Anda di halaman 1dari 3

Kudubisafisika.blogspot.

com

Dualisme Gelombng Partikel

A. Pengertian dualisme Gelombang Partikel


Yang dimaksud partikel mempunyai sifat dualisme gelombang adalah partikel (misalnya cahaya) menurut
teori kuantum selain dapat merambatkan energi secara kontinu dari sumber sebagai pola gelombang, juga
dapat merambatkan energi berupa paket-paket gelombang atau partikel.

B. Energi Radiasi
Setiap benda yang mempunyai suhu lebih besar dari suhu lingkungannya akan memancarkan energi radiasi.
Sebaliknya apabila suatu bend mempunyai suhu lebih rendah dari suhu lingkungannya, maka benda
tersebut akan menyerap energi.
Energi radiasi juga dipengaruhi oleh jenis, ukuran benda selain suhu benda. Joseph Stefan dan Ludwig
Boltzmann, merumuskan energi radiasi, , yang Secara umum besarnya energi radiasi dapat ditulis:

Q
P  eAT 4
t
Dengan:
P= Laju energi (Daya) (J/s)(watt)
 Q= Energi (J)
 t= perubahan waktu (detik)
e = emisivitas benda=konstanta Stefan-Boltzmann = 5,67 x10-8 Wm-2K-4
T = Suhu mutlak benda (oK)

Emesivitas benda dalah kemampuan menyerap atau memancarkan radiasi. Benda hitam mempunyai
kemampuan yang baik dalam menyerap ataupun memancarkan radiasi e=1, sehingga sering disebut radiasi
benda hitam.

B. Hukum pergeseran Wien


Wilhelm Wien, menemukan hubungan empiris antara panjang gelombang radiasi yang dipancarkan benda
hitam terhadap suhu mutlak benda.

Persamaan tersebut sering ditulis dengan rumus:

 mT  kons tan = 2,898x10-3 meterKelvin

Keterangan
m = Panjang gelombang (m)
T = Suhu mutlak benda (K)

Intensitas
T1<T2

T2
T1

λ2 λ1
Panjang gelombang 
Kudubisafisika.blogspot.com

C. Teori Planck
Hipotesis planck (Max Planck)memperlihatkan bahwa energi radiasi terjadi dalam kuantum (paket energi).
Jadi menurut planck, gelombang elektromagnetik yang terpancar akan berbentuk paket-paket energi yang
disebut foton, masing-masaing dengan energi hf.

Persamaan Energi foton :

E = hf

Keterangan:
E = Energi foton (J)
h = Konstanta Planck (6,63 x 10-34 J/s)
f = frekuensi Gelombang elektromagnetik (Hz)

D. Efek fotolistrik
Efek fotolitsrik adalah gejala terlepasnya electron dari permukaan benda (missal logam)akibat benda
tersebut dikenai gelombang elektromagnetik. Agar terjadi efek fotolistrik, berkas cahaya yang masuk harus
memiliki frekuensi yang lebih besar dari frekuensi ambang bahan (fo). (f>fo) atau (λ<λo)
Frekuensi ambang (fo) adalah : frekuensi terkecil yang diperlukan untuk melepaskan electron dari
permkaan logam/benda.
Panjang gelombang ambang (λo) : Panjang gelombang terbesar yang diperlukan untuk melepaskan electron
dari permukaan logam/benda.

Energi kinetic maksimum dari electron yang dilepaskan dari keping logam katoda oleh cahaya tidak
tergantung pada intensitas cahaya.

Ek = hf-hfo

Ek = energi kinetic electron yang terlepas


hf = energi foton dari luar
hfo = energi ambang bahan

karena :

W=hfo, maka :

Ek = hf-W.

Apabila yang diketahui adlah panjang gelombang ambang dan panjang gelombang cahaya dari luar, maka

hc hc
Ek= 
 o
Kudubisafisika.blogspot.com

E. Efekk Compton (1923)


Paket-paket energi gelombang elektromagnetik dapat berfungsi sebagai partikel dengan momentum
sebesar:

hf
Pfoton=
c
Keterangan:
Pfoton = momentum foton
hf = energi foton
c = kecepatan cahaya

F. Teori Louis de Broglie (1924)


Partikel seperti electron dapat bersifat sebagai gelombang. Menurut de Broglie hubungan antara panjang
gelombang partikel (λ) dengann momentumnya (p) dapat diturunkan dari persamaan Compton, yaitu :

hf
Pfoton= , karena c=λf, maka:
c
hf h h h
P = =   
f  p mv

Keterangan:
λ : Panjanga gelombang partikel
m: massa partikel
V: kecepatan partikel