja adalah suatu periode peralihan dari masa kanak-kanak ke masa
dewasa. Pada masa ini remaja merasakan adanya perubahan yang terjadi pada dirinya
seperti perubahan fisik yang biasa disebut dengan masa puber, perubahan sikap,
perasaan atau emosi yang sering tanpa disadari oleh remaja itu sendiri seperti rasa malu,
gembira, iri hati, sedih, takut, cemas, cemburu, kasih sayang dan rasa ingin tahu.
Pada masa ini remaja mulai mencari jati dirinya dimana hal ini akan menentukan
kehidupannya dimasa dewasa nanti. Orangtua memegang peranan penting khususnya
pada masa remaja karena akan mencegah seorang remaja terjerumus ke dalam
lingkungan yang memberikan pengaruh negatif seperti tawuran antar pelajar, kekerasan
fisik dan seks, penyalahgunaan narkoba, free sex, VCD porno dan lain sebagainya.
Selain perubahan fisik dan emosi, remaja juga mengalami perkembangan dan perubahan
intelegensi yang cukup pesat dimana pada masa remaja giat mencari informasi
mengenai hal-hal yang baru baginya.
Pada masa ini remaja ingin dirinya diterima sebagai individu yang memiliki
wawasan yang sama dengan orang dewasa lainnya, dan semakin banyak wawasan yang
dimiliki oleh seorang remaja maka kebutuhan remaja untuk dihargai akan
menumbuhkan rasa kepercayaan diri. Semakin tinggi rasa percaya diri seorang remaja
maka ia akan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dimana remaja itu berada.
Hal tersebut sesuai dengan pendapat Panuju (1999) yang mengatakan apabila seorang
remaja dapat menyesuaikan diri dengan baik dengan lingkungannya, maka dapat
dikatakan remaja tersebut telah berhasil menyesuaikan diri secara pribadi maupun
sosial.
Menurut Conger (Heaven & Callan, 1990) remaja biasanya menganggap
hubungan yang baik dengan orangtua jauh lebih penting ketika mereka mendapat
dukungan positif dan kasih sayang dari orangtua sehingga remaja tidak terlalu
bergantung pada peersnya. Salah satu bentuk keterikatan kasih sayang yang dimulai dari
kehidupan individu adalah secure attachment. Secure attachment merupakan salah satu
dari tipe-tipe attachment yang dikembangkan pertama kali oleh Bowlby. Secure

1
Psikologi Sosial Review Jurnal

attachment merupakan keterikatan yang aman berupa kasih sayang yang diberikan
orangtua pada anak secara konsisten dan responsif dalam menumbuhkan rasa aman dan
kasih sayang (Morrison, 2002).
Menurut McClelland (Santrock, 1999) pada masa remaja cenderung memiliki
motivasi dalam dirinya dan salah satu motivasi yang ingin dicapai pada masa remaja
adalah motivasi berprestasi. Menurut Gunarsa (1991) motivasi berprestasi adalah sesuatu
yang ada dan menjadi ciri dari kepribadian seseorang dan dibawa dari lahir yang
kemudian ditumbuhkan dan dikembangkan melalui interaksi dengan lingkungannya.
Remaja yang matang secara fisik dan emosi ini tidak terlepas dari dukungan dan
kasih sayang orangtua dalam bentuk keterikatan yang aman (secure attachment).
Seorang remaja yang apabila dimasa kanak-kanak telah memiliki karakteristik individu
yang memiliki secure attachment maka dengan seiring berjalannya waktu mereka akan
tumbuh dengan karakteristik secure attachment yang menurut Santrock (1999) individu
tersebut memiliki karakteristik seperti bersikap hangat dalam berhubungan dengan orang
lain, tidak terlalu bergantung dengan orang lain, lebih empati, sangat percaya serta lebih
nyaman bersama orang yang disayangi. Remaja dengan secure attachment akan
terpenuhi rasa aman dan kasih sayang dari orangtua sehingga mampu mencapai
kebutuhan penghargaan dari orang lain (aktualisasi diri) khususnya dalam bentuk
prestasi. Dari uraian tersebut, maka peneliti tertarik untuk menguji apakah ada hubungan
antara secure attachment dengan motivasi berprestasi pada remaja ?
B. Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk untuk menguji secara empiris hubungan antara
secure attachment dengan motivasi berprestasi pada remaja serta diharapkan bisa
memberikan manfaat, yaitu:

Manfaat Praktis
Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi para
orangtua untuk membina ikatan yang kuat sehingga secure attachment dapat
meningkatkan kepercayaan diri remaja. Selain itu juga dapat memberikan
masukan bagi remaja untuk lebih memotivasi dirinya agar dapat berprestasi
dengan baik.

