Anda di halaman 1dari 20

STAI\ItrIAFI

FqRUSAHAAil UilUlt

L|STR|K NEGARA

SPLN41-7:1981

LampiranSuratKeputusanDreksiPLN

No.Oa9/DlFV81tanggal15Mei1981

lr*n-dr{*weo,dr--

.,

**rs+*134qs-ra4;*

i

trH$i.'ii+T&f,t'aA${ i --"'-,.iffi1"*,#,Ji.":.,', m,.F.

HANTARANALOMINIUM

BERPENGUATBAJA

(AcsR)

DEPAhTgMENPERTAiFB"ANGANDAN ENERGI

\

PENU$ *I{AruIUil/IUMT-i TRIKNEGARA

.,A.JANTBIS0JOYOBLdK'TIU135.'KEBAYORAN BARU -JA KARTA

i

i

I

I

I

I

I

J L

SPLN ttl-7:1981

FIANTARANALUMINIUIVI BERPENCUATAN BAJA

( ACSR )

Disusun oleh:

1

.

KELONIPOKPEIIIBAKUANBII)ANG l)ISTI{IBLJSI

dengan Surat

sahaan UmumListrik

- No.:

Keputusan

I)ir.eksi

peru-

Negara:

L42/DIR/79, tanggal 18 Desember

1979;

No.:

1980;

No.:

073 /DIR/80,

tanggal

- 099/DIR/80, tanggal

1980.

4

0ktober

26 Nopember

2. KELOIvIPOKKERJAKABEL LIST

R

I

K

dengan Surat Keputusan

Penyelidikan lrlasalahKelistrikan No. :

035/LMK/80 tanggal S Desember19g0.

Djreksi

pusat

Dibantu oleh:

3. LIMA ANGGOTAA}ILI KABELLISI-RIK

Jt

dengan Surat

Penyelidikan Masalah Kelistrj.kan No.:. 022/LMK/80, tanggal 6 Agustus 1980.

Keputusan

Dj.reksi

pusat

Diterbitkan

oleh:

DEPARTEI\IEN

PERTATIBANGAN

& ENERGI

.

Perusahaan UmumListrik

Negar:a

Trunoj oyo lr4l/tS5 -Kebayoran

Baru

JAKARTA

JAKARTA, 198].

FfilRFtfs"T,.qS;'i,j i,'i

12 APRi3$9

SPLN4I-7:t98l

SUSUNANANGGOTAKELOMPOKPEMBAKUANBIDANGDISTRIBUSI

Berda: -rrkan Surat

Keputusan Direksi

Perusahaan

Umum Listrik

No. :

I42/DIR/79,

tanggal

No.:

073/DIRIB0, tanggal

1B DesemberIgTg

4 Oktober

19g0

No.: 099/DIR/80, tanggal 26 Nopember1gg0

Negara:

1. Kepala Bagian pembakuan, (ex-officio)

2.

Ir.

Moeljadi

Oetj i

3. Ir.

Soenarjo Sastrosewojo

4. (Ditetapkan

kernudian)

5. Ir.

6. Ir.

7. Ir. Ontowirjo SuwarnoM.Sc

B.

9. Ir. Nurtjahja Manuaba

Komari

SambodhoSunani

Ir.

Nabris Katib

10.

11.

12.

13.

14.

l-5.

Ir.

Adiwardojo

fr.

Siswanto

Ir.

Slarnet Widodo

Ir.

Sumarto Sudirman

Ir.

Masgunarto Budiman

Ir.

R.

