Anda di halaman 1dari 5

STUDI KASUS SUSTAINABLE

CITY

CURITIBA, BRAZIL
Curitiba adalah salah satu kota di Brazil bagian selatan. Pada tahun 2010 Curitiba
diberikan penghargaan The Globe Sustainable City Award yang unggul dalam
pembangunan kota berkelanjutan di seluruh dunia.
Land use

Desainlineartata Kota Curritiba memiliki esensi agar


kota tidak tumbuh di segala arah dari pusat / inti kota,
melainkan tumbuh di sepanjang koridor dalam bentuk
linier.

Para pengembang atau pembangun mendapatkan


potongan pajak jika proyek mereka melibatkan ruang
hijau selain itu Curitiba menerapkan aturan setiap
penebangan 1 batang pohon harus diganti dengan 2
buah pohn baru.
Sistem Transportasi

Curitiba menerapkantrinary roadsistem yaitu model jalanan


yang menggunakan dua jalur jalan besar yang berlawanan
arah dan dua jalur sekunder di tengah sebagai jalur ekslusif
untuk busway

Memiliki transportasi massa utama berupa BRT (Bus Rapid


System). Tarif bus yang murah membuat penduduk
mengeluarkan hanya 10% dari pendapatan tahunannya.
Sistem transportasi publik ini menghemat bahan bakar
sekitar 2,5% dari kota lain. Pemilihan bus sebagai
transportasi utama dikarenakan biaya pembangunan sistem
bus gandeng ( $200.000 per kilometer) jauh lebih murah
dibandingkan sistem subway ( $60-70 juta per kilometer)

Open Space

Curitiba melakukan pengembangan taman kota dan ruang terbuka hujau dengan
penanaman sebanyak 1,5 juta pohon di sepanjang jalan serta pengembangan 17 taman
kota dan 1000 plaza. Program ini membuat ruang terbuka hijau per kapita meningkat
menjadi lebih dari 500 feet persegi per penduduk. (Meadows, 1997; Miller, 2000)

Pedestrian
Curitiba membangun jalur khusus
untuk sepeda sepanjang 150
kilometer.
Sistem BRT sepanjang 72 kilometer
ditunjang pedestrian. Beberapa
ruas jalan yang padat dengan
pertokoan ditutup bagi kendaraan
bermotor dan diubah menjadi
daerah khusus
untuk sirkulasi
Pengelolaan
sampah
pejalan
kaki
saja. exchange
(Dharma, 2005).
Program
green
yaitu keluarga berpendapatan
rendah membawa sampah yang dapat di daur ulang dan
menukarnya dengan tiket bis, bahan makanan,
kebutuhan/perlengkapan sekolah, mainan, dll. Diperkirakan
bahwa daur ulang bahan di kota menyimpan setara dengan
1.200 pohon per hari dan uang yang diperoleh dari skema
daur ulang masuk ke program-program sosial.
Kualitas SDM
Dikembangkannya Universitas Terbuka sehingga penduduk
kota dapat mengikuti perkuliahan atau kursus praktis
singkat pada berbagai bidang, khususnya bidang lingkungan
tanpa dipungut biaya. Bus-bus yang sudah tua
dimanfaatkan untuk pusat pelatihan/kursus yang mobile
bagi penduduk yang kurang mampu, klinik kesehatan atau

DISTRICT HAMMARBY SJOSTAD (STOCKHOLM),


SWEDIA
Salah satu Negara yang dapat dijadikan referensi dalam pembangunan kota secara
berkelanjutan adalah Swedia. Salah satu distrik di kota Stockholm menjadi contoh
perwujudan dariSustainable City Development. Hammarby Sjstad adalah kawasan
industri yang dibangun sebagai penunjang pertumbuhan Kota Stockholm sebagai kota inti.
Kawasan di berada di sebelah tenggara pusat kota ldan berada di dekat perairan terbuka.
Landuse
Pemerintah kota berkomitmen untuk mengubah kawasan industri tua dan
pelabuhanini menjadi kawasan kota modern yang bertujuan untuk menyediakan
sarana dan prasarana bagi pemukim dengan taman yang baik dan ruang terbuka.
Transportation system
Hammarby Sjstad dilayani oleh sistem
transportasi umum modern, Tvrbanan
light railway, layanan bus dan layanan
feri di danau Hammarby Sj antara
ujung selatan dan utara kabupaten
serta terdapat carpools yang terbuka
untuk warga dan orang-orang yang
bekerja di daerah tersebut.
Building
Panel surya dibangun pada fasade dan
atap. Terdapat gedung yang digunakan
secara khusus untuk mmenyediakan
energi listrik untuk komunitas. Sampai
saat ini, seluas 390 m2 panel surya
telah diinstal pada atap gedung,
dengan penggunaannya terutama
untuk listrik bagi pemanas air

Pengelolaan limbah dan sampah

Pada beberapa lokasi, dibangun sistem koleksi sampah otomatis yang berupa pipa
saluran terkoneksi di bawah tanah yang membawa sampah, khususnya sampah
rumah tangga melalui penyedotvacuum. Sistem pengendali canggih mengirimkan
bagian-bagian sampah menuju wadah yang sesuai dengan kategori sampah. Dengan
demikian, truk pengumpul sampah dapat mengumpulkan wadah tanpa menuju area,
yang dapat menghemat energi.

Pemerintah menempatkan teknologi baru bagi soluasi pengelolaan air dan limbah
yaitu Sjstadsverket, sebuah pusat pengolahan limbah . Limbah dialirkan dari pusat
pengolahan limbah setelah mengalami prosesbiodigesteddan ekstrasi biogas yang
dimanfaatkan untuk bus dan sekitar 1,000 kompor gas rumah tangga dan sebagai
pupuk.

Dalam penanganan air permukaan, kawasan menerapkan proses lokal. Air


permukaan akibat hujan dan es yang mencair diinfiltrasikan ke dalam tanah dan
sebagian diarahkan ke Sickla Kanal, Hammarby Kanal. Air yang bersumber dari jalan