Anda di halaman 1dari 15

1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1; Latar Belakang Masalah

Pada dasarnya tujuan utama dari setiap perusahaan adalah selalu berusaha
untuk memperoleh laba/keuntungan yang maksimal, yaitu baik yang berasal dari
kegiatan operasionalnya maupun kegiatan non operasional pada perusahaan yang
bersangkutan.
Keuntungan yang diperoleh setiap perusahaan perbankan sebagian besar
berasal dari bunga pinjaman yang diterima setiap bank, yaitu sebagai hasil dari
diberikannya sejumlah kredit kepada para nasabahnya atau para debitur.
Likuiditas suatu perusahaan perbankan mencerminkan bahwa perusahaan
yang bersangkutan mampu memenuhi seluruh kewajiban jangka pendeknya
dengan sejumlah alat-alat likuid yang dimiliki perusahaan tersebut.
Rasio likuiditas bagi setiap perusahaan idealnya adalah sebesar 200%, dan
apabila rasio likuiditas nilainya kurang dari 200% maka dianggap kurang baik,
sebab apabila aktiva lancar nilainya turun maka jumlah aktiva lancar tidak cukup
untuk dapat menutupi kewajiban jangka pendeknya, dimana hal ini yang sering
disebut dengan kondisi illikuid, sedangkan apabila jumlah aktiva lancar nilainya
terlalu besar , maka akan berdampak timbulnya dana yang mengganggur yang
disebut dengan munculnya idle fund.

1.2; Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang masalah tersebut, maka yang menjadi


permasalahan dalam penelitian ini adalah:

a; Apakah jumlah kredit yang diterima oleh perbankan dapat mempengaruhi


profitabilitasnya ?
b; Apakah tingkat likuiditas berpengaruh terhadap profitabilitas suatu perbankan
di BEI ?
c; Apakah jumlah kredit dan tingkat likuiditas yang tinggi dapat menghasilkan
profit yang baik bagi suatu perbankan ?

1.3; Batasan Masalah

Batasan masalah dalam penelitian ini adalah Ukuran profitabilitas bank


yang digunakan dalam penelitian ini adalah Earning Per Share (EPS), Earning
Before Interest and tax (EBIT), loan to deposits ratio,Return On Investment
(ROI), Return On Equity (ROE), dan rasio likuiditas lainnya.

1.4; Tujuan Penelitian

Tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan penelitian ini antara lain:
a; Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh jumlah kredit terhadap profit
suatu perbankan.
b; Untuk mengetahui sejauh mana likuiditas suatu perbankan mempengaruhi
profitnya.
c; Untuk mengetahui apakah jumlah kredit yang banyak serta keadaan perbankan
yang likuid dapat menghasilkan profit yang menguntungkan.
1.5; Manfaat Penelitian

Manfaat yang dapat diperoleh bagi beberapa pihak dari penelitian


mengenai perbandingan kinerja keuangan perbankan syariah dengan perbankan
konvensional antara lain :

a; Bagi Bank dapat dijadikan sebagai catatan/koreksi untuk mempertahankan dan


meningkatkan kinerjanya, sekaligus memperbaiki apabila ada kelemahan dan
kekurangan dalam penilaian kreditnya.
b; Bagi investor, dapat dijadikan catatan untuk menjadi pertimbangan dalam
pengambilan keputusan investasinya.
c; Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat dijadikan acuan untuk menilai
likuiditas serta pengaruhnya terhadap profitabilitas suatu perbankan

BAB II
KAJIAN TEORITIS

2.1; Pengertian dan Fungsi kredit

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998 pasal 1 angka 11,


kredit merupakan penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan
dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara
bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam melunasi hutangnya
setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga.
Keberadaan kredit di dalam kehidupan perekonomian memiliki fungsi
sebagai berikut (Kasmir, 2002:97) :
i;

Meningkatkan daya guna uang,

ii;

Meningkatkan peredaran dan lalu lintas uang.

iii;

Meningkatkan daya guna barang

iv;