Pasaribu

Fusat Penyelidikan

Masalah Kelistrikan

rnerangkap

merangkap

merangkap

Ketua merangkap Anggota Tetap Sebagai Ketua Harian Anggota Tetap

Sebagai Sekretaris Anggota Tetap

Sebagai Wakil

Anggota Tetap Sebagai Anggota Tetap Sebagai Anggota Tetap Sebagai Anggota Tetap Sebagai Anggota Tetap Sebagai Anggota Tetap Sebagai Anggota Tetap Sebagai Anggota Tetap Sebagai Anggota Tetap Sebagai Anggota Tetap Sebagai Anggota Tetap Sebagai Anggota Tetap

Sekretaris

SUSUNANANGGOTAKELOMPOKKERJAKABELLISTRIK

Surat

Keputusan Direksi No.

Pusat Penyelidikan

:

:3

0SS / LMK/BA

Masalah Kelistrikan

Tanggal

Desenber1gB0

1. Moeljadi 0etji

Ir.

2. Masgunarto Budiman

Ir.

3. Ir.

SambodhoS.

4. Ir.

Siswanto

5. Ir.

SoemartoS.

6. Ir.

Ontowirjo S.

7. Ir.

Soeharso

8. Ir.

Adiwardojo

9. .Ir.

Nurtj ahj a M.

Ketua nerangkap Anggota

Sekretaris.

merangkap

Anggota

Anggota

Anggota

Anggota

Anggot a

Anggota

Anggota

Anggota

Surat

LIMA ANGGOTAAHLI KABELLISTRIK

Pusat Penyelidikan

Keputusan Direktur

Masalah Kelistrikan

No.

Tanggal

:022/LMK/80

:6Agustus

j.9g0

1. Ir. Indradjit Kartowijono

2. Ir.

3. Ir. Kirti

4. Karyana

5. Kurnaen Tirtakusuma

Djoni

Setyadi

peniwati

Sdr.

Ir.

SPLN4I-7:1981

DAFTARISI

PASAL SATU

PASAL DUA

PASAL TIGA

PASAL EMPAT

i,'ASAL LI]'{A

PASA], ENAM

i:'ASAL IIIJIIH

-.IlMIlM

.

.

,

r

.

o

.

o

.

KElur'lTUAl.I I STILAII

KODEPENGENAL

KONSTRUKSI

BAHAN

UI(IIRAI{ DAN KONSTRI'KSI

BERPENGUATA}I BA,JA (ACSR)

PENGT'JIAN

DARI HANTARA!{ ALI,]MINIUM

LAt"fPIMI{

A CATATAN MBNGENAI IIAMAMI{

.

' PERHITIJNGA}I DARI SIFAT-SIFAT

:r,AlfPIRAt{

B EI.ASTISITAS MODI]LUS DA}.iKOEFISIEN MUAI

I]NTT'K KONSTRI]KSI STANDARDARI

BERPENGUATAI{ BA"IA (ACSR) .

PAI{JAI{G

HANTARANAIUMTNIUM

TASEL I

A

TABEL I

B

--

]]A]3Bt II

-

TABEL IIIA

I]ABEL III.B

TABEL IV

TASEL

V

TABEL

VI

UKURAJ{DAI{ SIFAT MEKANIS DARI

KEMS

UKIJRAI{DAN SIFAT MEKANIS DARI KA,WATBAJA KERAS

KAWATALUMINIIJM

I'NTI}K HANTARAI\I ALTI,IINII]M BERPENGUATAI{ BAIA

PENGUAT BA"IA DARI }IANTARAI'I A],TJMINIUM BER

(pp)

DARI HAI{TARAI{ATI]MINI

T]NIUK

PENGUATAT{ B^LIA O

PERBANDINGAN PILINAN

ItM BERPENSUATAT{ BA"IA (ACSR) .

STAI{DARI'TUl]T]BA}IAN KAWATAIIMINIW IGRAS O

STA}TDAR MUI]T' BA}IAN KAWATBAJA KERAS

o

UKllRAl{ DAN KONSTRUKSI DARI HAI.IIARAI\I AI,INfINII]M

BERPENGUATAI{ BA"IA (ACSR) .

PENGUJIAN IIAMARAI{ AIUI'fiNIIIM (ACSR) .

