Anda di halaman 1dari 26

Sombong Sifat Penghuni

Neraka
Kemuliaan adalah sarung-Nya dan kesombongan adalah
selendang-Nya. (Allah berfirman:) Barangsiapa yang menyaiki-Ku
(pada kedua sifat ini) maka Aku akan mengazabnya. (HR. Muslim
no. 2620)

Luqman mewasiatkan kepada anaknya, Dan janganlah


kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena
sombong), dan janganlah kamu berjalan di muka bumi
dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (QS.
Luqman: 18)

Orang-orang yang sombong dan tinggi hati tidak berhak atas


nikmat Akhirat, karena Allah menyiapkan Akhirat untuk,
Orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan
berbuat kerusakan di muka bumi. (QS. Al-Qashash: 83)

Dikatakan (kepada mereka), Masukilah pintu-pintu neraka


Jahannam itu, dalam keadaan kekal di dalamnya Maka neraka
Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang
menyombongkan diri. (QS. Az-Zumar: 72)

Maukah aku beritahukan kepada kalian siapa penghuni neraka?


Mereka menjawab, Mau. Beliau bersabda, Setiap orang yang
kasar, congkak dalam berjalan, dan sombong. (HR. Al-Bukhari no.
9417 dan Muslim no. 2853)

Tidak akan masuk surga, orang yang di dalam hatinya terdapat


seberat biji sawi kesombongan. Seorang laki-laki bertanya,
Sesungguhnya bagaimana jika seseorang menyukai apabila baju
dan sandalnya bagus (apakah ini termasuk kesombongan)? Beliau
menjawab, Sesungguhnya Allah itu Maha Indah menyukai
keindahan. Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan
meremehkan manusia. (HR. Muslim no. 91)

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan


sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak
dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan
sampai setinggi gunung. (QS. Al-Isra: 37)
Adapun jika kesombongan itu berkaitan dengan manusia lainnya
dan merasa lebih mulia dibanding orang lain serta tidak merasa
enggan/sombong dari penghambaan kepada Allah maka
kesombongan yang semisal ini tidaklah menyebabkan pelakunya
tidak dapat memasuki surga selamanya. Melainkan ia harus
menerima adzab/siksa dari perbuatannya tersebut jika telah bersih
maka ia akan memasuki surga.

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat,


Sujudlah (sujud dalam rangka penghormatan dan pemuliaan) kamu
kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Namun ia enggan
dan sombong. Dia termasuk golongan orang-orang yang kafir. (QS.
Al Baqoroh [2] : 34).

Jika kesombongan sudah menghinggapi kita, kita akan merasa diri


kita lebih tinggi dan sempurna dari yang lain, sehingga memandang
rendah atau menghinakan orang lain.
Ketika kita merasa paling tinggi, paling benar, sulit bagi kita untuk
mendengarkan orang lain, hati kita pun tertutup dari kebenaran. Kita
lupa bahwa hanya Allah yang Maha Tinggi, segala sesuatu yang kita
miliki berasal dari Allah dan bisa kita nikmati atas izin Allah SWT

Orang orang yang sombong kelak di hari kiamat akan


dikumpulkan seperti kawanan semut kecil, mereka di injak- injak
oleh manusia, kemudian digiring ke neraka jahanam yang di
sebut bulas, mereka ditimpuk api dari segala penjuru, mereka
disiram lumpur racun dari lendir tubuh para penghuni neraka.
(HR. At-Tirmidzi dari Amr bin Syuaib)
Ketika kita merasa paling tinggi, paling benar, sulit bagi kita untuk
mendengarkan orang lain, hati kita pun tertutup dari kebenaran.
Kita lupa bahwa hanya Allah yang Maha Tinggi, segala sesuatu
yang kita miliki berasal dari Allah dan bisa kita nikmati atas izin
Allah SWT

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya


dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibubapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin,
tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh , dan teman sejawat,
ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak
menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan
diri. (QS. An-Nisa:36).

Tidak akan masuk surga, orang yang di dalam hatinya terdapat


seberat biji sawi kesombongan. Seorang laki-laki bertanya,
Sesungguhnya bagaimana jika seseorang menyukai apabila baju
dan sandalnya bagus (apakah ini termasuk kesombongan)? Beliau
menjawab, Sesungguhnya Allah itu Maha Indah menyukai
keindahan. Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan
meremehkan manusia. (HR. Muslim no. 91)

Maukah aku beritahukan kepada kalian siapa penghuni neraka?


