Anda di halaman 1dari 38

Pembimbing:

dr. Calvintinus Meliala, Sp.S

GANGGUAN
EKSTRAPIRAMIDALIS
Santo Fitriantoro
09310285
1

GANGGUAN EXTRAPIRAMIDAL

1)
2)
3)
4)

Lintasan ekstrapiramidal adalah :


Semua jaras, inti dan sirkuit yang mempengaruhi aktivitas
somatomotorik selain lintasan piramidal
Inti-inti yg ikut menyusun :
Korteks motorik tambahan (area 4,6 & 8)
Ganglia basalis: nukleus kaudatus, putamen, globus
palidus, substansia nigra, korpus subtalamikum (luysi) dan
nukleus ventrolateralis talami.
Nukleus ruber & substansia retikularis batang otak
serebelum

HAF

ANATOMI

HAF

HAF

HAF

HAF

Lintasan sirkuit
1. Lintasan sirkuit pertama

Korteks piramidalis Area 6 Oliva inf. inti-inti


respontif korteks serebelli Nukleus kaudatus
Nukleus Ruber Nukleus ventrolaterais talami korteks
piramidalis dan ekstrapiramidal impuls dicetuskan di
korteks motorik ot. Skelelet kortek serebri
serebellum
Serebellum mengadakan prakontrol terhadap gerak yang
akan terjadi
Feedback terganggu oleh karena lesi : - Ataksia
- Dismetria
- Tremor

2. Lintasan Sirkuit Kedua


Menghubungkan korteks Area 4s, Area 6 dgn
korteks piramidalis & Ekstrapiramidal mlli
subst. Nigra, Globus Pallidus & Nukl.
Ventrolateralis talami
Gerakan voluntar yg bangkit memiliki
ketangkasan yg sesuai INHIBISI jika rusak
impuls ab (N)
Akibat : - Tremor saat istirahat
- Gx motorik yg ditemukan pd Parkinson
Hipokinesia
Hipertonik

3. Lintasan Sirkuit Ketiga


Impuls yg dicetuskan oleh Area 8 & Area
4s diolah oleh Nukleus Caudatus, Globus
Palidus, Nukl. Ventrolateral talami
Lesi di Nukl. Caudatus & Glog. Palidus
Khorea & atetosis
Lesi di Nukl. Luysi Balismus
FUNGSI SUSUNAN X-TRAPIRAMIDAL
1. Regulasi & integrasi gerakan sekutu atau
pengurus komponen tonik dari gerakan
volunter
2. Mengintegrasikan aktivitas serebellum
dalam perencanaan untk mencetuskan
impuls motorik involunter & volunter

NEUROFARMAKOLOGI
Normal

Dopamin
>>> =
hiperkinetik

Dopamin
<<< =
hipokinetik
HAF

10

FUNGSI
Gerakan-gerakan asosiatif
Pengaturan sikap tubuh /postur
Integrasi otonom

HAF

11

Jenis gerakan :
Gerakan volunter (disengaja)
Gerakan semivolunter (unvoluntary)
gerakan konvulsif menepuk-nepuk,
menggeliat
Gerakan involunter (yang tidak bisa
dikendalikan) tremor, khorea
Gerakan automatik (gerakan yang tidak
disengaja) Cara berjalan, cara bicara
HAF

12

Gangguan Sistem
Ekstrapiramidalis
sindroma ekstrapiramidalis
= sindroma basal ganglia
1. Defisit fungsional primer simptom negatif
2. Efek sekunder / fenoma release
simptom positif .

