Anda di halaman 1dari 13

1

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

Latar belakang

Berabad-abad lamanya manusia hidup dalam kebodohan, hidup dalam keterbelakangan


akan ilmu pengetahuan, beberapa negara di dunia telah membuktikan eksistensinya dalam
berbagai aspek kehidupan, terutama di negara maju telah membuktikan keberhasilan dalam
membuka dan mengemukaakn hal yang tidak ada sebelumnya yaitu di bidang ilmu pengetahuan,
Bangsa barat menduduki urutan pertama dalam kemajuan di bidang ilmu pengetahuan terutama
kemajuan teknolgi, dengan banyak di temukan dan di ciptakan hal-hal yang menunjang
kehidupan dengan demikian ilmu-ilmu lain pun tebuka dengan sendirinya. perubahan pun tejadi
secara perlahan tapi pasti.
Dewasa ini telah kita rasakan arus globalisasi yang tidak terkendali, Budaya barat masuk
dengan sendirinya kedalam negeri ini, budaya barat telah menggeser posisi segala bidang atau
aspek kehidupan di negara kita ini, kini telah di rasakan negeri ini banyak kehilangan budaya
atau pun adat istiadat akibat globalisasi dari perkembangan teknolgi yang datang secara
perlahan . sehingga manusia tidak sadar akan dampak globalisasi sehingga manusia hidup
dengan ketidaktahuannya.
Sebuah karya tulis ini ingin mengungkap dan membuktikan, agar manusia terutama di
kalangan remaja lebih waspada dalam menghadapi perkembangan tekhnogi. Berhati-hati dan
bersikap profesinal dalam menghadapi kehidupan, Banyak orang yang salah fungsi dalam
menggunakan Gadget yang hari demi hari selalu tampil dengan inovatif yang bisa membuat
orang yang melihatnya tertarik. Di desain dengan semaksimal mungkin sehingga manusia tidak
bosan untuk melihat sekaligus meggunakannya, tetapi kesalahanya mereka tidak tahu akan
fungsi gadget yang sebenarnya.
Fahami hidup ini dengan ilmu. Karena ilmu yang telah menciptakan perkembangan itu
sendiri, ilmu yang telah mengajak manusia untuk hidup lebih praktis. Dan dengan ilmu juga
manusia bisa membatasi arus globalisasi ini terutama di bidang teknolgi. Dengan di tulisnya
karya tulis ini membantu kita untuk mengetahui ilmu perkembangan zaman. Karena banyak
orang yang sudah menjalani tetapi tidak mengerti akan fungsi dan tujuan sebuah gadget
sebenarnya.
1.2

Rumusan masalah

1.

Apa yang dimaksud dengan Gadget

2.

Sebutkan manfaat Gadget untuk kehidupan

3.

Jelaskan latar belakang perkembangan Gadget di Indonesia?

4.

Bagaiman proses masuknya Gadget di kalangan remaja

5.
Apa dampak negatif dari perkembangan Gadget di lihat dari aspek kesehatan,sosial dan
ekonomi?
6.

Sebutkan dampak positif dari perkembangan Gadget

1.3

Tujuan penulisan

1.

Untuk memberikan informasi tentang Gadget.

2.

Untuk memberikan informasi akan penggunaan Gadget.

3.
Untuk memberikan informasi tentang dampak positif dan negaif dari perkembangan
Gadget.
4.
1.4

Untuk engingatkan para pengguna Gadget agar selalu waspada.


Manfaat penulisan

2.

Menambah wawasan penulis tentang Gadget.

3.

Menambah ilmu untuk pembaca karya tulisan ini.

4.

Memberikan hal menarik untuk penulis dan pembaca.

BAB II

PEMBAHASAN MASALAH
2.1

Definisi gadget

Definisi Gadget Menurut Wikipedia, Gadget (Bahasa Indonesia: acang) adalah suatu
istilah yang berasal dari bahasa Inggris untuk merujuk pada suatu peranti atau instrumen yang
memiliki tujuan dan fungsi praktis spesifik yang berguna yang umumnya diberikan terhadap
sesuatu yang baru.
Gadget dalam pengertian umum dianggap sebagai suatu perangkat elektronik yang
memiliki fungsi khusus pada setiap perangkatnya. Contohnya: komputer, handphone, game
konsole, dan lainnya
2.2

