Anda di halaman 1dari 47

TAHUN PELAJARAN 2014-2015

YAYASAN SOSIAL MIFTAHUL ISLAM

SMK MIFTAHUL ISLAM KUNIR


JL. VETERAN DESA.KUNIR KIDUL KEC. KUNIR

PETUNJUK UMUM PRAKERIN


1.

Prakerin dilaksanakan siswa kelas XI pada semester 3 dan kelas XII semester 5

2.

Lama prakerin 6 bulan

3.

Syarat peserta prakerin:

4.

a.

Kompetensi dasar sudah tuntas

b.

Sudah menyelesaikan administrasi sekolah sebelum melaksanakan prakerin

c.

Biaya prakerin ditanggung orang tua siswa

Memenuhi pemberkasan prakerin al:


a. Surat pernyataan orang tua
b. Mengisi biodata/curriculum vitae siswa dilengkapi foto berwarna ukuran 3 x 4
sebanyak 4 lembar
c. Surat perjanjian mematuhi tata tertib sekolah dan du/di

5.

Siswa menerima panduan prakerin

6.

Siswa menerima buku jurnal kegiatan prakerin

7.

Du/di menerima buku panduan penilaian prakerin

8.

Siswa mendapat pembelajaran yang sesuai dengan program keahliannya.

9.

Siswa mendapatkan sertifikat prakerin dari du/di

PANDUAN POKJA PRAKERIN


1.

Membuat Action Plan prakerin 2 bulan sebelum prakerin berjalan

2.

Membuat pemetaan du/di tempat prakerin

3.

Membuat mou sekolah dengan du/di

4.

Membuat pemetaan siswa sesuai dengan kondisi ekonomi dan letak tempat tinggal siswa

5.

Mensosialisasikan kepada orang tua siswa

6.

Membuat buku panduan prakerin bagi siswa dan du/di

7.

Pembekalan siswa

8.

Penyerahan siswa prakerin ke du/di oleh pendamping/pembimbing

9.

Pendamping/pembimbing melakukan monitoring ke du/di 1 bulan sekali

10.

Penjemputan siswa prakerin oleh pendamping/pembimbing

11.

Evaluasi dan presentasi hasil prakerin oleh siswa untuk setiap tempat du/di

KATA PENGANTAR
Alhamdulillahirobbil Alamin kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Panduan
Prakerin SMK MIFTAHUL ISLAM KUNIR dapat diselesaikan dengan baik, panduan ini di
susun dalam rangka konsulidasi manjemen Prakerin menuju profesionalisme untuk mencapai
visi dan misi SMK MIFTAHUL ISLAM KUNIR. Panduan teknis ini sebagai dasar, rasional,
tujuan, pola penyelenggarann prakerin, profil kompetensi, struktur program tim pokja Prakerin,
prosedur sarana dan prasarana, penilaian dan pelaporan.
Kepada bapak/ ibu Pimpinan diberbagai DU/DI dan Instansi , kami sampaikan terima kasih atas
kerjasama yang terjalain dengan baik selama ini, pengabdian, bantuan, dedikasi dan tanggung
jawab yang tinggi untuk membekali kemampuan keahlian kepada anak-anak bangsa Indonesia.
Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa senantiasa diberikan perlindungan dan bimbingan
Amiiin.
Kunir, 1 Desember 2014
Tim Penyusun

Pokja Prakerin

A. LATAR BELAKANG
Pada dasarnya Praktik Kerja Industri (Prakerin) adalah suatu model penyelenggaraan
pendidikan yang memadukan secara utuh dan terintegrasi kegiatan belajar siswa di sekolah
dengan proses penguasaan keahlian kejuruan melalui bekerja langsung di lapangan kerja.
Metode tersebut dilaksanakan dalam rangka peningkatan mutu sekolah menengah kejuruan
(SMK) untuk mencapai relevansi antara pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja.
Harapan utama dan kegiatan prakerin ini di samping meningkatkan keahlian
profesional siswa agar sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja agar siswa memiliki
etos kerja yang meliputi: kemampuan bekerja, motivasi kerja, inisiatif, kreatif, hasil
pekerjaan yang berkualitas, disiplin waktu, dan kerajinan dalam bekerja.
Adapun landasan hukum pelaksanaan Prakerin adalah:
1. UU No. 20 / 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. PP. Nomor: 29 / 1990 tentang Pendidikan Menengah
3. Kep. Menaker No: 285 / MEN / 1991 tentang Pelaksanaan Permagangan Nasional
4. PP No: 39 / 1992 tentang peranan Masyarakat dalam Pendidikan Nasional
5. Surat Keputusan Mendikbud Nomor : 0490 / U / 1992 tentang Sekolah Menengah
Kejuruan
6. Surat Keputusan Mendikbud No: 080 / U / 1993 tentang Kurikulum SMK sebagaimana
telah diubah menjadi Kurikulum SMK Edisi 1999
7. Surat keputusan Kepala SMK Miftahul Islam Kunir Nomor: 75 / 104.2 / SMKN1 / KP /
2010 tentang Susunan Pengurus Pokja Prakerin SMK Miftahul Islam Kunir
8. Program Kerja SMK Miftahul Islam Kunir tahun pelajaran 2014/2015.
B. TUJUAN PRAKERIN
Penyelenggaraan Prakerin bertujuan untuk:
1. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional, yaitu tenaga kerja yang
memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan dan etos klerja yang sesuai dengan tuntutan
lapangan kerja.
2. Memperkokoh hubungan keterkaitan dan kesepadanan (Link and Match) antara SMK dan
Industri.
3. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas
profesional.
5

4. Memberi pengakuan dan pengahargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari
proses pendidikan.
C. MODEL PELAKSANAAN PRAKERIN
Pola penyelenggaraan Prakerin yang dilaksanakan di SMK Miftahul Islam Kunir
dengan System 5 - 1, dimana peserta didik harus mengikuti pembelajaran / prakerin di DU/DI
selama lima hari kerja dan 1 hari di sekolah yaitu hari sabtu untuk mengikuti pembelajaran

D. ISI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DI SMK MIFTAHUL ISLAM KUNIR


KEMAMPUAN
NORMATIF
1

KEMAMPUAN
ADAPTIF
2

PRAKTIK KEAHLIAN
PRODUKTIF
(PROFESSIONAL
COMPETENCIES)

5
3
TEORI KEJURUAN

4
PRAKTIK KEJURUAN

E. PROFIL KEMAMPUAN SISWA SESUAI KOMPETENSI MASING-MASING


1. Profil Kemampuan Siswa Kompetensi Keahlian Akuntansi :
a. Mampu melakukan pekerjaan akuntansi Pos Neraca baik secara manual maupun
komputer,
b.

Mampu melakukan pekerjaan mencatat semua transaksi di bidang dana perbankan,


c. Mampu melakukan pekerjaan akuntansi usaha khusus dan perhitungan harga pokok
produksi secara manual maupun komputer.

d.

Melakukan pekerjaan mengerjakan siklus akuntansi manual

e.

Melakukan pekerjaan mengerjakan akuntansi aplikasi komputer


2. Profil Kemampuan Siswa Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran :

a.

Mampu melakukan pekerjaan mengelola administrasi kantor,

b.

Mampu melakukan pekerjaan mengurus tata usaha kepegawaian,

c.

Mampu melakukan pekerjaan Menyelenggarakan tata usaha perlengkapan,

d.

Mampu melakukan pekerjaan Melaksanakan tata usaha keuangan,


6

e.

Mampu melakukan pekerjaan Mengelola arsip,

f.

Mampu melakukan pekerjaan Mengatur jadwal pimpinan,

g.

Mampu melakukan pekerjaan Menangani kegiatan humas dan keprotokolan


3. Profil Kemampuan Siswa Kompetensi Keahlian Pemasaran :

a.

Melakukan pekerjaan penerapkan prinsip pemasaran barang dan jasa,

b.

Melakukan pekerjaan menganalisis kebutuhan konsumen,

c.

Melakukan pekerjaan melaksanakan administrasi penjualan,

d.

Melakukan pekerjaan mengoperasikan mesin-mesin bisnis,

e.

Melakukan pekerjaan melakukan penjualan.


