Anda di halaman 1dari 8

DIGESTER

D
I
S
U
S
U
N

OLEH :
NAMA:BERRY CRISTA DANNY SURBAKTI
KELAS: ME 5-E

TA:2014

DIGESTER
Digester adalah Vessel untuk melumatkan buah/brondolan dan dipanasi sampai temperatur 95oC
+/- 2oC sehingga memenuhi kondisi untuk di press. Digester juga berfungsi mendorong buah
atau brondolan menuju mesin press.
Buah yang masuk kedalam digester akan dilumatkan oleh pisau-pisau (long arm dan short arm)
yang berputar, yang ada didalamnya. Oleh karena itu saat operasi digester harus minimal
penuh, agar buah atau brondolan mengenai keseluruh pisau sehingga proses pelumatan akan
sempurna. Setelah dilumatkan kemudian buah didorong oleh pisau pendorong (expeller arm)
menuju press.

FUNGSI DAN TUJUAN DIGESTION:


1. MELEPASKAN SEL-SEL MINYAK DARI PERICARP (DAGING) BUAH DENGAN CARA MENCABIK
DAN MENGADUK.
2. MEMISAHKAN PERICARP DAN NUT
3. MENGHOMOGENKAN MASSA BRONDOLAN / FRUITLET SEBELUM DIUMPAN KE PRESS
4. MEMPERTAHANKAN TEMPERATUR MASSA CAMPURAN FRUITLET AGAR TETAP PADA 900C
950C UNTUK MENGHASILKAN EKSTRAKSI MINYAK YANG EFFICIENT PADA PRESS.
SPESIFIKASI DARI DIGESTER
1.BERBENTUK TABUNG DENGAN BAHAN PLATE MILD STEEL DAN DIISOLASI PADA BAGIAN
LUAR, PADA BAGIAN DINDING DILAPISI DENGAN LINER PLATE DARI STAINLEES STEEL
DAN BOTTOM PLATE DENGAN MS PLATE (9 - 12 MM).
2.PADA TABUNG INI BUAH DICABIK DAN DIPANASKAN SEHINGGA KONDISINYA SUDAH
CUKUP BAIK UNTUK DIPRESS, MAKA TABUNG DILENGKAPI PEMANAS, POROS YANG
BERPUTAR DILENGKAPI PEDAL PENCABIK (STIRRING ARMS).
STIRRING ARMS
1. 4 SET PLUS 1 SET EXPELLER YANG DIPASANG MELINTANG DAN BERSELANG-SELING
2. PLATE PENAHAN DIGUNAKAN UNTUK MENDAPATKAN EFEK CABIKAN DAN ADUKAN.
3. PISAU PENCABIK MEMILIKI KEMIRINGAN SEHINGGA PADA SAAT OPERASI MEMBERIKAN
EFEK NAIK DAN TURUN DARI FRUITLET DAN HAL INI MENYEBABKAN PENCABIKAN.
4. EFEK PENCABIKAN AKAN BERKURANG JIKA PISAU PENCABIK TELAH AUS.
5. EXPELLER ARM (PISAU PELEMPAR) FUNGSINYA MENOLAK KELUAR FRUITLET DARI
DIGESTER MENUJU CHUTE KE PRESS.
6. PUTARAN POROS DIGESTER BIASANYA 25 RPM.
7. PADA BAGIAN BAEAH POROS DITUMPU OLEH BEARING ATAU BUSHING PADA STUFFING
BOX

