Anda di halaman 1dari 3

BAB I SEL

PENEMU
Antonie van Leuwenhoek
Penemu mikroskop mengamati sel bakteri, eritrosit, protozoa, sperma
Robert Hooke
Penemu istilah SEL melalui sayatan gabus
Schleiden
Sel Tumbuhan
Schwan
Sel Hewan

STRUKTUR & FUNGSI


1. Membran Sel
Dinamis (fluida = mudah bergerak)
Asimetris (komposisi karbohidrat tidak sama)
Selektif Permeabel (dapat memilih zat)
Mengontrol & Mengendalikan Sitoplasma
Terdiri Dari Lipid, Protein, Karbohidrat
Memiliki Lapisan Ganda FOFSOLIPID BILAYER
Merupakan Molekul Amfifilik (Kepala “Hidrofilik”, Ekor “Hidrofobik”)
2. Transport Zat
Transport Pasif
Osmosis = Memerlukan membrane / semi permeable
Perpindahan dari Hipotonis – Hipertonis
Difusi air
Difusi = Tidak memerlukan membrane / permeable
Untuk zat hidrofobik (larut dalam lemak)
Perpindahan dari Hipertonis – Hipotonis
Difusi Terfasilitasi = Dengan bantuan protein transport (protein integral)
Untuk cairan hidrofilik (tidak larut dalam lemak)
Transport Aktif
Melawan gradient konsentrasi
Menggunakan energi
Menggunakan protein transport
Sumber energi ATP (Adenosin Trifosfat) bereaksi menjadi ADP + P
KOTRANSPORT
Melibatkan 2 zat : ion Kalium dan Magnesium
Uniport, Simport, Antiport
POMPA ION
Fosforisasi = Penguraian ATP, P menempel pada protein mengeluarkan Na dan merubah
bentuk sisi aktif protein transport ion K masuk
Defosforisasi = Ion K pada protein merubah bentuk sisi aktif dan P keluar, lalu sisi aktif
kembali ke bentuk semula dan Na masuk
ENDOSITOSIS & EKISOSITOSIS
Zat Padat dan Cairan (Pinositosis)
Makro molekul = karbohidrat & lipid
Contoh: Penangkapan Kuman (Fagositosis) & Amoeba = Endositosis
Sel – sel kelenjar pencernaan & enzim yang dikeluarkan = Eksositosis

3. NUKLEUS
Pengendali Sel
Organel Terbesar
Eukariotik (ada membrane inti), Prokariotik (tidak ada membrane inti)
Terlindung selaput inti (Kartioteka)
Matriks Nukleoplasma berisi benang kromatin (DNA)
Kromatin yang memendek dan menebal = kromosom
Nukleolus (anak inti) untuk mengandung salinan gen – gen RNA Ribosom
4. RETIKULUM ENDOPLASMA
REK mengandung Ribosom untuk sintesis protein
5. SENTRIOL
Terdiri dari SENTROSOM untuk pembelahan sel
6. KOMPLEKS GOLGI
Membentuk enzim – enzim yang belum aktif
Dapat mentransport lemak
Untuk sekresi protein, glikoprotein, karbohidrat, dan lemak
Membentuk lisosom
Pada tumbuhan sering disebut Diktiosom
7. LISOSOM
Sebagai alat pencernaan intraseluler (endositosis)
Banyak mengandung enzim (protease, lipase, nuclease, fosfatase)
Autofagi
Membebaskan enzim dari sel (eksositosis)
Autolisis (penghancuran diri sel dengan membebaskan semua lisosom)
8. MITOKONDRIA
Tempat respirasi sel (aerobik)
Membrane sebelah dalam terlindungi antara matriks (Krista)
Matriks kaya enzim pernapasan (sitokrom) dan senyawa DNA, RNA, protein
9. Badan Mikro PEROKSISOM
Untuk detoksifikasi pada sel – sel hati dan ginjal
Mengandung enzim oksidatif (mengikat racun membentuk H2O2)
Mengandung enzim katalase (menguraikan H2O2)

10. PLASTIDA (hanya pada tumbuhan)


Leukoplas terdapat pada organ tidak kena sinar matahari
Amiloplas = untuk menyimpan amilum
Elaioplas = untuk menyimpan lemak
Proteoplas = untuk menyimpan protein
Kloroplas = plastisida yg mengandung klorofil terdapat pada bagian berwarna hijau
Kromoplas = memberikan warna pigmen nonfotosintesis
Karoten = warna kuning, wortel
Xantofil = warna kuning daun tua
Fikosianin = warna biru, ganggang
Fikosantin = warna cokelat, ganggang
Fikoeritin = warna merah, ganggang
Antosianin = warna merah, bunga
Catatan:
Pada sel hewan, mikrotubulus langsung memegang sentriol
Pada sel tumbuhan, mikrotubulus mengatur kromosom (alat gerak = sillia)
Pada hewan uniseluler, terdapat vakuola kontraktil = untuk menjaga tekanan osmotic sitoplasma dan
vakuola nonkontraktil = untuk mencerna makanan