Anda di halaman 1dari 10

TUGAS INDIVIDU

Nama : Putri Harlina Arubusman


Nim

: 2013104103011010

Kelas : Farmasi A
Tema : Hubungan Farmasi dengan Fisika

Kata Pengantar
Assalamualaikum Wr.Wb
Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT yang
telah melimpahkan Rahmat, Hidayah, dan Karunia-Nya
sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah ini
yang bertemakan Hubungan Farmasi dengan Fisika
dengan judul KOLOID tanpa ada kendala apapun.
Dan semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi siapa
saja yang membacanya AMIN
Wassalamualaikum Wr.Wb

Malang, 10 Oktober 2013

Daftar Isi
Halaman
Juduli
Kata
Pengantar...
ii
Daftar
Isiiii
Pendahuluan
..iv
Isi:

Menjelaskan hubungan Farmasi dengan Fisika


Sifat-sifat fisika dalam senyawa obat
Sifat-sifat fisika dengan kefarmasian
Penggunaan koloid terhadap farmasi
Tipe Koloid
Sifat optik dari koloid
Penyerapan cahaya

Penutup:
Kesimpulan

BAB I
Pendahuluan

A. Latar belakang
Koloid adalah suatu campuran zat heterogen (dua fase) antara
dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran
koloid (fase terdispersi/yang dipecah) tersebar secara merata di
dalam zat lain (medium pendispersi/ pemecah). Ukuran partikel
koloid berkisar antara 1-100 nm. Ukuran yang dimaksud dapat
berupa diameter, panjang, lebar, maupun tebal dari suatu
partikel.
Atas dasar penentuan latar belakang dan identiikasi masalah
diatas, maka saya dapat mengambil perumusan masalah sebagai
berikut:
Bagaimana dan apa hubungan antara koloid dengan fisika?
Makalah ini dibuat untuk dapat memenuhi tujuan yang dapat
bermanfaat bagi para remaja untuk memahami lebih lanjut
hubungan farmasi contohnya koloid dengan fisika. Secara
terperinci tujuan dari makalah ini adalah:
1) Memberikan pengetahuan kepada pembaca khususnya
remaja apa saja hubungan farmasi dengan fisika.
2) Memberikan pengetahuan apa saja sifat-sifat fisika yang
berhubungan dengan kefarmasian.

B. Tujuan
1. Memenuhi tugas mata kuliah matfis dasar
2. Memahami hubungan antara fisika dan farmasi

BAB II
ISI
Apa Hubungannya dunia farmasi dengan Ilmu fisika?
Hubungannya bahwa Ilmu farmasi tidak bisa berdiri sendiri,
melainkan ilmu gabungan dari berbagai bidang ilmu,diantaranya:
ilmu kimia, ilmu biologi (manusia, hewan, dan tumbuhan),
matematika, dsb. Maka dari itu ada yang mengatakan bahwa
farmasi adalah seni.Hubungannya dengan fisika yaitu, bahwa
senyawa obat memiliki sifat fisika yang berbeda antara yang satu
denganyang lainnya.

Sifat-sifat fisika dari suatu senyawa obat


Sifat-sifat fisika zat atau senyawa obat diantaranya:

Kelarutan
Titik leleh
Titik didih
Rumus struktur
Berat molekul

Apa Hubungannya sifat sifat fisika tersebut dengan


kefarmasian?
Penjelasan

1. S u a t u z a t ( o b a t ) sa n g a t ke c i l ke m u n g k i n a n n y a
d i p a ka i a t a u d i b e r i ka n d a l a m b en t u k m u rn i , m a ka
d a r i i t u p e r l u dibuat sesuai kebutuhan seperti obat sirup
(parasetamol) untuk anak-anak dan obat dengan sediaan
padat (Tablet)untuk dewasa.pertanyaannya: apakah suatu
senyawa obat bisa dibuat sediaan sirup dengan mudah atau
tidak dan apakah senyawaobat bisa dibuat sedian tablet
dengan mudah atau tidak? Maka seorang farmasis harus tau
sifat-sifat fisika dan kimia dari suatu bahan atau senyawa
obat.
2. Perlu di fikirkan cara pemberian obat yang sesuai: oral,
topikal atau parenteral.
3. Perlu difikirkan Pelepasan zat aktif obat
4. Perlu difikirkan ukuran molekul, kepolaran molekul, dan sifat
molekul sehingga menghasilkan efek/respon biologis.
Hubungan antara farmasi dan fisika saya ambil contoh saja yaitu
KOLOID

Penggunaan koloid dalam farmasi


Didalam kehidupan banyak sistem koloid yang kita jumpai. Air
kelihatan jernih terjadi setelah didiamkan beberapa hari terjadi
endapan putih/kuning. Ternyata air ini mengandung batu kapur
atau besi yang seakan-akan larut namun sebetulnya bentuknya
larutan koloidal. Didalam farmasi sistem koloid banyak digunakan.
Beberapa senyawa misalnya : perak koloid/argentum proteinum
digunakan membunuh mikroorganisme dalam tetes mata merah.
Kelebihan sistem koloid dalam farmasi mempunyai sifat tidak
mengiritasi karena sebetulnya tidak larut. Plasma protein
merupakan protein yang dapat mengikat obat didalam darah
sehingga obat dapat aktif. Beberapa bahan alam membentuk
dispersi koloid dapat digunakan untuk membuat system bentuk
sediaan obat.
Beberapa polimer dapat digunakan untuk metoda penyalutan
termasuk dispersi koloid.