KONSTAI.ITA PILIN

.

BE"RPENGUATAI{ BAJA

halarnan

1

2

3

3

7

B

11

-

vii

'rt o

JSL

t

Jg

Ftp

l

SPLN4I-7:1981

IIANTARA},IATIIMINITM BERPENGUATAI'I B^L}A

inti

lnti

kayat

baja

kawat

baja

laplsan

arah

(ACSR)

lapI-san

hantaran

laplsan

hairtaran

liU.tan

plllnan

kar,rat baJa

Z

aluminiun

alurn{niut

lapisan

luar

arah

hantaran

pllinan

aLuminium

Z

Pasal

Satu

-

Umum

J-' Spesifikasi

.-ini

neliputi

hantaran

ah:minium

berpenguatan

baja

(ACSR),

untuk

saluran

udara

tegangan

rendah,

tegangan

menengah, maupun tegangan

tinggi, di-regangkan pada isolator-isol-ator

khusus untuk naksud ini.

Hantaran 'ini terbuat

penguatan intl

diantara

tiang-tiang

yang

dari

kar,iat-kawat

tidak

berisolasi.

aluminium

keras

dipilin

baja,

yang

ber

I

i;t

SPLN4I-7:198I

'),

Pasal

Dua

Ketentuan

A-rah Pilinan Yang dj-naksud dengan arah pilinan ke kawat sama dengan arah bagian tengah tegakkan. Yang dirnaksud dengan ar ah pil-i nan ke ijanra dengan arah bagian tengah huruf

Istilah

kanan

huruf

ialah

apabila

arah

kawat-

Z j:.ka

hantaran

tersebut

di

kirj.

S

ialah

apabila

arah

kawat-kawat

'ii'-'Falikan.

Srka

hantaran

ter.=,

r'.;. ).

Xrah pllin

an kLrl

S

,arah

irn

pilta

Kanan

z

3. Langkah. Pilinan

Langkah pilinan

yang dibentuk oleh masing-roasing kawat dalam suatu penghantar di-pilin.

(1p)

ialah

panjang

poros

dari

satu

lilitan

penuh spiral

4"

Perbandingan Pilinan Perbandingan pilinan (pp) adalah hasil bagi antara langkah pilinan dari kawat-kawat yang membentuk suatu lapisan dengan diameter luar (d1) han taran yarrg terbentuk oleh lapisan tersebut,

2

5"

6"

SPLN4I-7:1981

Pasal

Tiga

Kode pengenal

Iluruf

kode

ACSR

Konponen

Hantaran

berpenguatan inti

udara

dari

aluminium

tidak

baja,

keras

berisolasi.

yang dipilin

bulat,

Contoh:

ACSR95ltS 26 / Z, t5- 7 lL,67

Menyatakan suatu hantaran aluminir.rm keras yang dipilin bul-at, ber

luas penampang nouinal 95 wn2 yang terdiri

kawat aluminium yang m:sing-masing berdiameter noninal ZrLS ffir berpenguatan inti baja berluas penampang nominal 15 rrm^ yang ter

dari

pilinan

26 helai

 

diri

dari

pilinan

7 helai

ter

noninal

Lr6l

ffi.

 

Pasal

Enpat

Kawat

Aluminir-ul

 

6.1

Diameter

kawat

aluminium

kawat baj a yang masing-nasing

Konstruksi

berdiarne

Kawat-kawat

aluminium

yang dipilin

untuk

uembentuk hantaran

terdiri

dari

kawat-kawat

harga

yang berdianeter

dicantunkan

sama dan besarnya

rA.

menyimpang dari

yang

dalam Tabel

tidak

harus

boleh

6.2 Sambunganpada kawat

aluminir:m

Pada penghantar alurninium berpenguatan baja, tidak tergantung pada jum

lahnya kawat aluminium, sambung€rn-sambungan pada masing-masing kahrat

aluminium dii-zinkann disamping yang dibuat pada batang dasar atau kawat

sebelum penarikan akhir

sanbungan-sambungan tersebut pada penghantar dipilin tidak kurang darl

L5 rrr.