4. Profil Kemampuan Siswa Kompetensi Keahlian Tehnik Komputer Jaringan :
a. Melakukan pekerjaan

mengoperasikan PC Stand Alone dengan sistem operasi

berbasis teks dan berbasis GUI,


b. Melakukan pekerjaan Menginstall software jaringan komputer,
c. Melakukan pekerjaan mengoperasikan web browser, dan software email client,
d. Melakukan pekerjaan merakit, merawat dan mengoperasikan PC dan Peripheral,
5. Profil Kemampuan Siswa Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak :
a. Mampu melakukan pekerjaan menginstalasi software aplikasi spesifik,
b. Mampu melakukan pekerjaan mengoperasikan software aplikasi spesifik.
c. Mampu melakukan pekerjaan merawat & membangun software aplikasi spesifik
d. Mampu melakukan pekerjaan mengelola usaha di bidang pembuatan software
aplikasi
e. Mampu melakukan pekerjaan menginstalasi & mengoperasikan aplikasi game
mobile berbasis Java
6. Profil Kemampuan Siswa Kompetensi Keahlian Multi Media :
a. Mampu melakukan pekerjaan mendesain gambar animasi (company profile),
b. Mampu melakukan pekerjaan mengedit Audio Video dan Fotografi,
c. Mampu melakukan pekerjaan mengoperasikan kamera dan shooting pembuatan film.
d. Mampu melakukan pekerjaan membuat Jingle Iklan
e. Mampu melakukan pekerjaan membuat film pendek & pembuatan klip lagu daerah
F. PROSEDUR KEGIATAN PRAKERIN
1. Penentuan Jadwal Prakerin
2. Pencarian Partner Industri (DU/DI)
3. Penanda tanganan MOU
7

4. Ploting Siswa ke DU/DI dan Pembimbing


5. Pertemuan dengan orang tua/Wali murid
G. STRUKTUR TIM POKJA PRAKERIN

KEPALA SEKOLAH
Drs. Sasmito

Ketua /Kaprogli TKJ


Eko Julianto, S. Pd

Sekretaris/Bendahara
Ratna Lilia Dewi,S.Pd

Kabag. Praktik dan pemberdayaan

Kabag. DUDI dan Pengawasan

Mery Arwan

Dedy Yulianto

Keterangan:
Tupoksi masing-masing bagian
1. Kepala Sekolah
Sebagai penanggung jawab utama dalam pelaksanaan prakerin
2. Ketua Pokja
a. Koordinator pelaksanaan prakerin
b. Penghubung antara Du/Di dan Instansi dengan sekolah
3. Sekretaris/Bendahara Prakerin Pokja
a. Menyiapkan administrasi prakerin
b. Mengelola administrasi prakerin mulai dari surat permohonan sampai dengan
pelaporan.
c. Mendistribusikan kelengkapan administrasi prakerin siswa
d. Membuat anggaran Prakerin
e. Mengatur penggunaan keuangan prakerin
8

f. Membuat laporan penggunaan keuangan prakerin kepada kepala sekolah melalui


ketua pokja prakerin
4. Kabag
a. Mengkoordinasi penempatan siswa pada progli masing-masing
b. Menempatkan siswa prakerin pada du/di yang sesuai
H. NILAI TAMBAH
Kerjasama antara SMK dengan dunia usaha/industri atau instansi dilaksanakan dalam
prinsip saling membantu, saling mengisi, dan saling melengkapi untuk keuntungan bersama.
Berdasarkan prinsip ini, pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) akan memberi
nilai tambah bagi pihak-pihak yang bekerjasama, sebagai berikut:
a. Nilai Tambah Bagi Industri
Penyelenggaraan prakerin memberi keuntungan nyata bagi industri antara lain:
1. Perusahaan dapat mengenal kualitas peserta prakerin yang belajar dan bekerja di
industri.
2. Umumnya peserta prakerin telah ikut dalam proses produksi secara aktif sehingga
pada pengertian tertentu peserta prakerin adalah tenaga kerja yang memberi
keuntungan.
3. Perusahaan dapat memberi tugas kepada peserta prakerin untuk kepentingan
perusahaan sesuai kompetensi dan kemampuan yang dimiliki.
4. Selama proses pendidikan melalui kerja industri, peserta prakerin lebih mudah
diatur dalam hal disiplin berupa kepatuhan terhadap peraturan perusahaan. Karena
itu, sikap peserta prakerin dapat dibentuk sesuai dengan ciri khas tertentu industri.
5. Memberi kepuasan bagi dunia usaha/dunia industri karena diakui ikut serta
menentukan hari depan bangsa melalaui Praktik Kerja Industri (Prakein).
b. Nilai Tambah Bagi Sekolah
Tujuan pendidikan untuk memberi keahlian professional bagi peserta didik lebih
terjamin pencapaiannya. Terdapat kesesuaian yang lebih pas antara program
pendiddikan dengan kebutuhan lapangan kerja (sesuai dengan prinsip Link and
Match). Memberi kepuasan bagi penyelenggaraan pendidikan sekolah karena
tamatannya lebih terjamin memperoleh bekal yang bermanfaat, baik untuk
kepentingan tamatan, kepentingan dunia kerja, dan kepentingan bangsa.

c. Nilai Tambah Bagi Praktikan/siswa


Hasil belajar peserta Praktik Industri akan lebih bermakna, karena setelah tamat akan
betul-betul memiliki keahlian profesional sebagai bekal untuk meningkatkan taraf
hidupnya dan sebagai bekal untuk pengembangan dirinya secara berkelanjutan.
Keahlian profesional yang diperoleh dapat mengangkat harga diri dan rasa percaya
diri tamatan, yang selanjutnya akan mendorong mereka untuk meningkatkan
keahlian profesionalnya pada tingkat yang lebih tinggi.

I. Pembimbing Dari Du/DI dan Instansi


Pembimbing dari Du/Di dan Instansi adalah pegawai yang diberi tugas untuk
mempersiapkan, mengarahkan, memotivasi, melatih, membimbing, dan menilai peserta
kegiatan praktik industri dalam melaksanakan kegiatan.
Tugas Pembimbing Industri:
Kordinasi dan bekerjasama dengan Tim Pokja Prakerin dalam menentukan kegiatankegiatan atau keterampilan-keterampilan yang dapat dikerjakan siswa di industri.
1. Memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan Praktik Kerja Industri dengan
menyediakan fasilitas yang sesuai dengan kegiatan yang dikerjakan.
2. Memberikan penjelasan Dunia Industri tentang:
a. Sifat dan etos kerja sebagai pekerja serta tata tertib dan peraturan kerja yang
berlaku.
b. Spesifikasi kerja yang dilakukan
c. Benda-benda produk/jasa yang telah dihasilkan
d. Peralatan dan media yang digunakan
3. Melaksanakan pelatihan dan bimbingan secara sistematis berdasarkan progam dan
jadwal yang telah direncanakan.
4. Memberikan penilaian terhadap kegiatan siswa, baik yang menyangkut aspek sikap
maupun keterampilan kerja di industri.
5. Memberikan dorongan kepada siswa agar selalu aktif dan tekun serta antusias dalam
mengikuti kegiatan praktik industri.
6. Memberikan peringatan atau hukuman kepada siswa sesuai sifat pelanggaran yang
berlaku di dunia industri.

10

J. Pembimbing Dari Sekolah


Pembimbing dari sekolah adalah guru yang diberi tugas mempersiapkan,
mengarahkan, memotivasi, membimbing, dan menjembatani antara siswa dengan pihak
industri selama kegiatan Praktik Kerja Industri (Prakerin).
Tugas Pembimbing Sekolah dalam Praktik Kerja Industri:
Koordinasi dan kerjasama dengan pembimbing industri dalam menentukan kegiatan
yang dikerjakan siswa.
1. Memberikan dukungan moral selama kegiatan Praktik Kerja Industri.
2. Mendapatkan informasi tentang perkembangan siswa dan kesulitan yang dihadapi siswa
sebagai masukan untuk sekolah.
3. Menemukan masalah dan mencari solusi penyelesaian masalah.
4. Monitoring dengan harapan terjadi komunikasi yang baik antara industri, sekolah, dan
praktikan.

K. LAPORAN
Untuk mendeteksi perkembangan para siswa peserta praktik di Dunia Industri
sehingga dapat memberikan informasi tentang kualifikasi kemajuan siswa, maka diperlukan
laporan kegiatan siswa selama di industri.
1. Pelaporan kegiatan prakerin dari industri ke sekolah dilakukan secara rutin selama
kegiatan prakerin dan setiap saat bila ada permasalahan.
2. Monitoring dari sekolah dilakukan minimal dilakukan tiga kali pada saat mengantar,
setelah praktik prakerin selama 3 bulan, dan pada saat penjemputan.
3. Sertifikat prakerin sebagi bukti atas kegiatan praktik keahlian yang dilakukan siswa di
dunia industri.

11

PROGRAM KERJA POKJA PRAKERIN


TAHUN PELAJARAN 2013-2014
No.

