Anda di halaman 1dari 5

ASUHAN KEBIDANAN PADA BALITA

I. PENGKAJIAN
A. Data Subjektif
1. Identitas Balita
Nama
Jenis Kelamin
Tanggal Lahir

: An. L
: Laki-laki
: 27 juni 2013

(umur)

bulan

GolonganDarah : O
2. Identitas Orang tua/ penanggung jawab
Nama
:Ny. H
Umur
:27 tahun
Agama
: islam
Suku/bangsa
: jawa/indonesia
Alamat
: Jl.swadiya no 55 pamulang
Pendidikan
: SMP
Pekerjaan
: IRT
Golongan darah : O
No. Telpon
: 08977628746
3. Keluhan utama : Ibu anak A mengatakan anaknya batuk, sesak. Demam dialami
sejak 3 hari yang lalu dan terus menerus.
4. Riwayat kesehatan
Riwayat kesehatan sekarang

: ibu mengatakan anaknya batuk dan dialami sejak


2 bulan yang lalu, disertai sesak dan demam
dialami sejak 3 hari yang lalu secara terus
menerus, anak nampak lelah karena sesak nafas
yang dialaminya.

Riwayat kesehatan lalu

: ibu mengatakan anaknya tidak pernah menderita


penyakit yang berat seperti asma , TBC, dll

Riwayat kesehatan keluarga: Ibu mengatakan ibu mertuanya mempunyai


penyakit tekanan darah tinggi, begitupun ibu
saat ini mempunyai tekanan darah yang tinggi
juga menderita Bronkhitis.
5. Riwayat kehamilan anak yang bersangkutan :
Pemeriksaan kehamilan : 1 kali

Keluhan selama hamil

: Ibu pernah menderita Bronchitis, tekanan darah

meningkat, oedem pada kaki.


Imunisasi TT
: 1 kali selama hamil.
6. Riwayat persalinan anak yang bersangkutan :
Anak ke
: kedua
UK
: 8 bulan (32 minggu)
Jenis persalinan
: spontan
Tempat Persalinan/penolong: Rumah Sakit/Dokter
Penyulit persalinan
: tidak ada
BB/PB
: 2100 gram / 43 cm
Keadaan anak saat lahir : anak agak berwarna kuning
7. Riwayat imunisasi :
N

Jenis

o
1
2

Imunisasi
BCG
DPT I,II,III

Polio

Pada saat baru lahir


DPT I: 2 bulan
DPT II: 3 bulan
Polio I : Baru lahir

(I,II,III,IV)

Polio II : 2 bulan

Campak
Hepatitis

Polio III : 3 bulan


Belum diberikan
Belum diberikan

4
5

Waktu pemberian

8. Kebutuhan sehari-hari
a. Pemberian ASI

Reaksi

setelah

pemberian
Demam
-

:
: Sejak lahir anak A tidak pernah di beri ASI

b. Pemberian susu formula :


1. Alasan pemberian : Sebab pada saat melahirkan ibu sesak berat,
dan ibu menderita bronchitis.
2. Frekuensi : 10 kali sehari dalam botol 200 cc.
3. Cara memberikan : Dengan dot.
c. Pemberian makanan tambahan :
1. Pertama kali diberikan usia : 3 bulan
2. Jenis : Bubur susu (SUN)
9. Eliminasi
a. BAK
Frekuensi
Warna
Keluhan

: 4-5 kali sehari


: kuning jernih
: tidak ada

b. BAB
Frekuensi
Konsistensi
Keluhan
10. Istirahat dan Tidur
Tidur malam
Tidur siang
Keluhan

: 2 kali sehari
: encer
: tidak ada
: tidak teratur
: tidak teratur
: susah tidur, dan suka terbangun jika batuk pada malam

hari
11. Personal Hygiene
Mandi
: 2 kali sehari
Ganti pakaian dalam dan luar: 2x sehari atau setiap basah dan kotor
Penggunaan diaper
: ya, Frekuensi ganti : 3 x ganti

B. Data Objektif
1. Pemeriksaan umum
Keadaan umum klien : Lemah
2. Tanda-tanda vital
Suhu
: 38 C
Nadi
: 100 x/menit
Respirasi : 56 x/menit
Tekanan darah : 80/50 mmHg
3.