Sarnbungan-sambunganj.ni hanrs dibuat dengan penyambungan 1as tunbuk di-

ngin atau panas (cold

Sanbr:ngan-sambungan itu tidak diharuskan memenuhi persyaratan mekanis

untuk

dengan syarat

jarak

antara

dua sanbungan dari

pressure

tanpa

atau

resistance

butt

welding).

kawat

aluminium

sambungan.

Apabila

nas

dak kurang

penyambungan dilakukan

welding)

,

dengan cara

maka kedua sisi

penyanbungan 1as

tunbuk

pa-

(resistance

dari

butt

200 nn pada setiap

sambungan sepanj ang ti-

dipijarkan.

sisi

harus

3

SPLN4I-7:1981

TABEL IA

-

I,]KI]RANDAI{ SIFAT MEKANIS DARI KAWAT

AII'}fINIIN,I

ALI]MINITM BERPENGUATANBAJA

KEMS

UNTUK ITANTARAN

1

Ukuran

2

kawat

Diameter

Tolerar

dL si

nominal

DM

lr25

1,50

L,75

2 rOO

2 r25

2,50

2r75

3,00

0,025

0,025

0,025

o ,025

0,025

0,025

0,029

0,030

Kuat

3

tarik

Sebelum

pemilinan

rninirnum

ke/rrr.2

ke/rrr.2

20

14

19,7

19,7

L9 rz

L9 rz

L8, g

L8, g

18,4

18,4

18r0

17 ,6'

L7 ,2

4

puncak

Sesudah

pemilinan

milimum

kg/w2

19,4

18,7

18,2

L7 ,g

L7,5

17 ,1

L6 17

16,3

1

Ukuran

Diameter

d1

nomi.nal

ITTM

3 ,25

3,50

3 175

4

4 ,25

4,50

4,75

5 ,00

,00

2

3

4

kawat

Harga

-

tengah

Kuat

tarj-k

puncak

F,"'"'

IIIn

lruo"r,,'

luenilinan

lminimum

kg/mz

Sesudah

pemilinan

minimtm

kglm.z

0,033

0,035

0,038

0,040

0,043

0,045

0,048

0,050

16,9

76 , 7

16,5

16 ,3

16,3

L6 12

L6,2

16,2

16,0

15,9

]-.5,7

15,5

15,5

L5 ,4

15,4

L5 ,4

Catatan:

Contoh

:

1.

Untuk

ttngglnya

kawat

berdlaneter

s'tua

aEas.

kshtat

aqtara,

maka minlmum darl

kawat

m

atau

kuat

tarlk

ter

tertere

hanrs

dl

darl

sepertl

berukuran

ukuran

2r5

berlkutnya

lebth

yang

dalam .Tabel

ToLeransl

2.

Kawat

Kuat

adalah

LT

adalah

0r02u

nm.

kglun.1

strrrn{n{um berukuran

tarLk

puncak:

2r8

Sebeltnn pemLlinan,

Sesudah pemllinan,

rrrm, maka toleransinyg

minimum Ll rz

mlnlmum 16 , 3 kg/mz.

7.

Penguat

Kawat

Baja

'

7.1

Dianef,sr

kawat

baja

Kawat-kamrat

baja

sarnya

tidak

harus

baja

t.erdiri

boleh

berJ.apiskan

seng

yang

dari

kavrat-kawat

baja

nenyimpang

dari

harga

dipilin

untuk

menbentuk

penguat

yang

berdiameter

yang

dicantuurlcan

sema dan be <ialan Tabel IB.

i.2

Sanbungan

pada

kawat

baja

adanya

sanbungan-sarnbungan

yang

dibuat

dengan

pada

batang

Tidak

kawat

diperkenankan

selain

butt

macam apapun

1as

pada

tumbuk

baja

(resistance

dari

penyambungan

sebelum

welding)

dasar

penarikan.

kawat-

panas

4

B.

