Anda di halaman 1dari 12

ADMINISTRASI NEGARA

Lukman
201369080002

ABSTRACT
Administrasi Negara sejatinya lahir sejak pada peradaban manusia. Ilmu Asministrasi Negara
modern yang di kenal pada saat ini adalah produk dari suatu masyarakat feudal yang tmbuh
subur di negara-negara eropa, ilmu administrasi negara berkembang secara bertahap-tahap.
Dinamika perkembangan administrasi selalu bersama dengan dinamika perkembangan peradaban
usia dan kebutuhan masyarakat. demikian pula pemerintah akan mempercepat pengembangan ilmu
pengetahuan seiring dengan paradigma perkembangan. lima pradigma administrasi negara yang di kmulai
dengan dikotomi politik administrasi, pengembangan prinsip-prinsip administrasi, administrasi negara
sebagai ilmu politik dan administrasi negara sebagai ilmu administrasi serta administrasi negara sebagai
administrasi negara.

Key word : the development of the state administration, paradigm in science principles state
administration
Pendahuluan.
Sejarah dan perkembangan ilmu administrasi negara
Administrasi negara sebenarnya sudah ada sejak dulu kala, dalam catatan sejarah peradaban
manusia, maka di Asia selatan termasuk Indonesia, cina, dan di mesir kuno, dahulu sudah di
dapatkan suatu system penataan pemerintahan, yang di kenal dengan sebutan administrasi
negara. Ilmu Administrasi Negara lahir sejak Woodrow Wilson (1887), yang kemudian menjadi
presiden Amerika Serikat pada 1913-1921. Beliau menulis sebuah artikel yang berjudul The
Study

of

Administration yang

dimuat

di jurnal

political

science

quartertely.

http://id.wikipedia.org/wiki/.

ILMU ADMINISTRASI NEGARA

Menurut Wilson, (dalam miftah thoha) Ilmuwan Politik lupa bahwa kenyataannya lebih sulit
mengimplementasikan konstitusi dengan baik dibanding dengan merumuskan konstitusi itu
sendiri. Sayangnya ilmu yang diperlukan untuk itu belum ada. Oleh karena itu, untuk dapat
mengimplementasikan konstitusi dengan baik maka diperlukan suatu ilmu yang kemudian
disebut Wilson sebagai Ilmu Administrasi tersebut. oleh Wilson disebut ilmu administrasi
tersebut menekankan dua hal, yaitu perlunya efisiensi dalam mengelola pemerintahan dan
perlunya menerapkan merit system dengan memisahkan urusan politik dari urusan pelayanan
publik. Agar pemerintahan dapat dikelola secara efektif dan efisien, Wilson juga menganjurkan
diadopsinya prinsip-prinsip yang diterapkan oleh organisasi bisnis.
Perkembangan pergulatan pemikiran ilmuwan administrasi negara diwarnai sebuah era pencarian
jati diri Ilmu Administrasi Negara yang tidak pernah selesai. Kegamangan para ilmuwan
administrasi negara dalam meninggalkan induknya, yaitu Ilmu Politik, untuk membangun
eksistensinya secara mandiri bermula dari kegagalan mereka dalam merumuskan apa yang
mereka sebut sebagai prinsip-prinsip administrasi sebagai pilar pokok Ilmu Administrasi Negara.
Keruntuhan gagasan tentang prinsip-prinsip administrasi ditandai dengan terbitnya tulisan Paul
Applebey (1945) yang berjudul Government is Different. Dalam tulisannya tersebut Applebey
berargumen bahwa institusi pemerintah memiliki karakteristik yang berbeda dengan
institusi swasta sehingga prinsip-prinsip administrasi yang diadopsi dari manajemen swasta tidak
serta merta dapat diadopsi dalam institusi pemerintah. http://id.wikipedia.org/wiki/.
Administrasi negara telah di kembangkan sebagai suatu kajian akademis melalui lima paradikma
yang saling tumpang tindih. tiap paradigma mempunyai cirri-ciri tertentu sesuai dengan locus
dan fokusnya. Menunjukkan tempat dari bidang studi tersebut (lokus) sedangkan fokusnya
menunjukkan sasaran spesialisasi dari bidang studi. menurut Robert T. Golembiewski (dalam
miftha thoha) paradigma dalam administrasi hanya dapat di mengerti hubungannya dengan
istilah-istilah locus dan fokusnya tersebut.