Meningkatkan peredaran barang.

v;

Salah satu alat stabilitas ekonomi.

vi;

Meningkatkan kegairahan berusaha

vii;

Meningkatkan pemerataan pendapat

viii;

Meningkatkan hubungan internasional

2.2; Jenis-Jenis Kredit

Secara umum jenis-jenis kredit dapat dilihat dari berbagai segi (Kasmir,
2002:99) anatara lain :

a; Dilihat dari segi kegunaan


1; Kredit investasi, biasanya digunakan untuk keperluan perluasan usaha

atau membangun proyek/pabrik baru atau untuk keperluan rehabilitasi,


2; Kredit

Modal

Kerja,

kredit

yang

digunakan

untuk

keperluan

meningkatkan produksi dalam operasionalnya.


b; Dilihat dari tujuan kredit
1; Kredit produktif, kredit yang digunakan untuk peningkatan usaha atau

produksi atau investasi. Kredit ini diberikan untuk menghasilkan barang


atau jasa,
2; Kredit Konsumtif, kredit yang digunakan untuk dikonsumsi secara pribadi.

Dalam kredit ini tidak ada pertambahan barang dan jasa yang dihasilkan,
karena memang untuk digunakan atau dipakai oleh seseorang atau badan
usaha,
3; Kredit Perdagangan, kredit yang digunakan untuk perdagangan, biasanya

untuk membeli barang dagangan yang pembayarannya diharapkan dari


hasil penjualan barang dagangan tersebut.
c; Dilihat dari segi jangka waktu
1; Kredit Jangka Pendek, merupakan kredit yang memiliki jangka waktu

kurang dari satu tahun atau paling lama satu tahun dan biasanya digunakan
untuk keperluan modal kerja
2; Kredit Jangka Menengah, kredit yang jangka waktu kreditnya berkisar

antara satu tahun sampai dengan tiga tahun,


3; Kredit Jangka Panjang, kredit yang masa pengembaliannya paling

panjang. Kredit jangka panjang memiliki masa pengembalian antara tiga


sampai lima tahun.
d;

Dilihat Dari Segi Jaminan

1; Kredit dengan jaminan, yaitu kredit yang diberikan dengan suatu jaminan,

jaminan tersebut dapat berbentuk barang berwujud atau tidak berwujud,


2; Kredit Tanpa Jaminan, yaitu kredit yang diberikan tanpa jaminan barang

atau orang tertentu. Kredit jenis ini diberikan dengan melihat prospek
usaha dan karakter serta loyalitas atau nama baik si calon debitur selama
ini.
2.3; Unsur-Unsur Kredit

Di dalam suatu kredit terdapat unsur-unsur (Jusuf, 2003:6), yaitu :


a; Pemberian kredit atau kreditur yaitu bank,
b; Penerima Kredit yaitu debitur. Penerima kredit ini bisa merupakan perorangan
atau perusahaan (badan usaha)
c; Penyediaan uang atau yang dapat dipersamakan dengan itu oleh bank
d; Perjanjian kredit yang merupakan aturan main dari hubungan ini,
e; Jangka waktu yaitu masa pengembalian kredit, dan
f; Bunga atas kredit yang dinikmati pihak kreditur.

2.4; Likuiditas
2.4.1; Pengertian Likuiditas

Penulis

mengutip

pengertianLikuiditas

dari

(Hanafi,

2003:77).

kemampuan suatu perusahaan dalam melunasi hutang lancarnya dengan


menggunakan aktiva lancar yang dimiliki perusahaan. (Kasmir, 2002:48) Suatu
bank dapat dikatakan likuid, apabila bank yang bersangkutan dapat membayar
semua hutang-hutangnya terutama simpanan tabungan, giro dan deposito pada
saat ditagih dan dapat pula memenuhi semua permohonan kredit yang memang
layak untuk dibiayai.

