Anda di halaman 1dari 1

Asalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Puji syukur kita panjatkan kehadirat ALLAH SWT karena hanya izinnyalah kita
masih bias berkumpul di sini, yang saya hormati ibu pengajar bahasa Indonesia dan
teman-teman yang saya cintai.perkenankanlah saya membaca pidato dengan judul
PENDIDIKAN.

Pendidikan adalah hal yang paling penting di negara yang sedang berkembang.
Kalau sumber alam di kelola dengan baik, dan dengan tanah yang subur di mana-mana,
seharusnya negara ini termasuk yang paling kaya di Asia Tenggara. Tetapi kalau kita
melihat hal pendidikan, masyarakat terus meminta beasiswa dan biaya pendidikan seperti
pengemis di pinggir jalan. Di negara seperti Indonesia, pendidikan sampai tamat sekolah
menengah seharusnya gratis (biayanya dari pemerintah).

Jika kita bandingkan dengan negara-negara tetangga, maka dalam dunia


pendidikan, Indonesia masih harus belajar banyak. Padahal pada waktu tahun 70an
sampai 80an keadaan pendidikan di Indonesia dan Malaysia tidak begitu berbeda dan
beberapa guru dari Indonesia dibawa ke Malaysia untuk membantu.

Sekarang pendidikan di Malaysia termasuk yang paling baik di dunia, tetapi


Indonesia tidak maju dan sekarang biaya pendidikan yang bermutu rendah saja sudah
mulai menjadi di luar jangkauan kebanyakan masyarakat di Indonesia.

Peningkatan dan persamaan mutu ini bisa dilakukan apabila pihak pemerintah
benar-benar mau fokus dan peduli pada pendidikan di daerah dengan memberi sarana dan
prasarana yang cukup dan sama dengan sekolah2 bermutu tinggi lain yang ada di Jawa
(pusat), serta mengirimkan dan memberikan tunjangan lebih kepada guru (secara umum).

Langkah paling awal yang perlu dilakukan sebenarnya mudah (itu juga apabila
pemerintah benar2 punya niat untuk melakukannya): berantas korupsi dan naikkan
upah/gaji guru/tenaga pengajar lainnya. Alasannya adalah guru merupakan ujung tombak
pendidikan, dan apabila guru telah berkecukupan, mereka akan dengan rela dan semangat
mengajar! Ini bukan berarti sogokan supaya guru mau mengajar, tetapi lebih kepada
peningkatan kesejahteraan guru. Banyak guru yg 'mutung' atau ngambek mengajar karena
mereka merasa bahwa pekerjaan mereka sia2, mereka merasa tidak mendapat balas jasa
yang sesuai dari pekerjaan mereka.