Anda di halaman 1dari 20

SOLID

MEDIA
CULTURE
(AGREGATE SYSTEM)

NUR AZIZAH, SP.MP

Agregate System
1. Hanging bag technique
2. Grow bag technique
3. Trench or trough
technique
4. Pot technique
5. Bag culture
6. Rockwool culture

1. Hanging bag technique


Kurang lebih 1 m plastik polythene bentuk silinder,
warna putih (bagian dalam hitam) dengan media
sabut kelapa atau bahan lain. Plastik tersebut diikat
pada pipa PVC pada
bagian atasnya. Dapat
digunakan selama 2 tahun
Teknik ini dikenal sbg teknik verti-grow
Sistem ini dpt dikembangkan pada ruang terbuka
atau dalam ruang tertutup.
Jumlah tanaman per pot tergantung jenis tanaman.
Untuk lettuce sekitar 20 tanaman per pot.
Sistem ini cocok untuk tanaman sayuran daun,
stroberi dan tanaman berbunga kecil.

2. Grow bag technique


Polythene bags berwarna
putih (sisi dalam hitam),
panjang 1 1.5 m, tinggi 6
cm dan lebar 18 cm dan
tahan UV
media yang digunakan :
coir-dust (sabut halus) yang
telah disterilkan.

Cara penempatan:
Plastik tsb ditempatkan
secara
berbaris(horisontal) atau
bisa diatur secara
berpasangan, tergantung
tanaman.
Pada bagian atas plastik
dibuat lubang kecil
Tanaman ditempatkan

3. Trench or Trough
Technique (Sistem parit)
Pada sistem terbuka,
tanaman ditanam pada
parit sempit di lantai tanah
(Gambar 27) atau di atas
lantai (Gambar 28) dengan
konstruksi dari batu bata
secara berkelompok.

Saluran/parit tsb dilapisi


bahan tahan air (UV tebal,
polythene) utk memisahkan
media denag dasar tanah.
Lebar parit
tergantung pada
mudah/tdknya
perawatan. Parit
lebih lebar dapat
digunakan utk 2
baris tanamam.
Kedalaman parit

4. Pot technique
Pot technique sama dg
trench atau trough
culture tetapi media
pertumbuhan pada pot
tanah atau pot plastik
(Gambar 29).
Volume pot dan media
pertumbuhan
tergantung
kebutuhan. Kisaran
volume umumnya 1-10

Media tumbuh,
kebutuhan
larutan nutrisi,
penyangga
tanaman , dsb
sama dg trough
or trench culture.

5. Bag culture
Growing mix (campuran media)
dimasukkan kantong plastik
dan disterilkan
bisa dipakai >2 th
Kantong plastik dibuat dr UVresistant polyethylene

Tomato bag culture

Bag culture diletakkan


pada lantai greenhouse
secara berbaris sesuai
jarak tanam
Penyiraman dg drip
irrigation yang
mengandung larutan
nutrisi, dilengkapi dg
pipa kapiler.

6. Rockwool culture
Sistem hidroponik
terbuka, banyak
digunakan pd tanaman
tomat, paprika, mentimun
Banyak digunakan di
greenhouse (di Belanda,
Denmark)
Sebelum dilakukan
transplanting, rockwool
dicelup dlm larutan nutrisi.
Tanaman ditanam pd
lobang rockwool.
Sistem substrat dg media rockwool

Keuntungan rockwool:
Bobotnya ringan, mudah
penanganannya
Sederhana, bentuknya
sama, jumlah nutrisi yg
diberikan relatif sama
Kebutuhan peralatan sedikit
dan biaya pemasangannya,
resiko kegagalan tanaman
kecil.