Anda di halaman 1dari 5

92

LAMPIRAN 7
TES BERPIKIR KRITIS II
Jawablah masalah-masalah dibawa ini dengan baik dan benar. Gunakan
langkah-langkah pemecahan dalam penyelesaiannya. Selamat bekerja
1. Diketahui sebuah kubus dengan alas ABCD.EFGH memiliki panjang rusuk 6
cm. Titik K adalah titik potong diagonal sisi ABCD. Titik L adalah titik
potong diagonal sisi EFGH. Sketsa gambar dan hitunglah jarak antara garis
EK dan LC.
2. Diketahui sebuah kotak box dangan alas ABCD.EFGH mempunyai panjang,
lebar dan tingginya adalah 6 cm, 8cm dan 10 cm. Tunjukkan dan hitunglah
jarak antara bidang BDE dan bidang CFH pada kotak Box.
3. T.ABCD merupakan sebuah limas segi-4 beraturan dengan sisi alas 16 cm,
dan tinggi limas 12 cm. Gambarlah ruas garis yang menunjukkan jarak B
terhadap bidang TAD, kemudian hitung jaraknya.

93

LAMPIRAN 8
ALTERNATIF JAWABAN TES II
1. Diketahui
Ditanya
Penyelesaian

: sebuah kubus dengan panjang rusuk 6 cm


K titik potong diagonal ABCD
L titik potong diagonal EFGH
: a). sketsa gambarnya?
b). Jarak antara EK dan LC
:
H

L
V
E

O
W

K
Gambar 1.b

K
-

A
B
Panjang EL = Panjang KC, EK = LC, sehingga KCLE adalah bidang jajar
genjang
Akibatnya EKLC
Pilih sebarang titik pada LC dan diproyeksi pada EK
Perhatikan GCL siku-siku di G, dan LGO siku-siku di L
GCL siku-siku di G, dan LGO siku-siku di L
Pada GCL,

GC
6
2
2

GL 3 2
1
2

GCL dan LGO


Pada LGO,
-

GL 3 2
2

GO
3
1

sebangun

Akibatnya : besar LOG = GLC


Karena m LOG + m LGO = 900 maka m GLC + m LGO = 900
Akibatnya, besar GLV = 1800 (m GLV + m LGV) = 1800 900
= 900. Artinya, GV LC, sehingga GA LC. Karena EKLC, maka GA
EK.
Jadi, jarak antara LC dan EK dapat diwakili oleh panjang VW
Perhatikan GEW : LV EW dan L adalah titik tengah EG. Akibatnya:
GV= VW.
Perhatikan ACG : KWC dan K adalah titik tengah AC. Akibatnya :
VW = WA

94

Dari kedua hal di atas diperoleh: GV = VW = WA =

1
GA=
3

1
x6 3 2 3 .
3

Jadi, jarak antara LC dan EK adalah VW = 2

cm

2. Diketahui : kotak box dengan p = 6 cm, l =8 cm dan t = 10 cm.


Ditanya : tunjukkan dan hitung jarak antara BDE dan CFH
Penyelesaian:
H

G
L

F
V
O
W
D

C
K

Pada bidang BDE dan CFH dapat diketahui ;


BD HF dan DE CF
Ambil sebarang titik pada bidang CFH yaitu V dan diproyeksikan ke
bidang BDE yaitu W
Arah garis pemroyeksi sejajar atau berimpit dengan setiap garis yang
tegaklurus kedua bidang. Karena itu perlu dicari garis yang tegak lurus
kedua bidang.
LK EA yang bidang ABCD, sehinga LK ABCD LK BD
BD LK
BD AC (diagonal sisi kubus) BD ACGE
LK dan AC pada ACGE
BD AG atau AG BD(1)
AB ADHE AB DE atau DE AB
DE AB
DE AH (diagonal sisi kubus) DE ABGH
AB dan AH pada ABGH
DE AG atau AG DE(2)
Dari (1) dan (2) diperoleh AG bidang pemuat BD dan DE yaitu BDE.
Karena CFH BDE, maka AG BDE.
Dengan demikian ruas garis yang dipilih sebagai jarak antara BDE dan
CFH harus sejajar atau berimpit AG. Dari garis AG yang merupakan jarak
antara BDE dan CFH adalah VW

Sehingga, VW =

1
1
GA= x 6 3 2 3 cm.
3
3

95

3.

Diketahui

: T.ABCD limas segi-4 beraturan dengan sisi alas = 16 cm


Tinggi limas = 12
: Gambar ruas jarak antara B terhadap bidang TAD dan
hitung jaraknya
:

Ditanya
Penyelesaian

K
R
N
P

C
M

A
B
Langkah-langkah:
Misal M = proyeksi T pada bidang ABCD
Lukis PQ melalui M sehingga PQAB dimana TPQ merupakan bidang
frontal
Tarik garis melalui B bidang TAD
Pada bidang TPQ ( frontal), lukis garis Q TP, sehingga QK TP.1)
Karena BC AB dan PQAB, akibatnya BC PQ(*)
Q merupakan titik tengah BC pada TBC samakaki, berarti TQ garis
tinggi dari puncak TBC sehingga BC TQ..(**)
Dari (*) dan (**) diperoleh BC TPQ yaitu bidang yang memuat PQ dan
TQ
Akibatnya, BC semua garis pada bidang TPQ, karena QK juga pada
bidang TPQ maka BC QK atau QK BC
Karena ADBC berarti juga QK AD.2)
Dari (1) dan (2) diperoleh bahwa QK TAD( bidang pemuat TP dan AD)
Karena titik K adalah proyeksi titik Q pada bidang TAD dan garis BC
melalui B sejajar TAD, maka jarak antara titik B dan bidang TAD sama
dengan OK
Akibatnya ruas garis yang menunjukkan jarak B terhadap TAD adalah ruas
gari yang ditarik dari titik B sejajar QK, dan titik kakinya ( missal N) pada
bidang TAD sedemikian sehingga BN = QK
Jadi, jaraknya adalah
BN = QK = AB 2 AN 2
Dimana AN =

1
1
AT =
2
2

TM 2 AM 2

96

1
2

12 2 16

1
2

656 =

1
4 41
2

=2 41 cm

Sehingga QK = 16 2 41 2
QK = 256 164
= 92
= 2 23 cm
Jadi, jarak antara titik B dan bidang TAD adalah QK =2
2

23

cm