Perkembangan teknologi di Indonesia

Teknologi sejak PELITA I teknologi berupa siaran radio dan televisi telah diprogramkan.
Memang sarana dan prasarana pada waktu itu belum ada atau belum memadai, namun dengan
perkembangan teknologi siaran, seperti siaran langsung dari satelit dan pemancar ulang berdaya
rendah, telah memungkinkan dicapainya seluruh pelosok tanah air. Teknologi ini terus
berkembang sampai dengan PELITA berikutnya, yang kemudian berkembang dengan munculnya
televisi swasta dan jaringan televisi siaran lokal. Satelit Komunikasi Sejak tahun 1976,
Indonesia telah memasuki era informasi modern dengan beroperasinya SKSD PALAPA I. Sistem
satelit komunikasi ini merupakan kebutuhan yang unik bagi Indonesia, karena keadaan dan letak
geografisnya. Dasar pertimbangan pengembangan sistem ini adalah untuk keperluan pendidikan,
penerangan, hiburan, pemerintahan, bisnis, pertahanan keamanan, dan perindustrian. Komputer
Perkembangan perangkat keras komputer berlangsung sangat pesat. Selain daya muatnya yang
semakin besar, kecepatan operasinya juga semakin tinggi. Jika sepuluh tahun yang lalu
microprocessor komputer mampu mengakses memori dengan kecepatan perjutaan detik, maka
saat ini kecepatannya sudah dihitung dengan permiiliar (nano) detik. Komputer meja atau
personal computer saat ini sudah tidak dipandang sebagai barang mewah lagi, melainkan sebagai
suatu kebutuhan yang esensial untuk dapat mengikuti kemajuan. Boleh dikatakan tidak ada satu
kantorpun yang tidak memiliki dan mengoperasikan komputer. Teknologi Video (Perekam
Video) Perkembangan dalam teknolofi video sejalan dengan perkembangan komunikasi dan
komputer, meskipun orientasi utamanya adalah untuk keperluan hiburan.Dari dulu sejak sebelum
maraknya penggunaan TI dan TK dalam kehidupan dan dalam bidang pendidikan pada
khususnya, para ahli telah mengungkapkan ramalannya tentang penggunaan TI dan TK ini.
Berikut ini kita bahas beberapa ramalan para ahli tersebut. Globalisasi telah memicu
kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang
konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka (Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai

contoh kita melihat di Perancis proyek Flexible Learning. Hal ini mengingatkan pada ramalan
Ivan Illich awal tahun 70-an tentang Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy), yang
secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan. Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan
masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga
yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
Mason R. (1994) berpendapat bahwa pendidikan mendatang akan lebih ditentukan oleh jaringan
informasi yang memungkinkan berinteraksi. Dari saalah teknologi mulai berkembang dan semua
jenis gadget di ciptakan jadi, lebih dasarnya perkembangan gadget di pengaruhi oleh
perkembangan Internet.
2.3

Proses masuknya Gadget di kalangan remaja

Proses masuknya gadget di kalangan remaja dengan berbagai faktor, Saat ini
Perkembangan Dunia Teknologi peranti lunak sudah menembus sampai ke tingkat pedesaan, hal
ini merupakan sebuah kemajuan khususnya di bidang Teknlogi Informasi. Bayangan, penduduk
didaerah pedesaan sangat banyak memakai Smarphone, android , I-Pad, Laptop dan lan
sebagainya. Sehingga memudahkan mengakses dunia Informasi.
Bandingkan, pada masa lalu Instrumen semacam itu hanya dimilikioleh kalangan
menengah keatas dan hanya di kawasan Kota-kota besar, Dapat dikatakan orang desa sangat
jarang memiliki Gadget sehingga kemajuan meninggalkan mereka. Baik ketinggalan Informasi,
perkembangan cakrawala, dan ketinggalan berita peristiwa yang terjadi didaerah lain dan belahan
bumi lainnya.
Gadget masuk di kalangan remaja dengan perlahan dan tidak disadari oleh remaja yang
menjadi korban perkembangan gadget, alasan yang sangat klasik dari seseorang yang di
wawancarai seputar perkembangan gadget yang marak di kalangan remaja, Menurutnya gadget
bukan hanya sebagai wahana atau media komunikasi tapi di jadikan sebagai ajang bergangsi
yang menuntut semua remaja untuk selalu mengikuti tren baru dari maraknya gadget atau gadget
di jadokan sebagai life style yang menyebabakan kesenjangan ssial terjadi di kalangan ekonomi
bawah,menengah,dan ekonomi atas.
2.4
Pengaruh negatif dari perkembangan gadget segi kesehatan, budaya sosial dan
ekonomi
Segi kesehatan
1.