Mereka menjawab, Mau. Beliau bersabda, Setiap orang yang
kasar, congkak dalam berjalan, dan sombong. (HR. Al-Bukhari no.
9417 dan Muslim no. 2853)
Kemuliaan adalah sarung-Nya dan kesombongan adalah selendangNya. (Allah berfirman:) Barangsiapa yang menyaiki-Ku (pada kedua
sifat ini) maka Aku akan mengazabnya. (HR. Muslim no. 2620)

Dikatakan (kepada mereka), Masukilah pintu-pintu neraka


Jahannam itu, dalam keadaan kekal di dalamnya Maka neraka
Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang
menyombongkan diri. (QS. Az-Zumar: 72)
Orang-orang yang sombong adalah orang-orang yang tinggi hati di
muka bumi. Ketinggian hati ini mendorong mereka untuk merusak
tanaman, hewan, dan semua yang ada di muka bumi. Ajaran-ajaran
Ilahiyah dalam jumlah yang banyak lagi melimpah melarang
kesombongan, takabur, dan tinggi hati.

Yang demikian itu adalah karena Sesungguhnya mereka benci


kepada apa yang diturunkan Allah (Al Quran yang merupakan
kebenaran) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal
mereka. (QS. Muhammad [47] : 9).

Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia


mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di
dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka
kekal di dalamnya. (QS. Al Baqoroh [2] : 217).

Doa agar dapat


mengendalikan
kemarahan

"Ya Lathif, lembutkanlah hati kami, sehingga menjadi lembut pula


setiap tindakan yang kami lakukan. Lembutkanla hati kami untuk
mudah menerima setiap ketetapan-Mu, lembutkanlah hati kami
untuk mudah menerima segala perintah-Mu, sehinggga ia dapat kami
jadikan sebagai penerang dalam hidup, sebagai pembimbing dalam
langkah kami
Ya Lathif, lembutkanlah hati kami, agar kami dapat memahami dan
menjalani takdirmu dengan keikhlasan dan kelapangan Karena tiada
yang dapat membuatnya menjadi lapang selain Engkau wahai
menguasa jagad

Doa agar dapat


mengendalikan
kemarahan

Ya Ghofar, ampunilah segala dosa kami dan kedua orang tua kami,
ampunilah segala kehilafan dan kemarahan yang pernah kami
lakukan, kemarahan yang pernah kami luapkan pada kedua orang
tua kami, kemarahan yang pernah kami luapkan pada suami kami,
anak-anak tak berdosa kami, teman-teman kami, tetangga-tetangga
kami, guru-guru kami, murid-murid kami dan yang lainnya
Ya Shabur, berikanlah kesabaran pada kami dalam menghadapi
setiap cobaan yang engkau berikan, sehingga tidak ada kemarahan
dalam menghadapi cobaan tersebut

Doa agar dapat


mengendalikan
kemarahan

Ya Muqalibal Qulub, tetapkanlah hati kami, tetapkan ia untuk tetap


komitmen dalam ikatanMu, tetapkan ia untuk terus mencari
ridhaMu, sehingga setiap detik dari waktu yang kami lalui, setiap
desah dari nafas yang terbuang, setiap tapak dari jalan yang kami
susuri adalah ladang amal kebaikan, tetapkanlah hati kami,
tetapkanlah ia pada jalan yang telah kau gariskan, tetapkanlah ia
berpegang pada Qur'an dan SunahMu, sehingga kami tidak akan
sesat pada jalan yang salah. Bersihkanlah ia dari penyakitpenyakit yang akan menggerogoti keimanan kami Ya Lathif, Ya

Allah azza wa jallatidak lalai dan tidak tidur, Dia akan membalas
orang-orang sombong yang tidak mau menerima nasihat dari alQuran dan as-Sunnah atau bahkan melecehkan keduanya dengan
balasan yang setimpal, cepat atau lambat. Oleh karena itu, apabila
seorang dari kita pernah menolak kebenaran yang datang dari alQuran dan as-Sunnah, hendaklah ia cepat bertaubat nasuha kepada
Allah ta'ala,agar ia terhindar dari hukuman Allahdi dunia dan