Anda di halaman 1dari 20

1

P U T U S A N
Nomor : 16/Pid/2013/PT.Sultra

DEMI KEADILAN
BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
Pengadilan

Tinggi

Sulawesi

Tenggara

yang

memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana dalam


Pengadilan Tingkat Banding, telah menjatuhkan putusan
seperti tersebut dibawah ini dalam perkara Terdakwa :

Nama lengkap

: LA URE Bin LA OGA

Tempat lahir

: Kadolomoko

Umur/Tgl.lahir

: 86 tahun/1934

Jenis Kelamin

: Laki laki

Kebangsaan

: Indonesia

Tempattinggal

: Jln.

Anoa,

Kelurahan

Kadolomoko,

Kecamatan

Kokalukuna, Kota Baubau


Agama

: Islam

Pekerjaan

: Tani

Pendidikan

: -

Terdakwa tidak ditahan ;


Pengadilan Tinggi tersebut ;
Terdakwa

di

dalam

perkara

didampingi oleh Penasihat Hukum ;

ini

tidak

bersedia

Telah membaca berkas perkara dan surat-surat yang


bersangkutan serta turunan putusan Pengadilan Negeri
Baubau

tanggal

07

Februari

2013

Nomor

259/Pid.B/2012/PN.BB, dalam perkara Terdakwa tersebut


diatas ;
Menimbang, bahwa berdasarkan Surat Dakwaan Jaksa
Penuntut Umum tanggal 22 Oktober 2012 Nomor Register
Perkara

260/RP-9/05/2009

sebagai berikut

Terdakwa

telah

didakwa

Bahwa ia terdakwa La Ure bin La Oga pada waktu


yang sudah diingat lagi dengan pasti namun masih dalam
bulan Agustus 2006, bertempat di Kawasan Taman Wisata
Alam

Tirta

Kecamatan

Rimba

air

jatuh

Kokalukuna,

Kota

Kelurahan
Baubau

kadolomoko,

atau

setidak-

tidaknya di suatu tempat yang masih termasuk dalam


daerah hukum Pengadilan Negeri Baubau telah dengan
sengaja melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan
fungsi

zona

nasional,
dilakukan

pemanfaatan

taman
dengan

hutan

dan

raya

zona
dan

cara-cara

lain

taman

atau

dari

taman

wisata

yang

keadaan

sebagai

berikut :
Bahwa pada waktu dan tempat sebagaimana tersebut
di atas, ketika terdakwa La ure Bin La Oga ditemukan
oleh

petugas

kehutanan

bidang

KSDA

masuk

ke

dalam

kawasan Taman Wisata Alam Tirta Rimba dan melakukan


kegiatan
wisata

pembersihan
alam

kemudian

salah

satu

berkebun

bagian
dan

dari

taman

bercocok

tanam

berupa ubi kayu dan jagung serta terdakwa juga menanam

pohon jambu mete, dimana terdakwa melakukan kegiatan


bercocok tanam tersebut masuk di dalam Kawasan Taman
Wisata Alam Tirta Rimba berdasarkan perhitungan titik
koordinat dengan hasil :
UTM 51 M : 1.0460415, 9396867, 2.0460386, 9396896,
3.0460492,

3.9396784, 4.0460594, 9396749 .

Dengan kesimpulan posisi titik koordinat pada garis


lintang utara dan bujur timur peta lokasi taman wisata
alam tirta rimba air jatuh.
Perbuatan terdakwa tersebut telah merubah fungsi
dari zona pemanfaatan Kawasan Taman Wisata Alam Tirta
Rimba

berdasarkan

459/Kpts/7/1978

SK.

tanggal

Menteri

24

Juli

Pertanian

1978

dan

No.

Ketetapam

Menteri Kehutanan Nomor 440/KPTS-2/1994 ;


Perbuatan

Terdakwa

sebagaimana

diatur

dan

diancam pidana dalam Pasal 33 ayat (3) jo Pasal 40


ayat

(2)

UURI

No

Tahun

1990

tentang

Konservasi

Sumber Daya Alam hayati dan ekosistemnya ;


Menimbang, bahwa berdasarkan Surat Tuntutan Jaksa
Penuntut

Umum

Perkara

tertanggal

15

Januari

PDM-260/RP-9/05/2009,

2013

No.

