Anda di halaman 1dari 41

KINEMATIKA DENGAN

ANALISIS VEKTOR
IM
X

XI MIA 1
Disusun Oleh :
Yosef Eko Lesmana
Mandri

IA

1 .Vektor kedudukan
y
Ay

Vektor kedudukan (vektor posisi) yaitu OA


atau r.
A
Ay=Ayj

Kedudukan dalam persamaan


vektor
r= xi + yj

Ax=Axi
i

Ax

Fungsi r tersebut untuk kasus


2 dimensi (ruang). Untuk
x
kasus 3 dimensi (ruang).
Kedudukan
r= xi + yj + Zk
XI MIA 1

1. Suatu vektor yang menyatakan posisi dari


suatu titik
y

j
O
k

P (x, y,
z)

r = OP = x i + y j + z k

r r

xi yj zk
2

r r x y z
2

r=
vx2+yj2

XI MIA 1

rPQ = PQ = OQ - OP = rQ rP
y

rPQ = (xQ-xP) i + (yQ-yP) j + (zQ-zP) k


rQ

Q (xQ, yQ,
zQ)
rP

Besar/Nilai
Vektor rPQ

rP
i

P (xP, yP,
z P)
x

k
z

r = r2
r1

rPQ rPQ

r=vx
2
+y 2

x P yQ y P z Q z P
2

XI MIA 1


Arah
perpindahan titika A
dapat ditentukan berdasarkan
besar sudut
tan =

Vektor kedudukan sebagai fungsi


waktu :

r(t) = x(t)i + y(t)j


XI MIA 1

CONTOH SOAL (1)


Kedudukan awal seekor kucing terletak pada r1 =
8i + 6j kemudian bergerak sehingga
kedudukannya berpindah ke posisi r2 = 5i + 2j .
Tentukan vektor perpindahan nilai vektor
perpindahan
Penyelesaian
r1 = 8i + 6j ; r2 = 5i + 2j
Perpindahan kucing tersebut (r) yaitu
Nilai
vektor
perpindahan
r = r 2 r 1
r=vx2+y2
r = x i + y j
= v -3 2 -4 2
r = (5-8) i + (2-6) j
= v 9 + 16
= -3 i 4 j
=5

XI MIA 1

2. Kecepatan

Kecepatan rata-rata (v) adalah
hasil bagi perpindahan dengan
waktu tempuhnya.
v =v= vx i + vyj
Besar Keceparan :
v = vx2+vj2
dengan arah kecepatan:
tan =

XI MIA 1

x dx
v

t dt

r dr
v

t dt

r x i y j z k

Persamaan
Vektor
Kecepatan

v vxi v y j vz k

x i y j z k Nilai / Besar Kecepatan


v
t

^
^
^
2
2
2
x y
z
v vx v y vz
v
i
j
k
t
t
t
XI MIA 1

CONTOH SOAL (2)


pinguim hendak menyelam
Seekor

ke dalam air. Titik awal gerakannya


berada pada koordinat (4 m. 3 m)
dan dalam selang waktu 3 sekon,
pinguin tersebut sudah berada pada
koordinat (-5 m , 2 m). Tentukan
komponen kecepatan rata-rata !
Penyelesaian :
a.v = =
b.v =

XI MIA 1

Kecepatan Sesaat

Kecepatan sesaat adalah kecepatan ratarata untuk t mendekati nol.


v = lim v
t0
Kecepatan sesaat merupakan turunan
pertama fungsi posisi.
V = r =
Turunan sederhana:
r = xn
XI MIA 1
r = n.xn-1

CONTOH SOAL (3)


Suatu partikel bergerak pada suatu bidang dengan
kedudukan (r) merupakan fungsi waktu (t) bentuk
persamaan kedudukan adalah
r = (3t2 2t) i + 4tJ . Tentukan persamaan
komponen kecepatan dalam arah sumbu-x dan
sumbu y
Penyelesaian
r = (3t2 2t) i + 4tJ

V= +
Vx = (6t 2) dan Vy = 4j
XI MIA 1

Menentukan posisi dengan analisis

vektor
Posisi partikel dapat ditentukan
menggunakan integral dari fungsi kecepatan.
Sumbu x
Vx = => Vx dt = dx
dx = Vx dt
X Xo = Vx dt atau X = Xo + Vx dt
Sumbu y
Vy = => Vy dt = dy
dy = Vy dt
y yo = Vy dt atau y = yo + Vy dt
XI MIA 1

CONTOH SOAL (4)


Kecepatan suatu benda dinyatakan dengan
persamaan v = 4t + 5 m/s. Bila pada t = 0 benda
berada di Xo = 10, tentukan persamaan posisi benda!
Penyelesain :
Dik : vx = 4t + 5 m/s
t =0
Xo = 10
Jawab
X = Xo + vx dt
X = 10 + 4t + 5 dt
X = 10 + 2t + 5t meter
XI MIA 1

3. Percepatan

Percepatan rata-rata (a) adalah


perubahan kecepatan dalam waktu
tertentu.
a= ax i +
a=
ayj
a=
Besar Percepatan :
a = ax2+aj2
dengan arah Percepatan:
tan =
XI MIA 1