Tipe koloid
Liofilik koloid : zat dapat menyatu dengan medium atau
disebut tipe koloid yang suka kepada medium pendispersi..
liofilik dispersi dapat dibuat dengan mudah dengan jalan
seolah olah melarutkan zat ke dalam pelarut (medium
pendispersi). Bila pelarut digunakan air disebut hidrasi.
Contoh : gelatin, PGA,insulin albumin, karet polisterin.
Liofobik koloid : sistem dimana medium pendispersi tidak
banyak berinteraksi dengan medium pendispersi. Jadi
seolah-olah didalam medium pendispersi tidak ada fase
terdispersi atau seolah-olah terjadi pemisahan. Contoh koloid
besi pada air, perak,sulfur.
Asosiasi koloid : micele&CMC. Koloid ini mempunyai sifat
menyukai air dan menyukai minyak ini disebut surfaktan

Sifat Optik dari Koloid


Tyndal efek bila cahaya kuat dilewatkan larutan koloid maka
cahaya akan terjadi pemantulan cahaya sehingga kekuatan
cahaya tersebut akan berubah.
Dari prinsip tyndal efek ini dibuat mikroskop elektron.
Dengan mikroskop elektron dapat terlihat ukuran partikel
yang tidak dapat dilihat dengan mikroskop biasa.

Penyerapan cahaya
Akibat koloid cahaya intensitas akan menurun bila lewat
larutan koloid.Ini disebabkan kekeruhan koloid. Konsentrasi
koloid dapat diukur berdasarkan cahaya yang intensitasnya
berkurang.

Gerakan Koloid
Gerakan Brown.Gerakan Brown ini dapat diamati di dalam
mikroskop bila ukuran partikel antara 5 mm. Lebih kecil saat
diamati.Makin kecil makin sulit diamati.kenaikan kekentalan
medium pendispersi makin kecil gerakan Brown bahkan
malah berhenti. Misal bila air ditambah giserin.

Difusi Partikel akan mengalami difusi berjalan dari


konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah.Gerakan ini
berubah setelah mencapai keseimbangan konsentrasi
larutan.
Sedimentas Pengendapan dari koloid dipengaruhi oleh
kekentalan medium, bj partikel, tekanan partikel dan
konsentrasi partikel.

Pengaruh listrik (muatan listrik terhadap koloid)


Adanya muatan listrik akan pengaruhi kestabilan koloid
terutama koloid yang bersifat ionic dengan elektroporosis
maka koloid ionic dapat diendapkan dengan proses
paengumpalan.
Hal ini dapat digunakan untuk melihat banyak zat terlarut
atau logam terlarut dalam air

Stabilitas Koloid
Stabilitas dari koloid akan dipengaruhi oleh faktor adanya
muatan listrik dan medium utuk menjaga kestabilan koloid.
Penambahan pengental akan menaikan stabilitas koloid,
karena akan mencegah daya tarik menarik atau akan
menghasilkan geragak Brown ini terjadi pada koloid yang bersifat
liofilik. Koloid liofobik tidak tahan / stabil pada panas. Adanya
muatan listrik akan menyebabkan daya tarik menarik partikel
membentuk gumpalan.
Dengan menambah larutan yang bersifat ionik (garam-garam)
maka akan mengubah muatan maka kestabilan koloid akan
berubah. Akhirnya terjadi tarik menarik dan membentuk
aglomorat.

BAB III
Penutup
Kesimpulan dari makalah ini adalah:
1. Sistem koloid adalah suatu campuran zat yang terdiri dari
fase terdispersi dan medium pendispersi dimana partikelpartikel fase terdispersi berukuran koloid tersebar merata
(homogen) dalam medium pendispersinya.
2. Perbedaan sistem koloid dengan larutan sejati dan suspensi
meliputi perbedaan jumlah fase, distribusi partikel, ukuran
koloid, penyaringan dan kestabilan.
3. Sifat-sifat karakteristik sol meliputi: efek Tyndall, gerak
Brown, daya adsorpsi, bermuatan listrik, koagulasi dan koloid
pelindung.

4. Koloid sol dapat dibuat dengan 2 metode yaitu metode


kondensasi dan metode dispersi.
5. Beberapa metode pemurnian yang dapat digunakan untuk
menghilangkan partikel-partikel zat telarut yang tidak
diinginkan adalah dialisis, elektrodialisis, dan menggunakan
penyaring ultra.

Daftar Pustaka
http://qairasavitri.wordpress.com/kimia-kelas-xi/semester-ii/sistemkoloid/kesimpulan-materi-sistem-koloid/
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_koloid
http://nurulpharmacy.blogspot.com/2012/04/farmasi-dan-fisika.html
http://blognyapakarilmu.blogspot.com/2012/12/pengertian-koloid-sistem-koloidkimia.html#chitika_close_button