Anda di halaman 1dari 2

A.

PECAHAN PARSIAL
Tidak semua fungsi merupakan fungsi parsial. Maka dari itu fungsi yang tidak
bisa diselesaikan dengan tabel pasangan laplace, maka perlu dilakukan pemecahan
fungsi

sehingga

menjadi

fungsi-fungsi

parsial

yang

dapat

dengan

mudah

diselesaikan dengan tabel pasangan transformasi laplace.


Contoh 1:

Jika diketahui persamaan I (S) =

2 s+ 3
.Tentukan bentuk pecahan parsialnya !
s +3 s+2
2

Langkah Penyelesaian:
1. Membuat polinom penyebut menjadi faktor-faktor dan kemudian diuraikan:

s 2 +3 s+ 2=( s+1 ) ( s +2 )
K
K
2 s+ 3
= 1 + 2
s +3 s+2 ( s +1 ) ( s+2 )
2

2. Karena akar-akarnya bilangan riil,maka kalikan persamaan dengan ( s + 1 )

(2 s+ 3)( s+ 1)
(s +1)
(s +1)
=K 1
+K2
( s+1 )( s+2 )
( s +1 )
( s +2 )
(2 s+ 3)(s+ 1)
(s +1)
=K 1 + K 2
( s+1 )( s+2 )
( s +2 )

2(1)+3
(1+1)
=K 1 + K 2
(1 )+2
(1+2 )
1
=K 1 K 1=1
1
3. Untuk mencari K2, maka ikuti pola seperti langkah no.2

(2 s+ 3)( s+ 2)
(s +2)
(s +2)
=K 1
+K2
( s+ 1 )( s+2 )
( s+1 )
( s +2 )

(2 s+ 3) s +2=0
(s +1) s=2

K 2=

4+3
K 2=1
2+1

2 s+3
1
1
=
+
s +3 s +2 ( s+1 ) ( s+ 2 )
2