ILMU ADMINISTRASI NEGARA

Perkembangan Administrasi Negara di Indonesia sebelum tahun 1945 ketika bangsa Indonesia
hidup dalam penjajahan, maka di saat itu administrasi negaranya adalah administrasi dari negara
yang menjajah. indonesia tidak di beri kesempatan untuk ikut terlibat dalam praktik administrasi
negara. sehinnga tidak ada pengalaman sama sekali untuk mempraktekkan ilmu administrasi
negara. baru mulai tahun 1945, ketika bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaanya,
system administrasi negra di tangan sendiri. Kesempatan luas bagi bangsa Indonesia untuk
mengisi kekosongan jabatan-jabatan negara.
Perkembangan ilmu administrasi negara di Indonesia dampaknya terpengaruh dengan apa yang
sekarang berkembang di Amerika Serikat atau negara negara lain. Thoha, Miftah :61:ilmu
administrasi publik kontemporer.
Perkembangan Administrasi negara di Indonesia sudah mulai tertata akan tetapi perkembangan
ini masih mengikuti perkembangan di negara maju lainnya. Pada akhir 1960 dan awal 1970-an
adalah awal tumbuhnya Administrasi negara di Idonesia. Dari tahun ketahun perkembangan
Administrasi negara semakin membaik. Perubahan paradigma menejemen pemerintahan di
Amerika Serikat dengan mudah ditrasfer menjadi pradigma di Indonesia. Dari perubahan
pradigma government ke governsnance menjadi program pengembangan tata pemerintahan yang
baik (Good governsnance).
Dengan seiringnya waktu perkembangan Administrasi negara semakin membaik, semua itu
karena pada saat pemerintah Soekarno, perhatian terhadap pengembangan ilmu Administrasi
sangat besar, pada saat itu bisa dibilang atau bahasa kerennya Reformasi Administrasi negara,
dari Soekarno ke Soeharto. Kedua presiden ini mempunyai perhatian besar terhadap
pengembangan ilmu Administrasi untuk kemanfaatan pemerintahan yang di pimpinnya. Dan
kedua presiden terdahulu melakukan reformasi karena di dorong oleh leverage points yang jelas
baik pada tataran lingkungan strategis nasional maupun global.
Namun, semenjak itu, kelembagaan dan system administrasi negara kita hingga saat ini tidak ada
perubahan. Setelah reformasi Soekarno ke Soeharto susunan dan struktur organisasi
kelembagaan biroksasi pemerintahan masih seperti dulu, tidak ada perubahan sama sekali, justru
setelah pemerintahan Soekarno dan Soeharto baik di waktu kepresidenan Abdurrohman Wahid
maupun Mega Wati lebih menonjol perhatiannya ke sector politik dan ekonomi.
ILMU ADMINISTRASI NEGARA

Sehingga perhatian pemerintah di kala itu terhadap administrasi negara sangat rendah padahal
perhatian pemerintah terhadap perbaikan di sector ekonomi, politik dan lainnya itu baru bisa di
perbaiki kalau kondisi kelembagaan dan system administrai negara itu di perbaiki terlebih
dahulu.

Itulah

sebabnya

Reformasi

administrasi

negara

perlu

segera

di

lakukan.

(Thoha,Miftah:66:ilmu administrasi negara kontemporer)


Keberadaan administrasi di mata pemerintahan dan masyarakat sangat di butuhkan,dimana
administrasi sebagai suatu kegiatan yang tidak bisa dihindari baik dalam pemerintahan maupun
dalam masyarakat. Administrasi mempunyai monopoli untuk menggunakan wewenang dan
kekuasaanya. negara mempunyai kewenangan untuk memaksakan kehendaknya pada masyarakat
untuk menciptakan kepatuhan terhadap hukum. peranan administrasi terhadap masyrakat
sangatlah di butuhkan. dan administrasi mempunyai tangung jawab terhadap kesejahteraan
masyarakat. keberadaan administrasi ini sangat membantu pemerintah dalam menjalankan rodaroda kepemerintahan dalam mensejahterakan masyarakatnya dan administrasi juga sangat
membantu masyarakat dalam kegiatan sehari-hari dan bisa mengetahui peraturan-peraturan yang
di kehendaki oleh negara sebagai warga negara.

