Anda di halaman 1dari 18

PROBABILITAS DAN

STATISTIKA

DISTRIBUSI PELUANG
IRKA ISMUNANDAR
1229042041

VARIABEL ACAK
Variabel acak adalah deskripsi numerik
dari
hasil
percobaan
yang
menghubungkan
nilai-nilai
numerik
dengan setiap kemungkinan.
Variabel
acak
dikelompokkan
menjadi dua, yaitu :
1. Variabel acak diskrit, adalah v.a.
yang nilai
numeriknya berupa
hasil hitungan.
2. Variabel acak kontinu, adalah v.a.
yang nilai numeriknya berupa hasil
pengukuran.

DISTRIBUSI BINOMIAL
Ciri-ciri distribusi binomial, yaitu :
1. Setiap percobaan hanya memiliki dua peristiwa,
seperti ya-tidak, sukses-gagal dan memakai v.a.
diskrit.
2. Probabilitas suatu peristiwa tetap, tidak berubah
untuk setiap percobaan.
3. Percobaannya bersifat independen, artinya
peristiwa dari suatu percobaan tidak
mempengaruhi / dipengaruhi peristiwa dalam
percobaan lainnya.
4. Jumlah / banyaknya percobaan harus tertentu.

Rumus distribusi binomial, yaitu :

P(X) n C x p q
x

nx

keterangan :
x = banyaknya peristiwa yang ditanya
n = banyaknya percobaan
p = probabilitas yang ditanya
q = probabilitas lainnya (q = 1-p)

Rumus distribusi binomial kumulatif

n
x
n
x
= n Cx p q
x 0

= P(X = 0) + P(X = 1) + P(X = 2) + ... + P(X = n)

DISTRIBUSI POISSON
Ciri-ciri distribusi poisson, yaitu :
1.
2.
3.

Distribusi dari peristiwa yang jarang terjadi dan


menggunakan v.a. diskrit.
Banyaknya hasil percobaan dalam suatu interval
waktu / daerah tertentu tidak bergantung pada
interval waktu / daerah lain.
Probabilitas terjadinya suatu peristiwa selama
interval waktu yang singkat / daerah yang kecil
sebanding dengan panjang interval waktu
/
besarnya daerah tersebut.

Penggunaan distribusi poisson


1.

Menghitung probabilitas menurut satuan waktu,


luas,
ruang/isi,
panjang
tertentu.
Contohnya
menghitung probabilitas dari :
1. Banyak mobil lewat selama 5 menit di suatu ruas jalan
2. Banyak kesalahan ketik per halaman sebuah buku
3. Banyak bakteri dalam 1 liter air

2.

Menghitung distribusi binomial jika n 30 dan P <


0,1

Rumus Distribusi Poisson

e
P(X) =
keterangan : x !
x

e = 2,71828
x = banyak peristiwa yang terjadi
= rata rata

DISTRIBUSI
HIPERGEOMETRIK.

Pengertian Distribusi Hipergeometrik


Distribusi hipergeometrik adalah
distribusi teoretis yang menggunakan
variabel acak diskrit
dengan 2
kejadian yang berkomplemen, seperti
distribusi binomial.

Perbedaan utama antara distribusi


binomial dan distribusi
hipergeometrik adalah :
1. Pada distribusi binomial
pengambilan sampel dilakukan
dengan pengembalian.
2. Pada distribusi hipergeometrik
pengambilan sampel dilakukan
tanpa pengembalian.

Rumus Distribusi Hipergeometrik

p(x)

Cx

Nr

Cn x
N
Cn

0 xr
Keterangan :
p(x) = probabilitas x sukses dalam n
percobaan
n
=
jumlah percobaan
N
= jumlah elemen dalam populasi
r
=
jumlah elemen dalam populasi
yang sukses

DISTRIBUSI MULTINOMIAL
Rumus Distribusi Multinomial

n!
x1 x 2 x 3
xk
P(x 1 , x 2 , x 3 ,..., x k ) =
P1 P2 P3 ...Pk
x1 !x 2 !x 3 !...x k !

DISTRIBUSI NORMAL
Pengertian Distribusi normal
Distribusi normal adalah salah satu
distribusi teoretis dari variabel random
kontinu.
Distribusi normal merupakan distribusi
kontinu yang mensyaratkan variabel yang
diukur harus kontinu.
Misal :
Tinggi/berat badan, skor IQ, curah hujan,
dll.

Karakteristik distribusi normal.


1.
2.
3.
4.
5.

Distribusi normal memiliki dua parameter


yaitu

dan

yang
masing-masing
membentuk lokasi dan distribusi.
Titik tertinggi kurva normal berada pada
rata-rata.
Distribusi normal adalah distribusi yang
simetris.
Simpangan
baku
menentukan
lebarnya
kurva.
Total luas daerah di bawah kurva normal
adalah 1.

DISTRIBUSI NORMAL BAKU

Untuk
mengubah
distribusi
normal
menjadi distribusi normal baku adalah
dengan mencari variabel Z yang didapat
sbb :

X
Z

Bila x berada di antara x1 dan x2, maka


variabel acak z akan berada di antara z1
dan z2, dimana :

x
1
Z
1

2
Z
2

DISTRIBUSI KAI KUADRAT, F,


DAN T
Distribusi Kai Kuadrat
Merupakan suatu distribusi
dengan v.a. kontinu
Bentuk distribusi kai kuadrat
ditentukan oleh derajat
kebebasan v dan nilai
Cara membaca tabel kai kuadrat
contoh :
= 5%=0,05
2
0,05( 3 ) 7,8147
v=3

Distribusi F
Merupakan suatu distribusi
dengan v.a. acak kontinu
Bentuk distribusi kai kuadrat
ditentukan
oleh
derajat
kebebasan v1 dan v2 serta nilai
Cara membaca tabel F
contoh :
= 5% = 0,05
v1 = 10
v2 = 8
3,35

0,05(10,8)

Distribusi t
Merupakan suatu distribusi
dengan v.a. kontinu
Bentuk distribusi t ditentukan
oleh derajat kebebasan v serta
nilai
Cara membaca tabel t
contoh :
= 5% = 0,05
1,7531
v = 15

t
}

0,05(15)