Anda di halaman 1dari 1

1.5.1.1.

Falling Head Test


Falling head test bertujuan untuk menentukan nilai koefisien permeabilitas
tanah berbutir halus. Tanah terdiri dari butir-butir padat dan pori-pori (rongga) yang
saling berhubungan satu sama lain. Melalui proi-pori tersebut, air di dalam tanah
dapat mengalir dengan mudah dari tempat yang mempunyai energi lebih tinggi ke
tempat yang mempunyai energi yang lebih rendah.
1.5.1.1.1. Alat dan Bahan
1. Falling head permeameter
2. Timbangan
3. Termometer
4. Stopwatch
5. Oven
1.5.1.1.2. Prosedur Pengujian
1. Tentukan berat dari tabung tempat contoh tanah.
2. Pasang karet penutup pada bagian bawah dari tabung dan letakkan batu pourus
di atasnya.
3. Masukkan contoh tanah ke dalam tabung sedikit demi sedikit dan padatkan
dengan penumbuk, dan timbang contoh tanah+tempatnya. Kemudian letakkan
batu pourus di atasnya.
4. Pasang pir dan karet penutup di atas batu pourus, pir disini digunakan untuk
mencegah terjadinya perubahan volume dari contoh tanah selama test.
5. Alirkan air melalui pipa plastik ke dalam biurette, dan pastikan bahwa tidak ada
kebocoran dan gelembung yang teringgal pada pipa.
6. Biarkan air mengalir melalui conoth tanah guna membuat tanah yang diuji
cukup basah.
7. Ukur perbedaan tinggi antara permukaan air di dalam biurette dengan dasar
contoh tanah, lakukan berulang kali hingga nilai k konstan.
8. Catat temperatur dari air yang digunakan untuk test.