Program dan Jenis Kegiatan

Hasil yang diharapkan

1
2
A. TAHAP PERSIAPAN
1
Inventarisasi DU/DI

Terinventarisir DU/DI
yang akan ditempati
Prakerin
2
Penyusunan anggaran
Pembiayaan setiap
pembiayaan keseluruhan kegiatan program kegiatan
Prakerin
didasarkan atas anggaran
3
Pengiriman surat ke DU/DI untuk Semua DU/DI dan
Gelombang 1 dan Gelombang 2
Institusi pasangan dalam
Prakerin terkirimi surat
permohonan
4
Pengecekan Surat Balasan dari
Memastikan DU/DI dan
DU/DI
Instansi yang bersedia di
tempati Prakerin
5
Menempatkan siswa yang sesuai Siswa ditempatkan di
dengan program studi
Du/Di yang sesuai dengan
keahliannya
program studi
keahliannya masingmasing
6
Pembagian tugas membimbing
Adanya guru pembimbing
siswa
pada masing-masing
tempat prakerin
7
Pembuatan buku panduan dan
Tersedianya buku
administrasi Prakerin
panduan dan adminitrasi
siswa yang akan
berangkat prakerin
B. TAHAP PELAKSANAAN
1
Pembekalan siswa Prakerin
Siswa mempunyai
wawasan industri sebelum
berangkat prakerin
2
Pemberangkatan siswa Prakerin
Seluruh siswa kelas XI
diberangkatkan ke DU/DI
3

Kegiatan Siswa Prakerin di


DU/DI
1. Gelombang ke 1
2. Gelombang ke 2
Kegiatan Pembimbingan Siswa
Prakerin di DU/DI
1. Gelombang ke 1
2. Gelombang ke 2
Penarikan kembali siswa prakerin
:
1. Gelombang ke 1
2. Gelombang ke 2

Semua siswa dapat


melaksanakan Prakerin
sesuai dengan jadwal
yang telah ditetapkan
Semua siswa dapat
melaksanakan Prakerin
sesuai dengan jadwal
yang telah ditetapkan
Siswa Prakerin kembali
ke sekolah untuk
mengikuti PBM di
sekolah

12

Waktu
pelaksanaan
4

Pelaksana
5

Maret 2013

Pokja
Prakerin

April 2013

Pokja
Prakerin

April 2013

Pokja
Prakerin

April 2013

Pokja
Prakerin

Mei 2013

Pokja
Prakerin

Mei 2013

Pokja
Prakerin

Juni 2013

Pokja
Prakerin

Juni 2013
31 Agustus
2013
1 September
sampai dengan
14 Desember
2013
1 September
sampai dengan
14 Desember
2013
14 Desember
2013

Pokja
Prakerin
Guru
Pembimbing
Pembimbing
DU/DI
Pembimbing
DU/DI

Pokja
Prakerin

No.

Program dan Jenis Kegiatan

C. TAHAP EVALUASI
1
Kegiatan Monitoring Siswa
Prakerin di DU/DI
1. Gelombang ke 1
2. Gelombang ke 2

Hasil yang diharapkan

Waktu
pelaksanaan

Semua siswa dapat


melaksanakan Prakerin
sesuai dengan jadwal
yang telah ditetapkan

1 September
sampai dengan
14 Desember
2013

Rapat Koordinasi dengan


Pembimbing

Diketahuinya hasil
pelaksanaan monitoring

16 Desember
2013

Penyimpulan hasil monitoring

Diketahuinya hasil
pelaksanaan prakerin

16 Desember
2013

D. TAHAP PELAPORAN
1
Pengujian laporan kegiatan
Prakerin
1. Gelombang ke 1
2. Gelombang ke 2
2

Laporan akhir

Semua siswa dapat


menyelesaikan laporan
pelaksanaan Prakerin
sesuai dengan jadwal
yang telah ditetapkan
Mengkoordinasikan
secara keseluruhan
kegiatan yang telah
selesai dilaksanakan
kepada pimpinan

13

9 14
Desember
2013

16 Desember
2013

Pelaksana

Guru
Pembimbing
Pokja
Prakerin
Pokja
Prakerin

Guru
Pembimbing

Pokja
Prakerin

ACTION PLAN POKJA PRAKERIN


SMK MIFTAHUL ISLAM KUNIR
KABUPATEN LUMAJANG
TAHUN PELAJARAN 2013-2014

N
O
1
1

JENIS
KEGIATAN/PROGRAM
YANG AKAN
DILAKSANAKAN
2
TAHAP PERSIAPAN
1. Pembentukan Pokja
Prakerin
2. Penyusunan program
prakerin
3. Analisis DU/DI yang
relevan

INDIKATOR

PENANGGUNG
JAWAB

WAKTU
PELAKSANAA
N

Terbentuknya Pokja Prakerin Ka. Sekolah


Waka Humas
Adanya program prakerin
Waka Humas
Pokja Prakerin
Terbentuknya daftar
Waka Humas
pemetaan penempatan
Pokja Prakerin
prakerin
Adanya buku pedoman
Waka Humas
teknis pelaksanaan prakerin Pokja Prakerin

4. Pengadaan buku
pedoman teknis
pelaksaan prakerin
5. Menyiapkan administrasi
kelengkapan prakerin

Adanya buku jurnal


prakerin, tata tertib
prakerin, surat
pernyataan ortu,
presensi, daftar nilai
prakerin dan format
laporan prakerin.
Adanya surat surat
permohonan penempatan
siswa prakerin ke DU/DI

Waka Humas
Pokja Prakerin

SUMBER DANA
KOMIT
RUTI
APB
E
N
D
6
7
8

LAINLAIN
9

Maret 2013

Maret 2013

Maret 2013
Maret 2013
Maret 2013

6. SOSIALISASI
PRAKERIN KEPADA
ORANG TUA / WALI

MENJALIN KERJASAMA
DENGAN DU/DI/K
1. Sinkronisasi program
prakerin dengan DU/DI
2. Membuat MOU Prakerin
dengan DU/DI

PEMETAAN SISWA
1. Mendata siswa calon
peserta prakerin sesuai
dengan progli masingmasing

2. Penempatan siswa
prakerin

Adanya pertemuan antara


sekolah dan orang tua/wali
siswa

Adanya kesefahaman
tentang program prakerin
antara sekolah dan DU/DI
Adanya MOU prakerin dengan
DU/DI
Adanya data siswa calon
peserta prakerin sesuai dengan
program keahlian masingmasing yang ditentukan
berdasarkan tempat tinggal,
kompetensi dan kemampuan
orang tua/wali siswa
Daftar peserta prakerin

Ka Sekolah
Waka Humas
Pokja Prakerin
Kaprogli
Guru Pembimbing
Wali Kelas

Maret 2013

Waka Humas
Waka Kurikulum
Pokja Prakerin
Kaprogli
Waka Humas
Pokja Prakerin
Kaprogli

April 2013

Waka Humas
Pokja Prakerin
Kaprogli

April 2013

Waka Humas
Pokja Prakerin
Kaprogli

April 2013

April 2013

PEMBEKALAN
PRAKERIN KEPADA
SISWA

PENEMPATAN SISWA
PRAKERIN
Melaksanakan Monitoring
Pelaksanaan Prakerin ke
DU/DI.

Penarikan siswa Prakerin


7

Siswa lebih siap dalam


menghadapi program prakerin

PENGUMPULAN
LAPORAN HASIL
KEGIATAN PRAKERIN
EVALUASI
PELAKSANAAN
PRAKERIN

Siswa siap berada di


DU/DI/K untuk
melaksanakan prakerin
Terpantaunya pelaksanaan
prakerin siswa secara baik.
Adanya peningkatan
profesionalisme siswa
setelah melaksanakan
prakerin.
Berkurangnya masalah yang
terjadi di DU/DI
Siswa kembali ke sekolah
dan siap mendapatkan
pembelajaran
Buku laporan hasil
kegiatan prakerin
Presentasi hasil prakerin
Laporan pelaksanaan
prakerin oleh POKJA
Prakerin

Ka Sekolah
Waka Kurikulum
Waka Humas
Pokja Prakerin
Kaprogli
BK
Jasa Penyedia
Asuransi
Guru Agama
DU/DI
Waka Humas
Pokja Prakerin
Kaprogli
Pembimbing
Kepala Sekolah
Waka Humas
Pokja Prakerin
Pembimbing

April 2013

Pokja Prakerin
Pembimbing

Desember 2013

Pokja Prakerin
Pembimbing

Desember 2013

Ka Sekolah
Waka Humas
Pokja Prakerin

Desember 2013

Agustus 2013
Desember 2013

Agustus 2013
Desember 2013

CURRICULUM VITAE
DATA PRIBADI
Nama Lengkap
Nama Panggilan
Tempat, tanggal lahir
Agama
Jenis Kelamin
Sekolah
Alamat Sekolah
Nomor Telpon
Kelas
Tinggi badan
Golongan Darah
Anak ke
Alamat Lengkap
No. HP
DATA ORANG TUA
Nama Ibu
Umur
Pekerjaan
Pendidikan
AlamatLengkap

:
..........................................................................................
:
..........................................................................................
:
..........................................................................................
:
..........................................................................................
:
..........................................................................................
:
..........................................................................................
:
..........................................................................................
:
..........................................................................................
:
..........................................................................................
: .................. Cm
Berat Badan : ...............Kg
:
..........................................................................................
: .......................
Dari ........................ bersaudara
:
..........................................................................................
..........................................................................................
:
..........................................................................................
:
:
:
:
:

No. HP
Nama Ayah
Umur
Pekerjaan
Pendidikan
Alamat Lengkap

:
:
:
:
:
:

No. HP
PENDIDIKAN

..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
Tingkat

Nama Sekolah

Tahun

TK
SD
SMP
Riwayat Kesehatan

..........................................................................................
..........................................................................................

