Anda di halaman 1dari 13

KETRAMPILAN PROSES

DAN
SIKAP ILMIAH
KELOMPOK 1
1. IKA SOIMAH
(2013016002)
2. BAYU HATMOKO (2013016042)

PENGERTIAN
Keterampilan proses adalah keterampilan

yang diperoleh dari latihan kemampuankemampuan mental, fisik dan sosial yang
mendasar sebagai penggerak kemampuankemampuan yang lebih tinggi. Kemampuankemampuan mendasar yang telah
dikembangkan dan telah terlatih lamakelamaan akan menjadi suatu keterampilan.

JENIS-JENIS KETRAMPILAN PROSES


Keterampilan proses terdiri dari:
1. Keterampilan proses dasar (basic skill)
Keterampilan proses dasar meliputi kegiatan
yang berhubungan dengan observasi
(mengamati), klasifikasi (menentukan jenis
golongan), pengukuran, komunikasi,
prediksi, inferensi (menyimpulkan).

2. Keterampilan terintegrasi (integarted skill)


Keterampilan terintegrasi merupakan perpaduan dua
kemampuan keterampilan proses dasar atau lebih.
Keterampilan terintegrasi terdiri atas:
a. mengidentifikasi variabel (Keterampilan mengenal ciri
khas dari faktor yang ikut menentukan perubahan)
b. Tabulasi (keterampilan penyajian data dalam bentuk tabel)
c. Grafik
d. Diskripsi hubungan variabel (hubungan faktor-faktor yang
menentukan perubahan)
e. Perolehan dan proses data (Keterampilan melakukan
langkah secara urut untuk memperoleh data)
f. Analisis penyelidikan
g. Hipotesis ekperimen.

Menurut Semiawan (1987: 14-16)


mengemukakan empat alasan pentingnya
pendekatan keterampilan proses diterapkan
dalam kegiatan pembelajaran. Keempat
alasan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Perkembangan ilmu pengetahuan
berlangsung cepat sehingga menuntut
kompetensi guru melaksanakan
pembelajaran yang sesuai dengan
perkembangan kegiatan pembelajaran yang
berorientasi pada mengajarkan fakta dan
konsep (metode ceramah)

2. Siswa mudah memahami konsep apabila


kegiatan pembelajaran menyajikan contoh
konkrit
3. Penemuan ilmiah bersifat tentatif. Artinya
dapat berubah berdasarkan fakta dan data
baru.
4. Pembelajaran harus mengembangkan
kemampuan yang terintegrasi antara
kemampuan intelektual dan kemampuan
sosial.

Aplikasi dalam kegiatan pembelajaran, guru


dituntut menghadirkan sumber belajar/ media
pembelajaran sebagai objek yang diamati oleh
siswa. Guru memberi kesempatan kepada
mereka untuk mengeksplorasi informasi dari
media dengan bantuan petunjuk dari guru.
Artinya, guru tidak boleh membiarkan siswa
mengamati dan mencatat semua informasi,
melainkan informasi yang dibutuhkan sesuai
dengan tujuan pembelajaran. Dengan demikian,
siswa dibimbing dalam proses berpikir dan dilatih
keterampilan berpikir, sehingga pembelajaran
akan tertanam dalam pikirannya dan akan
bermakna bagi siswa.

Pembelajaran berdasarkan pendekatan keterampilan proses perlu


memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Keaktifan peserta didik didorong oleh kemauan untuk belajar
karena adanya tujuan yang ingin dicapai.
2. Keaktifan peserta didik akan berkembang jika dilandasi
dengan pendayagunaan potensi yang dimilikinya.
3. Suasana kelas dapat mendorong atau mengurangi aktivitas
peseta didik. Suasana kelas harus dikelola agar dapat
merangsang aktivitas dan kreativitas belajar peserta didik.
4. Dalam kegiatan pembelajaran, tugas guru adalah memberikan
kemudahan belajar melalui bimbingan dan motivasi untuk
mencapai tujuan. Kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan
untuk mendorong aktivitas dan kreativitas peserta didik dalam
pembelajaran antara lain: diskusi, pengamatan, penelitian,
praktikum, tanya jawab, karya wisata, studi kasus, bermain
peran, dan kegiatan-kegiatan lain yang dapat menunjang
tercapainya tujuan pembelajaran.

Keunggulan pendekatan keterampilan proses di dalam


proses pembelajaran, antara lain adalah:
1. Siswa terlibat langsung dengan objek nyata
sehingga dapat mempermudah pemahaman siswa
terhadap materi pelajaran
2. Siswa menemukan sendiri konsep-konsep yang
dipelajari
3. Melatih siswa untuk berpikir lebih kritis
4. Melatih siswa untuk bertanya dan terlibat lebih aktif
dalam pembelajaran
5. Mendorong siswa untuk menemukan konsep-konsep
baru
6. Memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar
menggunakan metode ilmiah.

Tujuan Pendekatan Keterampilan Proses


Hal ini sejalan dengan tujuan pendekatan keterampilan proses itu
sendiri yang meliputi:
1. Memberikan motivasi .belajar kepada siswa karena dalam
keterampilan proses siswa dipacu untuk senantiasa bepartisipasi
aktif dalam belajar
2. Untuk lebih memperdalam konsep pengertian dan fakta yang
dipelajari siswa karena hakekatnya siswa sendirilah yang
mencari dan menemukan konsep tersebut
3. Untuk mengembangkan pengetahuan atau teori dengan
kenyataan hidup dalam masyarakat sehingga antara teori dan
kenyataan hidup akan serasi
4. Sebagai persiapan dan latihan dalam menghadapi hidup di
dalam masyarakat sebab siswa telah dilatih untuk berpikir logis
dalam memecahkan masalah
5. Mengembangkan sikap percaya diri, bertanggung jawab dan rasa
kesetiakawanan sosial dalam menghadapi berbagai masalah.

http://www.ukessays.com/essays/education/ketera
mpilan-proses.php#ixzz3TQLJ4y56
http://file.upi.edu/Direktori/FPIPS/JUR._PEND._GEOG
RAFI/196203041987032EPON_NINGRUM/Buku_Ajar/KOMPETENSI_PROFESI
ONAL_GURU/BAB_VI.pdf
https://safnowandi.wordpress.com/2012/11/15/pem
belajaran-keterampilan-proses/