Anda di halaman 1dari 16

Assalamualaikum.Wr.

W
b

Disusun Oleh :
Muhammad Fiky Fauzi
XII MP 1

KESETIMBANGAN

PENGERTIAN

JENIS - JENIS

TETAPAN
KESETIMBANGAN

KESETIMBANGAN
DINAMIS

PERGESERAN
KESETIMBANGAN

DERAJAT DISSOSIASI

TETAPAN
KESETIMBANGAN
PARSIAL

PENGERTIAN

Kesetimbangan kimia adalah reaksi yang


terbentuk bila laju reaksi sama besar dan
konsentrasi reaktan dan produk tidak lagi
berubah seiring berjalannya waktu.

JENIS - JENIS

1. Kesetimbangan Homogen
2. Kesetimbangan Heterogen

Kesetimbangan
Homogen

Kesetimbangan homogen merupakan


kesetimbangan yang semua komponennya satu
fase, kesetimbangan homogen dapat berupa
sistem gas/larutan
Contoh :
1. N2 + 3H2 2NH3
2. H2O H+ + O

Kesetimbangan Heterogen

Kesetimbangan heterogen merupakan


kesetimbangan yang terdiri dari fase yang
melibatkan komponen padat, gas, cair gas
Contoh :
1. CaCO3 CO + CO2

TETAPAN
KESETIMBANGAN

Tetapan Kesetimbangan (KC) adalah suatu reaksi


yang mengalami kesetimbangan apabila laju reaksi ke
kiri sama dengan ke kanan.
Rumus : K = Produk
Pereaksi
Contoh : A + B C + D
KC = [C] x [D]
[A] x [B]
Ket : [A], [B], [C], [D] = konsentrasi dalam (mol/liter)

KESETIMBANGAN
DINAMIS

Kesetimbangan Dinamis adalah reaksi 2 arah


dimana laju reaksi ke arah kanan sama dengan
laju reaksi ke arah kiri.
Exm : H2 + Cl2 2HCl

PERGESERAN
KESETIMBANGAN

Didasari oleh Azas Le Chatelieur yaitu Jika


reaksi kesetimbangan diberi aksi maka reaksi
tersebut akan bereaksi untuk menghilangkan
pengaruh tersebut dan mengembalikan
kesetimbangan.
Hal-hal yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan :
1. Pengaruh Konsentrasi
2. Pengaruh Suhu
3. Pengaruh Volume
4. Pengaruh Tekanan


1. Pengaruh Konsentrasi
jika zat diruas kiri (pereaksi) ditambah, maka
reaksi akan bergeser ke arah kanan, sebaliknya
jika zar di ruas kanan (hasil reaksi) ditambah,
maka reaksi akan bergeser ke arah kiri.


2. Pengaruh Suhu
Jika suhu dinaikan maka reaksi akan bergeser
ke arah endoterm dan sebaliknya jika suhu
diturunkan maka reaksi akan bergeser ke arah
eksoterm.
Reaksi eksoterm adakah reaksi yang melepas kalor (H =
-)
Reaksi endoterm adalah reaksi yang menyerap kalor (H
= +)


3. Pengaruh Volume
Jika volume diperbesar reaksi bergeser ke
arah jumlah koefisien mol besar, sebaliknya jika
volume diperkecil reaksi bergeser ke arah jumlah
koefisien mol kecil


4. Pengaruh Tekanan
Jika volume kecil maka tekanan besar, jika
volume besar maka tekanannya kecil.
Jadi, jika tekanan diperbesar reaksi bergeser ke
jumlah mol kecil dan jika tekanan diperkecil reaksi
bergeser ke jumlah mol besar.

DERAJAT DISSOSIASI

Derajat disosiasiadalah perbandingan antara jumlah zat


yang terdisosiasi / terurai / bereaksidenganjumlah zat
mula-mula.

Mol yang terurai


-----------------------Mol mula - mula

TETAPAN
KESETIMBANGAN
PARSIAL

Kp:Tetapan kesetimbangan parsial


Kp = [pC]c . [pD]d
[pA]a[pB]b
Tekana total P =pA+pB+pC+pD
Tekanan

Jumlah mol tersebut


parsial -------------------------------:
Jumlah mol seluruhnya

X Tekanan Total

SEKIAN

Wassalamualaikum.Wr.Wb