Anda di halaman 1dari 8

Cara membuat dual boot Linux dan Windows XP (Linux

telah terinstal terlebih dahulu)


1. Intro
Skenario: Anda ingin meng-install Windows XP pada komputer yang telah terinstall Linux
Ubuntu dalam Harddsik yang sama.
Ringkasan tutorial: Membuat ruang pada partisi Linux untuk melakukan installasi Windows
XP. Bootloader XP cukup memusingkan kita ketika berada pada opsi dual boot setelah dilakukan
installasi biasanya akan melakukan overwrite GRUB secara total. Pada bagian ini akan dibahas
juga tentang cara melakukan install ulang GRUB pada MBR dan melakukan konfigurasi dual
boot untuk Ubuntu and Windows XP.
2. Langkah pertama: Back up GRUB boot menu Ubuntu
Apapun setting bootloader anda, jika terjadi kecelakaan atau terlupa, langkah pertama yang
perlu dilakukan adalah melakukan backup GRUB bootloader. Sangat mudah untuk kehilangan
dan jika Anda tidak tahu bagaimana untuk menulis ulang dari awal biasanya beresiko harus
melakukan instalasi ulang sistem Ubuntu dan yang paling paling parah adalah anda kehilangan
data berharga anda.

Langkah pertama, backup GRUB Ubuntu dengan meng-klik Applications > Accessories >
Terminal pada menu. Lalu eksekusi perintah ini
sudo gedit /boot/grub/menu.lst.

Teks file ini menyimpan semua informasi penggunaan GRUB untuk konfigurasi macam-macam
opsi boot. Geser ke bawah dan pada baris antara ## ## End Default Options ## and ### END
DEBIAN AUTOMATIC KERNELS LIST merupakan opsi boot Linux.
Buatlah sebuah backup pada file tersebut dengan mengklik File, Save As dan cari lokasi yang
berbeda. Atau copy seluruh isi file dan tempatkan pada file baru. Jika mungkin, buatlah pada disk
yang dapat dilepasatau pada lokaasi baru.
3. Buat ruang untuk instalasi XP
Sekarang kita perlu membuat ruang pada hard drive yang digunakan untuk XP, jadi ini akan
melibatkan perubahan ukuran partisi Ubuntu. Restart sistem dengan menggunakan Live CD
Ubuntu langkah ini memberikan anda akses ke Partition Editor GNOME.
Sekarang kita perlu membuat ruang pada hard drive yang digunakan untuk XP, jadi ini akan
melibatkan perubahan ukuran partisi Ubuntu. Restart sistem dengan menggunakan Live CD
Ubuntu langkah ini memberikan anda akses ke Partition Editor GNOME. Ketika CD diload, pilih
Try Ubuntu without any change to your computer.

Setelah CD diload, klik System, Administration, Partition Editor.

Klik kanan pada data partisi utama yang telah diformat dengan mode ext3 seharusnya berada
pada /dev/sda1 dan pilih Resize/Move

Geser slider dari kanan untuk untuk mengecilkan partisi ext3 dan menciptakan ruang kosong
pada hard drive, yang akan digunakan untuk partisi NTFS Windows XP. Pastikan bahwa space
yang bebas tersebut cukup untuk digunakan Windows XP (minimal 2GB disarankan 5GB).
Lalu klik Resize/Move untuk melakukan konfirmasi seleksi, dan Apply untuk kembali ke
jendela utama aplikasi untuk untuk melihat perubahan yang masih tertunda.
4. Meng-install Windows XP

Restart system dengan menggunakan CD Windows XP dan boot untuk melakukan installasi
program.
Sayangnya XP tidak begitu adaptif dalam menangani partisi yang ada pada saat instalasi.
Windows mendeteksi bahwa dua partisi Ubuntu ditandai sebagai C: dan lannya E:. Space yang
tidak di partisi yang akan diinstall XP akan ditandai sebagai F:.
Untuk sistem operasi dan sebagian besar aplikasi Windows yang telah dikodekan dengan benar
dalam skrip installasinya, ini bukanlah masalah. Beberapa aplikasi yang lebih lama akan
mengasumsikan bahwa C: adalah partisi sistem dan mungkin akan mengakibatkan error. Ada
beberapa cara untuk meribah penempatan drive letter pada partisi sistem, tetapi skenario ini
berhasilnya kemungkinan kecil.

