Anda di halaman 1dari 2

Kudubisafisika.blogspot.

com

Bunyi

Bunyi merupakan gelombang longitudinal yang tidak dapat merambat di ruang hampa udara, akan tetapi
dapat merambat melalui zat padat, cair dan gas.
Nada : Bunyi yang teratur frekuensinya
Desah (Noise) : Bunyi yang tidak teratur frekuensinya
Tinggi nada disebabkan oleh frekuensi
Kuat lemahnya bunyi ditentukan oleh Amplitudo
Nyaring bunyi ditentukan oleh intesitas bunyi
Bunyi yang mamp didengar oleh manusia berada pada frekuensi 20 – 20000 Hz
Bunyi yang berada dibawah frekuensi 20 Hz disebut infrasonic
Bunyi yang beada diatas 20000Hz disebut ultrasonic

A. Intensitas dan taraf intensitas Bunyi

a. Intensitas bunyi adalah jumlah energi yang menembus tegak lurus luas bidang

P I= Intensitas Bunyi (Watt/m2)


I 
A P= Energi Bunyi (watt)
A= Luas bidang (m2)
A  4r 2

b. Taraf Intensitas adalah perbandingan antara intensitas bunyi dengan intensits ambang
bunyi.

I TI = Taraf Intensitas bunyi (Desibel)(dB)


TI = 10 log I = Intensitas bunyi (watt/m2)
Io Io = Intensitas ambang (Intensitas terkecil yang masih
dapat menimbulkan rangsangan pendengaran, f=1000 Hz
TIn = Taraf Intensitas oleh n sumber bunyi
TIn = TI(1) + 10 log n TI1 = Taraf Intensitas 1 sumber bunyi
n = Banyaknya sumber bunyi

c. Pelayangan bunyi
Unai Pelayangan bunyi terjadi karena interferensi dua gelombang bunyi dengan frekuensi hamper
sama

f pelayangan = ftinggi -frendah


Kudubisafisika.blogspot.com

B. Efek Doppler
Efek dopler membicarakan tentang perbedaan frekuensi sumber bunyi dengn pendengar, bila didengar oleh
pendengar yang sedang diam atau bergerak, atau sumber bunyi diam atau bergerak.

Persamaan umum efek Doppler

v  vp
fp  fs
v  vs

Keterangan:
fp = frekuensi yang didengar oleh pendengar (Hz)
fs = frekuensi dari sumber bunyi (hz)
v = kecepatan bunyi di udara (340 m/s)
vp = kecepatan pendengar (bernilai positif bila mendekati sumber)
vs = kecepatan sumber bunyi (bernilai positif bila menajauhi sumber)