Demikian data pribadi saya buat dengan sebenarnya


............, ..........................
Hormat Saya

..

PENILAIAN PRAKERIN (DIISI OLEH DU/DI)


SISWA KELAS XI ...............
TAHUN DIKLAT ...................
Nama Peserta
: ....................................................
Departemen / DUDI : ....................................................
Tingkat keberhasilan Trainer ditetapkan dengan huruf (A) sampai dengan huruf (E) dengan
ketentuan sebagai berikut :
A = Baik sekali
( 86 100 )
D = Kurang
( 50 59 )
B = Baik
( 70 85 )
E = Kurang Sekali
( 30 49 )
C = Cukup
( 60 69 )
Penilaian dengan mencantumkan tanda ( ) pada kolom yang tersedia :
N
KRITERIA DAN URAIAN
O
MOTIVASI
01 Minat dan perhatian terhadap pekerjaan untuk mencapai tujuan
praktek.
KESIAGAAN
02 Tanggap terhadap setiap instruksi yang diberikan oleh atasan dan
mampu melaksanakan pekerjaan.
INISIATIF
03 Usaha untuk menambah pengetahuan dan kemampuan yang
berkaitan dengan pekerjaan.
TANGGUNGJAWAB
04 Selalu menyelesaikan tugas sebaik-baiknya dengan tepat waktu,
dengan merawat tempat kerja serta alat-alat yang digunakan
KEPRIBADIAN
05 Sikap dan tingkah laku Trainee termasuk penyesuaian dengan
lingkungan, profesi sikap pribadi tamu, teman dan atasan
PENAMPILAN
06
Kerapian diri dan pakaian seragam dan kerapian tempat kerja.
KERAMAHTAMAHAN
07 Sopan santun, perhatian dan respek (menghargai) kepada orang
lain, tamu, teman sekerja dan atasan.
DISIPLIN
08
Selalu mentaati peraturan yang berlaku.
KERJASAMA
09 Mampu bekerjasama dengan pembimbing dan teman kerja tanpa
konflik dalam melaksanakan tugas.
KEBERSIHAN
10 Selalu membersihkan tempat dan alat-alat sebelum dan setelah
bekerja sesuai dengan aspek keselamatan kerja.
ANGK
HURUF
A
Nilai Rata-rata :

........................, .........................
DU/DI

...........................................

YAYASAN PENDIDIKAN MIFTAHUL ISLAM

SMK MIFTAHUL ISLAM


Jalan Veteran Desa Kunir Kidul. Kec. Kunir. Kab. Lumajang
E-Mail : smkmiftahulislam_kunir@yahoo.com
Situs : smkmiftahulislam_kunir.blogspot.com
_____________________________________________________________________
KEPUTUSAN
KEPALA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) MIFTAHUL ISLAM KUNIR
Nomor:
T E N TAN G
SUSUNAN KEPANITIAAN
PRAKERIN KELAS XI
PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
TAHUN DIKLAT 2014-1015 dan 2015-2016
1.

Penanggung jawab

Kepala Sekolah

2.

Ketua Pelaksana

Eko Julianto,S.Pd

3.

Sekretaris/Bendahara Prakerin

Ratna Lilia Dewi,S.Pd

4.

Koordinator Monitoring

Dedy Yulianto,S.Pd Mery Arwan,S.T

5.

Pembimbingan

1. Siti Mufariah,S.Pd

6. Ahmad Andrianto,S.Pd

2. lia

7. Rohan Purwanto,S.Pd

3. rohan

8. Ratna Lilia Dewi,S.Pd


9. Edi Suhartono,S.Pd

5. Ali Murtadho,S.Pd

10. Zainuri Andriyadi,S.Pdi


Ditetapkan di
Pada tanggal
Kepala

Drs.SASMITO
NIP.

: Kunir
: 1 Desember 2014

SURAT KESEPAKATAN KERJASAMA


NO. ..
NO.
SMK Miftahul Islam Kunir dengan ................................................
Pada hari ini .tanggal bulan .......tahun ..........................
bertempat di ............................................yang bertandatangan dibawah ini :
1.

2.

Nama
: Drs. Sasmito
Jabatan
: Kepala SMK Miftahul Islam Kunir
Alamat Sekolah
: Jln PB. Sudirman Kunir Lor
Yang selanjutnya disebut pihak I
Nama
: ....................................
Jabatan
Alamat

: Kepala ...................................................
: Jln..................................................................

Yang selanjutnya disebut pihak II


Dengan ini menyatakan setuju dan sepakat untuk mengikatkan diri dalam perjanjian kerjasama
dunia usaha/industri dengan ketentuan sebagai berikut :
Pasal 1
JENIS KEGIATAN
1. Pihak pertama mengadakan kerjasama dengan pihak kedua untuk kegiatan praktik kerja
industri
2. Pihak kedua bersedia untuk menjadi pendamping/pembimbing dalam melaksanakan prakerin
seperti disebut pada butir 1 (satu) di atas.
3. Pengembangan kurikulum yaitu implementasi kurikulum dan sinkronisasi kurikulum sekolah
dengan dunia usaha/industri baik untuk siswa maupun guru.
4. Pihak kedua mengeluarkan sertifikat untuk siswa yang magang/prakerin
Pasal 2
PELAKSANAAN KEGIATAN
Dalam rangka mempertanggungjawabkan tugasnya, siswa prakerin bertanggungjawab langsung
kepada pihak kedua dan akan dimonitoring dan dievaluasi tim dari/oleh pihak pertama.
Pasal 3
JANGKA WAKTU KEGIATAN
Jangka waktu pelaksanaan kerjasama ini adalah 1 tahun, terhitung sejak ................ s.d. ............
atau dalam waktu tertentu sejak siswa melaksanakan praktek kerja industri/magang dilokasi
pihak kedua.
Pasal 4
KEADAAN MEMAKSA
Apabila terjadi keadaan memaksa (bencana alam atau darurat), kedua belah pihak tidak dapat
melaksanakan kegiatan, maka pihak pertama atau pihak kedua memberikan laporan tertulis pada
pihak kedua atau sebaliknya dalam jangka waktu 3x24 jam.

Pasal 5
PENEMPATAN
Pihak kedua berhak menempatkan siswa praktik kerja industri dimana saja dilokasi pengelolaan
pihak kedua dengan mempertimbangkan aspek kebutuhan perusahaan sesuai program
keahliannya.
Pasal 6
LAIN-LAIN
Perubahan atas kerjasama ini dapat dilakukan atas persetujuan kedua belah pihak:
1. Perubahan dan/atau pembatalan baik sebagian atau keseluruhan dari naskah perjanjian
kerjasama ini akan dimusyawarahkan kedua belah pihak.
2. Apabila terjadi perbedaan pendapat dalam melaksanakan kerjasama ini, kedua belah
pihak sepakat untuk menyelesaikan secara musyawarah untuk mufakat.
3. Hal-hal lain yang belum diatur dalam perjanjian ini akan diatur kemudian dengan
kesepakatan kedua belah pihak.
Pasal 7
PENUTUP
1. Surat perjanjian kerjasama ini mulai berlaku pada tanggal sampai
tanggal .
2. Surat perjanjian kerjasama ini dibuat dan ditandatangani pada hari, tanggal, bulan dan
tahun sebagaimana disebutkan pada awal perjanjian dalam rangkap 2 (asli), masingmasing sama bunyinya dan mempunyai kekuatan hukum yang sama, satu rangkap untuk
pihak pertama dan satu rangkap untuk pihak kedua.
Ditetapkan di : Lumajang
Pada tanggal : .............................
PIHAK KEDUA
DU/DI .................................................

...........................

PIHAK PERTAMA
SMK Miftahul Islam Kunir

Drs. Sasmito
NIP. ................
SAKSI-SAKSI

1. Nama :Jabatan :.. Tanda Tangan : ....


2. Nama :Jabatan :.. Tanda Tangan : ....

SURAT PERNYATAAN PESERTA PRAKERIN


Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama
Kelas/ jurusan
Asal sekolah
Alamat rumah :
No. Telp Rumah

:
: XI .........
: SMK Miftahul Islam Kunir
:

Yang melaksanakan Praktek Industri di Industri di ...................