Ilmu administrasi negara


Administrasi adalah sebuah istilah yang bersifat generik, yang mencakup semua bidang
kehidupan. Karena itu, banyak sekali definisi mengenai administrasi. Sekalipun demikian, ada
tiga unsur pokok dari administrasi. Tiga unsur ini pula yang merupakan pembeda apakah sesuatu
kegiatan merupakan kegiatan administrasi atau tidak. Dari definisi administrasi yang ada, kita
dapat mengelompokkan administrasi dalam pengertian proses, tata usaha dan pemerintahan atau
adminsitrasi negara. Sebagai ilmu, administrasi mempunyai berbagai cabang, yang salah satu di
antaranya adalah administrasi negara.
Negara adalah suatu wilayah dipermukaan bumi yang kekuasaannya baik, politik, militer,
ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada diwilayah tersebut.
Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi
semua individu diwilayah tersebut, dan berdiri secara independent.

ILMU ADMINISTRASI NEGARA

Administrasi negara adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan aparatur negara/aparatur


pemerintah untuk mencapai tujuan negara secara efisien. Administrasi adalah sebuah istilah yang
bersifat generik, yang mencakup semua bidang kehidupan. Administrasi negara adalah suatu
bahasan ilmu sosial yang mempelajari tiga elemen penting kehidupan bernegara yang meliputi
lembaga legislatif, yudikatif, dan eksekutif serta hal-hal yang berkaitan dengan publik yang
meliputi kebijakan publik, tujuan negara, dan etika yang mengatur penyelenggara negara.
Terdapat hubungan interaktif antara administrasi negara dengan lingkungan sosialnya. Diantara
berbagai unsur lingkungan sosial, unsur budaya merupakan unsur yang paling banyak
mempengaruhi penampilan (perfomance) administrasi negara.
Dari administrasi negara ke administrasi publik
Sejarah perubahan ilmu administrasi negara masih terus berulang. dinamika lingkungan
administrasi negara yang sangat tinggi kemudian banyak pertanyaan tentang hubungan
keberadaan ilmu administrasi negara sebagai ilmu administrasi pemerintahan. Dengan mengutip
pendapat Leonald D.White,Profesor soepono mengatakan bahwa besarnya administrasi negara
serta luasnya kegiatan-kegiatan tergantung kepada harapan-harapan rakyat dan jasa-jasanya
untuk menyelenggarakan atau melindungi kepentingan-kepentinganya.
Ketika pemerintahan di Indonesia yang masih kental dengan segala upaya sarwa negara, public
administration di terjemahkan sesuai dengan suasana pada saat itu (administrasi negara),hamper
semua kegiatan dalam masyarakat di mulai dari negara yang berperan adalah penguasa negara,
masyarakat dan rakyat tidak mempunyai peran kecuali sebagai objek dan sasaran dari kebijakan
negara atau pemerintah. Sehingga dari kejadian ini menimbulkan banyak pertanyaan oleh
beberapa kalangan akademis. Di Indonesia istilah administrasi negara lebih menekankan pada
orientasi kekuasaan (sarwa negara) ketimbang ke masyarakat atau publik (bersarwa masyarakat
atau rakyat).

ILMU ADMINISTRASI NEGARA

Administrasi negara pada saat itu lebih tepat di gunakan sebagai alat untuk menegakkan
kekuasaan negara bukan kekuasaan rakyat, itulah sebabnya realitas administrasi negara saat itu
lebih banyak pinjam istilahnya Rene Magrittre (Thoha,2000). perubahan paradigma dalam ilmu
administrasi publik menekaknkan adanya peranan rakyat. orientasi administrasi publik sekarang
ini di arahkan kepada kepentingan dan kekuasaan rakyat. dengan alasan seperti itu ilmu
administrasi publik lebih di tekankan pada program aksi yang beriorentasi pada kepentingan
rakyat dan masyarakat,sehingga keberadaan ilmu administrasi publik tidak hanya sekedar lukisan
saja melainkan ada manfaatnya bagi kepentingan orang banyak sebagaimana istilah aslinya.
mifta thoha,68/ilmu admistrasi publik kontemporer.
Meskipun public administrasion diterjemahkan administrasi negara sebagai perwujudan
perhatianya pada kegiatan negara. akan tetapi pelaksanaan administrasi negara itu di tujukan
untuk kepentingan publik/masyarakat.
Pembahasan
Administrasi negara sebenarnya sudah ada semenjak dulu kala, asal mula adminstrasi negara
yakni di eropa dan di Amerika Serikat. Administrasi negara akan timbul dalam suatu masyarakat
yang teroganisir. Dalam cacatan sejarah peradaban manusia di asia selatan termasuk Indonesia,
cina dan mesir kuno sudah di dapatkan suatu system penataan pemerintahan.yang di sebut
dengan administrasi negara.apa yang di berikan oleh administrasi negara sekarang tidak lepas
dari upaya-upaya yang tidak kenal lelah yang di lakukan oleh para peletak dasar dan pembetuk
administrasi yang dulu. administrasi modern penuh dengan usaha untuk lebih menekankan
jabatan publik agar memberikan segala kegiatannya untuk mewujudkan kemakmuran dan
melayani kepentingan umum, oleh karena itu administrasi negara tidak di pandang sebagai
administrasi