Peningkatan resiko kanker dari penggunaan ponsel karena radiasi yang di berikan.

2.

Penggunaan ponsel lebih dari 30 menit bisa mengakibatkan ketulian (acoustik neourema).

3.
Penggunanaan cahaya atau pencerahan maksimal secara berkala pada ponsel,komputer,
tablet dan lain bisa mengakibatkan perih pada mata dan lebih parahnya bisa menimbulkan rabun
dekat.

Segi budaya
1.
Lunturnya adat atau kebiasaan yang berlaku di daerah tersebut krena kesibukan
menggunakan gadget.
2.

Masuknya budayabarat secara perlahan tanpa adanya filterasi dari mereka yang mengikuti.

3.

Hilangnya rasa nasionalisme dan lebih cinta pada prodak asing.

Segi sosial
1.
Cenderung autis atau asyik dengan gadgetnya sendiri sehingga tidak memperhatikan halhal yang ada disekitarnya.
2.
Cenderung tidak bisa mengkontrol diri sendiri akibat sosialisasi yang terjadi secara tidak
langgsung
3.

Lebih banyak konflik yang terjadi dan tidak ada upaya untuk menyelesaikan masalah.

4.

Cenderung cepat bosan ketika ada orang yang measehati.

5.

Banyak mengeluh ketika sbanyak masalah.

6.

Egois tidak tekendali

7.

Orang-orang disekitanya selelu dijadikan korban kemarahannya.

8.

Orang yang yang banyak bergaul dengan gadget hidupnya sedikit tidak teratur.

Segi ekonomi
Banyak terjadi kerugian akibat perkembangan gadget di bidang ekonomi seperti adanya
atau banyaknya penipuan, keuangan tidak stabil di setiap keluarga akibat harus memenuhi
keinginan anaknya membeli gadget terbaru. Dan masih banyak lagi kerugian yang diakibatkan
oleh perkembangan gadget tenpa di idasari dari segi keilmuan.
2.5

Pengaruh positif dari perkebangan gadget

1 .Komunikasi menjadi lebih praktis.


2. Anak yang bergaul dengan dunia gadget cenderung lebih kreatif.
3. Mudahnya melakukan akses ke luar negeri.
4. Manusia menjai lebih pintar berinovasi akibat perkembangan gadget yang menuntut mereka
untuk hidup lebih baik.dll.

2.6

Hasil survei

Menurut penelitian di kelas X-MIPA4 terdapat 19 orang yang menyatakan bahwa gadget
sangat berpengaruh terhadap prestasinya disekolah sedangkan 7 orang lainnya berpendapat
bahwa gadget tidak berpengaruh dalam prestasinya.
Salah seorang siswa yang bernama Giga Rahmah Wijaya Putera berpendapat gadget
sangat tidak berpengaruh dalam prestasinya disekolah, alasannya jika penggunaan gadget
digunakan tidak sesuai dengan kebutuhan yang tepat maka tidak akan membuat pengaruh yang
baik.
Namun ada siswa yang berpendapat lain yaitu gadget dapat membantu proses belajar,
serta dapat mempermudah mencari informasi, dapat menghilangkan kebosanan, dll.

BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN


3.1

Kesimpulan

Gadget adalah sebuah peranti atau instrumen yang memiliki tujuan dan fungsi praktis
spesifik yang berguna yang umumnya merujuk pada sesuatu yang baru, gadget dalam pengertian
umum di anggap sebagai suatu perangkat ellektronik yang memiliki fungsikhusus pada setiap
prangkatnya contohnya komputer.
Perkembangan gadget memberikan dampak negatif terhadap,budaya,sosial, serta
ekonomiselain memiliki sisi negatif tapi di sisi lain gadget memiliki banyak manfaat seperti,
komunikasi terjalin kapan pun di mana pun, Komunikasi menjadi lebih praktis dan lain-lain.
3.2

