Anda di halaman 1dari 2

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN

ARTRITIS PIRAI (ARTRITIS GOUT)


A. PENDAHULUAN
Merupakan penyakit reumatik.
Sindroma klinis dengan gambaran khusus : artritis akut,
yang disebabkan reaksi inflamasi karena pembentukan
kristal monosodium urat monohidrat (MSU dan MSUM).
Gangguan kinetik asam urat : hiperurisemia.
Konsep baru mengatakan MSU, kalsium pirofosfat dihidrat,
kalsium posfat dll. dapat terbentuk di persendian, bursa, dan
sinovia. Kristal ini difagositois oleh leukosit yang selanjutnya
menginduksi proses inflamasi.
B. GAMBARAN KLINIS
Gambaran penyakit khas dan mudah ditegakkan berdasarkan
riwayat penyakit :
Artritis akut
Berat, tidak dapat berjalan, tidak dapat memakai sepatu,
tidur terganggu, perasaan sakit sangat hebat (excruciating)
dan rasa sakit mencapai puncaknya setelah 24 jam
serangan.
Lokasi sendi
Serangan bersifat monoartikular yang disertaigejala proses
inflamasi : merah, bengkak, teraba panas, dan sakit.
Lokasi yang sering terkena sendi metatarso-falangeal
pertama (MTP-I).
Remisi sempurna antara serangan akut (intercritical gout)
Serangan akut dapat membaik pada serangan pertama dan
selanjutnya diikuti remisi sempurna sampai serangan
berikutnya.
Hiperurisemia perlu dikoreksi untuk mencegah penyakit
menahun.
Hiperurisemia
Hiperurisemia tidak identik dengan gout, karena kadangkadang seseorang dengan hiperurisemia tinggi tidak
menderita gout.
Tofi
Asuhan Keperawatan Pasien Dengan Gangguan/Penyakit Sistem
Muskuloskeletal (Asrin,MN/Prodi Keperawatan Purwokerto)

Tofi adalah penimbunan kristal urat pada jaringan, berupa


benjolan di bawah kulit yang bening, muncul sering bila
gout lebih 10 tahun, dapat bertambah besar dan terjadi
gangguan deformitas.
C. ARTRITIS
GOUT
ATIPIK
(ATYPICAL
GOUTY
ARTHRITIS).
Gambaran untuk artritis ini tidak ditemukannya gejala
artritis akut, monoartikular, dan remisi sempurna.
Tofi bisa ditemukan pada serangan pertama.
Tidak ada sakit yang hebat, tidur normal, dapat berjalan
biasa.
Hasil penelitian meninjukkan bahwa tofi bisa ditemukan
pada m.ekstra okuler, sklera, kornea dan lensa, miokard,
annulus dan leaflet katup mitral, pada ginjal (primary renal
gout).
D. PENATALAKSANAAN
Mengobati serangan akut secara baik dan benar, dengan
obat-obat kelompok (urikosurik : probenesid, sulfinpirazon,
bensbromaron, azapropazon / xanthine oxydase inhibitor :
allopurinol)
Mencegah serangan ulangan penyakit gout.
Mencegah kelainan sendi yang berat akibat penimbunan
kristal urat.
Mencegah komplikasi yang dapat terjadi akibatpeninggian
asam urat pada jantung, ginjal dan pembuluh darah.
Mencegah pembentukan batu pada saluran kencing.

References:
Noer, H.M.S. et al (ed.). (1996). Buku ajar ilmu penyakit
dalam (jilid I). Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
Smeltzer, S.C., & Bare, B.G. (2000). Brunner & Suddarth's
textbook of medical surgical nursing. Philadelphia: Lippincott
William & Wilkins.
Asuhan Keperawatan Pasien Dengan Gangguan/Penyakit Sistem
Muskuloskeletal (Asrin,MN/Prodi Keperawatan Purwokerto)