Dengan ini menyatakan bahwa besedia mentaati ketentuan-ketentuan di bawah ini :
1. Akan mentaati peraturan dari Du/Di maupun dari sekolah;
2. Tidak akan melakukan mogok kerja selama praktik;
3. Tidak akan melawan kepada atasan atau supervisor dari setiap bagian
4. Tidak berkelahi atai berbuat onar yang mengganggu pekerjaan;
5. Tidak merokok terutama di lingkungan Du/Di dan tempat tinggal;
6. Tidak dibenarkan saling ke rumah teman lawan jenis;
7. Menjaga kebersihan tempat tinggal, berilaku sopan dan santun kepada siapapun dan selalu
menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah serta nama bangsa dan negara;
8. Apabila hendak ke luar rumah baik untuk bekerja maupun untuk kepentingan lain agar
memberitahukan kepada teman yang ada;
9. Tidak dibenarkan menginap di rumah orang lain kecuali mendapat ijin dari pihak Du/Di dan
koordinator program;
10. Tidak dibenarkan pulang ke rumah lewat dari jam ........., kecuali bagi yang bertugas;
11. Tidak dibenarkan berpacaran;
12. Apabila ada masalah agar disampaikan kepada ketua kelompok, kemudian melaporkan ke
pihak Du/Di atau ke koordinator ( Orang tua asuh selama di Du/Di );
13. Siswa tidak dapat pulang sebelum prakerin berakhir, kecuali bila ada hal tertentu yang
meyebabkan siswa harus pulang;
14. Tidak dibenarkan mengambil/ mencuri barang-barang milik Du/Di maupun milik siapapun
dimanapun berada;
15. Tidak dibenarkan keluar rumah tanpa ijin dengan bapak/ ibu yang telah ditunjuk sebagai
wakil orang tua/ sekuriti Du/Di;
16. Setiap keluar, siswa wajib membawa paspor/ copy paspor/ tanda pengenal dari Du/Di,
sehingga apabila tejadi hal-hal yang tidak diinginkan dapat digunakan seperlunya;
17. Siswa bersedia di rolling pada setiap bagian yang ada di Du/Di tempat siswa praktik;
18. Sesama teman harus saling menghormati dan menjaga kerukunan.;
Apabila saya melanggar ketentuan di atas :
1. Saya bersedia dipulangkan tanpa menuntut hak apapun.
2. Saya bersedia tidak mendapat sertifikasi.
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya tanpa dipengaruhi oleh siapapun dan
dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
..........., ........................
Mengetahui/ Menyetujui
Pembuat Pernyataan
Orang Tua

................................

.....................................

PANDUAN BUKU JURNAL SISWA


___________________________________

PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG

YAYASAN SOSIAL DAN PENDIDIKAN

SMK MIFTAHUL ISLAM KUNIR


Jl. PB. SUDIRMAN KUNIR LOR
www.smkmiftahulislamkunir.blogspot.com

LUMAJANG
BUKU JURNAL SISWA
LAPORAN KEGIATAN PRAKERIN
DI DUNIA USAHA / INDUSTRI

NAMA SISWA

PROG. KEAHLIAN :
TINGKAT

TEMPAT MAGANG :

IDENTITAS SISWA
NAMA SISWA

SEKOLAH

NOMOR INDUK

KELAS/JURUSAN

: /

TEMPAT/TGL. LAHIR

JENIS KELAMIN

AGAMA

ALAMAT SISWA

NAMA ORANG TUA/WALI

: .

ALAMAT ORANG TUA/WALI

: .

KEGIATAN BELAJAR DI DUNIA USAHA / INDUSTRI


NO
1

JENIS
KEGIATAN
Prakerin

NAMA INDUSTRI

WAKTU/LAMA

foto

Ketua Program TKJ

Eko Julianto,S.Pd

Lumajang,
Peserta Prakerin

NIS.

Kata Pengantar
Dunia Usaha / Dunia Industri disusun dengan maksud untuk menjadikan pedoman bagi
guru, instruktur dan paserta pelatihan dalam melaksanakan Program Praktik Kerja Industri
(PRAKERIN) di dunia usaha/dunia industri atau instansi pasangan.
Buku panduan ini disusun mengacu pada kurikulum Spektrum 2008 dan petunjuk
pelaksanaan Prakerin pada Sekolah Menengah Kejuruan yang dikeluarkan oleh Direktorat
Jenderal Pendidikan Menengah Kejuruan.
Harapan kami dengan adanya buku panduan ini kerjasama antara sekolah dengan Institusi
Pasangan ( dunia usaha/ dunia industri ) dapat ditingkatkan.
Disamping itu buku panduan ini diharapkan dapat membantu sekolah dan Institusi
Pasangan (dunia usaha / dunia industri) dalam menyusun program pelatihan serta membantu
sekolah memberikan layanan bimbingan belajar melalui bekerja langsung, sehingga pelaksanaan
pelatihan didunia usaha / dunia industri dapat berjalan dengan efektif dan efisien seperti yang
diharapkan.
Kami berharap semoga buku panduan ini dapat memberikan manfaat bagi yang
berkepentingan.
Kepala
SMK Miftahul Islam Kunir

Drs. Sasmito
NIP.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

ii

BAB I

PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

BAB II

PEMBELAJARAN/PELATIHAN DI INSTITUSI PASANGAN


( DUNIA KERJA )

BAB III

PROFIL KOMPETENSI TAMATAN

BAB IV

SISTEM BIMBINGAN

BAB V

PENILAIAN / EVALUASI

BAB VI

PELAPORAN

BAB VII

TATA TERTIB

BAB I
PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
Pengertian Praktik Kerja Industri ( Prakerin )
Prakerin merupakan bagian dari program bersama antara SMK dan Industri yang dilaksanakan di
dunia usaha/ dunia industri.
Program yang dilaksanakan di industri / perusahaan, meliputi :
a. Praktik dasar kejuruan dapat dilaksanakan di industri apabila industri pasangan memiliki
fasilitas pelatihan di industrinya.
b. Praktik keahlian produktif dilaksanakan di industri dalam bentuk on the job training
berbentuk kegiatan mengerjakan pekerjaan produksi
c. Pengaturan program a dan b harus disepakati pada awal program oleh kedua belah pihak.
A. Landasan
1.
2.
3.
4.

Undang-undang No. 20 tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.


Kepmendikbud No. 0490/U/1992,tentang Sekolah Menengah Kejuruan
Kepmendikbud No.080/U/1993, tentang kurikulum SMK
Kepmendikbud No.323/U/1993, tentang penyelenggarasn PSG pada SMK

B. Tujuan
1. Pelaksaan pendidikan dan pelatihan di sekolah bertujuan untuk membekali peserta diklat
mengembangkan kepribadian, potensi akademik dan dasar-dasar keahlian yang kuat dan
benar melalui pemelajaran program normatit,adaptif, dan produktif.
2. Pendidikan dan pelatihan di dunia usaha / dunia industri bertujuan untuk memberikan
pengalaman kerja yang sesungghnya agar peserta menguasai kompetensi keahlian prodiktif
terstandart, menginternalisasikan sikap, nilai dan budaya industri yang berorientasi pada
standart mutu dan jiwa kewirausahaan serta mambentuk etos kerja yang kritis, produktif dan
kompetitif.
C. Pelaksanaan
1. Kegiatan pendidikan dan pelatihan di SMK dilaksankan di dua tempat yaitu sekolah dan
dunia industri.
2. Program pendidikan dan pelatihan dirancang dalam satu kesatuan utuh untuk satuan program
diklat yang disusun dan ditetapkan bersama oleh SMK dan Institusi Pasangan dibawah
koordinasi Majelis sekolah.
3. Program diklat memuat seluruh bagian program pembelajaran (program normatif, adaptif,
dan produktif) yang akan dilaksanakan di institusi pasangan/ dunia kerja.
4. Keseluruhan program diklat yang telah disepakati pada dasarnya menjadi tanggungjawab
bersama antara SMK, institusi pasangan dan majelis.
BAB II
PEMBELAJARAN / PELATIHAN DI INSTITUSI PASANGAN
( DUNIA KERJA)
Pengertian

Pembelajaran di dunia kerja adalah suatu strategi dimana setiap peserta mengalami proses
belajar melalui bekerja langsung pada pekerjaan yang sesungguhnya
Tujuan
Melalui pendekatan pemelajaran ini peserta diharapkan :
Dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dunia kerja yang sesungguhnya .
Memiliki tingkat kompetensi terstandart sesuai dengan yang disyaratkan oleh dunia kerja
Menjadikan tenaga kerja yang berwawasan mutu, kewirausahaan, dan produktif
Pelaksanaan
Pembelajaran didunia kerja adalah bagian integral dari program diklat secara menyeluruh,
karena itu materi yang dipelajari dan kompetensi yang dilatihkan harus jelas kaitannya dengan
profil kompetensi tamatan yang ditetapkan.
Mengingat iklim kerja yang ada di SMK berbeda dengan yang terjadi di dunia kerja maka,
sekolah menyiapkan peserta sesuai dengan karakteristik dan tuntutan dunia kerja tempat berlatih.
Sebelum peserta diterjunkan untuk belajar di dunia kerja, sekolah bersama institusi pasangan
mengadakan pembekalan bagi peserta yang meliputi :
- Pemahaman tentang program pelatihan yang akan diikuti.
- Pemahaman peraturan ketenagakerjaan secara umum dan tata tertib (disiplin) pekerja
ditempat mereka akan bekerja
Orientasi tempat bekerja.
Peserta yang ditempatkan pada pekerjaan yang sesuai dengan program yang telah disepakati.
Sejauh berkaitan dengan misi program peserta dapat diperlakukan sebagaimana layaknya pekerja
pada umumnya.
Peserta dapat diberi pekerjaan lain sejauh tidak mengganggu program yang telah ditentukan.
Segala sesuatu yang menyangkut peraturan dan tatatertib, disiplin pekerja di institusi pasangan
dunia kerja dapat dilakukan terhadap peserta sejauh berkiatan dengan misi program.
Kegiatan pelatihan di institusi pasangan diprogramkan sesuai dengan program bersama yang
telah disepakati.
Peserta pelatihan adalah tingkat dua semester satu selama dua bulan dan semester kedua selama
dua bulan.
BAB III
PROFIL KOMPETENSI TAMATAN
NAMA INDUSTRI

PROGRAM KEAHLIAN

TINGKAT

Kompetensi Keahlian ...........................................