SPLN 4l-7:1981

TABEL rB -

UKIIRANDAII srFAT MEKANTSDARr

UN"ruK P$GUAT

BERPENGUATAI{ BA"]A

KAWATB^L]A KERAS

BAJA DARI HAI,ITARAI{ ALTMINIIIM

1

Dinmeter

nomi nal

kawat

d1

L,44

L,67

'1t80

1,9o

2,10

r25

2,33

2,40

2,49

2,68

2r70

2

2

r87

'3 3,00

,20

3,40

3,60

2

Toleran

sl

3

Harga

tengah

mlnimum

tarik

kuat

pada pemulur

0,04

o,04

0,04

0,04

0,042

0, 045

0,047

0,049

0,050

o,054

0,054

0,057

0,06

0,064

0,069

0,072

an

rz

kg/wr2

119,5

119

,5

119,5

119;5

119,5

119,5

116,0

115,0

116

116

115

116

116

,0

,0

,0

,0

,0

112;5

LLz.r5

LLz,5

4

Harga

dnirnr:rn kuat

sebehlm

pemllinan

kg/mz

133,6

133,6

133,6

133,5

133,6

133,6

133,5

133,6

133,6

133,6

133,6

133,6

133 ,6

133,6

133,5

133,6

engah

tarlk

5

puncak

sesudah

pen1.linan

kg/mz

L26,9

L26 ng

L26

L26,9

l-26,g

L26,9

L26

,g

,g

rzq,9

L26 rg

L26 ,g

L26

,g

]'26 ,g

]-26 ,g

L26,9

L26 ,g

L26,9

6

7

Berat

Jtrmlah

ninimum

minimum

lapisan

darL

pencelup

seng

an

I

menlt

g/n2

183

2

198

2

2r4

215

2L4

215

2L4

215

2]-4

215

229

3

229

3

229

3

229

3

229

3

244

3'5

244

3r5

244

3r5

244

3'5

259

4

Arah

PiLinan

Pada hantaran yang terdiri

an tersebut

harus

dipilin

dari

2 lapisan

dengan arah-arah

atau

lebih,

yang saling

maka lapisan-lapis-

berrawanan;

sede

l

mikian hingga tidak ada 2 lapisan yang bersinggungan yang dipilin dengan arah yang sama.

9"

Lapisan

luar

Perbandingan

harus

mempunyai arah

pilinan

pilinan

ke kanan

(z).

Perbandingan pilinan (pp) dari masing-masing lapisan harus sesuai dengan

persyaratan yang dicant.nkan daran,TabeL rr. Perbandingan pillnan (pp) -dari suaru l-apisan ridak bolah lebih besai

darl perbandingan pilinan (pp) dari lapisan yang ada tepat di bawatrnya.

5

SPLN4I-7:1981

H

O?D

'od d

o0F.rl

a

co

F{

H O

O O.dF{

o0rd

&rrdE

'r'l

C H

$rdt{.r{3E

>\(7)

d

+r

d

hJ

!l'

o,

P

=

t0.r

6.r

E

:

tt

.r{ O

rC

6l

F{

J. oEdd

= (d

{.,

trE

hl

5

A

.r{

td

F{

td

-c

.r{

'oil

LJ

,d

U)

d-

tr't

.l.l

F{E

.rl

AFI d

do.

ru 00(d

.r{ O

trF{

)

H

t0

a

o.a,c

6

b0rdFl

Fl dlt{

r0(d(l)

F{-O!

gtl I

.oa (ud

d,

v>

(J

F{

F{

F) r{=

Fq

z

H

O d 3u t.'

F{

o\

@(!

