Anda di halaman 1dari 21

APERAN PROBIOTIK DAN ZINC

TERHADAP PENANGANAN
DIARE PADA ANAK
PEMBIMBING
dr.Kiswarjanu.SpA

Latar Belakang
Diare ialah keadaan frekuensi buang air besar lebih

dari 4 kali pada bayi dan lebih dari 3 kali pada anak
dengan konsistensi feses encer, dapat berwarna hijau
atau dapat bercampur lendir dan darah
Berdasarkan durasi:
Diare Akut diare yang berdurasi 2 minggu
atau kurang,
Diare kronis diare yang lamanya lebih dari 2
minggu

Latar Belakang
Pada kasus diare World Health Organization (WHO)

mengeluarkan pedoman tatalaksana diare yang baru pada tahun


2005. Pedoman ini disebut sebagai lima langkah tuntaskan
diare (Lintas Diare),yaitu:
Pemberian oralit konsentrasi rendah
Pemberian zinc selama 10 hari
Pemberian makanan ASI
MPASI sesuai umur
Pemberian antibiotik pada diare berdarah
Edukasi bagi pengasuh.

ZINC
Zinc merupakan mikronutrien yang penting

bagi pertumbuhan, perkembangan, maupun


sistem imun.
Saat mengalami diare, anak kehilangan
sejumlah zinc dalam tubuhnya. Padahal, usus
membutuhkan zinc untuk perbaikan jaringan
mukosa yang rusak, peningkatan absorpsi,
serta daya tahan.

Lanjutan
Untuk itu, peranan zinc sangatlah vital. Lebih dari

300 enzim bekerja dibawah pengaruh zinc, beberapa


diantaranya berfungsi untuk memperbaiki pencernaan
melalui regenerasi sel. Seiring dengan perbaikan
jaringan mukosa, fungsi absorpsi juga meningkat.

Dari hasil satu penelitian yang dilakukan untuk

mengetahui kerja zinc pada diare selama episode diare


membuktikan bahwa penambahan zinc dapat
mengurangi prevalensi diare sebesar 34%, durasi
akut sebesar 20%, dan durasi diare persisten
sebesar 24%. Terlebih lagi, kegagalan tatalaksana
maupun kematian akibat diare persisten dapat
dikurangi hingga 42%. Dalam penelitian tersebut
juga ditemukan bahwa zinc dapat mengurangi
tingkat keparahan episode diare.

DOSIS dan PEMBERIAN


Pemberian Zinc dilakukan sekali sehari selama 10

hari berturut-turut meskipun diare sudah berhenti.


Untuk balita dibawah 6 bulan, dosis penggunaanya
1/2 tablet (10 mg) per hari. Sedangkan untuk balita
diatas 6 bulan, dosisnya 1 tablet (20 mg) per hari. Saat
ini, zinc dapat diperoleh dalam bentuk tablet
dispersible. Tablet akan larut dalam waktu 30 detik.
Proses pelarutan dilakukan dalam satu sendok makan
air atau Air Susu Ibu (ASI). Untuk anak yang lebih
besar, pemberian zinc dapat dikunyah.

EFEK SAMPING
Efek samping zinc biasanya berupa muntah

dan rasa kecap metalik. Namun, hal ini sangat


jarang terjadi. Pelarutan yang baik seharusnya
dapat menyamarkan rasa kecap metalik
tersebut.

PROBIOTIK

LATAR BELAKANG
Probiotik secara luas diketahui memberikan keuntungan pada berbagai

kondisi penyakit. Dalam beberapa studi menunjukkan, penggunaan


probiotik sebagai profilaksis dapat memberikan kontribusi menurunkan
angka kejadian dan lamanya penyakit.
Probiotik juga dapat menurunkan angka kejadian diare pada anak.Terapi
probiotik, merupakan "complementary" atau "integrative" medicine dan
mulai menjadi terapi utama pada penyakit-penyakit pediatrik.
The American Academy of Pediatric Subcomitte on Acute
Gastroenteritis mendorong agar probiotik (contohnya Lactobacillus)
dimasukkan sebagai parameter yang direkomendasikan.Meskipun
penggunaan probiotik sebagai terapi terhadap diare akibat bakteri dan pada
kondisi penyakit sedang sampai berat belum banyak diteliti, tetapi
penggunaan probiotik pada diare pada umumnya menunjukkan hasil yang
bagus.

Menurut sebuah laporan dalam jurnal The Pediatric

Infectious Disease edisi Juni 2008, probiotik Eschericia


Coli Nissle 1917 efektif dalam penanganan diare dengan
durasi lebih dari 4 hari pada bayi dan anak-anak.
Dr.Henker dan koleganya mencatat bahwa E.coli strain
Nissle 1917 (EcN) non patogenik telah dilisensi di eropa
selama 90 tahun dalam penanganan penyakit-penyakit
usus besar.

Mekanisme
Pada saluran cerna manusia, probiotik menginduksi
kolonisasi dan dapat tumbuh secara in situ di lambung,
duodenum dan ileum. Pada epitel ileum manusia,
mikroorganisme ini dapat menginduksi aktivitas
immunomodulatory, Probiotik menginduksi sistem imun,
produksi musin, sekresi bahan antimikroba, pengaturan
permeabilitas usus, mencegah perlekatan bakteri patogen
pada mukosa, stimulasi produksi immunoglobulin dan
mekanisme probiotik lainnya.