Tamatan Kompetensi Keahlian ............................ dapat menampilkan diri sebagai
manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, sehat
jasmani dan rohani, berkepribadian yang mantap dan mandiri serta mempunyai tanggungjawab
kemasyarakatan dan kebangsaan.
Kompetensi produktif tamatan Program Keahlian ...................... adalah seperti tercantum
pada profil kompetensi tamatan sebagai berikut :

KOMPETENSI
A
.
B.
C.
D
.

SUB KOMPETENSI

JURNAL PRAKERIN
No.

HARI/
TANGGAL

KEGIATAN

NAMA & TTD


INSTRUKTUR

Kolom ditambah sebanyak sesuai kebutuhan


BAB IV
PE LAPO R AN
A. Laporan Peserta Pelatihan
Peserta pelatihan wajib menyusun laporan kegiatan pelatihan di dunia usaha / dunia
industri dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Isi Laporan meliputi :
a. halaman judul
berisi judul laporan dan nama penyusun.
b. Halaman pengesahan ditandatangani DU/DI, siswa, guru pembimbing dan Ketua
program.
c. Jurnal kegiatan seperti format terlampir yang di tanda tangani oleh pembimbing
baik sekolah maupun didunia usaha/dunia industri.
d. Program pelatihan materi atau ketrampilan yang diperoleh selama prakerin ke
sekolah dan presentasi.
2. Satu minggu setelah kegiatan berakhir di kumpulkan
3. Laporan dijilid
B. Laporan Pembimbing Dunia Usaha / Dunia Industri
1. Pada akhir kegiatan pembimbing dari dunia usaha/dunia industri menyerahkan buku
laporan pembimbing yang sudah diisi kepada pembimbing sekolah.
2. Demi kesempurnaan pelaksanaan pelatihan pembimbing dan dunia usaha/industri
diharapkan mengisi angket sesuai dengan kondisi sebenarnya dan diserahkan kembali
ke sekolah melalui guru pembimbing.
C. Laporan Pembimbing Sekolah
Laporan selesai melaksanakan pemantauan, pembimbing sekolah (guru) wajib melaporkan
hasil pantauannya kepada kepala sekolah.

BAB VII
TATA TERTIB
A. Hak Peserta
1. Mengikuti program pelatihan.
2. Mendapat perlakuan yang sesuai dengan bidang / program keahlian dan memperoleh
kesempatan melaksanakan ibadah sesuai dengan agamanya.
3. Memperoleh penilaian penghargaan atas hasil praktiknya.
B. Kewajiban Peserta
1. Mematuhi peraturan yang berlaku atau ditetapkan oleh instansi pasangan (tempat
pelatihan).
2. Memperhatikan dan melaksanakan aturan keselamatan kerja yang diperlukan dalam
melaksanakan suatu pekerjaan.
3. Menghormati instruktur.
4. Berada di tempat kerja pelatihan 15 menit sebelum pelatihan dimulai.
5. Berlaku sopan dan santun serta bekerja jujur, bertanggung jawab berinisiatif dan
kreatif terhadap tugas-tugas yang diberikan dalam pelatihan kerja.
6. Mengenakan pakaian sesuai dengan ketentuan.
7. Memberitahu pimpinan unit / pembimbing apabila berhalangan hadir.
8. Membicarakan dengan segera kepada guru pembimbing, ketua kelompok instruktur
apabila menemui kesulitan dalam melaksanakan pelatihan.
9. Melaporkan dengan segera kepada petugas yang berwenang apabila terjadi kerusakan
atau salah mengambil bahan / alat.
10. Ikut memelihara sarana, prasarana pelatihan, kebersihan, ketertiban dan keamanan di
tempat pelatihan.
C. Sanksi Peserta
Peserta yang tidak mengikuti atau meninggalkan kegiatan prakerin tanpa ada surat
keterangan akan dikenakan sanksi sebagai berikut:
a.
Surat teguran
b.
Surat peringatan keras
c.
Dinyatakan tidak lulus prakerin dan mengulang.

PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG

YAYASAN SOSIAL DAN PENDIDIKAN

SMK MIFTAHUL ISLAM KUNIR


Jl. PB. SUDIRMAN KUNIR LOR
www.smkmiftahulislamkunir.blogspot.com

LUMAJANG

PAN D U AN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI
( PRAKERIN )
UNTUK DU/DI

NAMA DU/DI

.
ALAMAT DU/DI

:
Kata Pengantar

Dunia usaha / dunia industri disusun dengan maksud untuk menjadikan pedoman bagi
guru, instruktur dan paserta pelatihan dalam melaksanakan Program Praktik Kerja Industri
(PRAKERIN) di dunia usaha/dunia industri atau instansi pasangan.
Buku panduan ini disusun mengacu pada kurikulum Spektrum 2008 dan petunjuk
pelaksanaan Prakerin pada Sekolah Menengah Kejuruan yang dikeluarkan oleh Direktorat
Jenderal Pendidikan Menengah Kejuruan.
Harapan kami dengan adanya buku panduan ini kerjasama antara sekolah dengan Institusi
Pasangan ( dunia usaha/ dunia industri ) dapat ditingkatkan.
Disamping itu buku panduan ini diharapkan dapat membantu sekolah dan Institusi
Pasangan ( dunia usaha / dunia industri ) dalam menyusun program pelatihan serta membantu
sekolah memberikan layanan bimbingan belajar melalui bekerja langsung, sehingga pelaksanaan

pelatihan didunia usaha / dunia industri dapat berjalan dengan efektif dan efisien seperti yang
diharapkan.
Kami berharap semoga buku panduan ini dapat memberikan manfaat bagi yang
berkepentingan.

Kunir,...................................
Kepala SMK Miftahul Islam Kunir

Drs. Sasmito
NIP.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

ii

BAB I

PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

BAB II

PEMELAJARAN / PELATIHAN DI INSTITUSI PASANGAN


( DUNIA KERJA )

BAB III

PROFIL KOMPETENSI TAMATAN

BAB IV

SISTEM BIMBINGAN

BAB V

PENILAIAN / EVALUASI

BAB VI

PELAPORAN

BAB VII

TATA TERTIB

BAB I
PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
Pengertian Praktik Kerja Industri ( Prakerin )
Prakerin merupakan bagian dari program bersama antara SMK dan Industri yang
dilaksanakan di dunia usaha/ dunia industri.
Program yang dilaksanakan di industri / perusahaan, meliputi :
a. Praktik dasar kejuruan, dapat dilaksanakan sebagian disekolah dan sebagian lainnya
di industri. Praktik dasar kejuruan dapat dilaksanakan di industri apabila industri
pasangan memiliki fasilitas pelatihan di industrinya. Apabila industri tidak memiliki,
sepenuhnya dilaksanakan di sekolah.
b. Praktik keahlian produktif dilaksanakan di industri dalam bentuk on the job
training berbentuk kegiatan mengerjakan pekerjaan produksi atau jasa di dunia
industri.
c. Pengaturan program a dan b harus disepakati pada awal program oleh kedua belah
pihak.
B. Landasan
1.
2.
3.
4.

Undang-undang No. 20 tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.


Kepmendikbud No. 0490/U/1992,tentang Sekolah Menengah Kejuruan
Kepmendikbud No.080/U/1993, tentang kurikulum SMK
Kepmendikbud No.323/U/1993, tentang penyelenggaraan PSG

C. Tujuan
1. Pelaksaan pendidikan dan pelatihan di sekolah bertujuan untuk membekali peserta diklat
mengembangkan kepribadian, potensi akademik dan dasar-dasar keahlian yang kuat dan
benar melalui pembelajaran program normatit,adaptif, dan produktif.
2. Pendidikan dan pelatihan di dunia usaha / dunia industri bertujuan untuk memberikan
pengalaman kerja yang sesungguhnya
D. Pelaksanaan
1. Kegiatan pendidikan dan pelatihan di SMK dilaksanakan di dua tempat yaitu sekolah dan
dunia industri.
2. Program pendidikan dan pelatihan dirancang dalam satu kesatuan utuh untuk satuan
program diklat yang disusun dan ditetapkan bersama oleh SMK dan Institusi Pasangan
dibawah koordinasi Majelis sekolah.
3. Program diklat memuat seluruh bagian program pembelajaran (program normatif, adaptif,
dan produktif) yang akan dilaksanakan di institusi pasangan/ dunia kerja.