Saran

Orang bijak mengatakan Tempatkan lah sesuatu pada tempatnya


Jadi pada intinya dengan perkembangan gadget di indonesia terutama remaja yang
benyak yang menjadi korban perkembangan gadget itu hendaklah kita terus waspada
menghadapi perkembangan gadget, nikmatilah dengan baik perkembangan gadget, jangan
memakskan diri untuk memiliki gadget dan tetaplah menjaga komunikasi secara langsung atau
face to face, Dan peran orang tua lebih penting dalam membimbing anak menghadapi perubahan
zaman.
3.3

Daftar pustaka

1.htpp//duniagadget.co.id
2.www.definisi//wikipedia/gadget.com
3.www.kumpulan artikelteknologi.com
4.http//teknologiindonesia.co.id
5.http. Wikipedia.com
Sawi banyak mengandung vitamin dan mineral.Kadar vitamin K, A, C, E, dan
folat pada sawi tergolong dalam kategori excellent.Mineral pada sawi yang
tergolong dalam kategori excellent adalah mangan dan kalsium.Sawi juga
excellent dalam hal asam amino triptofan dan serat pangan (dietaryfiber).
Kandungan vitamin K pada sawi sangat tinggi, yaitu mencapai 419,3 mkg
per cangkir. Konsumsi satu cangkir sawi sudah dapat memenuhi kebutuhan
tubuh akan vitamin K per hari.
Vitamin K sangat berguna untuk membantu proses pembekuan darah,

sehingga sering disebut sebagi vitamin koagulasi. Vitamin K mempunyai


potensi dalam mencegah penyakit-penyakit serius, seperti penyakit jantung
dan stroke, karena efeknya mengurangi pengerasan pembuluh darah oleh
faktor timbunan plak kalsium.
Vitamin K juga terkait dengan pengaturan protein tulang dan kalsium di
dalam tulang dan darah, sehingga dapat menjaga tulang dari proses
osteoporosis. Tanpa peran vitamin K, osteokalsin sebagai protein tulang tidak
dapat bekerja dengan normal.
Vitamin K juga dapat digunakan untuk menangani kanker karena dapat
bertindak sebagai racun bagi sel-sel kanker, tetapi tidak membahayakan selsel yang sehat.
Fungsi lain dari vitamin K adalah dalam mencegah penyakit alzheimer,
pengontrolan kadar gala darah, serta mencegah sitokin, pembawa pesan
yang berperan dalam menyebabkan pembengkakan sambungan tulang saat
penuaan terjadi.
Kadar vitamin A pada sawi juga sangat tinggi. Konsumsi 1 cangkir sawi cukup
untuk memenuhi 84,9 persen kebutuhan tubuh akan vitamin A per hari.
Vitamin A berperan menjaga kornea mata agar selalu sehat.Mata yang
normal biasanya mengeluarkan mukus, yaitu cairan lemak kental yang
dikeluarkan sel epitel mukosa, sehingga membantu mencegah terjadinya
infeksi.
Kekurangan vitamin A membuat sel epitel akan mengeluarkan keratin, yaitu
protein yang tidak larut dalam air dan bukan mukus. Bila sel-sel epitel
mengeluarkan keratin, selsel membran akan kering dan mengeras, dan bila
tidak segera diobati akan menyebabkan kebutaan.
Kandungan vitamin C pada sawi hampir setara dengan jeruk. Konsumsi 1
cangkir sawi cukup untuk memenuhi 59 persen kebutuhan tubuh akan
vitamin C per hari.
Peran utama vitamin C adalah dalam pembentukan kolagen
interseluler.Kolagen merupakan senyawa protein yang banyak terdapat
dalam tulang rawan, kulit bagian dalam tulang, dentin, dan vascular
endothelium.