.rid tr3

'Ujd

'tr1

rdl,

,od

H

B

p.'Ji or!

E) (J

z

frl

PJ

r-.!

;f

H @

z

t

Fl

z

4.

ts

z

Fr

H

e

A

z

z

H

FJ

H

P{

z

C)

z

H

a

z

&

F] P{

I

H

H

F: r{
Fq

H

\o

rn

.$

tf)

N

FJ

tr

.Fl

Fl

n{

td

&'rt

d

tr'o

TU

b0.l{

{C tr+J

d

tr

rdg

'o=

H+J

otr

p{=

t,

t{

O

3d

l.{

E

t

dBo+r

rEcurrO

ooJd

rd

.r.l cd.rt

E

C

.r{

'd

t{

O.r{€-O

rd

trud

o.rJ

pEErdrd

td

o.rl

t{
O

.r{ t!

pr'O

f"O

F{

td

3 c!

d-Cl

d U

Fld

E

B

=rd

b ,!i

.rt

Fl

At{
d

o

FJr.t

u

d

r!B d

6

J4

o l

.rl o

30

Fl

6l

F{

trr,

cu

o

i(!

rd

3

AJi

rUl

Fl

\o

);
r!

E

a

.r{

F

| |

|

|

|

|

|

!

|

rrttttttl

a \O

\O

(u X

| |

|

F{FlF{

\O

\O

\O

\O

FIFtF{

a

.r.{ i

|

|

|

OOO

Fl

r-{

Fl

OOO

F{

r-l

Fl

|

r\r\

F.{

F.{

| o

o

1-{

\O

r-l

\O

F{Fl

\O

OOO

Fl

r-l

r-l

t

X

rd

E

a

d

.F.l

c

a

x

CU

a

.r'{

-S

t-l

.$

Fl

.$

Fi

c)OO

Fl

I

r-l

Ft

rt

.if

t-l

.$

r-l

.f

r-l

OOO

Fl

|

r-l

|

Fi

|

tltttl

.$

F.l

:r-

r-l

.f,

Fl

.$

!-l

.f,

r.{

.$

F{

OOO

Fl

F'|

F{

OOO

F{

F.t

F{

.

l

ll.f.{1

J.il.

c\|NN

.6tntN

ll'-lFllFl

a

x

r0

a

.r{

J

@co

e{

e!

lficfi

t.l

F{

ao@

INC!

|

(Y)(Y)

t-l

F{

@@€.

GIS{N

cncici

Fl

Fl

r.{

co@@

NE!N

(n(f)(n

r-l

r-l

r-l

OOO

OOO

OOO

OO\O.

OO\O.

OtnN

lJ.)O\o

NOLN

i{O\O

OO\o

OO\O

rno\o

^^a^aaaGaaaa

.r{

d

(u

FE

tIE

a

Fl

a

.F{

4.1

F{

F{

cO

f\

Fl

f\.

\o\oN

F.t

Fl

Fl

f-

F{

f\

@.$\O

'-{NN

6

r-l

l\'

Ft

f-

Fl

q

FI

OO

Ncn(?|

r-i

CI\

Fi

Fl

f\

F{

O\

F{

N.f,.f,

citntn

(0

b0

l.l (E

.r.{

a

.rl

cUC

O0 .r{

rU

!Fl

o0)

o

o

qt

trts

(u

J

E 6

Fl

a

+J

c)€ tr(t'
!

.r{

roE

.Fl

?.4

A

E

Aqr

-:l

(dA drd

@

.r'{

'-l

.r{

1,

CE

'O

r0E

,oa

!l'E

O-{

o.6

'r{

6(dE
!

ru(U

Hb0

lt{

+J o(0

(d

Hb0

.c

td .r{

@

tr c0

TUE

a

o

.cl o0

afi

tr 'r{

o

b0d

o

T

lJ

E

.r.{

r-{

}r

t{€
c)

Ab0

O 'r{

E 5 E

"d t

t

a

Fl

'r{

Jd(d (!!