Terdakwa

Reg.
telah

dituntut sebagai berikut :


1. Menyatakan

terbukti

Terdakwa
secara

La

sah

Ure
dan

Bin

La

Oga

meyakinkan

telah

bersalah

melakukan tindak pidana di bidang Konservasi Sumber


daya

Alam

hayati

dan

Ekosistemnya

sebagaimana

tercantum dalam dakwaan Pasal 33 ayat (3) jo Pasal

40 ayat (2) UURI No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi


Sumber Daya Alam hayati dan ekosistemnya ;
2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa La Ure Bin La

Oga

dengan

dengan

pidana

perintah

penjara

agar

selama

terdakwa

(lima)bulan

tersebut

segera

dimasukkan ke dalam tahanan dan denda sebesar Rp


300.000,00

(tiga

ratus

ribu

rupiah)

subsidair

(dua) Bulan kurungan ;


3. Membebani Terdakwa La Ure Bin La Oga untuk membayar
biaya

perkara

sebesar

Rp

5.000,00

(lima

ribu

rupiah);
Menimbang, bahwa berdasarkan atas tuntutan Jaksa
Penuntut
telah

Umum

tersebut,

menjatuhkan

Pengadilan

putusan

yang

Negeri

amarnya

Baubau,
berbunyi

sebagai berikut :
1.

Menyatakan bahwa terdakwa La Ure Bin La Oga


dengan

identitas

tersebut

secara

dan

meyakinkan

bersalah

pidana

Melakukan

kegiatan

terbukti
melakukan
yang

sah

tindak

tidak

sesuai

di

dengan

atas

fungsi

telah

zona

pemanfaatan hutan wisata ;


2.

Menjatuhkan pidana kepada terdakwa La Ure Bin


La

Oga

oleh

karena

kesalahannya

tersebut

dengan pidana penjara selama 4(empat)bulan ;


3.

Menetapkan bahwa pidana tersebut tidak perlu


dijalani kecuali dikemudian hari ada perintah
lain

dalam

putusan

Hakim,

karena

terpidana

melakukan perbuatan yang dapat dihukum sebelum

masa

percobaan

selama

(delapan)

bulan

berakhir ;
4.

Menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 300.000,00


(tiga

ratus

apabila
denda

ribu

terdakwa
tersebut

rupiah)
tidak

maka

dengan

mampu

ketentuan

untuk

diganti

membayar

dengan

pidana

kurungan selama 1 (satu)bulan;


5.

Membebankan

kepada

terdakwa

untuk

membayar

biaya perkara sebesar Rp. 5.000,00 (lima ribu


rupiah) ;
Menimbang,
Jaksa

Penuntut

dihadapan
tanggal
akta

Umum

Panitera

12

dan

terhadap

telah

2013

Banding

permintaan

putusan

menyatakan

Pengadilan

Februari

permintaan

PN.BB.,

bahwa

tersebut

minta

Banding

Negeri

Baubau,

pada

sebagaimana

ternyata

dari

Nomor

banding

259/Akta.Pid/2012/
tersebut

telah

diberitahukan dengan cara seksama kepada Terdakwa pada


tanggal

18

Februari

2013

sebagaimana

Akta

Pemberitahuan Permintaan Banding Nomor : 259/Akta.Pid


/2012/PN.BB. ;
Menimbang,

bahwa

sehubungan

dengan

permintaan

banding tersebut Jaksa Penuntut Umum telah mengajukan


memori banding tertanggal 18 Februari 2013 dan memori
banding tersebut telah pula diberitahukan dengan cara
seksama kepada Terdakwa pada tanggal 20 Februari 2013;
Menimbang, bahwa Terdakwa telah mengajukan Kontra
Memori Banding tertanggal 19 Maret 2013 dan kontra

