Anda di halaman 1dari 10

Presentasi Mata Kuliah BTT

Jamur Kuping

Citra Surya Dwi Respati


105040201111142
Miranti Ayu Verdiana
105040201111147
Mirza Afis
105040200111044
Erningtyas W.
105040200111025

Latar Belakang
Jamur kuping (Auricularia auricula) merupakan
salah satu kelompok jelly fungi yang memiliki
prospek bisnis sangat bagus. Hal ini
disebabkan
permintaan
pasar
domestik
maupun pasar intern asional masih cukup
tinggi.
Saat ini konsumsi jamur kuping di kalangan
masyarakat memang cukup tinggi, bahkan
untuk memenuhi pasar ekspor para petani
mulai menawarkan jamur kuping kering
sebagai alternatifnya.

Deskripsi jamur kuping

Warna tubuh buah pada umumnya hitam


atau coklat kehitaman akan tetapi
adapula yang memiliki warna coklat tua.
Yang paling memiliki nilai bisnis yang
tinggi adalah warna coklat pada bagian
atas tubuh buah dan warna hitam pada
bagian bawah tubuh buah, serta ukuran
tubuh buah kecil.

Jenis jamur kuping


Jamur Kuping disebut sebagai sebagai tubuhan
berdaun yang lebar seperti telinga manusia
(telinga), dan tambahan dikenal ada empat jenis,
yaitu:
a. Auricularia auricula Judae (tubuh buah lebar
dan tebal)
b. Auricularia polytricha (tubuh buah kecil dan
tebal)
c. Auricularia cornea (seperti Auricularia auricula)
d. Auricularia fuscosuccinea (seperti Auricularia
polytricha)

Siklus Hidup Jamur


Kuping
Siklus hidup jamur kuping seperti halnya
jamur tiram maupun shiitake meliputi; tubuh
buah sudah tua menghasilkan spora yang
berbentuk kecil, ringan dan berjumlah banyak.
Siklus hidup pada jamur tiram sam dengan siklus
hidup jamur kuping.

Manfaat dan Kandungan Jamur


Kuping
Penangkar / penon-aktif racun baik dalam bentuk racun
nabati, racun residu pestisida, bakhan sampai ke racun
berbentuk logam berat. Hampir semua ramuan
masakan Cina, jamur kuping selalu ditambahkan untuk
tujuan menonaktifkan racun yang terbawa dalam
makanan.
Kandungan senyawa dalam lendir jamur kuping, efektif
untuk menghambat pertumbuhan carcinoma dan
sarcoma (kanker) sampai 80 90%. Berfungsi juga
untuk antikoagulan bahkan menghambat penggumpalan
darah.
Lendir jamur kuping dapat meghambat dan mencegah
penggumpalan darah.

Budidaya Jamur Kuping

meliputi tahap proses pembuatan bibit dan proses


produksi jamur. Budi daya jamur kuping dapat
dilakukan dibatang-batang kayu dengan perlakuan
tertentu agar tumbuh dengan baik. Perkembangan
teknik
budi
daya
jamur
kuping
dengan
menggunakan serbuk kayu atau serbuk gergajian.
Setelah
menuyeleksi
jamur
yang
akan
dibudidayakan, langkah budi daya dimulai dengan
pembuatan bibit jamur pada media tanam. Tahap
berikutnya adalah pemeliharaan jamur selama
proses budi daya, panen jamur, penanganan
paspapanen dan pemasaran.

Peluang Budidaya Jamur Kuping

bahan baku untuk penanaman jamur dalam


bentuk limbah seperti serbuk gergaji, bekatul,
serpihan kayu, waktu tanam dari bibit hingga
pemanenean sangat singkat, harga jual jamur
tinggi, dan aspek nilia gizi tinggi untuk kesehatan
dan pengobatan.
Selain aman dikonsumsi, bersifat non kolesterol,
dan berkhasiat sebagai obat dan penawar racun
yang dihasilkan dari lendir jamur kuping.

Aspek Pemasaran Jamur


Kuping
Secara umum, pangsa pasar di dunia, jamur kuping
menduduki tempat paling bawah disamping jamur kancing,
jamur shiitake, jamur merang dan sebagainya. Di Pangsa
pasar Asia, terutama di kawasan Cina, Hongkong,
Singapura, Malaysia dan sebagainya dimana penduduk
etnis Cina banyak berdiam, pangsa pasar jamur kuping
sangat tinggi terutama dalam bentuk kering.
Bahkan di Indonesia, dengan penduduk asal Cina cukup
banyak, kebutuhan jamur kuping masih harus didatangkan
dari RRC, Thailand , Vietnam dan sebagainya dalam bentuk
kering.

Thanks
for your attention