HAF

13

Simptom negatif :
1. Bradikinesia
2. Gangguan postur
Simptom positif:
1. Gerakan-gerakan involunter:
- tremor - athetosis - ballismus
- chorea - dystonia
2. Rigiditas
HAF

14

TREMOR
Gerakan-gerakan ritmik 3 5 per
detik, dalam keadaan istirahat,
terutama pada jari, lengan dan
dagu

HAF

15

CHOREA
Gerak involunter pada anggota gerak (lengan/tangan) yang eksplosif
cepat berganti sifat & arah gerakan scr tdk teratur yg hanya berhenti
di waktu tidur
cause : kelebihan dopamine atau ke << asetilkolin
Jenis :
1. Khorea Huntington / mayor
Diwariskan scr autosomal dominan dengan oncet pada midde lifa &
menyebabkan kematian dalam 10 12 tahun
Neuron-neuron menghilang & terjadi glosis pada glob palidus &
talamus serebellum atrofi ke tidak seimbangan NT
Gx : - demensia
- khoreo-atetonis pada kedua sisi ekstremitas
- hipotone
Tx : Halopridol 4 x (1-4) mg
me < dopamin
Klorpromazine 3 x 50 mg
menghambat reseptor
HAF

16

2. Khorea Sydenham
- Disebabkan gangguan imunologik sehubungan dengan infeksi
Streptokokus atau demam rematik
- PF : vaskulitis nekrosis di talamus, nuk. keudatus & putamen
- Usia px 5 15 th : P > L
- Gx : - gerak involunter cepat & tidak teratur arahnya pada lengan dan
tangan
- hipotoni
- Ref. Patela gerakan pendular
- Dx : - gamb. Klinis
- Lab. Darah LED meninggi
- EKG karditisreumatis
- ASTO titer meninggi
- Tx : - haloperidol
- klorpromazin
- valproat
- Utk infeksi : Penisiline do tinggi
3. Khorea Gravidarum
- terjadi saat kehamilan +/u trimeterr II, bisa karena reactivasi
K.Cydenham
- terbatas pada fasial atau kadang juga generalized
- Tx : Haloperidol
HAF

17

HAF

18

HEMIBALISMUS
adalah gerakan involunter otot proksimal anggota gerak dan
paravertebra sehingga gerakan yang timbul menyerupai
gerakan seseorang yang melempar cakram.
Etiologi : gangguan vaskuler, infeksi, dan trauma

destruksi nukleus subtalamik


Tx: Haloperidol dan Diazepam

HAF

19

ATETOSIS
Gerak involuntar anggota gerak (lengan/tangan) yang agak lambat &
menunjukkan pola melilit-lilit torsi ekstenes/fleksi sendi bahu siku &
pergelangan tangan
Atetosis Dobel :
- karena anoksia waktu lahir
- PF : demielinisasi pada putamen & kadang Glob. Palidus
- Tx : Haloperidol atau Diazepam

HAF

20

HAND POSTURE ATHETOSIS

HAF

21

DISTONIA
Dipertahankannya suatu sikap abnormal yang berkepanjangan Oleh karena
kontraksi tonik 1 atau sekelompok otot yang bersifat involunter yang
disebabkan oleh lesi pada berbagai tingkat di dalam sistem ekstrapiramidal &
mungkin juga pada korteks serebri
a. Dystonia Musculorum Deformans
- onset pada anak-anak
- Autosomal resesif
- Awal : defornitasi fleksi dari kaki yang muncul saat berjalan
gerakan terjadi scr generalisata dgn postur dr kepala,
badan tubuh di anggota gerak
Dx : klinis
adanya bukti laborat Wilsons dir
riwayat perinatal buruk
Patologi : belum jelas
Tx : Levodopa atau Karbamazepim
Antikolinergik

HAF

22

HAF

23

b. Spasdomic Torticollis (Wry Neck)


Deviasi unilateral kepala
Etiologi : tidak diketahui
Kontraksi distonia pada stermastoid kiri kepala
memutar ke kanan
Patologi : tidak diketahui
- Tx : antikolinergik
phenothiaziner

HAF

24

HAF

25

PARKINSONS DISEASE
adalah penyakit karena gangguan pada ganglia basalis akibat penurunan atau tidak
adanya pengiriman dopamin dari substansia nigra ke globus palidus.
Parkinsonism adalah
Sindroma tremor istirahat, rigiditas, bradikinesia dan hilangnya reflek postural akibat
penurunan kadar dopamin karena berbagai sebab.