Untuk menghindari resiko rusaknya sistem, XP mendeteksi bahwa partisi Linux sebagai partisi
sistem yang aktif dan tidak melakukan installasi sampai partisi tersebut stautusnya tidak aktif.
5 Restore boot loader GRUB
Setelah XP terinstall, maka komputer setelah dihidupkan akan langsung melakukan booting ke
Windows XP dan tidak ada tanda-tanda keberadaaan Ubuntu. Untuk mengembalikan GRUB
Ubuntu sebagai bootloader sistem, perlu diinstal ulang ke MBR.
Caranya: Boot komputer dengan menggunakan Ubuntu Live CD dan pada saat tampil menu
booting pada live CD Ubuntu pilih Try Ubuntu without any change to your computer.

Buka terminal, dengan mengklik menu Applications, Accessories, Terminal

Untuk masuk ke modus konfigurasi GRUB, ketik sudo grub lalu tekan Enter. Kemudian ketik
perintah berikut secara berurutan:
root (hd0,0)
- setup (hd0)

- quit
- exit

Reboot komputer. Anda akan melihat bootloader GRUB tetapi tidak ada opsi Windows XP kita
membutuhkan penambahan teks untuk penampakan Windows XP pada opsi boot.
Boot ke Ubuntu dan buka terminal. Lalu ketik perintah ini sudo gedit /boot/grub/menu.lst
Geser halaman menu.lst ke bagian paling bawah isi file dan tulis teks berikut:
title Windows XP
root (hd0,1)
makeactive
chainloader +1
Simpan file dan lakukan reboot. Ketika GRUB loader muncul tekan ESC untuk menampilkan
boot menu. Maka Windows XP muncul pada pilihan paling bawah pilih atau klik Windows
XP , maka komputer akan masuk ke dalam sistem Windows XP.
Jika anda ingin membuat menu GRUB selalu tampil, lakukan boot kembali ke Ubuntu dan
lakukan edit file MENU.LST. Cari kata hiddenmenu dan rubah menjadi#hiddenmenu.
Untuk menambah menu timout, rubah default timeout 3 menjadi limit waktu sesuai dengan
keinginan kita, misal 5 (artinya menunggu 5 detik sebelum ke sistem ubuntu).
Sumber dan referensi : http://www.apcmag.com
http://www.cerenauf.com/2009/08/cara-membuat-dual-boot-linux-dan-windows-xplinux-telah-terinstal-terlebih-dahulu/

Cara membuat windows XP menjadi default di Grub Ubuntu

Assalamu
Alaikum
WR.WB
Senang sekali di Awal tahun 2011 ini saya bisa melakukan postingan di blog ini. Sekarang saya
akan membahas bagaimana cara membuat windows XP menjadi default di Grub Ubuntu.
Grub adalah menu loader yang terdapat di sistem operasi linux. Biasanya Grub ini ada apabila
kita menginstal 2 sistem operasi di komputer kita, misalnya Ubuntu dan Windows.

Grub ini secara otomatis akan membuat ubuntu menjadi Dafault (pertama). Bagaimana cara
agar Sistem operasi Windows bisa manjadi Dafault. Silahkan ikuti langkah langkah berikut ini.
Ketik sudo gedit /boot/grub/grub.cfg pada terminal/console.
Setelah itu akan muncul jendela grub.cfg (/boot/grub) gedit.
Untuk lebih amannya Backuplah data (script) anda terlebih dahulu (copy semua isi grub.cfg)
dan pindahkan ke Word/newfile.
Supaya apabila terjadi sesuatu. Kita dapat memperbaikinya kembali.
Setelah itu.
Silahkan cari script dibawah ini.
###
menuentry
insmod
set
search
drivemap
chainloader

BEGIN
Microsoft
Windows

no-floppy

/etc/grub.d/30_os-prober
XP
Professional
(on

fs-uuid
-s

set
(hd0)

###
/dev/sda1)
{
ntfs
root=(hd0,1)
3cf8bd80f8bd38ca
${root}
+1

}
### END /etc/grub.d/30_os-prober ###
Setelah itu cut (pindahkan) script tersebut setelah.
###
BEGIN
set
set
### END /etc/grub.d/05_debian_theme ###

/etc/grub.d/05_debian_theme
###
menu_color_normal=white/black
menu_color_highlight=black/light-gray

Nantinya seperti ini


###
BEGIN
set
set
### END /etc/grub.d/05_debian_theme ###

/etc/grub.d/05_debian_theme
###
menu_color_normal=white/black
menu_color_highlight=black/light-gray

###
BEGIN
/etc/grub.d/30_os-prober
menuentry
Microsoft
Windows
XP
Professional
(on
insmod
set
search
no-floppy
fs-uuid
set
drivemap
-s
(hd0)
chainloader
}
### END /etc/grub.d/30_os-prober ###
Setelah itu Save dan silahkan Restart Komputer anda.

###
/dev/sda1)
{
ntfs
root=(hd0,1)
3cf8bd80f8bd38ca
${root}
+1