of

the

public

tetapi

sebaliknya

adalah

for

the

public.

http://polkinomara.blogspot.com/2014/03/
Sebagian besar persoalan administrasi negara bersumber dari persoalan masyarakat. Seiring
dengan berkembangnya kehidupan masyarakat yang semakin hari semakin bertambah. Hal ini
juga sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnoogi. manusia adalah sbagai
salah satu anggota masyarakat, kebutuhanya juga semakin bertambah, dengan bertambahnya
kebutuhn manusia akan membawa persoalan pemenuhanya. Kalau sumber-sumber tersedia
ILMU ADMINISTRASI NEGARA

kebutuhan itu akan terpenuhi,akan tetapi jika sumber-sumber itu langka maka manusia atau
masyarakat di paksa untuk mengusahakannya. Inilah persoalan hidup manusia yang mau tidak
mau menjadi persoalan negara, maka dari itu birokrat pemerintahan di paksa untuk berfikir,
mencari dan mencari premis-premis pemecahan. Disinilah fungsi administrasi negara yang
merupakan system yang menjawab persoalan-persoalan masyarakat . Gerald Caiden (dalam
mistha thoha) menyatakan bahwa disiplin administrasi negara pada hakekatnya adalah suatu
disiplin yang menanggapi masalah-masalah pelaksanaan persoalan-persoalan masyarakat (public
affairs), dan manajemen dari usaha-usaha masyarakat (public business). Hal ini meliputi segala
sesuatu yang dapat di jelaskan sebagai jawaban masyarakat terhadap masalah-masalah yang
memerlukan pemecahan-pemecahan kolektif bukan perorangan melalui suatu bentuk intervensi
di luar intervensi-intervensi sosial dan pihak swasta.
Maka dari itu administrasi negara berperan sebagai ujung tombak dari permasalahanpermasalahan yang di hadapi oleh masyrakat. Agar masyarakat tidak selalu kebingungan dalam
menjalani system kehidupan. Administrasi merupakan proses peradaban yang berkesinambungan
secara kontinu, bagaimana menjalankan urusan-urusan negara mempunyai kesamaan dengan
masyarakat. Dalam hal Administrasi lebih menunjukkan pelaksanaan dari pernytaan-pernyataan
yang di buat oleh pihak-pihak yang berwenang, pengorganisasian mesin paksaan untuk
menjamin konformitas masyarakat, dan menunjukkan adanya tata hubungan antara masyarakat
dengan pejabat-pejabat negara yang telah di pilih untuk melanjutkan pelaksanaan tujuan-tujuan
bersama.
Administrasi negara telah di kembangkan sebagai suatu kajian akademis melalui lima paradikma
yang saling tumpang tindih. tiap paradigma mempunyai cirri-ciri tertentu sesuai dengan locus
dan fokusnya. Menunjukkan tempat dari bidang studi tersebut (lokus) sedangkan fokusnya
menunjukkan sasaran spesialisasi dari bidang studi. menurut Robert T. Golembiewski (dalam
miftha thoha) paradigma dalam administrasi hanya dapat di mengerti hubungannya dengan
istilah-istilah locus dan fokusnya tersebut.

