Anda di halaman 1dari 11

Anatomi Ureter

Neneng Wulandari
I11110049

Ureter merupakan saluran muskuler silindris


urine yang mentranspor urin dari ginjal
menuju vesica urinaria.
Merupakan organ retroperitoneal
Panjang sekitar 20-30 cm diameter 1.7 cm

Lapisan dinding ureter terdiri dari:

Dinding luar jaringan ikat (jaringan fibrosa)


Lapisan tengah lapisan otot polos
Lapisan sebelah dalam lapisan mukosa

Lapisan dinding ureter menimbulkan


gerakan-gerakan
peristaltik
yang
mendorong urin masuk ke dalam kandung
kemih.

Penyempitan Ureter

Perbatasan pelvis renalis dan ureter (UPJ


Uretero pelvic junction)
Tempat ureter menyilang arteri iliaka di
rongga pelvis
Pada saat ureter masuk ke buli-buli (UVJ
ureter vesiko junction)

Untuk kepentingan pembedahan ureter


dibagi menjadi 2 bagian :

Ureter pars abdominalis : yang berada dari


pelvis renalis sampai menyilang vasa iliaka

Ureter pars pelvika : mulai dari persilangan


dengan vasa iliaka sampai masuk ke kandung
kemih

Untuk kepentingan radiology, dibagi 3


bagian :

1/3 proksimal : dimulai dari pelvis renalis


sampai batas atas sacrum
1/3 medial : dimulai dari batas atas sacrum
sampai batas bawah sacrum
1/3 distal : dimulai dar batas bawah sacrum
sampai masuk ke kandung kemih

Vaskularisasi :
Arteriae : arteri yang memperdarahi ureter
adalah ujung atas oleh arteri renalis, bagian
tengah oleh arteri testicularis atau arteri
ovarica, dan didalam pelvis oleh arteri
vesicalis inferior
Vena : vena dialirkan kedalam vena yang
sesuai dengan arteri

Innervasi :
plexus renalis, testicularis, dan plexus
hypogastricus (didalam pelvis)
serabut aferen berjalan bersama denga saraf
simpatis dan masuk medulla spinalis setinggi
segmen lumbalis I dan II