Erd

H

J(U

jlt

tj

lJ

t(d

!)

I't

d

o

!, (d

u (0

10."

11"

SPLN4L-7:198I

Pasal

Lina

-

Bahan

Bahan ALuninir.rn

Hantaran harus terbuat dari kawat-kawat aluminium yang mempunyai permuka

an rata dan halus serta bebas dari selnua cacat.

Kawat-kawat aluninium ini harus memenuhi p"t"y"tatan seperti yang dican-

tunka dalan Tabel IA

dan Tabel

IIIA.

1

TABEL IIIA

-

STAI'IDARM]IIIJ BAIIAN

IGI^]AT AI,IIMINIT'U KERAS

2

3

l:{c,

Sifat

t. Tahanan j en:is pada sutru 20

oC ^al:trs searah (naksinun)

2

3

4

jenis

pada suhu

Koefisien

(

Koefisien sutru oC,

pada sutru 20

Berat

20 oC

muai

panjang

)

diukur

antara

2 titik

potensial

yang dipasang

secara

kaku

pada karat

q.

J

Kemurnian

ahninium

0 ,028

2,703

Syarat

264 6hm.r"m2/m

kg/dn3

23 x Lo-5 1oc o,oo4 o3ol oc

minimum 99 ,452

Eahan Baja

Ppaguat

baJa

harue

terbuat

darl

kawat-kawat

baja

yang berlapls

seug

rnempunyat perutrkaao

ratg

dan halus

aelta

bebas

dari

aenua cacat.

dan

Kawat-karat

dalan

Tabel

baja

tn1

harus

ueneauhl

IB

ilan

Tabel

IIIB

persyaratan

sePertl'

yang

dicantuolsan

7

lI

:a-

SPLN4I-7:1981

TASEL III

B -

STAJ{DARMUTUBAIIAN KAWATBAJA KERAS

1

2

?

No.

Sifat

 

Syarat

I

Berat

j enis

pada

7,800kglar3

sutru \AoC

 

2

Koefisien

muai

11,5x to-6/oc

panj ang

3

Kemurnian baja

 

0,52(cs0,g5"l

0,52\<nns I,L}Z

P S 0,035%

s s 0,0457" 0,102{si < 0 ,35"a

J-?', IJkuran

dan

Pasal

Enam -

Ukuran dan Konstruksi

Hantaran

aluninium

dari Berpenguatan Baj a

berpenguatan

Alwinium

(ACSR)

kons truks i

dari

hantaran

baj a <iican-

turokan dalam Tabel

IV.

Dasar perhitungan

dari

Tabel IV' diuraikan

sifat-sifat

dalam Lampiran

hantaran

A dari

yang dicantunkan

ini.

spesifikasi

di

dalam

B

& c/)

CJ

<i;

FYi

z

tsi

cr

e{

Frr

Fril

cl

t

F)

t-J

z

H

t

D

r'-l

71

.,,1

ni

H

z

I - t

J tvi

n

.i

TN

v

,.?

I r l

,

(n L

1

a

O

M

z

4, i

ta

r

fr p u

l

t -

IJ

I

1

Fl

f'l

r:l

r.q.

O

r={

o\

do

(U tr

h0

a<

H

troJ

d.5

+J .r'l

P

=

Fq Al{ o

o

u

E

o

z

9QO

gron

qq{

ln

Or c\t

9

F-{

9OO

ooo

OFIcO

(n

r\

.$Fi.f,

(n

QOO

o.nrn

cOr\cn

tn

\O

elc.rr-

gl1

OOO

.nrno

.+rO6

cO rn

q+-

t-t

6

r-l

OOO

ouiii

\Oer.jN

,--

in6X

lri

iO

"d

.{:

()

E

tild

(0O

E

qrdto

O

J

O

E

&de{.r{

-(:

_ru u

Fi

"

o)

b0rdJ4

ErJ

d

'tJ

cdE

E

.!J

tr:

Jl

cn

_

9lA

|)

coc\co

_

eA

\O.$

.t.$

o\\o

I

ntn

OcON

crlLnor

Ft Oo\

scoer

t

.$*$

r-ro

c.1c.)

