Anda di halaman 1dari 7

PAJAK PERTAMBAHAN NILAI

PENDAHULUAN

MATERI PPN A
1. Pengertian PPN
2. Obyek PPN
3. Subyek PPN
4. Saat dan Tempat Pajak Terutang
5. Faktur Pajak
6. Dasar Pengenaan Pajak
7. Mekanisme PPN
8. Pelaporan PPN
PENDAHULUAN

PENGERTIAN PAJAK
Iuran yang dipungut oleh negara.
Berdasarkan UU dan dapat dipaksakan.
Tidak ada kontraprestasi langsung

secara individu dari pemerintah.


Untuk pembiayaan pengeluaran
pemerintah.

PENDAHULUAN

JENIS-JENIS PAJAK
Berdasarkan faktor yang menentukan timbulnya
kewajiban pajak :
Pajak Subyektif
Pajak Obyektif
Berdasarkan mekanisme pemungutannya :
Pajak Langsung
Pajak Tidak Langsung

PENDAHULUAN

APAKAH PPN ITU?


1. PPN kepanjangan dari Pajak Pertambahan

Nilai, pada dasarnya adalah suatu pajak


yang dikenakan atas konsumsi dalam negeri
oleh pribadi, badan atau pemerintah.
2. PPN, diatur dengan UU No. 8 tahun 1983
mulai berlaku 1 April 1985, telah diubah :

UU No. 11 tahun 1994 berlaku 1 Januari 1995;


UU No. 18 tahun 2000 berlaku 1 Januari 2001;
UU No. 42 tahun 2009 berlaku 1 April 2010
PENDAHULUAN

KARAKTERISTIK PPN
Pajak Obyektif;
PPN merupakan pajak tidak langsung;
Multi Stage Tax;
Pemungutan menggunakan Faktur Pajak;
Pajak atas Konsumsi umum dlm Negeri;

PENDAHULUAN

MEKANISME PPN
1. Mekanisme Umum
a.
b.

PKP memungut Pajak Keluaran (PK); lalu


PKP mengkreditkan Pajak Masukan (PM)

Bila terjadi PK>PM maka kekurangannya hrs disetor


Bila terjadi PK<PM maka bisa dikompensasi a/ restitusi

2. Mekanisme Khusus
Atas penyerahan ke Pemungut PPN (Bendaharawan
Pemerintah), PPN dipungut oleh Bendaharawan
Pemerintah (bukan o/ PKP)
PENDAHULUAN