2.4.2; Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas adalah rasio yang menunjukkan hubungan kas dan aktiva
lancar lainnya dengan kewajiban lancar. Rasio likuiditas dapat dibagi menjadi dua
bagian yaitu:
a; Rasio yang membandingkan sumber-sumber kas dengan total hutang
lancer
b; Rasio yang membandingkan arus kas terhadap besarnya hutang lancer
Rasio likuiditas bertujuan untuk mengetahui kemampuan perusahaan
dalam membayar kewajiban lancarnya.

2.5; Profitabilitas
2.5.1; Pengertian Profitabilitas

Profitabilitas merupakan suatu hal yang mencerminkan kemampuan dari


setiap perusahaan untuk menghasilkan laba. Performa manajerial dari setiap
perusahaan akan dapat dikatakan baik apabila tingkat profitabilitas perusahaan
yang dikelolanya tinggi ataupun maksimal.
2.5.2; Rasio Profitabilitas

Rasio profitabilitas adalah rasio yang memperlihatkan pengaruh gabungan


dari likuiditas, manajemen aktiva dan hutang terhadap hasil operasi. Rasio
profitabilitas dari setiap perusahaan, dapat dihitung dengan beberapa cara yaitu,
dengan mempergunakan ROA, ROE, NIM, dan ROI.
Return on Equity (ROE)

ROE adalah perbandingan antara laba bersih bank dengan modal sendiri.
Menurut Drs. Mamduh M. Hanafi, MBA dan Drs. Abdul Halim, MBA.Akt
(2000:179),
Return on Equity (ROI)
Menurut Mulyadi (1993:441), Return on Equity (ROI) merupakan
perbandingan laba dengan investasi yang digunakan untuk menghasilkan laba.

2.6; Kerangka Pikir

Gambar 2.1 Kerangka Pikir


Bank

Laporan Keuangan

Likuiditas

Kredit

Profitabilitas
2.7; Hipotesis Penelitian

Hipotesis merupakan jawaban sementara atas suatu rumusan masalah yang


masih harus dibuktikan kebenarannya secara empiris. Hipotesis dalam penelitian
ini adalah:
1; jumlah kredit yang diberikan berpengaruh secara parsial terhadap profitabilitas
perusahaan

2; Tingkat

likuiditas

berpengaruh

secara

parsial

terhadap

profitabilitas

perusahaan
3; jumlah kredit yang diberikan dan tingkat likuiditas berpengaruh secara
simultan terhadap profitabilitas perusahaan

BAB III
METODE PENELITIAN

3.1; Jenis Penelitian

10

Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif yang


merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui keterkaitan erat antara
dua variabel atau lebih (kausalitas) (Sugiyono, 2007:11)
3.2; Operasionalisasi Variabel

Variabel-variabel yang dipakai dalam penelitian ini adalah:


a;

Kredit yang diberikan, yaitu dana/uang yang diberikan bank kepada para
debitur dalam bentuk pinjaman, yang didalamnya mengandung bunga dan
waktu jatuh temponya,

b;

Likuiditas, yaitu kemampuan suatu perusahaan dalam melunasi hutang


lancarnya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki perusahaan
(Hanafi, 2003:77). Likuiditas dalam penelitian ini diukur dengan
mempergunakan Loan to Deposit Ratio, dan

c;

Profitabilitas perusahaan adalah salah satu cara untuk menilai secara tepat
sejauh mana tingkat pengembalian yang akan didapat dari aktivitas bisnis
yang

ada.

Profitabilitas

dalam

penelitian

ini

diukur

dengan

mempergunakan Return On Total asset (ROA)


3.3; Tahapan Penelitian

Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain:


1; Menentukan sampel penelitian
2; Menghitung variabel-variabel yang digunakan dalam perbandingan kinerja
10
keuangan bank.
Tabel 3.1 variabel perbandingan kinerja keuangan Bank
Minggu :
No
Kegiatan
1 Penyusunan Proposal

11

2
3
4
5
6
7
8

Penentuan Sampel
Pengumpulan Data
Analisis Data
Pembuatan Draf Laporan
Seminar Laporan
Penyempurnaan Laporan
Penggandaan Laporan