memori

banding

tersebut

telah

pula

diberitahukan

kepada Jaksa Penuntut Umum pada tanggal 19 Maret 2013


sesuai dengan akta pemberitahuan dan penyerahan kontra
memori Banding Nomor : 259/Pid.B/2012/PN.BB. ;
Membaca Surat Panitera Pengadilan Negeri Baubau
Nomor : W23.U2/253/Hk.01/III/2013 tertanggal 11 Maret
2013

telah

memberi

kesempatan

kepada

Terdakwa

dan

Jaksa Penuntut Umum untuk mempelajari berkas perkara


di

Kepaniteraan

Pengadilan

Negeri

Baubau

terhitung

sejak tanggal 11 Maret 2013 s/d 18 Maret 2013 sebelum


berkas perkara dikirim ke Pengadilan Tinggi Sulawesi
Tenggara ;
Menimbang, bahwa permitaan akan pemeriksaan dalam
tingkat

banding

oleh

Jaksa

Penuntut

Umum

telah

diajukan dalam tenggang waktu dan cara serta memenuhi


syarat-syarat yang ditentukan di dalam Undang-Undang,
maka permintaan banding tersebut dapat diterima ;
Menimbang, bahwa Jaksa Penuntut Umum dalam memori
bandingnya pada pokoknya mengemukakan sebagai berikut:
1. Bahwa

Terdakwa

telah

mengetahui

lahan

yang

dibukanya masuk dalam kawasan hutan wisata namun


Terdakwa

tetap

melakukan

kegiatan

membuka

lahan

hutan tersebut ;
2. Bahwa akibat perbuatan Terdakwa yang merubah fungsi

kawasan

taman

wisata

alam

tirta

berfotensi

menimbulkan tanah longsor karena lokasi pembersihan


tersebut berada pada posisi kemiringan 40 derajat ;
3. Bahwa

pertimbangan

berat

ringannya

pidana

yang

dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri tidak sama dengan


pertimbangan
pidana,

Jaksa

Penuntut

sehingga

masyarakat

tidak

mengingat

Umum

sesuai

telah

dalam

tuntutan

dengan

keadilan

dilakukan

sosialisai

oleh KSDA tahun 2000 hingga tahun 2006 di tempat


tersebut

(Terdakwa)

dengan

mengikut

sertakan

Kelurahan,Kecamatan,Pemerintah Kota hingga anggota


DPRD ;
Berdasarkan

uraian

diatas

maka

kami

memohon

supaya Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara menyatakan:


1. Menerima Permohoan banding Penuntut Umum ;
2. Membatalkan

putusan

Pengadilan

Nomor:258/Pid.B/2012/PN.Baubau

Negeri

tnggal

Baubau
Ferbuari

2013 yang dimohonkan Banding ;


3.

Menyatakan
terbukti

terdakwa
secara

LA

sah

URE
dan

Bin

LA

OGA

meyakinkan

telah

bersalah

melakukan tindak pidana di bidang Konservasi Sumber


daya

Alam

hayati

dan

Ekosistemnya

sebagaimana

tercantum dalam dakwaan Pasal 33 ayat (3) jo Pasal


40 ayat (2) UURI No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi
Sumber Daya Alam hayati dan ekosistemnya ;
4.

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa LA URE Bin LA


OGA

dengan

dengan

pidana

perintah

penjara

agar

selama

terdakwa

(lima)bulan

tersebut

segera

dimasukkan ke dalam tahanan dan denda sebesar Rp

300.000,00

(tiga

ratus

ribu

rupiah)

subsidair

(dua) Bulan kurungan ;


5. Menetapkan

barang

bukti

berupa

(enam)

batang

pohon kayu dirampas untuk dimusnahkan ;


6.