CONTOH SOAL (5)


Sebuah partikel P sedang bergerak dalam suatu
lintasan lurus dengan vektor posisi x = 3t 2 4t +
36, t dalam sekon dan x dalam meter tentukan
percepatan rata-rata antara t = 1 dan t = 3
Penyelesaian :
Dik : x = 3t 2 4t + 36
t1 = 1
t2 = 3
a =
a=
Dit
:
a
?
v

=
a =
V (t = 1) = 6 . 1
a=

v = (3t 2 4t +
36)
V = 6t - 4

4
=64
= 2 m/s
V (t = 3) = 6 . 3
4
= 18 4

a=
a = 6 m/s 2

XI MIA 1

Percepatan Sesaat

Percepatan sesaat adalah kecepatan


rata-rata
untuk t mendekati nol.
a = lim a
t0
Percepatan sesaat merupakan turunan
pertama
fungsi kecepatan dan turunan kedua fungsi
posisi.
a = r =
XI MIA 1

CONTOH SOAL (6)


Posisi
X dari suatu roket yang sedang bergerak sepanjang
suatu rel dinyatakan oleh
X(t) = 5t + 8t2 + 4t3 + 0,25t4 selama 10 sekon dari
gerakannya, dengan X dalam meter dan t dalam sekon
tentukan persamaan percepatan roket
Penyelesaian :
Dik : X(t) = 5t + 8t2 + 4t3 + 0,25t4
t = 10 sekon
Dit : a ?
a=
= (5t + 8t2 + 4t3 + 0,25t4)
= 5 + 16t + 12t2 -1t3
= 16 + 24t 3t2

XI MIA 1

3.1.2 Menentukan kecepaatan


dan fungsi dari kecepatan
Kecepatan dapat ditentukan menggunakan
integral dari fungsi percepatan.
Sumbu x
ax = => ax dt = dvx
dvx = ax dt
vxvox= ax dt atau vx= vox + ax dt
Sumbu y
ay = => ay dt = dvy
dvy = ay dt
vy voy = ay dt atau vy = voy + ay dt
XI MIA 1

CONTOH SOAL (7)


Percepatan sebuah partikel pada saat t adalah 4ti
6j mula-mula partikel sedang bergerak dengan
kecepatan 2i tentukan vektor dan besar kecepatan
pada t = 2 sekon
Penyelesaian :
Dik :
a = 4ti 6j
2
2
v

y
vo = 2iv

Dit : v dan
2
2
2
V(t=2)
=
(2i
+
2t
)i

6tj

10

12
vo= vo + a dt
= (2 + 2.22)i 6(2)j
= 2i + 4ti 6j
100 144
= 10 i 12 j
= (2i + 2t2)i 6tj

244

XI MIA 1

4. GERAK LURUS DAN GERAK


MELINGKAR

Gerak lurus adalah gerak yang dipengaruhi oleh


kecepatan linear, sedangkan gerak melingkar dipengaruhi
oleh kecepatan sudut.
Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak
yang dipengaruhi oleh kecepatan linear dan percepatan
linear konstan, sedangkan gerak melingkar berubah
beraturan (GMBB) dipengaruhi oleh kecepatan sudut dan
percepatan sudut konstan.

Besaran

Linear

Rotasi

Hub.

Hubungan gerak lurus (translasi/linear)


dengan gerak
r

Perpindahan
r = .R
(m)
(rad)
melingkar (rotasi):

Kecepatan

Percepatan

(m/s)

(rad/s)

(m/s2)

(rad/s2)

v = .R

a = .R

XI MIA 1

Gerak Melingkar
Gerak Melingkar adalah gerak
suatu benda yang membentuk
lintasan berupa lingkaran
mengelilingi suatu titik tetap
Kecepatan sudut rata-rata ()
=

XI MIA 1

Kecepatan

sudut sesaat =>


perubahan posisi atau kedudukan
sudut ) dalam selang waktu yang
sangat kecil (
= lim =
t0

XI MIA 1

CONTOH SOAL (8)


Persamaan posisi sudut suatu benda
yang bergerak melingkar dinyatakan
sebagai berikut:
Tentukan:
a) Posisi saat t=2 sekon
b) Kecepatan sudut rata-rata dari t = 1
sekon hingga t = 2 sekon
c) Kecepatan sudut saat t = 2 sekon
XI MIA 1

Pembahasan

a) Posisi saat t = 2 sekon

b) Kecepatan sudut rata-rata dari t = 1 sekon


hingga t = 2 sekon

(t=2) = 6t2 2t

c) Kecepatan sudut saat t = 2 sekon = 6.22 2.2


=>
= 6t2 2t
= 24 4 rad/s
XI MIA 1

Menentukan posisi sudut dari


fungsi kecepatan sudut
(t)
=
(t)

> = (t)

= o + (t)

XI MIA 1

CONTOH SOAL (8)


Sebuah
roda berputar pada porosnya dengan

kecepatan sudut (t) = 5,8 rad/s ( 2,2 rad/s 2 )t .