BAB II
PEMBELAJARAN / PELATIHAN DI INSTITUSI PASANGAN
( DUNIA KERJA)

A. Pengertian
Pembelajaran di dunia kerja adalah suatu strategi dimana setiap peserta mengalami proses
belajar melalui bekerja langsung pada pekerjaan yang sesungguhnya
Tujuan
Melalui pendekatan pembelajaran ini peserta diharapkan :
a. Dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dunia kerja
b. Memiliki tingkat kompetensi terstandart sesuai dunia kerja
c. Menjadikan tenaga kerja yang berwawasan mutu, kewirausahaan, dan produktif
Pelaksanaan
Pembelajaran didunia kerja adalah bagian integral dari program diklat secara menyeluruh,
karena itu materi yang dipelajari dan kompetensi yang dilatihkan harus jelas kaitannya
dengan profil kompetensi tamatan yang ditetapkan.
Sebelum peserta diterjunkan di dunia kerja, sekolah bersama institusi pasangan mengadakan
pembekalan bagi peserta yang meliputi :
Pemahaman tentang program pelatihan yang akan diikuti.
Pemahaman peraturan ketenagakerjaan secara umum dan tata tertib (disiplin) pekerja
ditempat mereka akan bekerja
Orientasi tempat bekerja.
Sejauh berkaitan dengan misi program peserta dapat diperlakukan sebagaimana layaknya
pekerja pada umumnya.
Peserta dapat diberi pekerjaan lain sejauh tidak mengganggu program yang telah ditentukan.
Segala sesuatu yang menyangkut peraturan dan tata tertib, disiplin pekerja di institusi
pasangan dunia kerja dapat dilakukan terhadap peserta sejauh berkiatan dengan misi
program.
Kegiatan pelatihan di institusi pasangan diprogramkan sesuai dengan program bersama yang
telah disepakati.

A.

B.

BAB III
PROFIL KOMPETENSI TAMATAN
NAMA INDUSTRI
PROGRAM KEAHLIAN
TINGKAT

:
......................................................................

Kompetensi Keahlian ................................


Tamatan Kompetensi Keahlian ....................... dapat menampilkan diri sebagai manusia
yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, sehat jasmani
dan rohani, berkepribadian yang mantap dan mandiri serta mempunyai tanggungjawab
kemasyarakatan dan kebangsaan.
Kompetensi produktif tamatan Kompetensi Keahlian ...................... adalah seperti
tercantum pada profil kompetensi tamatan sebagai berikut :
KOMPETENSI
A
.
B.
C.

SUB KOMPETENSI

Catatan: Siswa kelas II ..


sudah menempuh:

BAB IV
SISTEM BIMBINGAN
Guru dan Instruktur
Guru dan instruktur yang dimaksud adalah tenaga kependidikan di SMK dan tenaga
pembimbing di dunia usaha, serta kelayakan professional untuk membimbing kegiatan
belajar peserta, baik di sekolah maupun di dunia industri.
Tugas Guru dan Instruktur
1. Guru
a.
Turut serta secara aktif mengadakan seleksi bagi
peserta program diklat.
b.
Mengkondisikan peserta diklat sebelum melaksanakan
kegiatan pelatihan tentang :

Sifat dan etos kerja sebagai pekerja serta tata tertib dan peraturan selama
mengikuti pelatihan di dunia usaha / dunia industri.
Administrasi peserta pelatihan.
c.
Memonitor dan membimbing peserta bimbingan secara
sistematis berdasarkan program dan jadwal yang telah ditentukan (minimal 2
minggu sekali) serta memonitor kemajuan peserta pelatihan di tempat kerja
dengan cara memeriksa jurnal kegiatan peserta pelatihan.
d.
Melakukan penilaian secara kontinyu terhadap
kegiatan, baik yang menyangkut aspek sikap maupun kinerja.
e.
Memecahkan masalah-masalah pelaksanaan pelatihan
di dunia industri baik yang dihadapi pembimbing maupun yang dihadapi peserta
pelatihan.
f.
Memberikan dorongan kepada peserta pelatihan agar
selalu aktif dan tekun serta antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan di dunia
industri / dunia usaha.
g.
Membimbing peserta pelatihan dalam menyusun
laporan (pengisian jurnal kegiatan).
h.
Memberi peringatan atau hukuman kepada peserta
pelatihan sesuai dengan sifat pelanggaran yang dilakukan.
1. Instruktur
a. Mengkoordinasikan peserta pelatihan sebelum melaksanakan kegiatan pelatihan
dengan memberikan penjelasan tentang :
Sifat dan etos kerja sebagai pekerja.
Tata tertib dan peraturan yang berlaku ditempat kerja.
Spesifikasi bidang kerja yang dilakukan.
Peralatan media keselamatan kerja yang digunakan.
Memperkenalkan lingkungan kerja.
Menyusun program pelatihan bagi peserta prakerin
b. Program pelatihan tersebut berisi antara lain :
Standar keahlian yang harus dikuasai peserta.
Jenis-jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh peserta.
Jadwal pekerjaan peserta.
Rencana pembimbingan.
Penilaian proses dan hasil pekerjaan peserta.
Melaksanakan pelatihan dan bimbingan bagi peserta pelatihan.
Melakukan penilaian secara kontinyu terhadap setiap kegiatan baik yang
menyangkut aspek teknis maupun non teknis, pada waktu melaksanakan
pekerjaan yang dituangkan dalam laporan pembimbing.
Memberikan dorongan kepada peserta pelatihan agar selalu aktif dan tekun
serta antusias dalam mengikuti atau melaksanakan program pelatihan.
Memberikan peringatan atau hukuman kepada peserta pelatihan sesuai dengan
sifat pelanggan dan ketentuan yang berlaku di dunia usaha / dunia industri.
Mengisi buku laporan pembimbing.

C.

Prinsip-prinsip Pembimbingan
Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan antara lain :
1. Bimbingan harus dapat dilaksanakan secara terus-menerus atau berkelanjutan sejalan
dengan program pelatihan.
2. Peserta pelatihan harus diperlakukan tidak hanya sebagai obyek tetapi juga sebagai
subyek.

BAB V
PENILAIAN / EVALUASI
A. Pengertian
Evaluasi peserta adalah suatu proses penilaian terhadap kegiatan dan hasil belajar peserta,
meliputi pengukuran, analisa dan penafsiran hasil pengukuran serta pemberian nilai
terhadap tingkat penguasaan hasil belajar yang dicapai.
B. Tujuan
Evaluasi peserta pelatihan memiliki tujuan :
1. Untuk mengetahui sejauhmana telah terjadi kemajuan hasil belajar pada diri peserta
sebagai bahan pertimbangan dalam menetapkan pembinaan selanjutnya.
2. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan peserta sebagai bahan pertimbangan dalam
menetapkan apakah yang bersangkutan berhasil (lulus) atau tidak.
3. Untuk mengetahui tingkat penguasaan peserta terhadap kompetensi suatu keahlian
tertentu sesuai dengan yang dipersyaratkan dunia kerja.
C. Penilaian
Selama peserta diklat mengikuti atau melaksanakan program pelatihan di dunia usaha/
dunia industri, penilaian sepenuhnya menjadi wewenang dunia usaha / dunia industri.
D. Aspek yang dinilai
Aspek yang dinilai dalam pelaksanaan pekerjaan di dunia usaha / dunia industri meliputi :
1. Aspek Teknis
Aspek teknis dimaksudkan adalah tingkat penguasaan keterampilan peserta pelatihan
dalam menyelesaikan pekerjaan.
2. Aspek Non Teknis
Aspek non teknis dimaksudkan adalah sikap dan perilaku peserta pelatihan selama di
tempat kerja yang menyangkut antara lain displin, motivasi, kesiagaan, inisiatif,
tanggungjawab, kepribadian, penampilan, keramahtamahan, kerjasama, dan sebagainya.
i. Kriteria Penilaian
Penilaian peserta pelatihan di dunia usaha / dunia industri didasarkan atas kriteria standar
yang sudah berlaku dalam menilai di dunia usaha dan dunia industri masing-masing.
ii. Petunjuk Penilaian
Untuk mengevaluasi keberhasilan peserta pelatihan (siswa) pada pelaksaan Prakerin di
dunia usaha/ dunia industri digunakan kriteria dan skala nilai sebagai berikut :
1.

Aspek Teknis

Range Nilai
86 100

70 85

Kualifikasi

Indikator

Baik sekali

Menyelesaikan semua tugas yang dibebankan, dapat


dikerjakan dengan baik, dengan hasil sempurna.
Mutu paling tinggi dalam standar industri.

Baik

Menyelesaikan semua tugas yang dibebankan,


dilaksanakan dengan benar. Hanya terdapat
kesalahan-kesalahan kecil. Mutu tinggi dalam
pekerjaan.