Membebani terdakwa LA URE Bin LA OGA untuk membayar


biaya

perkara

sebesar

Rp

5.000,00

(lima

ribu

rupiah);
Menimbang, bahwa Terdakwa dalam kontra memori
bandingnya
sisi

pada

menyatakan

sejak

tahun

Taman

Wisata

pokoknya
tanah

1960

dan

Alam

mengemukakan

lokasi
baru

Tirta

yang

diklaim
Rimba

bahwa

disatu

dikelolanya
sebagai

sesuai

itu

Kawasan

SK

Menteri

Pertanian No:459/KPTS/17/1978 tanggal 24 Juli 1978 dan


Ketetapan

Menteri

Kehutanan

No

440/KPTS-2/1994,

lokasi tersebut digarap Terdakwa karena diperoleh dari


warisan

orang

Kesultanan

tua

Buton

secara
dan

turun

dilokasi

temurun

dari

tersebut

ada

Zaman
yang

mempunyai kebun lebih kurang 300 orang, Terdakwa juga


uraikan kronologis yang janggal yaitu yang diperiksa
oleh Polres Baubau hanya saya dan Mauli Bin Manaizu
saja, Terdakwa dan Mauli Bin Manaizu tidak tahu baca
dan tulis, tidak tahu apa yang dimaksud oleh penyidik
pada setiap pertanyaan dan kami hanya disuruh tanda
tangan ditiap lembar kertas berita acara pemeriksaan,
kamai

berdua

jika

kami

adalah

Tokoh

dipidana,

Masyarakat

maka

harapan

Adat

sehingga

BKSDA

semua

masyarakat akan takut dan meninggalkan perkampungan,


Kenapa mesti kami yang dpindahkan sementara dikawasan

itu ada sekitar 300 kepala keluarga yang hidup,


perkara ini disidangkan Jaksa Penuntut Umum pada tahun
2006 tapi diputus pada tanggal 07 Februari 2013 apakah
tidak

janggal,

menyatakan
hukum

Terdakwa

atau

Pengadilan

disisi

lain

Terdakwa

terbebas

dari

setidak-tidaknya

Negari

Baubau

No

memohon

untuk

segala

tuntutan

menguatkan

putusan

259/Pid.B/2012/PN.BB

tanggal 07 Februari 2013 atau mohon putusan seadiladilnya serta melampirkan foto copy berupa foto dan
surat yang ditujukan kepada Ketua DPRD Kota Baubau
dilengkapi

daftar

nama-nama

dan

tanda

tangan/cam

jempol ;
Menimbang,

bahwa

Majelis

Hakim

Tingkat

Banding

akan mempertimbangkan alasan alasan memori banding


Jaksa

Penuntut

Umum

tersebut

dengan

pertimbangan

sebagai berikut ;
1.

Terhadap alasan keberatan poin ke-1 dan poin ke-2


Majelis Hakim Tingkat Banding berpendapat alasan
ini tidak dapat diterima kebenarannya, karena fakta
yang terungkap dipersidangan, pada awalnya lokasi
lahan tersebut dikelola Terdakwa dengan bercocok
tanam berupa tanaman ubi kayu, jagung dan Jambu
mente atas dasar turun temurun mulai dari kakek,
orang

tuanya

hingga

pada

Terdakwa,

Pemerintah

menetapkan lokasi yang diusahai Terdakwa tersebut


menjadi

Taman

Wista

dengan

fungsi

konservasi

khususnya Kawasan Taman Wisata Alam Tirta Rimba,


barulah

pada

tanggal

24

Juli

1978

sesuai

Surat

10

Keputusan

Menteri

Pertanian

No:459/KPTS/

17/1978

dan Keputusan Menteri Kehutanan No:440/KPTS-II/1994


tanggal 5 Oktober 1994, dan pada Terdakwa dilakukan
penyidikan
Agustus

terhadap

2006

Terdakwa

oleh

PPNS

pada

Balai

tanggal

KSDA

14

Sulawesi

Tenggara, ternyata Terdakwa tidak lagi melakukan


kegiatan

dilokasi

tersebut.

Hal

ini

menunjukkan

Terdakwa telah menyadari kesalahannya bila tetap


mengolah

lahan

tersebut

akan

dapat

menimbulkan

tanah menjadi longsor, dan Majelis Hakim Tingkat


Pertama

telah

menyatakan

perbuatan

Terdakwa

tersebut terbukti bersalah lalu dijatuhi hukuman


badan dan hukuman denda ;
2.