Tulislah persamaan posisi sudut (t) jika o = 0
Penyelesaian :
Dik : (t) = 5,8 rad/s ( 2,2 rad/s 2 )t
Dit : ?
= o + (t)
= + 5,8 rad/s ( 2,2 rad/s 2 )t
=
XI MIA 1

Percepatan Sudut
Percepatan sudut rata-rata ()
didefinisikan sebagai perubahan kecepatan
sudut dalam selang waktu tertentu.

=
=

XI MIA 1

Percepatan sudut sesaat ()


didefinisikan sebagai perubahan kecepatan
sudut () dalam selang waktu yang sangat
kecil
(t
0).

= lim v

t0
=
=

XI MIA 1

CONTOH SOAL (9)


Sebuah
piringan hitam berputar terhadap

poros sumu menurut persamaan :
Penyelesaian :
Dik :
Dit : ?
=
=

= -2.9 + 0,93
= 1,86t
XI MIA 1

Menentukan kecepatan sudut


dari fungsi percepatan sudut
(t)
=
= (t)
(t)

+ (t)

XI MIA 1

CONTOH SOAL (9)


Sebuah
piringan hitam berputar terhadap porosnya

dengan percepatan sudu dinyatakan :
= (0,24 rad/s3)t 0,89 rad/s2 . Bila o = 3,1 rad/s.
Tentukan persamaan untuk (t)
Penyelesaian :
Dik : = (0,24 rad/s3)t 0,89 rad/s2
o = 3,1 rad/s
Dit : ?
= o + (t)
= 3,1 + 0.24t 0,89
= 3,1 + 0,12t2 0,89t
XI MIA 1

Gerak melingkar berubah berturan


v

Merupakan gerak pada lintasan


berbentuk lingkaran dengan kecepatan
konstan.
Percepatan tangensial/linear pada
GMBB:
a. Arahnya searah dengan garis
singgung lingkaran.
b. Arahnya sejajar dengan kecepatan
linear.
c. Arahnya tegak lurus dengan
percepatan sentripetal.
d. Mengubah besar kecepatan total
benda. dapat dirumuskan:

at = R.
Ket :
at :Percepatan tangensial (m/s2)
XI MIA 1
r : Jari-jari (m)
: Percepatan sudut (rad/s)

Vektor
percepatan total :

= s + t
Percepatan total adalah perpaduan antara
percepatan tangensial dan percepatan
sentripetal, dapat dirumuskan:

a = as2 + at2
Percepatan sentripetal
as = 2.R
Atau
as =

XI MIA 1

CONTOH SOAL (10)


Sebuah
benda meluncur pada jalan melingkar

vertikal licin berjari-jari R = 2 m dengan perceptan
sudut 5 rad/s2 dan kelajuannya 25 m/s tentukan
percepatan total yang dialami benda tersebut
Penyelesain :
Dik : R = 2 m
= 5 rad/s2
v = 25 m/s
a = as2 + at2
Dit : a ?
as =

at = R.
=2.5
= 10 m/s2

= 10 m/s2

= 102 + 102
= 100 +
100
= 200
= 10 2

XI MIA 1

Gerak Parabola
Cos
=

Vox = Vo. Cos

Sin =
Voy = Vo. Sin
Sumbu Horizontal
Vox = Vx
Sumbu Vertikal
Vy = Voy g . t

Resultan
kecepatan :

V = Vx2 +
Vy2

XI MIA 1

Menentukan
koordinat titik tertinggi pada

gerak parabola
Syarat
Vy = j
Vy = Voy gt
0 = Vo sin gt
gt = Vo sin
Th =
Hmax =

y = Voy.t gt 2
= Vo sin - g
hmax

()

= sin
Sin 2 = 2 sin .
cos 2

XI MIA 1

= Vox . T
x
= Vox . Cos .
= Vo 2 sin
=
= x H

XI MIA 1

Menentukan titik terjauh pada gerak


parabola

x = Vox . t
Syarat

y=0
= Vo cos 2 .
2
y = Voy.t gt
=
2
0
= Vo sin . t gt
R =
gt 2 = Vo sin . t
gt = Vo sin
R =
tR
=
R

= 2 x H

Th = 2 t R

XI MIA 1

CONTOH SOAL (11)


Sebuah peluru ditembakan denan kecepatan awal
40 m/s membentuk sebuah sudut 60 terhadap
tanah mendatar jika gerakan udara di abaikan dan
percepatan gravitasi 10 m/s 2 tentukan :
A. Waktu untuk mencapai tinggi maksimum
B. Ketinggian maksimum yang dicapai peluru
C. Jarak terjauh yang dicapai peluru

XI MIA 1

Penyelesain :
Dik : Vo = 4
= 60
g = 10 m/s 2
Dit :
A. Th ?
B. Hmax ?
C. R ?
Jawab :
A. Th =

=
=2s

B. hmax = sin
= sin

4 . 3
= 80 4 .3
=

C. R = g
= 2. .
= 80 m

= 3
= 20 . 3
= 60 m

XI MIA 1

TERIMKASIH BANYAK

Disusun Oleh :
Yosef Eko Lesmana
Mandri

Beri Nilai