Nc.i

6l,O\N

rncnqi

No\\o

e.ili;

aa-aaaaa--aaaa

o

FIF{O

OO

OOO

OO

OOO

(d

P

$J4

trl

.r{ H

o(d

trl

t{

.Fl

'ld

.g

\OO\.il 9l>q

F{
@

Jd

N\O@

r\O\r\.

ca

Fl

t')

cd

l-t

O .r{

tl

)

\O

+JJd .t

o

Ht{cd

.r{ t{

,!d

rd

5

t

E

CO Fl'

N

f\

Giaa-a:

Ln@cC

'-{o\-

F{

r-l

(!
"d

Q

r-l

-?c')N

OgCO,-l

c.t

F{$,-l

O,O,O

G

c.t

r- oO

o,

f\

\O

Ln

rn

,-ttn.f

r\

\o

tn

O,dd

,-t

F{

o.l

-a6aa:^

FI''-i -a\q F{

r\rn€

.-t-ii

\Or\cn

;;J

O

E

i (
G

6

F,{

r \

,

i

1

O

\ o

5

r\

O \

:

\o

-.t

h0 tr

cd

A

rtl

Ir'

o

A

o

ru

=

Fl

Fl

d

l|.l

ts o

'r-) $

N

-E

E

(\,

E

G E

FE

"E- E E

)

F{

E

.d

E

trt

(Y)l

Err

't5 (6d

_-t

B IU

Jd

g

O

*l

I

;

6

'r'l E

t

({l

ilA)

oc=J

H

e!

d

O .Fl

l'\l

(u

rd

FE

=

r{ tr

.r{

F

)

F{

E

E

rn

@@

NCQ

CnF\ci

Ln.,f,cn

aa--^^a--iaG--

r\,-tO\

\ O

FlN.f'r\Ln@ \\O

rn\OFl

COOrri iq\N

F{

F{

F{Fl

&jSO,

cr)

Fl

Fl

Fl

r-c.r-J-cn

rnr\Fl

,_{

sl

Fl

F.{

e{

LN

ln

f\

r\

@

.f,cOcO

tn@ci

i--aaaaG-a6Ga6

€C!F{

c\

.$

tn

ciOOel d

q

.1

\O

F{,-irrt

n

rr1

r-ir-

q

.-t

Or

NNg

.$'O'

(7)

-

@

-

cn

^

FiN(Y} nA-?

@ -.-h

N

f\

cf)

r,C-,|

^

.f,@

.if

.f

O\.f,

a

q.f,\O

G

Or

r-l

tn \O

.S

N

c") a

.$\

.$

\O

lr)

a

O\

(\,t

f\

6

rf)F{N

A

\O

.

e.{

(\!

FlFiFi

Ln

erf' O,

\O

Ol

.

O\

i

CO

6

r\O\F,{

el

.t

r-

FiFiF{

eo

cO F{

f\

Ol

,

i

c O

CO

;

.

cr,

cn

??1.^.4-aGGa^aa.

1-{

-N

>>\

N

F{FlF{

cr)

ert

\\.\.

N

f\Flf\

\.\.\-

F{

Fl

eA

f\F\f\

{:.-.

N

F{

co

OlNt.\

\.\-\i

N'

.i'J'

f\f\f\

@NN .^Ln

ci

Ncn

q)h

Oe.iol

.f

,-tGrcl

(nr\r\ c e

aG-aaai6a--GAt

^.-l-CrlN

\O

\O

\O

\\.\.

\.\-\,::-{.{

.'f

trf

rO

C.l