Antropometri
Panjang Badan
Berat badan
LILA
Lingkar kepala
Lingkar dada

: 61 cm
: 5100 gram
: 11,5 cm
: 41,5 cm
: 42 cm

4. Pemeriksaan fisik
1. Kepala
a. Kebersihan
b. Kelainan yang dijumpai
2. Mata
a. Kotoran
b. Sclera

: ya
: tidak ada
: tidak ada
: putih

3. Mulut : Simetris, bibir lembab, palatoskizis tidak ada, gigi belum tumbuh,
kemampuan menelan baik
4. Hidung
: Simetris kanan dan kiri, ada secret pada lubang hidung
5. Telinga
a. Kebersihan
: ya

b. Simetris
c. Daun telinga
d. Lubang telinga

: ya
: ada
: ada

6. Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar, dan tidak ada tumor.


7. Dada :
Bentuk dada normal (Barel chest)
Gerakan dada
: Simetris kiri dan kanan, tidak ada retraksi
Suara nafas
: Vokal fremitus sama kuat kanan dan kiri, ada
bunyi ronchi,
Tidak ada clubbing finger.
8. Perut
9. Kulit

: tidak ada pembesaran hepar, bising usus normal


: Warna sawo matang, temperatur normal, kelembaban cukup,

turgor baik.
10. Kuku
: Warna pink, permukaan kuku halus, tidak mudah patah dan
tidak kotor.
11. Ekstremitas (atas)
polidaktili dan sidaktili
Ekstremitas (bawah)

: simetris kanan kiri, tidak ada oedema, tidak ada


: simetris kanan kiri, tidak ada oedema, tidak ada

polidaktili dan sidaktili, reflek patella kanan positif (+), reflek patella kiri
positif (+)
12. Genetalia : - Keadaan gland penis : bersih, muara uretra terletak ditengah.
- Testis : Sudah turun, teraba rugae pada skrotum.
.
C. Assessment/Diagnosa
An. L usia 5 bulan dengan pneumonia
D. Planning
1. mempertahankan dan menjaga kebersihan jalan nafas.
Monitor status respiratori setiap 2 jam, kaji adanya peningkatan status

pernafasan dan bunyi nafas abnormal.


Lakukan perkusi, vibrasi dan postural drainage.
Beri posisi yang nyaman yang memudahkan pasien bernafas (peninggian

kepala tempat tidur atau pasien dipangku oleh ibunya)


Ciptakan lingkungan yang nyaman sehingga pasien dapat tidur dengan

tenang.
Beri minum yang cukup.
Kolaborasi dengan tim medis pemberian obat sesuai indikasi
- Bronkodilator
- Antimikrobial.

2. Mendeteksi dini adanya gangguan pertukaran gas yang berhubungan dengan


perubahan membran kapiler alveolus
Observasi tingkat kesadaran, selidiki adanya perubahan.
Kaji frekwensi, kedalaman pernafasan dan tanda-tanda sianosis setiap 2
jam.
Dorong pengeluaran sputum, pengisapan (suction) bila diindikasikan.
Lakukan palpasi fokal fremitus.
Kolaborasi dengan tim medis pemberian O2 sesuai dengan indikasi
3. Mendeteksi dini adanya Gangguan rasa nyaman serta panas yang berhubungan
dengan proses infeksi seperti demam
Pantau suhu klien (derajat dan polanya) perhatikan menggigil atau

diaforesis.
Pantau suhu lingkungan, batasi/tambahkan linen tempat tidur, sesuai

indikasi .
Berikan kompres hangat, hindari, hindarkan penggunaan alkohol.
Kolaborasi dengan tim medis pemberian antipiretik.
4. Menghindari resiko berkurangnya volume cairan berhubungan dengan intake oral
yang tidak adekuat
Kaji perubahan tanda-tanda vital, contoh : peningkatan suhu/demam

memanjang, takikardia, hipotensi ortostatik.


Kaji turgor kulit, kelembaban membrane mukosa seperti bibir, lidah
Pantau masukan dan haluaran, catat warna, karakter urine. Hitung
keseimbangan cairan. Waspadai kehilangan yang tampak. Ukur berat

badan setiap hari.


Anjurkan kepada orang tua agar anak diberi minum 2 liter perhari sesuai

kondisi individual.
Kolaborasi dengan tim medis pemberian anti piretik