Terhadap alasan keberatan pada poin ke-3, Majelis


Hakim Tingkat Banding berpendapat alasan ini juga
tidak dapat dibenarkan, karena tidak ada ketentuan
di

dalam

Undang-Undang

Majelis

Hakim

Pengadilan

Negeri yang memeriksa dan menyidangkan perkara yang


diajukan

oleh

mengenai

berat

Penuntut

Umum

ringannya

pertimbangan

pidana

yang

hukum

dijatuhkan

pada Terdakwa harus sama dengan pertimbangan hukum


dari

Penuntut

Umum

Umum.

Selain

itu

saudara

Penuntut

perlu memahami kewenangan untuk menentukan

berat ringannya hukuman yang dijatuhkan oleh Hakim


Tingkat

Pertama

yuridis

untuk

pada
minta

Terdakwa
banding

bukanlah
terhadap

alasan
putusan

tersebut, karena mengenai berat ringannya hukuman


yang dijatuhkan oleh Hakim Tingkat Pertama kepada

11

Terdakwa adalah kewenangan mutlak yang diberikan


oleh undang-undang kepada Hakim Tingkat Pertama,
Hakim

Tingkat

Banding,

Penuntut

Umum

sepanjang

hukuman

melebihi

dari

tidak

Hakim

Agung

berhak

yang

hukuman

menginterpensi,

dijatuhkannya
yang

termasuk

itu

tidak

di

dalam

ditentukan

Undang-undang, serta mempunyai alasan pertimbangan


hukum yang benar, selain itu dengan memperhatikan
dengan

memperhatikan

sikap

Terdakwa

yang

secara

nyata sudah menyesali perbuatannya dan sudah tidak


lagi mengulangi perbuatannya sejak tahun 2006, maka
Majelis Hakim Tingkat Banding berpendapat pidana
bersyarat lebih tepat dijatuhkan pada Terdakwa ;
Menimbang,
Umum,

agar

bahwa

putusan

terhadap
Pengadilan

259/Pid.B/2012/PN.BauBau

permohonan
Negeri

dibatalkan,

Penuntut

Baubau
alasan

No.
ini

dinilai tidak ada relefansinya dengan tuntutan, sebab


jikalaupun putusan Pengadilan Negeri Baubau dibatalkan
hal ini mengandung pengertian Pengandilan Tinggi harus
membebaskan Terdakwa dari tuntutan hukum, tetapi jika
Putusan Pengadilan Negeri Baubau diperbaiki mengenai
lamanya pidana yang dijatuhkan, sehingga sesuai dengan
tuntutan Penuntut Umum, maka hal ini mengandung arti
merubah

putusan

Pengadilan

Negeri

Baubau

sekedar

mengenai berat ringannya pidana yang dijatuhkan, untuk


itu

diminta

kepada

saudara

Penuntut

Umum

membaca

secara seksama kembali Undang Undang RI. No. 8 Tahun


1981 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana ;

12

Menimbang,
permohonan
Tingkat

bahwa

mengenai

Banding

demikian

barang

juga

bukti,

berpendapat

terhadap

Majelis

permohonan

ini

Hakim
adalah

keliru alias ngawur, sebab di dalam berkas perkara a


quo,

sama

sekali

6(enam)

batang

sendiri

dalam

tidak

kayu

ada

yang

tuntutannya

terdaftar

disita

dan

juga

tidak

barang

bukti

Penuntut
ada

Umum

menuntut

mengenai status barang bukti (lihat tuntutan tanggal


15 Januari 2013), ternyata tiba-tiba muncul di dalam
memori banding, oleh karena itu permohonan ini tidak
beralasan dan haruslah dikesampingkan ;
Menimbang,

bahwa

berdasarkan

alasan-alasan

pertimbangan tersebut di atas, Majelis Hakim Tingkat


Banding

berkesimpulan

Penuntut Umum

alasan

alasan

keberatan

dalam memori bandingnya tersebut tidak

beralasan dan haruslah ditolak untuk seluruhnya ;


