Anda di halaman 1dari 15

FARMAKOTERAPI

TERAPAN

OLEH :
Drs. H. Hasyim Barium, M.Si., Apt

Kasus hipertensi (HTN)


Subyek
Tn. Sam Street (62 tahun)
Keturunan Afrika Amerika
Barusan pindah kota
Baru sembuh dari flu
Keluhan sakit kepala dipagi hari
Tujuan
Menemui dokter keluarga
ditempatnya yang baru

Riwayat Penyakit
Sebelumnya
Hipertensi sudah 15 tahun
Menderita DM tipe I
Penyakit Obstruktif paru
kronik
Penyakit ginjal kronik
Hiperplasia prostat

Pantang garam dilanggar !

Riwayat Keluarga

Ayah
(71
tahun)
meninggal akibat acute
infark miocardium (AIM)

Ibu
(64
tahun)
menderita kanker paru,
hipertensi, DM

Riwayat Lingkungan Sosial


Mantan perokok, selama 28
tahun 1 pak/hari
Peminum alkohol sedang
Makan apa saja yang diinginkan
Olah raga tidak teratur
Hidup sendiri ditinggal istri

Riwayat pengobatan
Triamteren /
Hidroklortiazid
Insulin
Doksazosin
Tiotropium
Salmetero /
Albuterol
Entex PSE I /
Valsartran
Asetaminofen

Interaksi Obat

Tiotropium x Asetaminofen
Tiotropin (antikolinergik),
memperlama absorpsi
asetaminofen, sehingga onset
lama
Tiotropium x Doksazosin
Doksazosin, menghambat 1
adrenoseptor bekerja sbgi
vasodilator, relaksasi otot prostat
& kantong kemih, sehingga
memudahkan kencing / diuresis.
Tiotropium, retensi urina,
pada kasus ini bertujuan

Hidroklorotiazid x Asetaminofen
Asetaminofen (AINS), dapat meningkatkan
tekanan darah, menurunkan efek
antihipertensi seperti :
* Diuretik
* ACE inhibitor
* ARB
* Blockers
Hidroklorotiazid x Salmeterol / Albuterol
Salmetoral sbgi -2-agonis dengan diuretik
dapat menyebabkan Hipokalemia salmetoral,
sbgi vasodilatasi perifer, palpitasi dapat
menyebabkan refleks takikardia

Salmetoral, sbgi bronkodilatasi dgn cara :


stimulasi reseptor 2-adrenergik otot
polos/bronkus mengaktifkan

adenilsiklase.
ATP

cAMP

ATP = Adenosinetri phosphat


cAMP = cyclic-Adenosine monophosphat
Meningkatkan cAMP dalam sel menyebabkan
dilatasi, dan
mencegah pembebasan mediator

Farmakoterapi Rasional
1. Obat antihipertensi :
ARB lebih baik di bdg ACE inhibitor
2. Penderita HTN juga Asma kronis
tidak boleh diberi Blokers.
dianjurkan pakai Calcium Channel
Blockers (CCB)
3. Penderita HTN dgn gagal/sakit ginjal
hindari penggunaan diuretika
4. HTN dgn obstruksi sal. napas
hindari pakai ACE inhibitor

Pola farmakoterapi utk


hipertensi tdk terkontrol
Salmeterol : 250 500 mcg
dlm aerosol/semprotan
2 x sehari
Albuterol : aerosol,
tablet/t.l.lambat, sirup
dosis tablet : 2-4 mg, 3 spi 4 x
sehari
inhalasi
: 2 x semprot @ 100
mcg

Doksazosin (tablet)
dosis awal oral 1 mg selama
1-2 minggu bila
perlu di
2-8 mg, sekali
sehari
Valsartan (tablet)
dosis 80 160 mg sekali
sehari

TARGET

Hipertensi dgn DM i/
tekanan darah
130/80
mmHg
DM cek gula darah
setiap 2 minggu

Target Pengobatan HTN


A. Prehipertensi : merubah gaya hidup yaitu
- Jaga asupan (DASH)
- Cukup olah raga/gerak badan
B. HTN derajat 1
: poin A, mula-mula pki
Diuretika Tiazid
C. HTN derajat 2
: poin A, tambah
kombinasi diuretika (Tiazid) dgn obat HTN
Agar supaya dicapai :
TD < 140/90 mmHg (u/ semua HTN)
TD 130/80 mmHg (u/ semua HTN, dgn DM &
ginjal kronis)

Terima Kasih, Wassalam