60 69

Cukup

Hanya mencukupi untuk persyaratan minimal yang


diharapkan dari tenaga kerja atau sesuai dengan
standar rata-rata tenaga kerja yang ada.

50 59

Kurang

Tidak mencukupi untuk persyaratan minimal yang


diharapkan dari tenaga kerja.

30 49

Kurang
Sekali

Tidak mengerjakan, tidak menghasilkan, tanpa suatu


nilai, atau tidakl berguna.

2.

Aspek non teknis


Aspek
Baik Sekali (A)
No yang
86 100
dinilai

Kualifikasi
Baik (B)
Cukup (C)
70 85
60 69

Kurang (D)
50 59

1.

Disiplin

Selalu mentaati
peraturan DU/DI

Pada umumnya
mentaati
peraturan dan
ketentuan jam
kerja yang
ditetapkan
DU/DI

Ada kalanya
tidak
melaksanakan
peraturan dan
ketentuan jam
kerja yang
ditetapkan oleh
DU/DI

Sering
mengabaik-an
ketentuan jam
kerja yang
ditetapkan
DU/DI

2.

Kerja
sama

Selalu mampu
bekerja sama
dengan
pembimbing dan
rekan kerja lain
tanpa konflik
dalam melaksanakan tugas/
pekerjaan

Pada umum-nya
mampu bekerja
sama dengan
pembimbing dan
rekan kerja lain
tanpa konflik
dalam
melaksana-kan
tugas /pekerjaan

Adakalanya
timbul konflik
dengan
pembim-bing
atau rekan kerja
lain dalam
melaksanakan tugas
/pekerjaan

Sering timbul
konflik dengan
pembimbing
atau rekan kerja
lain dalam
melaksana-kan
tugas /pekerjaan

3.

Inisiatif

Selalu mencari
cara kerja yang
berdayaguna tanpa
menunggu
perintah dari
atasan.

Pada umumnya
mancari kerja
yang
berdayaguna dan
berhasil guna

Adakalanyamen
cari cara kerja
yang
berdayagu-na
dan berhasil
guna

Jarang mencari
cara kerja yang
berdayagu-na
dan berhasil
guna

4.

Tang
gung
jawab

Selalu
menyelesai-kan
tugas dengan
sebaik-baiknya
dan tepat waktu
merawat tempat
kerja dan alat-alat
yang digunakan

Pada umumnya
menyelesai-kan
tugas dengan
sebaik-baiknya
dan tepat waktu
dengan merawat
tempat kerja dan
alat-alat yang
digunakan

Adakalanya
tidak
melaksanakan
tugas dan
adakalanya
tidak merawat
tempat kerja
dan alat-alat
yang digunakan

Sering tidak
menyelesai-kan
tugas dan sering
tidak merawat
tempat kerja
dan alat-alat
yang digunakan

5.

Keber
sihan

Selalu membersihkan alat tempat


kerja sebelum dan
sesudah bekerja
sesuai dengan
aspek keselamatan
kerja

Pada umumnya
membersih-kan
alat dan tempat
kerja sebelum
dan sesudah
bekerja sesuai
dengan aspek
keselamatan
kerja

Adakalanya
tidak
membersihkan
alat dan tempat
kerja sebelum
dan sesudah
bekerja sesuai
dengan aspek
keselamat-an
kerja

Sering tidak
membersih-kan
alat dan tempat
kerja sebelum
dan sesudah
bekerja.

BAB VI
PE LAPO R AN

a.

d.

C. Laporan Peserta Pelatihan


Peserta pelatihan wajib menyusun laporan kegiatan pelatihan di dunia usaha / dunia
industri dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Isi Laporan meliputi :
halaman judul
berisi judul laporan dan nama penyusun.
b. Halaman pengesahan yang ditandatangani siswa, pembimbing sekolah dan
pembimbing DU/DI
c. Jurnal kegiatan seperti format terlampir yang di tanda tangani oleh pembimbing
baik sekolah maupun di dunia usaha/dunia industri.
Program pelatihan
2. Satu minggu setelah kegiatan berakhir di kumpulkan
3. Laporan dijilid
D. Laporan Pembimbing Dunia Usaha / Dunia Industri
1. Pada akhir kegiatan pembimbing dari dunia usaha/dunia industri menyerahkan buku
laporan pembimbing yang sudah diisi kepada pembimbing sekolah.
2. Demi kesempurnaan pelaksanaan pelatihan pembimbing di dunia usaha/industri
diharapkan mengisi angket sesuai dengan kondisi sebenarnya dan diserahkan kembali
ke sekolah melalui guru pembimbing.
E. Laporan Pembimbing Sekolah
Laporan selesai melaksanakan pemantauan, pembimbing sekolah (guru) wajib
melaporkan hasil pantauannya kepada kepala sekolah, sedang pembimbing dari industri
melaporkan hasil penilaian sebagai bahan untuk mengeluarkan sertifikat prakerin

BAB VII
TATA TERTIB
A.
1.
2.
3.
4.

Hak Peserta
Mengikuti program pelatihan.
Mendapat perlakuan yang sesuai dengan bidang / program keahlian.
Memperoleh kesempatan melaksanakan ibadah sesuai dengan agamanya.
Memperoleh penilaian penghargaan atas hasil praktiknya.

B. Kewajiban Peserta
1. Mematuhi peraturan yang berlaku atau ditetapkan oleh instansi pasangan (tempat
pelatihan).
2. Memperhatikan dan melaksanakan aturan keselamatan kerja yang diperlukan dalam
melaksanakan suatu pekerjaan.
3. Menghormati instruktur.
4. Berada di tempat kerja pelatihan 15 menit sebelum pelatihan dimulai.
5. Berlaku sopan dan santun serta bekerja jujur, bertanggung jawab berinisiatif dan
kreatif terhadap tugas-tugas yang diberikan dalam pelatihan kerja.
6. Mengenakan pakaian sesuai dengan ketentuan.
7. Memberikan salam pada waktu datang dan mohon diri waktu pulang / meninggalkan
tempat kerja.
8. Memberitahu pimpinan unit / pembimbing apabila berhalangan hadir atau bermaksud
meninggalkan tempat pelatihan kerja, dengan diketahui pihak sekolah.
9. Membicarakan dengan segera kepada guru pembimbing, ketua kelompok instruktur
apabila menemui kesulitan dalam melaksanakan pelatihan.
10. Melaporkan dengan segera kepada petugas yang berwenang apabila terjadi kerusakan
atau salah mengambil bahan / alat.
11. Ikut memelihara sarana, prasarana pelatihan, kebersihan, ketertiban dan keamanan di
tempat pelatihan.

DAFTAR PENILAIAN PRAKERIN


Nama Peserta

: .

Industri

: .

Departemen / Sie

: .

Periode

: .

Tingkat keberhasilan Trainee ditetapkan dengan huruf (A) sampai dengan huruf (E) dengan
ketentuan sebagai berikut :
A = Baik sekali
( 86 100 )
D = Kurang
( 50 59 )
B = Baik
( 70 85 )
C = Cukup
( 60 69 )
Penilaian dengan mencantumkan tanda ( ) pada kolom yang tersedia :
N
O

KRITERIA DAN URAIAN

01

MOTIVASI
Minat dan perhatian terhadap pekerjaan untuk mencapai tujuan
praktek.

02

KESIAGAAN
Tanggap terhadap setiap instruksi yang diberikan oleh atasan
dan mampu melaksanakan pekerjaan.

03

INISIATIF
Usaha untuk menambah pengetahuan dan kemampuan yang
berkaitan dengan pekerjaan.

04

TANGGUNGJAWAB
Selalu menyelesaikan tugas sebaik-baiknya dengan tepat
waktu, dengan merawat tempat kerja serta alat-alat yang
digunakan

05

KEPRIBADIAN
Sikap dan tingkah laku Trainee termasuk penyesuaian dengan
lingkungan, profesi sikap pribadi tamu, teman dan atasan

06

PENAMPILAN
Kerapian diri dan pakaian seragam dan kerapian tempat kerja.

N
O

KRITERIA DAN URAIAN

07

KERAMAHTAMAHAN
Sopan santun, perhatian dan respek (menghargai) kepada orang
lain, tamu, teman sekerja dan atasan.

08

DISIPLIN
Selalu mentaati peraturan yang berlaku.

09

KERJASAMA
Mampu bekerjasama dengan pembimbing dan teman kerja
tanpa konflik dalam melaksanakan tugas.

10

KEBERSIHAN
Selalu membersihkan tempat dan alat-alat sebelum dan setelah
bekerja sesuai dengan aspek keselamatan kerja.

11

LAPORAN :
Hasil laporan kegiatan selama di DU/DI

Nilai Ratarata :

ANGKA

HURUF

,.
Mengetahui
Pimpinan / Manager

Pembimbing / Instruktur

____________________

____________________

Diisi oleh pembimbing/instruktur DU/DI


CATATAN : ( Hal yang positif / negative dari Trainee selama praktek )