Menimbang,
Tingkat

Banding

bahwa

selanjutnya

Majelis

akan

mempertimbangkan

Hakim

alasan-alasan

kontra memori banding dari Terdakwa sebagai berikut ;


1. Bahwa terhadap alasan keberatan Terdakwa pada poin

ke-1 sampai poin ke-16, pada intinya Majelis Hakim


Tingkat

Banding

tersebut

merupakan

Tingkat

Pertama

berpendapat
pengulangan

telah

alasan
dan

keberatan

Majelis

mempertimbangkannya

Hakim
dengan

tepat dan benar, namun jika alasan keberatan ini


dihubungkan
dalam

uraian

kontra

kronologis

memori

serta

bandingnya,

kesimpulan
menimbulkan

13

kecurigaan

bagi

Majelis

Hakim

Tingkat

Banding,

bahwa Terdakwa sebenarnya bukanlah buta huruf yang


tidak tau baca dan tulis, karena dalam kenyataannya
kontra memori bandingnya tertera tanda tangan di
atas nama Terdakwa, bahkan susunan redaksi kontra
memori bandingnya juga menunjukkan bahwa Terdakwa
memahami hukum. Hal ini menunjukkan adanya pokrol
bambu yang memanfaatkan kesempatan untuk mengambil
keuntungan

dibelakang

Terdakwa,

sehingga

alasan

Terdakwa yang menyatakan dirinya buta huruf menjadi


buyar ;
2. Terhadap

permohonan

khususnya

mengenai

Terdakwa
menguatkan

pada
putusan

poin

ke-2

Pengadilan

Negeri Baubau No.258/Pid.B/2012/PN.Baubau, tanggal


07

Februari

dihubungkan
poin

ke-1

2013

dalam

dengan
sampai

kontra

memori

alasan-alasan
ke-16,

banding

keberatan

Majelis

Hakim

pada

Tingkat

Banding berkesimpulan pemohon tidak tetap pendirian


sehinga tidak dapat dibenarkan, sebab jika Terdakwa
berkeinginan

dibebaskan

tidak

perlu

mencantum

kalimat menguatkan putusan dan Nomor perkara syang


akan

dikuatkan

pun

salah,

seharusnya

Nomor

Perkaranya adalah No : 259/Pid.B/2012/ PN.Baubau ;


3. Terhadap adanya 3 (tiga) foto lokasi berupa foto

copy serta foto copy surat yang ditujukan kepada


Ketua DPRD Kota Baubau, Majelis Hakim berpendapat,
dengan

adanya

foto

tersebut

membuktikan

bahwa

Terdakwa bersama dengan warga lainnya telah nyata

14

membuka
Taman

lahan

Wisata

pondok,

dengan
Alam

berkebun

Tirta

sedangkan

di

Rimba

mengenai

lokasi

sampai

alasan

Kawasan

mendirikan
penggusuran

secara tiba-tiba oleh Pemerintah Kota Baubau,alasan


ini tidak benar dan tidak beralasan, karena sesuai
keterangan

saksi-saksi

dalam

diberita

acara

persidangan bahwa sejak tahun 2000 telah dilakukan


sosialisasi
agar

kepada

tidak

membuka

masuk

lahan

masyarakat
kedalam

menanami

dan

memperingatkan

kawasan

ubi

atau

hutan

tanaman

untuk
lainnya

keterangan saksi-saksi tersebut dibenarkan Terdakwa


dan

Terdakwa

maupun

sendiri

larang

masyarakat
dimaksud,

mengakui

tersebut,

lainnya
maka

tidak

dengan

adanya

tetapi

sosialisasi

Terdakwa

mengindahkan

demikian

dan

larangan

tidak

terbukti

adanya penggusuran yang dilakukan secara tiba-tiba


oleh

Pemerintah

Kota

Baubau

kepada

Terdakwa

dan

masyarakat lainnya ;
Berdasarkan
Majelis

Hakim

kontra

memori

pertimbangan

Tingkat
banding

Banding

tersebut

di

berkesimpulan

Terdakwa

tidak

atas,
alasan

benar

dan

haruslah ditolak ;
Menimbang,

bahwa

berdasarkan

pertimbangan

tersebut, alasan keberatan keberatan Penuntut Umum


maupun alasan-alasan kebertan Terdakwa dinilai tidak
mempunyai dasar hukum, maka dengan demikian Pengadilan
Tinggi sependapat dengan pertimbangan hakim tingkat
pertama