Manfaat Teoritis
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan
khususnya bidang psikologi perkembangan dan psikologi sosial dan dapat

2
Psikologi Sosial Review Jurnal

dipakai sebagai pedoman dalam penelitian lebih lanjut terutama yang berkaitan
dengan secure attachment dan motivasi berprestasi.
Metode Penelitian
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan prosedur:
1. Identifikasi variabel-variabel penelitian , berupa:
Variabel prediktor : Secure attachment dan Variabel kriterium : Motivasi berprestasi
2. Definisi operasional variabel penelitian
Definisi operasional dari variabel penelitian ini adalah :

Secure attachment adalah keterikatan yang aman secara emosional antara orangtua
dengan anak sebagai dasar perkembangan yang secara konsisten peranannya bagi
perkembangan psikologis yang ditandai dengan sikap hangat terhadap orang lain, tidak
terlalu bergantung pada orang lain, tidak menjauhi orang lain, sangat dekat pada orang
yang disayangi, lebih empati terhadap orang lain, sangat percaya pada orang yang
disayangi serta lebih nyaman bersama orang yang disayangi yang kemudian digunakan

sebagai indikator-indikatornya.
Motivasi berprestasi adalah keinginan dan pendorong seseorang untuk mencapai
kesuksesan atau memperoleh sesuatu yang menjadi tujuan akhir yang dikehendaki serta
harapan untuk berhasil dalam melakukan tugas yang diberikan dan melakukan tugastugas sulit secara cepat dan tepat. Indikator-indikator dari motivasi berprestasi adalah
individu yang memiliki tanggung jawab, mempertimbangkan resiko pemilihan tugas,
memperhatikan umpan balik, kreatif dan inovatif, waktu penyelesaian, dan keinginan
menjadi yang terbaik.

Subjek Penelitian
Subjek penelitian ini adalah remaja :
1.

Pelajar SMU kelas 1 sampai dengan kelas 3 SMU

2.

Usia antara 15-18 tahun

3.

Berjenis kelamin laki-laki dan perempuan

4.

Jumlah keseluruhan 60 Siswa

Teknik Analisis Data


Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan analisis korelasi rank
spearman, yaitu menganalisis hubungan antara secure attachment (x) sebagai prediktor

3
Psikologi Sosial Review Jurnal

dengan motivasi berprestasi (y) sebagai kriterium. Analisis data yang dilakukan dengan
menggunakan program SPSS versi 11.05 for windows.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan:
Kita dapat membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara secure attachment
dengan motivasi berprestasi pada remaja dan bagi orang tua bisa mengaplikasikan hasil
penelitian ini kepada anak-anaknya agar termotivasi dalam berprestasi.
Kekurangan:
Dalam teknik analisisnya terbilang sulit karena menggunakan software-software
yang rumit dan pengumpulan analisis data akan lebih akurat

jika

dilakukan dengan

wawancara.
Kritik dan Saran
Untuk penelitian selanjutanya akan lebih valid jika dilakukan dengan wawancara. Karena
jika menggunakan angket kemungkinan akan ada faktor lain yang mempengaruhi keakuratan dalam
pengambilan data.
Saran untuk peneliti, untuk kedepannya untuk lebih memperhatikan keakuratan data dan
jadikan kritik dan saran ini sebagai pembelajaran untuk lebih lagi dalam meneliti.

Sumber:
http://www.gunadarma.ac.id/library/articles/graduate/psychology/2009/Artikel_10509046.pdf

4
Psikologi Sosial Review Jurnal