Terdapat tiga genus bakteri asam laktat yang sering


dipakai sebagai prebiotik:
- Lactobacillus ada lebih dari 10 jenis
- Bifidobacterium terdapat lebih dari 6 jenis
- Streptococcus thermophilus yang paling sering
dipakai sebagai bahan makanan
- Sedangkan dari kelompok jamur yang sering dipakai
adalah S.Boulardi

PROBIOTIK
Probiotik didefinisikan sebagai bakteri hidup yang
diberikan sebagai suplemen makanan mempunyai
pengaruh yang menguntungkan terhadap kesehatan
yaitu dengan memperbaiki keseimbangan mikroflora
pada saluran cerna.
Probiotik adalah mikroorganisme hidup, yang jika
diberikan dalam jumlah yang adekuat akan memberi
keuntungan menyehatkan pada individu.

Peran probiotik pada anak sehat yaitu berfungsi


sebagai modulator sistem imun di saluran cerna untuk
menghindari reaksi hipersensitivitas khususnya pada
alergi dan IBD untuk mencegah kolonisasi kuman
patogen.

Peran Probiotik pada anak sakit


- Diare :Strain spesifik L GG,L reuteri,Bifidobacteria,saccharomyces boulardi
diketahui secara signifikan penting dalam mengatasi diare pada anak.
Suplementasi susu dengan probiotik L casei strain mampu mengatasi diare
ASI menyebabkan usus kaya akan mikroflora probiotik dengan sedikit bakteri
patogen, dibandingkan dengan susu formula. Hal ini merupakan salah satu mekanisme
yang menurunkan angka kejadian infeksi diare pada anak yang mendapat ASI. Sudah
dibuktikan bahwa ASI merupakan sumber bakteri asam laktat (lactic acid bacteria)
bagi usus bayi
Malabsorpsi

Untuk penderita diare akut yang disertai malabsorpsi lemak yang terjadi karena
kerusakan mukosa usus halus pemberian susu yang mengandung probiotik
memberikan pengaruh yang signifikan dalam memperbaiki tingkat kesembuhan diare.

Alergi

Probiotik L GG terbukti dapat menurunkan gejala alergi yang


berhubungan dengan dermatitis atopik dan alergi
makanan.Pemberian probiotik selama ibu hamil dan menyusui
efektif dalam mencegah dermatitis pada 2 tahun pertama anak
yang mempunyai resiko tinggi berpenyakit alergi.
-Konstipasi
Timbul karena gangguan motorik yang berakibat kurangnya
frekuensi motilitas usus.Penggunaan probiotik pada terapi diet
dengan tujuan untuk meningkatkan proses fermentasi
karbohidrat

IBD

Gejala yang sering timbul adalah perasaan tidak enak yang


sebagian besar terjadi di daerah kolon.Hal ini sering dijumpai
pada reaksi terhadap makanan tertentu.Karena adanya
gangguan keseimbangan flora normal maka pemberian
probiotik dapat bermanfaat.
- ISK
Perubahan komposisi flora normal saluran cerna yang
didominasi kuman membutuhkan probiotik untuk mencegah
penyebaran kuman patogen ke saluran kemih sehingga
kejadian ISK dapat dicegah.

HIV

Penderita HIV akan rentan mengalami


diare ,pemberian probiotik memberikan hasil
yang baik dimana mampu mencegah infeksi
cryptosporidiosis yaitu parasit yang sering
dijumpai pada penderita HIV dengan diare.

Dosis Penggunaan
Tergantung perkiraan populasi normal bakteri tersebut. Menurut Mitsuoka (ahli
probiotik dari Jepang), lactobacilli populasinya adalah 10 pangkat 6, sedangkan
bifidobacteria adalah 10 pangkat 8. Namun memang para produsen melebihkan
jumlahnya 2 - 3 log (pangkat 10) untuk mengantisipasi kerusakan akibat melalui saluran
cerna bagian atas (lambung)
Dosis probiotik yang dianjurkan adalah 10 pangkat 7 hingga 10 pangkat 9 CFU
Rekomendasi dari Mitsuoka untuk bakteri Lactobacillus memang sekitar 10 pangkat 6.
Jika kita memberikan kurang dari itu, maka proses keseimbangan tidak tercapai yang
berarti tidak bisa disebut probiotik. Oleh karena itu, preparat probiotik Lactobacillus
umumnya diberikan pada dosis 10 pangkat 7 hingga pangkat 9.Untuk Dialac yang
mengandung heat-killed bacteria, memang agak berbeda. Perbedaannya, jumlah yang
dihitung tersebut (10 pangkat 10) adalah pada saat fermentasi dan preparasi sel
Tyndallized. Selain itu karena bakteri sudah dimatikan, maka tidak akan berproliferasi
hingga mencapai target. Berbeda dengan bakteri yang hidup yang masih bisa bertambah
jumlahnya pada saat mencapai sel target. Tentu hal ini juga sudah memperhitungkan
adanya sebagian bakteri yang mati pada perjalanan sebelum mencapai target

Sebuah penelitian di Bangladesh merekomendasikan

penggunaan Lactobacillus paracasei strain , dalam bentuk


Lypholized (5 x 109 colony forming units) 2 kali sehari
selama 5 hari, disertai dengan pemberian ORS (oral
rehydration solution)