dalam

putusannya,

yang

menyatakan

Terdakwa

15

terbukti dengan sah dan meyakinkan bersalah melakukan


tindak

pidana

sebagaimana

didakwakan

kepadanya

dan

pertimbangan hakim tingkat pertama tersebut diambil


alih

dan

dijadikan

sebagai

pertimbangan

Pengadilan

Tinggi sendiri dalam memutus perkara ini dalam tingkat


banding ;
Meninbang,

bahwa

dengan

mengambil

alih

pertimbangan hakim tingkat pertama, maka Pengadilan


Tinggi

memutus

menguatkan

untuk

sebagian

putusan

Pengadilan Negeri Kendari tanggal 07 April 2011 Nomor


: 322/Pid.B/2010/PN.Kdi yang dimohonkan banding ;
Menimbang, bahwa karena Terdakwa dijatuhi pidana,
maka kepadanya dibebani membayar biaya perkara dalam
kedua tingkat peradilan ;
Mengingat

dan

memperhatikan

Pasal

241,

242,

khususnya Pasal 40 ayat (2) Jo. Pasal 33 ayat (3) UU


RI. Nomor : 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber
Daya

Alam

Hayati

dan

Ekosistemnya

serta

ketentuan-

ketentuan hukum lain yang berlaku ;

M E N G A D I L I
1. Menerima permintan banding dari Jaksa Penuntut Umum

tersebut ;
2. Menguatkan

putusan

Pengadilan

Negeri

Baubau,

tanggal 07 Februari 2013 Nomor : 259/Pid.B/2012/


PN.BB., yang dimintakan banding ;

16

3. Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa dalam dua

tingkat peradilan, sedangkan untuk tingkat banding


sebesar Rp.5000,- (lima ribu rupiah) ;
Demikianlah
permusyawaratan

diputuskan
Majelis

dalam

Hakim

rapat

Pengadilan

Tinggi

Sulawesi Tenggara pada hari Senin, tanggal 28 Mei 2013


oleh kami AGUSTINUS SILALAHI, SH.,MH., sebagai Ketua
Majelis dengan GANJAR SUSILO,SH dan RONIUS,SH masingmasing
Wakil

sebagai
Ketua

Hakim

Anggota

Pengadilan

berdasarkan

Tinggi

Penetapan

Sulawesi

Tenggara,

tanggal 08 Mei 2013 Nomor : 16/Pen.Pid/2013/PT.Sultra


untuk

memeriksa

dan

mengadili

perkara

ini

dalam

tingkat banding dan putusan tersebut diucapkan dalam


sidang terbuka untuk umum pada hari Selasa, tanggal 04
Juni 2013 oleh Hakim Ketua Majelis tersebut dengan
dihadiri

hakim-hakim

anggota,

serta

dibantu

oleh

MADE ARDANA, SH., Panitera Pengganti pada Pengadilan


Tinggi tersebut, tanpa dihadiri Jaksa Penuntut Umum
dan Terdakwa ;

Hakim Anggota ;
Ttd.

1. GANJAR SUSILO,SH.

Ttd.

2.

R O N I U S, SH.

Hakim Ketua ;
Ttd.

AGUSTINUS SILALAHI,SH.,MH.

17

Panitera Pengganti :
Ttd.

I MADE ARDANA, SH.

Turunan Putusan Sesuai Dengan Aslinya.


PENGADILAN TINGGI SULAWESI TENGGARA
WAKIL PANITERA,

LA ODE MULAWARMAN, SH., MH.


