Anda di halaman 1dari 15

KELOMPOK 4

SKENARIO
Rio remaja 17 tahun dibawa ibunya ke IGD RS
pendidikan
UNIZAR dengan keluhan sesak. Sesak
dirasakan rio seajk 1 jam yang lalu, sesak berawal
setelah pasien mandi hujan sambil bermain sepak bola.
Ibu pasien mengaku anaknya sering mengalami sesak
seperti ini sejak kecil. Akhir akhir ini dalam sebulan Rio
mengalami sesak 1-2 kkali, sesak ini membuat rio
kesulitan mengucapkan kalimat penuh dan pasien tidak
bisa melakukan aktivitasnya. Terkadang sesak rio kumat
karena cuaca dingin atau tempat berdebu. Bapak rio
jugam memiliki riwayat penyakit yang sama dengan rio.
Pemeriksaan fisik, tensi, nadi, suhu normal,
frekuensi pernapasan : 32x/menit, auskultasi thoraks :
terdengar wheezing pada seluruh lapang paru.

Sesak napas
Sesak napas (Dyspnea) adalah gangguan fungsi pernafasan yang
diakibatkan mengecil atau tersumbatnya saluran pernafasan atau
lemahnya organ pernafasan/paru-paru atau karena akibat dari
penyakit tertentu.
Wheezing
Wheezing adalah suara pernapasan frekuensi tinggi nyaring yang
terdengar di akhir ekspirasi. Hal ini disebabkan penyempitan
saluran respiratorik distal.

Cuaca yang kering dan berangin dapat


mengarahkan serbuk sari, dan debu di
udara, sehingga mem buat masalah bagi
beberapa orang. Udara dingin yang
masuk ke dalam saluran pernapasan
dapat menyebabkan konstriksi, apalagi
ketika
sesorang
memiliki
saluran
pernapasan yang sensitif terhadap udara
dingin. Hal inilah yang menyebabkan Rio
menjadi sesak.

Olahraga bernapas lewat mulut


udara yang masuk tidak dilembabkan
peningkatan aliran darah ke cabang-cabang
bronkial edema obstruksi sesak.

BRONKITIS
Emfisema merupakan pelebarana sinus yang abnormal permanen, dan disertai destruksi
dinding alveoli paru yang disebabkan oleh perubahan jaringan dari pada produksi mucus

EMFISEMA
Secara harfiah bronkitis adalah suatu penyakit yang ditanda oleh inflamasi bronkus. Secara
klinis pada ahli mengartikan bronkitis sebagai suatu penyakit atau gangguan respiratorik dengan
batuk merupakan gejala yang utama dan dominan

BRONKIEKTASIS
Bronkiektasis (Bronchiectasis) adalah suatu perusakan dan pelebaran (dilatasi) abnormal dari
saluran pernafasan yang besar. Yang timbul apabila dinding bronkus melemah akibat perubahan
peradangan kronik yang mengenai mukosa serta lapisan otot.

Definisi
Asma adalah penyakit kronik serius yang sering
didapatkan pada anak diseluruh dunia dan merupakan
masalah utama pada penderita dewasa

ETIOLOGI
Penyebab asma yang umum adalah
hipersensitivitas kontraktil bronkiolus
sebagai respon terhadap benda benda asing
di udara. Pada pasien di bawah usia 30
tahun sekitar 70 persen asma di sebabkan
oleh hipersensitivitas alergik, terutama
hipersensitivias terhadap serbuk sari
tanaman. Pada pasien yang lebih tua
penyebab hampir selalu hipersensitivitas
terhadap bahan iritan non alergenik di udar,
seperti iritan pada kabut asap

Patofisiologi
Pada asma, terjadi reaksi jalan napas dan bronkospasme yang berlebihan. Ilustrasi ini memperlihatkan proses perjalanan
serangan asma.
Histamine (H) melekat pada tempat reseptor bronkus besar sehingga terjadi pembengkakan
otot polos.

Leukotrien (L) melekat pada tempat reseptor dalam bronkus kecil dan menyebabkan
pembengkakan otot polos di tempat tersebut. Leukotrin juga menyebabkan migrasi
prostaglandin melalui aliran darah ke dalam paru-paru dan disini, leukotrien meningkatkan
kerja histamine.

Histamine menstimulasi membran mukosa untuk menyekresi mucus secara berlebihan dan
selanjutnya menimbulkan penyempitan lumen bronkus. Pada saat inspirasi, lumen bronkus
yang sempit masih dapat sedikit mengembang, namun pada saat ekspirasi, peningkatan
tekanan intratorakal menyebabkan penutupan total lumen bronuks.

Mucus mengisi paru bagian bwah (basis pulmoner) dan menghambat ventilasi alveolar.
Darah akan dipintas ke alveoli pada bagian paru yang lain, tetpi tidak bisa mengimbangi
penurunan ventilasi.

a. Pemeriksaan Laboratorium
Pemeriksaan sputum
Pemeriksaan darah
b. Pemeriksaan Radiologi
c. Pemeriksaan tes kulit
d. Elektrokardiografi
e. Spirometri

Non-Farmokologi
Farmakologi

a.Pneumotoraks
b.Gagal napas
c. Cor pulmonal

Asma bronchial adalah suatu penyakit


gangguan jalan nafas obstruktif intermiten yang
bersifat reversibel, ditandai dengan adanya
periode bronkospasme, peningkatan respon
trakea
dan
bronkus
terhadap
berbagai
rangsangan yang menyebabkan penyempitan
jalan nafas.
Dan ada beberapa hal yang merupakan
faktor penyebab timbulnya serangan asma
bronkhial yaitu : faktor predisposisi(genetic),
faktor presipitasi(alergen, perubahan cuaca,
stress, lingkungan kerja, olahraga/ aktifitas
jasmani yang berat).