ILMU ADMINISTRASI NEGARA

1. paradigma 1 di kotomi politik administrasi 1900-1926


Frank J. Goodnow dan D. White (dalam thoha mifta) di dalam bukunya politics and
administration, berpendapat bahwa ada dua fungsi pokok pemerintah yang amat berbeda satu
sama lain. Dua fungsi pokok tersebut ialah politik dan administrasi sebagaimana yang tertulis
pada judul bukunya. Politik menurut Goodnow harus membuat kebijaksanaan-kebijaksanaan
atau melahirkan keinginan-keinginan negara. sementara administrasi diartikan sebagai hal yang
harus berhubungan dengan pelaksanaan kebijaksanaan-kebijaksanaan tersebut.
Penekanan paradigma I ini adalah pada locusnya yakni mempermasalahkan dimana seharunya
administrasi negara ini berada secara jelas, Goodnow (dalam miftha thoha) administrasi negara
seharusnya berpusat pada birokrasi pemerintahan. Dwight Waldo pernah mengatakan tentang isi
buku White bahwa buku tersebut merupakan sari karakter kemajuan Amerika, yang
mencerminkan dorongan umum dari bidang ini,
1. Politik seharusnya tidak usah mengganggu lagi administrasi
2. Manajemen memberikan sumbangan analisis ilmiahnya terhadap administrasi
3. Administrasi negara adalah mampu menjadikan dirinya sebagai ilmu pengetahuan yang
value-free
4. Misi dari ilmu administrasi negara adalah ekonomis dan efisiensi.
Hasil dari paradigm pertama ini memperkuat paham nation perbedaan dari dikotomi politikadministrasi.
2. paradigma 2 prinsip-prinsip administrasi 1927-1937
W.F Willoughby thun 1927 dalam bukunya yang berjudul principles of public administration.
Bahwasanya prinsip-prinsip dalam ilmu administrasi negara ada dan dapat di pelajari. Pada
paradigma kedua ini administrasi negara benar-benar mencapai puncak reputasiya. Sekitar tahun
1930-an administrasi banyak mendapat sumbangan yang berharga dari bidang-bidang lainnya
seperti industry dan pemerintahan. sehingga dengan demikian, pengembangan pengetahuan
manajemen

memberikan

pengaruh

yang

beasar

terhadap

timbulnya

prinsip-prinsip

administrasi..thoha miftha,21. Prinsip-prinsip tersebut yang menjadi Focus kajian Administrasi


Publik sedangkan Locus dari paradigma ini kurang ditekankan karena esensi prinsip-prinsip
tersebut, dimana dalam kenyataan bahwa bahwa prinsip itu bisa terjadi pada semua tatanan,
ILMU ADMINISTRASI NEGARA

lingkungan, misi atau kerangka institusi, ataupun kebudayaan, dengan demikian administrasi
bisa hidup dimanapun asalkan Prinsip-prinsip tersebut dipatuhi.
3. paradigma 3 administrasi negara sebagai ilmu politik 1950-1970
Pada paradigma 3 ini terjadi perubahan dan pembaruan definisi locus-nya yakni birokrasi
pemerintahan dan kekurangan hubungan dengan focus-nya. yang menetapkan kembali hubungan
konseptual antara administrasi negara dengan ilmu politik. akan tetapi konsenkuensi dari usaha
ini ialah keharusan untuk merumuskan bidang ini plaing sedikit dalam hubungannya dengan
focus keahliannya yang esensial. . Terdapat perkembangan baru yang dicatat pada fase ini yaitu
timbulnya studi perbandingan dan pembangunan administrasi sebagi bagian dari Administrasi
negara.
4. paradigma 4 administrasi negara sebagai ilmu administrasi 1956-1970
Istilah ilmu administrasi digunakan dalam paradigma 4 ini untuk menunjukkan isi dan focus
pembicaraan, sebagai suatu paradigma pada fase ini Ilmu Administrasi hanya menekankan pada
focus tetapi tidak pada locusnya, di dalam ilmu ini terdapat pula pembahasan-pembahasan
mengenai teori organisasi dan ilmu manajemen. pengembangan paradigma ini bukannya tanpa
hambatan,banyak persoalan yang harus di jawab seperti apakah jika focus tunggal telah di pilih
oleh administrasi negara yakni ilmu administrasi, apakah ia berhak bicara tentang public (negara)
dalam administrasi tersebut dan banyak persoalan lainya. http://catatankecilrund.blogspot.com
Persoalan-persoalan tersebut memuncak dalam gerakan pembaruan yang di lakukan oleh para
cendekiawan muda di bidang ini.suatu fenomena di dalam kehidupan sehari-hari bahwa
perbedaan di antara administrasi pemerintahan dan swasta (public dan private) sulit di rumuskan
secara empiris. Negara dalam administrasi negara janganlah di tafsirkan dalam hubunganya
dengan istilah-istilah institusi,akan tetapi ditafsirkan secara filosofis,normative dan etis.agar
negara mempunyai pengaruh terhadap kepentingan masyarakat, dengan demikian locus dari
istilah administrasi negara dapat pula mencakup pengertian swasta.