Vitamin C sangat penting perannya dalam proses hidroksilasi dua asam


amino prolin dan lisin menjadi hidraksiprolin dan hidroksilisin. Kedua
senyawa ini merupakan komponen kolagen penting.Selain itu, vitamin C
sangat berperan dalam penyembuhan luka serta daya tahan tubuh melawan
infeksi dan stres.
Asam Folat
Sawi juga sangat baik bagi ibu hamil karena mengandung asam folat yang
cukup tinggi.Asam folat dibutuhkan tubuh untuk mengatasi anemia yang
sering terjadi pada ibu hamil.Selain itu, asam folat merupakan koenzim
untuk beberapa sistem enzim.
Salah satu peranan asam folat adalah biosintesis dan pemindahan satu
satuan karbon seperti gugus metil. Dengan demikian memungkinkan
terjadinya sintesis metionin, kolin, dan penambahan gugus metil pada
pirimidin sehingga terbentuk timin. Senyawa terakhir ini merupakan salah
satu komponen penting dalam molekul DNA.
Peran asam folat dalam proses sintesis nukleoprotein merupakan kunci
pembentukan dan produksi butir-butir darah merah normal dalam sumsum
tulang. Asam folat juga terlibat dalam proses oksidasi fenilalanin menjadi
tirosin.
Kebutuhan asam folat pada orang dewasa mencapai 400 mkg
perhari.Kebutuhan ini menjadi dua kali lipat pada ibu yang sedang hamil dan
bertambah 50 persen untuk ibu yang sedang menyusui.
Asam folat dan vitamin B6 dapat mereduksi homosistein di dalam
tubuh.Homosistein dapat mencegah terbentuknya ikatan silang pada
kolagen, sehingga tulang menjadi lebih mudah keropos.
Kandungan vitamin E pada sawi dapat berfungsi sebagai antioksidan utama
di dalam sel. The George Mateljan Foundation (2006) menggolongkan sawi
dalam kategori excellent sebagai sumber vitamin E. Kebutuhan rata-rata
vitamin E mencapai 10-12 mg/hari.
Kandungan vitamin E pada sawi juga berperan balk untuk mencegah
penuaan.

10

Unggul Serat, Kaya Mineral


Sawi juga memiliki keunggulan dalam hal serat pangan. Serat dibutuhkan
tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Di dalam saluran
pencernaan, serat akan mengikat asam empedu (produk akhir kolesterol)
dan kemudian dikeluarkan bersama tinja.
Semakin tinggi konsumsi serat, akan semakin banyak asam empedu dan
lemak yang dikeluarkan oleh tubuh. Hal tersebut secara otomatis akan
mengurangi kadar kolesterol. selain untuk mengendalikan kolesterol, serat
pada sawi juga sangat berguna mencegah diabetes melitus dan terjadinya
kanker kolon.
Kandungan mangan pada sawi juga termasuk dalam kategori excellent.
Mangan sangat esensial untuk proses metabolisme tubuh, sedangkan
triptotan merupakan protein utama penghubung antarsaraf dan pengatur
pola kebiasaan (neurobehaviour} yang berdampak kepada pola makan,
kesadaran, persepsi atas rasa sakit, dan pola tidur.
Sawi juga memiliki kalsium yang sangat baik.Kalsium merupakan salah satu
mineral terpenting yang dibutuhkan tubuh. Konsumsi kalsium kurang dari
kebutuhan dapat menyebabkan rapuhnya integritas tulang dan osteoporosis
di usia dini, terutama pada wanita.
Kandungan kalsium yang tinggi pada sawi dapat mengurangi hilangnya
bobot tulang yang biasa terjadi pada usia lanjut. Tekanan darah tinggi juga
dapat disebabkan oleh rendahnya kadar kalsium di dalam darah.
Mineral lain yang cukup berarti pada sawi adalah magnesium.Kandungan
magnesium pada sawi sangat berguna untuk mereduksi stres dan membantu
membentuk pola tidur yang baik.
Tangkal Macam-Macam Kanker
Sawi merupakan jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk mencegah
berbagai penyakit, terutama kanker. Hal itu disebabkan tingginya kadar
senyawa fitokimia pada sawi, khususnya glukosinolat. Di dalam tanaman,
glukosinolat bereaksi dengan enzim mirosinase, menghasilkan komponen
aktif indol dan isotiosianat.

