Anda di halaman 1dari 10

KURIKULUM 2013

ARTIKEL: HEDI SASRAWAN


DI SUSUN OLEH:
MUHAMAD AGUS
(1112015000118)

KURIKULUM
2013
Kurikulum
2013
adalah
kurikulum
hasil
penyempurnaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.
Kurikulum ini juga disebut Pendidikan Berbasis Karakter.
Penyempurnaan terdiri dari penyerdehanaan, tematikintegratif, dan penambahan jam pelajaran. Perubahan
mendasar adalah dikuranginya beberapa mata pelajaran
di jenjang SD dan SMP, serta dihilangkannya sistem
penjurusan pada jenjang SMA.

Aspek Kurikulum 2013


Aspek kurikulum ini terdiri dari 3 aspek, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan
sikap.
1. Pengetahuan adalah penekanan pada tingkat pemahaman siswa dalam
pelajaran. Aspek pengetahuan sama seperti kurikulum-kurikulum
sebelumnya. Namun, aspek pengetahuan pada kurikulum 2013 tidak lagi
menjadi aspek utama.
2. Keterampilan adalah penekanan pada kemampuan siswa seperti
kemampuan untuk berpendapat, berdiskusi, membuat laporan, dan
mempresentasikan apa yang sedang dipelajari. Dengan aspek ini, siswa
diharapkan tidak hanya tahu teori saja.
3. Sikap adalah aspek yang meliputi sopan santun, kedisiplinan, sosial, dan
agama. Aspek ini sangat sulit untuk dinilai karena guru tidak dapat
memantau seluruh siswanya setiap saat. Sehingga terkadang penilaian
sikap menjadi tidak efektif.

Prinsip Pengembangan Kurikulum 2013


Berikut adalah beberapa prinsip-prinsip yang mendasari pengembangan
kurikulum 2013:
1. Kurikulum bukan merupakan daftar pelajaran. Maka dari itu, kurikulum
dirancang dan direncanakan dengan konten pendidikan yang harus dimiliki
oleh seluruh peserta didik setelah menyelesaikan pendidikannya di jenjang
pendidikan tertentu. Hasil belajar yang diterima diharapkan dapat diterapkan
dalam masyarakat.
2. Terdapat pengembangan kompetensi berupa sikap, pengetahuan,
keterampilan berpikir, dan keterampilan psikomotorik yang dikemas dalam
berbagai mata pelajaran.
3. Kemampuan kreativitas peserta didik bisa diperoleh dengan proses
mengamati, bertanya, menalar, mencoba serta membentuk jejaring.
4. Setiap sikap, keterampilan, dan pengetahuan dapat dipelajari dan dikuasai
setiap peserta didik.
5. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan
perbedaan dalam kemampuan dan minat. Kurikulum harus memberikan
kesempatan kepada peserta didik untuk memiliki tingkat penguasaan di atas
sikap, keterampilan, dan pengetahuan.Kurikulum harus tanggap terhadap
perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, dan seni.

3. Mata Pelajaran Kurikulum 2013


Sekolah Dasar
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Matematika
Bahasa Indonesia
Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu Pengetahuan Sosial
Seni Budaya dan Prakarya (Termasuk Muatan lokal)
Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Termasuk Muatan lokal)
Bahasa Daerah (Sesuai dengan kebijakan sekolah masing-masing)
Semua mata pelajaran di Sekolah Dasar disajikan secara terpadu integratif.

Sekolah Menengah Pertama (SMP)


Kelompok A (Wajib)
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Matematika
Bahasa Indonesia
Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu Pengetahuan Sosial
Bahasa Inggris
Kelompok B (Wajib)
Seni Budaya (Rupa/Musik/Tari/Teater)
Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Prakarya dan Kewirausahaan (Rekayasa/Kerajinan/Budidaya/Pengolahan)
Bahasa Daerah (Sesuai dengan kebijakan sekolah masing-masing)

Sekolah Menengah Atas


Kelompok A (Wajib)
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Matematika
Bahasa Indonesia
Sejarah Indonesia
Bahasa Inggris
Kelompok B (Wajib)
Seni Budaya (Rupa/Musik/Tari/Teater)
Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Prakarya dan Kewirausahaan (Rekayasa/Kerajinan/Budidaya/Pengolahan)
Kelompok C (Peminatan)
Ilmu Alam

Ilmu Sosial

Ilmu Bahasa

Matematika Peminatan

Sejarah Peminatan

Fisika

Geografi

Bahasa
Indonesia
Peminatan
Bahasa Inggris Peminatan

Biologi

Ekonomi

Bahasa Asing

Kimia

Sosiologi

Antropologi
Lintas Minat / Pendalaman Minat

Lintas
Minat

Minat

Pendalaman

Kelebihan dan Kekurangan Kurikulum 2013


Setiap kurikulum yang pernah diterapkan di Indonesia pasti ada kelebihan dan
kekurangannya. Berikut adalah kelebihan dari Kurikulum 2013:
1. Lebih menekankan pada pendidikan karakter.
2. Pendidikan budi pekerti dan karakter diintegrasikan ke semua mata pelajaran.
3. Tidak ada perbedaan antara anak desa atau kota. Kurikulum terdahulu seringkali tidak
memberi kesempatan kepada anak di desa untuk memaksimalkan potensi mereka.
4. Merangsang pendidikan siswa dari awal melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
5. Kesiapan terletak pada guru. Guru juga terus dipacu kemampuannya melalui pelatihan dan
pendidikan calon guru untuk meningkatkan kecakapan dan profesionalisme.
Sedangkan kekurangan atau kelemahan pada Kurikulum 2013 adalah sebagai berikut:
6. Pemerintah seolah melihat seluruh siswa dan guru memiliki kapasitas dan kemampuan
yang sama.
7. Guru tidak pernah terlibat langsung dalam pengembangan Kurikulum 2013.
8. Tidak ada keseimbangan antara proses pembelajaran dan hasil karena Ujian Nasional
(UN) masih diberlakukan.
9. Pengintegrasian mata pelajaran IPA, IPS, dan Bahasa untuk pendidikan dasar tidak tepat
karena rumpun pelajaran tersebut berbeda.

Laporan Belajar pada Kurikulum 2013


Laporan Belajar atau Rapor pada Kurikulum 2013 ditulis berdasarkan interval serta
dihapuskannya sistem peringkat. Hal ini dilakukan untuk meredam persaingan antar
siswa. Penilaian pada Rapor Kurikulum 2013 dibagi kedalam 3 kolom yaitu
Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap. Setiap kolom nilai Pengetahuan dan
Keterampilan dibagi lagi menjadi 2 kolom yaitu kolom angka dan kolom huruf, setiap
kolom diisi menggunakan nilai interval sebagai berikut:

Angka
1.00-1.33
1.34-1.66
1.67-2.00
2.01-2.33
2.34-2.66
2.67-3.00
3.01-3.33
3.34-3.66
3.67-4.00

Huruf
D
CC
C+
BB
B+
AA

THANK YOU.!