ILMU ADMINISTRASI NEGARA

5. paradigma 5 administrasi negara sebagai administrasi negara 1970


Hebart Simon (dalam . http://catatankecilrund.blogspot.com ) tentang perlunya dua aspek yang
perlu dikembangkan dalam disiplin administrasi negara :
1. Ahli administrasi negara meminati pengembangan suatu ilmu administrasi negara yang
murni.
2. Satu kelompok yang lebih besar meminati persoalan-persolan mengenai kebijaksanaan
publik. Lebih dari itu administrasi negara lebih fokus ranah-ranah ilmu kebijaksanaan
(Policy Science) dan cara pengukuran dari hasil- hasil kebijaksanan yang telah dibuat,
aspek perhatian ini dapat dianggap sebagi mata rantai yang menghubungkan antara fokus
administrasi negara dengan locusnya. Fokusnya adalah teori-teori organisasi, public
policy dan tekhnik administrasi ataupun manajemen yang sudah maju, sedangkan
locusnya ialah pada birokrasi pemerintahan dan persoalan-persoalan masyarakat (Public
Affairs).
Dalam waktu yang singkat administrasi negara sebagai suatu bidang kajian kajian telah
menunjukan warnanya sendiri. pada tahun 1973-1978 telah di bentuk kurang lebih 21 persen
fakultas professional administrasi negara dan public affairs. dan 53 persen departemen
administrasi negara dan public affairs.
Demikianklah perkembangan administrasi negara. kesemuanya itu berlatar belakang emipris dari
negara-negara eropa dan amerika serikat. kelima paradigma di atas saling tumpah tindih,dimana
paradigma 1 dan 3 merupakan locus dan paradigma 2 dan 4 merupakan focus, sedangkan
paradigma 5 merupakan perwujutan dari locus dan focus dari aministrasi negara.

PENUTUP
ILMU ADMINISTRASI NEGARA

10

Ilmu aministrasi negara adalah ilmu yang bisa di bilang sebagai ilmu penuntun aktifitas bagi
pemerintahan di negara baik di masyarakat atau rakyat, dalam kutip administrasi yang di lakukan
oleh pelaku administrasi (pemerintahan,masyarakat). Ilmu administrasi negara sangatlah penting
bagi kehidupan bernegara, yang tidak bisa di hindari lagi bagi masyarakat, dari masyarakat desa
sampai masyarakat kota, hubungan administrasi antara pemerintahan/masyarakat tidak bisa
putus, sangat sulit baginya untuk menghindari dari administrasi karena administrasi bagaikan
pendamping hidup yang setia yang selalu digunakan sehari-hari dalam beraktifitas.
Perkembangan administrasi berlika liku penuh dengan dinamika, para pendiri administrasi tidak
ada hentinya membuat konsep-konsep, dengan mengkaji suatu model yang di kenal dengan
paradigma yang saling tumpang tindih,setiap paradigma mempunyai cirri-ciri tersendiri sesuai
dengan locus dan fokusnya, yang tujuanya untuk mengembangakan ilmu administrasi negara.
Ilmu administrasi negara mempunyai ukuran yang tidak terbatas, besar lingkup administrasi
negara sangat luas,dari wilayah darat,lau, dan udara.kegiatan administrasi negara merupakan
kegiatan yang terbesar dari pada kegiatan-kegiatan organisasi administrasi lainya.

DAFTAR PUSTAKA
ILMU ADMINISTRASI NEGARA

11

http://id.wikipedia.org/wiki/Administrasi_publik selasa 9 desember 2014 16;45


http://polkinomara.blogspot.com/2014/03/sejarah-perkembangan-ilmuadministrasi.html.sab.13/12/2014/21.54
://catatankecilrund.blogspot.com/2012/03/paradigma-administrasi-negara.html
sab.13/12/2014/21.54
Thoha, Mifta/cetakan ke-3/2010/ilmu administrasi publik kontemporer/hal55/56/58.

ILMU ADMINISTRASI NEGARA

12

Anda mungkin juga menyukai