11

Indol dan isotiosianat berfungsi untuk mereduksi potensi kanker karena


kemampuan kedua komponen itu mengatur enzim yang berfungsi
mendetoksifikasi hati.Indol dan isotiosianat juga dapat menghambat enzim
yang dapat menyebabkan terbentuknya senyawa karsinogenik (penyebab
kanker).
Sebuah penelitian yang dilakukan dari Ohio State University membuktikan
bahwa senyawa isotiosianat dapat menghambat sel kanker.Senyawa ini
berasal dari senyawa glukosinolat yang mengalami perubahan setelah
sayuran digigit, dikunyah, dan dicerna.
Dari beberapa hasil studi epidemologi, Park dan Pezzuto (2002) melaporkan
bahwa konsumsi sayuran dari genus Brassica (termasuk sawi) dapat
menurunkan risiko berbagai jenis kanker, yaitu kanker payudara, prostat,
ginjal, kolon, kandung kemih, dan paru-paru. Konsumsi tiga porsi atau lebih
sayuran tersebut mampu menurunkan risiko kanker prostat dibandingkan
dengan konsumsi hanya satu porsi per minggu.Dilaporkan juga bahwa
konsumsi sayuran Brassica sebanyak 1-2 porsi/hari mampu menurunkan
risiko kanker payudara sebesar 20-40 persen.
Sawi juga bermanfaat untuk mencegah kanker kandung kemih.Kanker
kandung kemih merupakan penyakit yang paling menakutkan.Tercatat
11.000 orang didiagnosis menderita kanker tersebut di Inggris dan lebih dari
30 persen-nya meninggal akibat penyakit ini.Sebuah penelitian yang
dilakukan oleh Dr. Steven Schwartz dari Ohio State University membuktikan
bahwa senyawa isotiosianat dapat memangkas sel kanker kandung kemih,
khususnya sel agresif yang cenderung cepat menyebar ke seluruh tubuh.
Sawi juga mengandung sulforafan yang juga bersifat antikanker. Sebuah
publikasi pada Journal of Nutrition pada tahun 2004 menunjukkan bahwa
kandungan sulforafan yang banyak terdapat pada golongan Brassica sangat
efektif untuk mencegah pertumbuhan sel kanker payudara. Paul Talalay,
farmakologis dari Johns Hopkins, menegaskan bahwa sulforafan diketahui
mampu meningkatkan produksi enzim fase II di dalam hati.
Enzim ini berperan mengangkut bahan-bahan karsinogen yang dihasilkan
dari senyawa prokarsinogen dan membuangnya keluar dari sel.
Turunkan LDL, Naikkan HDL

12

Kandungan vitamin E, betakaroten, dan vitamin C pada sawi sangat baik


untuk mencegah kolesterol dan penyakit jantung. Ketiga zat tersebut sangat
bermanfaat untuk mencegah terjadinya oksidasi kolesterol LDL.
Kandungan vitamin B6, asam folat, dan magnesium pada sawi juga
berpotensi untuk mencegah penyakit jantung.Vitamin B6 dan asam folat
dapat menghambat terbentuknya homosistein, yaitu suatu senyawa yang
mampu menyumbat pembuluh darah sehingga berpotensi menyebabkan
penyakit jantung.
Sebuah studi di Amerika Serikat pada tahun 1995 menunjukkan bahwa
konsumsi asam folat 400 mikrogram per hari dapat mencegah 28.000
kematian setiap tahun akibat penyakit jantung. Kandungan magnesium pada
sawi juga dapat mencegah tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
Sawi juga mengandung niasin. Niasin dapat menurunkan kadar kolesterol
dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik). Niasin berperan dalam
merangsang terbentuknya prostaglandin 12, yaitu hormon yang membantu
mencegah pengumpulan agregasi trombosit. Dengan demikian, niasin dapat
memperkecil proses ateroskerosis dan akhirnya menurunkan kemungkinan
terjadinya serangan jantung.
Kurang Baik bagi Penderita Ginjal
Sawi merupakan salah satu bahan pangan yang banyak mengandung
oksalat.Kandungan oksalat yang terlalu tinggi di dalam tubuh dapat
menyebabkan kristalisasi yang menjurus pada terbentuknya batu.Karena itu,
mereka yang mempunyai gangguan terhadap ginjal sebaiknya menghindari
konsumsi sawi yang berlebihan.
Kandungan oksalat dapat menghambat penyerapan kalsium di dalam tubuh.
Kandungan vitamin C yang tinggi pada sawi juga akan mendorong
terbentuknya oksalat di dalam tubuh.
Sawi juga mengandung goitrogen, yaitu senyawa yang dapat menghambat
fungsi kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid berfungsi untuk menghasilkan hormon
tiroksin dari bahan baku mineral iodium. Terhambatnya fungsi kelenjar tiroid
akan menyebabkan terjadinya goiter (gondok).
Menurut Cahanar dan Suhanda (2006), meskipun belum memiliki data ilmiah

13

secara pasti, proses pemasakan pada sawi dapat menginaktivasi komponen


goitrogen. Karena itu, tidak perlu khawatir mengonsumsi sawi, sepanjang
bahan tersebut telah dimasak hingga matang.
6.http//kemajuanteknologi.co.id

Anda mungkin juga menyukai