Anda di halaman 1dari 10

CARA MENENTUKAN

KEMATIAN
Oleh :

Alif Alfiansyah

Salman Al Farisi

Pembimbing :

Dr. Abdul Muis, Sp.S

DEFINISI

Kematian Somatik
Kematian somatik atau sistemik adalah kematian yang dinilai
dari terhentinya sistem sirkulasi, respirasi dan inervasi.

Kematian Molekuler
Jarak antara mati somatik dan mati molekuler tidak serentak
pada semua sel dan jaringan tubuh, tetapi bergantung pada
jenis sel. Sel-sel otak paling cepat mati oleh karena kekurangan
oksigen. Dalam waktu 4-5 menit jaringan otak tidak mendapat
oksigen, ia akan mati dan tidak dapat diperbaiki lagi.

DEFINISI MATI OTAK


Mati otak (brain death) adalah keadaan kerusakan
fungsional secara total dari korteks serebri dan
batang otak akibat gangguan sirkulasi dan hipoksia
yang

irreversibel,

sehingga

tidak

dapat

lagi

memelihara homeoastasis internal tubuh seperti


fungsi respirasi dan kardiovaskular yang normal,
kontrol

suhu

tubuh

yang

gastrointestinal dan sebagainya.

normal,

fungsi

KRITERIA MATI OTAK

PENENTUAN KEMATIAN

Penentuan
kematian
seseorang
dapat dilakukan dengan menggunakan
kriteria
diagnosis
kematian
klinis/konvensional
atau
kriteria
diagnosis kematian mati batang otak.
Yang mana hal ini didasarkan pada
telah berhentinya fungsi sistem jantung
sirkulasi dan sistem pernafasan yang
terbukti secara permanen

LANGKAH PENETAPAN KEMATIAN


BATANG OTAK

FAKTOR PERANCU
Trauma

spinal servikal berat atau trauma fasial

berat
Kelainan
Level

pupil sebelumnya

toksis beberapa obat sedatif,

aminoglikosida, antidepresan trisiklik,


antikolinergik, obat antiepilepsi, agen
kemoterapi, atau agen blokade neuromuskular
Sleep

apnea atau penyakit paru berat yang

mengakibatkan retensi kronis CO 2

PEMERIKSAAN KONFIRMATIF
APABILA TERDAPAT INDIKASI
Nuclear brainDoppler
Elektroensefalograf
Angiography
Somatosensory
Transcranial
scanning
evoked
Ultrasonography
potensial

KESIMPULAN
Mati otak (brain death) adalah keadaan kerusakan
fungsional secara total dari korteks serebri dan batang
otak akibat gangguan sirkulasi dan hipoksia yang
irreversibel. Kriteria kematian dibagi menjadi tiga, yaitu :
kriteria harvard, kriteria minessota, dan kriteria swedia.
Langkah-langkah kematian otak meliputi : evaluasi kasus
koma, penilaian klinis batang otak dan tes apnea.
Pemilihan tes konfrmatif yang akan dilakukan sangat
tergantung pada pertimbangan praktis.

Terima Kasih