Klasifikasi :
1.penyakit parkinson (parkinsonisme
primer/idiopatik) : sering, MPTP
2.Parkinsonisme sekunder :
a.
b.
c.
d.
e.

Drug-induced parkinsonism
Parkinsonisme pasca ensefalitis
Pasca infeksi lainnya
Toksik : CO, Mn
Lain: perdarahan serebral petekial pasca trauma
berulang-ulang

3. sind. Paraparkinson (parkinsons plus)


a. Pny. Wilson
b. Atrofi palidal,dll

Etiologi

Idiopatik
Obat: phenothiazines, mptp
Toksin: herbisida, pestisida. Co
Penyakit neurologis lain : pnykt Wilson
Parkinsonisme familial: jarang, ras tertentu

Patofisiologi
Penyakit neurodegeneratif
Degenerasi neuron dopamin yang
menyebabkan ketidakseimbangan antara
dopamin dan asetilkolin di ganglia basalis.
Dari PA ditemukan Lewy bodies di sel
neuron.

PATOGENESIS
MPTP (1-methyl-4-phenyl-1,2,3,6-tetrahydropyridine)
Neurotoksin (pupuk dan obat pestisida)
Merusak substansia (pupuk dan obat pestisida
Tidak aktif MAO-B (monoaminoaksidase B

MPDP

MPDP (1-methyl-1,6 phenyl piridine


Neuron Dapaminergik
Metokondria menaik
ATP depletion content menaik
Radrikal bebas menaik
Oksidasi terganggu
Sel-sel rusak

KLINIS PENYAKIT PARKINSON


TRIAS : 1. Tremor + hilang reflek patural
2. Akinesia + freezing
3. Rigiditas
1. Tremor : - saat istirahat
- menaik saat emosi
- menghilang saat tidur
- menghilang saat kerja
- tangan-jari menghitung uang
- bersifat kasar dan pelan (37/dtk), meluas ke bibir, kaki

2.

Akinesia/Bradikinesia :
- sulit memulai gerakan
- sulit berhenti
- lamban
a. Wajah : - muka topeng
- tidak ada ekspresi
- kedipan mata jarang
b. Jalan : - langkah kecil
- lambaian (-)
- sulit memutar balik
c. bicara : - monoton, lamban
- tanpa lagu suara
3. Rigiditas
-hipertoni pada seluruh gerakan
-Cogwheel phenomenon fenomene roda
bergerigi (penaikan tonus ot. Antagonis & agonis

Langkah dan gaya berjalan :


- Px berjalan langkah kecil makin lama makin cepat (marche a
petit pos)
- Kepala dan badan doyong ke depan dan sukar berhenti
(propulsion)
- freezing (berhenti membeku terjungkal)
* Retropulson (ke belakang)
* Lateralpulsion (kesamping)
* Festination (berlari)
Lain-lain :
- Tanda Myerson (ke-2 mata bekedip-kedip dan mengetuk-ngetuk
pangkal hidungnya)
- Obstrapasi kronik (gangguan dini) : retensio urin
- Nyeri pada otot betis pada malam hari (gangguan dini)

HAF

34

Terapi
I. medikamentosa
1. Penyakit parkinson tahap dini
Masih belum terganggu krn penyakitnya
Tx: fisioterapi, obat penunjang b-bloker, pirimidone
50-500mg/hr memberantas tremor; obat
depresi amitriptilin do rendah 25-50 mg/hr
2. Penyakit parkinson tahap ringan/ sedang
Amantadin 100-300 mg/hr meningktkn dopamin
kombinasi dg antikolinergik trihexyphenidyl
3. Penyakit parkinson tahap berat
L-Dopa 100-200 mg/hr + benserizide 25-50 mg

GANGGUAN MOTORIK
Piramidal
Tonus otot : spastik
(pisau lipat)
Gerakan
volunter :
(-)
Refleks tendon : meninggi
Babinski :
(+)
Paresis :
(+)
HAF

Ekstrapiramidal
rigiditas
(roda gigi)
(+)
normal
(-)
(-)
36

HAF

37

TERIMA KASIH
HAF

38