OPERASI DIGESTER
1.DIGESTER DIOPERASIKAN DENGAN TUJUAN MENGURANGI OIL LOSS PADA PRESS CAKE
DAN BROKEN NUT.
2.TABUNG DIGESTER HARUS DIPERTAHANKAN PENUH SEPANJANG OPERASI DENGAN
SASARAN MENDAPATKAN:
o EFEK PENGADUKAN YANG MAXIMAL
o EFEK TEKANAN PAD BAGIAN BAWAH DARI MASSA CAMPURAN.
3. JANGAN SEKALI-KALI MENAMBAHKAN AIR (DILUTION) PADA TABUNG DIGESTER, HAL INI
AKAN MENYEBABKAN EMULSI YANG AKAN MEMPENGARUHI OIL LOSS PADA STATION
KLARIFIKASI.
4. PEMANASAN HARUS DIJAGA PADA TEMPERATUR MINIMUM 900C UNTUK MENGURANGI
OIL LOSS PADA SAAT EKSTRAKSI DAN MEMINIMUMKAN NUT PECAH DENGAN
BERTAMBAHNYA ELASTISITAS DARI NUT TERSEBUT, PADA SAAT PROSES PRESS.
PEMANASAN DENGAN CARA
o STEAM JACKET
o STEAM INJECTION
5. PENGELUARAN MINYAK (DRANAGE) DARI TABUNG DIGESTER SANGAT PENTING, JIKALAU
TIDAK MAKA PROSES PENCABIKAN TIDAK SEMPURNA DAN DAPAT MEMPENGARUHI
KAPASITAS PRESS DRAINAGE DILAKUKAN MELALUI BOTTOM PLATE YANG DILENGKAPI
DENGAN LUBANG-LUBANG KECIL (PERFORATION PLATE).
6. LAMA PENGADUKAN BERKISAR 20 25 MENIT
MAINTENANCE
1.
ROUTINE CHECK UNTUK PENGGERAK
o GEAR BOX, PULLY, MOTOR, BOTTOM BEARING
2.
ROUTINE CHECK, LINER DINDING, LOBANG BOTTOM PLATE
3.
CHECK STIRRING ARMS DAN EXPELLER ARM.
4.
SISTEM PEMANAS HARUS SERING DIPERIKSA.
o STEAM TRAP, PIPA-PIPA PEMANAS, KERANGAN STEAM.

Model Digester ( produk CB industries)

Jenis-jenis Digester
1. Vertical Steriliser

Vertical Digester

Bagian-bagian Vertical Digester

2. Horizontal Digester

MASA TAHAN DIGESTER


Pastikan sterilized fruit lumat sebelum di kempa dan minyak selalu mengalir dari perforasi
bottom plate digester menuju oil gutter.

Digester dari salah satu produsen mesin pabrik kelapa sawit

Masa tahan digester (digester retention time) adalah waktu yang diperlukan oleh berondolan
rebus untuk berada didalam digester mulai dari masuk hingga keluar dari digester. Masa tahan ini
sangat penting untuk menjamin berondolan terlumat dengan baik sehingga pengempaan digested
fruit berlangsung dengan baik dengan losis minyak yang minimal di fibre dan biji. Memang
pelumatan tidak hanya ditentukan oleh masa tahan digester namun dalam kondisi normal, masa
tahan sangat menentukan karena selama proses pengolahan pabrik kelapa sawit berlangsung
hanya parameter temperatur saja yang dikontrol oleh operator. Yang lain tidak, karena kecepatan
putaran as digester fix / konstan, jumlah pisau pengaduk konstan, kecepatan putaran screw press
konstan sehingga operator hanya memperhatikan temperatur saja. Bayangkan jika masa tahan
tidak terjamin minimal 15 menit maka proses pengempaan akan menghasilkan losis tinggi di
fibre dan biji.
Normalnya putaran as digester 26 rpm dan putaran double screw 10-12 rpm maka yang
menentukan masa tahan hanya volume digester. Oleh sebab itu kita harus jeli memilih volume
digester dengan kapasitas olah screw press.
Misalkan ukuran digester 3.200 liter = 3.200 kg berondolan rebus = 4.900 kg TBS dan kapasitas
screw press 10 ton TBS/jam maka berondolan akan teraduk selama (4.900/10.000) *60 = 29
menit. Dengan demikian berondolan rebus akan terlumat dengan baik, karena pelumatan normal
membutuhkan waktu 15 menit.
Namun menentukan waktu adukan normal dapat dilakukan trial dan error, jika realisasi waktu
pengadukan di masing masing pabrik kelapa sawit masih dibawah 29 menit berarti digester
masih berfungsi dengan
(stirring arm), temperatur kerja dan siku-siku 15 mm yang terpasang di wearing plat baik.
Namun jika waktu pengadukan lebih dari 29 menit maka perlu dilakukan pemeriksaan terhadap
tingkat keausan pisau digester digester.

TUGAS 4 TPKS
D
I
S
U
S
U
N

OLEH :
NAMA:BERRY CRISTA DANNY SURBAKTI
KELAS: ME 5-E

TA:2014