NIP.19641231 199503 1 013.

PENETAPAN
Nomor : 16/Pen.Pid/2013/PT.Sultra.

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA


Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara
Membaca

: Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi


Tenggara

tanggal

08

16/Pen.Pid/2013/PT.Sultra

Mei

2013

tentang

Nomor

Penunjukan

18

Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili


perkara terdakwa

LA URE Bin LA OGA pada

tingkat banding.
Menimbang

: Bahwa untuk menentukan hari sidang pembacaan


putusan perkara terdakwa LA URE Bin LA OGA
tersebut perlu dibuat penetapan hari sidang.

Mengingat

: - Undang Undang R.I. Nomor 48 Tahun 2009;


-

Undang Undang R.I. Nomor 49 Tahun 2009;


Pasal-Pasal dalam KUHAP (UU No.8 Tahun
1981).
Menetapkan :

Bahwa sidang pembacaan putusan perkara pidana


Nomor

16/Pid/2013/PT.Sultra

atas

nama

terdakwa LA URE Bin LA OGA pada hari Selasa


tanggal 04 Juni 2013 bertempat di ruang sidang
Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara.

Ditetapkan di : Kendari
Pada tanggal : 28 Mei 2013
KETUA MAJELIS HAKIM

AGUSTINUS SILALAHI , SH.,MH.

19

BERITA ACARA SIDANG


NOMOR : 16/Pid/2013/PT.Sultra

Persidangan Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara di Kendari


yang memeriksa dan mengadili perkara pidana pada peradilan tingkat
banding, berlangsung di ruang sidang Pengadilan Tinggi Sulawesi
Tenggara Jl. Mayjen. D.I. Panjaitan No.165 Kendari, pada hari Selasa
tanggal 04 Juni 2013, dalam perkara Terdakwa :
Nama lengkap
Tempat lahir
Umur/Tgl.lahir
Jenis Kelamin
Kebangsaan
Tempattinggal
Agama
Pekerjaan
Pendidikan

:
:
:
:
:
:

LA URE Bin LA OGA


Kadolomoko
86 tahun / 1934
Laki laki
Indonesia
Jln. Anoa, Kelurahan Kadolomoko,
Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau
: Islam
: Tani
:-

Susunan Persidangan :
1.
2.
3.
4.

AGUSTINUS SILALAHI, SH.,MH.


GANJAR SUSILO, SH.
RONIUS, SH.
I MADE ARDANA,S.H.

:
:
:
:

sebagai Hakim Ketua;


sebagai Hakim Anggota;
sebagai Hakim Anggota;
sebagai Panitera Pengganti

Persidangan tidak dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum maupun


para Terdakwa.
Setelah sidang dimulai dan persidangan dinyatakan terbuka
untuk umum oleh Hakim Ketua Majelis, kemudian dijelaskan bahwa
sidang hari ini adalah sidang untuk pembacaan putusan perkara pidana
Nomor : 16/Pid/2013/PT.Sultra.
Selanjutnya Ketua Majelis membacakan putusan yang amarnya
sebagai berikut :
MENGADILI
1. Menerima permintan banding dari Jaksa Penuntut Umum tersebut ;

19

20

2. Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Baubau, tanggal 07 Februari

2013 Nomor : 259/Pid.B/2012/PN.BB., yang dimintakan banding ;


3. Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa dalam dua tingkat
peradilan, sedangkan untuk tingkat banding sebesar Rp.5000,- (lima
ribu rupiah) ;
Setelah putusan selesai dibacakan oleh Hakim Ketua Majelis,
maka sidang dalam perkara ini dinyatakan selesai, dan sidang ditutup ;
Demikian Berita Acara Persidangan ini dibuat dan ditanda
tangani oleh Hakim Ketua Majelis dan Panitera Pengganti pada
Pengadilan Tinggi tersebut ;

HAKIM KETUA MAJELIS,


Panitera Pengganti,

I MADE ARDANA, SH.

AGUSTINUS SILALAHI, SH.,MH.

20