3.4; Populasi dan Sampel

Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan akhir tahun dari
perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Populasi dalam penelitian ini
adalah laporan keuangan akhir tahun dari perusahaan perbankan yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia pada tahun 2006, 2007 dan 2008 yang berjumlah 31
perusahaan perbankan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah
Purposive Sampling, yang merupakan teknik penentuan sampel anggota populasi
dengan pertimbangan atau kriteria tertentu (Sugiyono, 2007:78).
Kriteria penentuan sampel dalam penelitian ini adalah :
1; Perusahaan perbankan yang telah go public dan terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) pada tahun 2006, 2007 dan 2008
2; Perusahaan perbankan tersebut tidak mengalami delisting selama priode
pengamatan,
3; Menerbitkan dan mempublikasikan laporan keuangan tahunan pada tahun
2006, 2007 dan 2008, dan
4; Perusahaan perbankan tersebut memiliki laba positif selama masa priode
pengamatan.

12

Berdasarkan teknik pengambilan sampel tersebut, maka sampel yang


diambil dalam penelitian ini adalah 20 perusahaan perbankan yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2006, 2007 dan 2008.

3.5; Teknik Analisis Data

Data dianalisis dengan analisis regresi berganda dan analisis regresi


sederhana. Uji statistik dilakukan dengan t-test dan f-test (ANOVA), dimana
terlebih dahulu melakukan uji asumsi klasik sebelum melakukan uji statistik.T-tes
digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel
terikat secara parsial, sedangkan uji-f digunakan untuk mengetahui pengaruh
variabel bebas terhadap variabel terikat secara simultan.

DAFTAR PUSTAKA

Hanafi, Mamduh M, 2003. Manajemen Keuangan, BPFE Universitas Gajah


Mada, Yogyakarta.
Hasibuan, Malayu S.P, 2001. Dasar-Dasar Perbankan, Bumi Aksara, Jakarta.
Hermawan, Asep, 2003. Pedoman Praktis Metodologi Penelitian Bisnis, LPFE
Universitas Trisakti, Jakarta.
Mulyadi.2001.Akuntansi Manajemen. Jakarta: Salemba Empat
Manurung, Mandala dan Prathama Rahardja, 2004. Uang, Perbankan, dan
Ekonomi Moneter. FEUI, Jakarta.
Munawir, S, 1997. Analisa Laporan Keuangan, Cetakan Ketujuh, Liberty,
Yogyakarta.

13

14

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL............................................................................................ i
DAFTAR ISI ...................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1; Latar Belakang Masalah ........................................................................... 1
1.2; Rumusan Masalah..................................................................................... 2
1.3; Batasan Masalah....................................................................................... 2
1.4; Tujuan Penelitian ...................................................................................... 2
1.5; Manfaat Penelitian .................................................................................... 3

BAB II KAJIAN TEORITIS


2.1; Pengertian dan Fungsi kredit .................................................................... 4
2.2; Jenis-Jenis Kredit....................................................................................... 4
2.3; Unsur-Unsur Kredit .................................................................................. 6
2.4; Likuiditas .................................................................................................. 7
2.4.1; Pengertian Likuiditas..................................................................... 7
2.4.2; Rasio Likuiditas............................................................................. 7
2.5; Profitabilitas ............................................................................................. 8
2.5.1; Pengertian Profitabilitas................................................................. 8
2.5.2; Rasio Profitabilitas......................................................................... 8
2.6; Kerangka Pikir .......................................................................................... 8
2.7; Hipotesis Penelitian .................................................................................. 9

BAB III METODE PENELITIAN


3.1; Jenis Penelitian ......................................................................................... 10

ii

15

3.2; Operasionalisasi Variabel ......................................................................... 10


3.3; Tahapan Penelitian .................................................................................... 10
3.4; Populasi dan Sampel ................................................................................. 11
3.5; Teknik Analisis Data.................................................................................. 12

DAFTAR PUSTAKA

iii