Anda di halaman 1dari 5

Judul

: Penetapan kadar NH4Cl pada sirup OBH dengan metode Argentometri Potensiometri

Tujuan

: Untuk menetapkan kadar NH4Cl pada sirup OBH

Dasar teori

:
Titrasi argentometri adlah titrasi yang berdasarkan pengendapan. Titrasi ini
berfungsi untuk menentukan kadar ion- ion halide dan dalam garamnya. Dalam
titrasi argentometri ada tiga macam metode, yaitu metode mohr, volhard dan
Fajans
Metode Mohr adalah titrasi yang digunkan untuk menetapkan kadar garam- garam
halogenida ( F, Cl, Br, I ) dalam suasana netral/ agak alkalis ( 6.5 9 )
Metode Volhard adalah titrasi yang digunakan untuk penentuan kadar Ag+
maupun dalam garamnya, titrasi ini dalam suasana asam, Indikatornya Besi ( III),
untuk penentuan kadar garam halogenida dengan cara titrasi kembali, yaitu diberi
standar AgNO3 dititrasi kembali dengan standar KCNS/ NH4CS.
Metode Fajans adalah untuk penetapan kadar garam- garam halogenida dengan
larutan standar AgNO3 atau sebaliknya. Indikator eosin suatu zat warna yang
sifatnya asam dalam larutan kuning hijau.

Amonium klorida ( NH4Cl ) BM 53,49

Amonium klorida mengandung 99.5 % < x < 100.5 % NH 4Cl dihitung


terhadap zat yang telah dikeringkan

Pemerian : hablur tidak bewarna/ serbuk hablur halus atau kasar, berwarna
putih, rasa asin dan dingin, higgroskopik

Kelarutan : Mudah larut dalam air dan dalam gliserin dan lebih mudah
larut dalam air mendidih, sedikit larut dalam etanol

pH antara 4.6 dan 6.0

Penetapan kadar. Timbang seksama lebih kurang 100 mg, larutkan dalam
100 ml air dalam cawan porselen. Tambahkan 1 ml diklofluoresein LP,
campur dan titrasi dengan perak nitrat 0.1 N LV hingga terbentuk flokulasi
dan campuran berubah merah bata lemah

1 ml AgNO3 0.1 N setara 5.349 mg NH4Cl ( FI IV 94- 95 )

Komposisi OBH sirup


tiap 5 ml ( sendok teh )
Glycyrrinizae succus

160 g

Chloretum Ammomum

100 mg

Solutio Ammonium

100 mg

Indikasi : Untuk obat batuk yang berbentuk larutan sebagai ekspectoran


Prosedur dan Perhitungan :
a. Membuat larutan baku sekunder AgNO3 0,03 N sebanyak 100 ml
N

= n. ekv / vol

0.03 N

= n. ekv / 0.1 L

= 0.003 x 169.87

0.003 mol

= n.1

= 0.5096 g

= mol

= 509.6 mg

0.003

= mol x Mr

Ditimbang 510 mg AgNO3dengan kertas perkamen pada timbangan kasar

Dilarutkan AgNO3dengan aquades di dalam beaker glass

Dimasukkan larutan tersebut dalam labu ukur 100 ml , addkan hingga tanda tera,
kocok homogen

b. Membuat larutan baku primer NaCl 0.03 N 50 ml


N

= mol. ekv / vol

= mol x Mr

0.03 N

= mol. ekv / 0.05 L

= 0.0015 x 58.44

0.0015 grek

= mol.1

= 0.0877 g

0.0015/1

= mol

= 87.7 mg

0.0015

= mol

Ditimbang 90 mg NaCl dengan kertas perkamen pada timbangan kasar

kemudian ditimbang di neraca analitik dengan botol timbang

Dilarutkan NaCl dengan aquades di dalam beaker glass

Dimasukkan larutan tersebut dalam labu ukur 50 ml , addkan hingga tanda tera,
kocok homogeny

c. Membakukan Larutan baku sekunder AgNO3 dengan NaCl


-

Disiapkan AgNO3 dalam buret

Dipipet 5 ml NaCl dengan pipet volum dalam Erlenmeyer

ditambah 1 2 tetes indikatot K2CrO4

Dititrasi sampai terjadi perubahan warna dari endapan putih menjadi endapan merah
bata

d. Preparasi sample dan penetapan kadar secra potensiometri

Dipipet 2 ml larutan sirup OBH dalam labu ukur 25 ml, diaddkan dengan aquades
hingga tanda tera.

Disiapkan AgNO3 dalam buret

Dipipet 5 ml larutan OBH, lalu dimasukkan dalam beaker glass

Elektroda Ag+ dipasang pada alat potensiometri

Ditambahkan aquades sampai ujung sensor elektroda tercelup dalam beaker

Dimasukkan magneticbar dan hotplate dinyalakan

Dititrasi dengan AgNO3, amati beda potensial yang muncul


dua kali titrasi yaitu titrasi orientasi dan titrasi sesungguhnya

Hasil dan Pembahasan


No

Vol awal
1

2.3 ml

Vol akhir
8.0 ml

Vol titrasi
5.7 ml

Vol rata- rata

0 ml

5.55 ml

5.55 ml

5.55 ml

11.20 ml

5.65 ml
16.9 ml

5.63 ml

Perhitungan
1. Konsentrasi Larutan Baku Primer NaCl

Hasil timbangan 0.095 g


n

= g / Mr

= mol. ekv / vol

= 0.085 g / 58.44

= 0.0016 mol . 1/ 0.05 L

= 0.0016 mol

= 0.0320 M

2. Konsetrasi larutan sekunder AgNO3

N1 x V1

= N2

x V2
N1

= 0.0320 N x 5 ml / 5.63 ml

N1

= 0.0284 N

3. Kadar NH4Cl dalam sirup OBH

mgrek NH4Cl

= mgrol AgNO3
= N1 x V
= 0.0284 N x 5.0291 ml
= 0.1428 mgrek / ekv NH4Cl
= 0.01428 mgrek x 1
= 0.01428 mmol / Mr NH4Cl
= 0.01428 mmol x 53.49 mg/ mmol
= 7.6384 mgram/ 5 ml
= 0.0076384 g / 5 ml
= 0.1528 g / 100 ml

2 ml sirup obh add 25 ml aquades


5 ml sirup obh setara 100 mg
2 ml sirup obh setara 40 mg : 0.04 g dalam 25 ml aquades
0.16 g dalam 100 ml aquades
% recovery

= 0.1528/ 0.16 x 100 %


= 95.5 %

% kesalahan = (0.1528 g 0.16 g) / 0.16 g x 100 %


= 0.045 % x 100 %
= 4.5 %
Pembahasan