Anda di halaman 1dari 23

MODEL TEORI BETTY NEUMAN

DALAM LINGKUNGAN KOMUNITAS

Oleh kelompok 1 :
Febrilian Hariati
Hilwatus Saadah
Memik mofyati
Tri Wulandari

Konseptual Model
Neuman
Neuman
menyajikan
aspek-aspek

model
sistemnya dalam suatu diagram lingkaran
konsentris, yang meliputi variabel fisiologi,
psikologis, sosiokultural, perkembangan dan
spiritual, basic structure dan energy resources,
line of resistance, normal line of defense, fixible
line of defense, stressor, reaksi, pencegahan
primer, sekunder, tertier, faktor intra, inter dan
ekstra personal, serta rekonstitusi. Adapun
faktor lingkungan, kesehatan, keperawatan dan
manusia merupakan bagian yang melekat pada
model ini yang saling berhubungan dan
mendukung ke arah stabilitas sistem.

Sistem Neuman
Manusia menurut Neuman
Lingkungan menurut Neuman
Sehat menurut Neuman
Keperawatan menurut Neuman
Aktivitas Keperawatan
Hubungan antara keempat konsep sentral

Next.....!!!!
Model Teori
Betty
Neuman
Dalam
Lingkungan
Komunitas

Neuman memandang manusia atau


klien secara keseluruhan (holistic)
yang terdiri dari faktor fisiologis,
psikologis, sosial budaya, faktor
perkembangan, dan faktor spiritual.

Back

Neuman membagi lingkungan menjadi 3 yaitu :


1). Lingkungan internal yaitu lingkungan
intrapersonal yang ada dalam system klien.
2). Lingkungan eksternal adalah lingkungan
yang berada diluar system klien.Kekuatankekuatan dan pengaruh interaksi yang
berada di luar sistem klien.
3). Lingkungan yang diciptakan merupakan
pertukaran energi dalam system terbuka
dengan lingkungan internal dan eksternal
yang bersifat dinamis.Lingkungan ini
tujuannya adalah untuk memberikan stimulus
positif kearah kesehatan klien.
Back

Definisi sehat digambarkan dengan


model komponen. Sehat adalah kondisi
dimana bagian dan sub bagian keseluruhan
manusia yang selalu harmoni.Kesehatan
manusia dalam status baik atau sakit,
selalu berubah dalam lima variable :
fisiologi, psikologi, sosiobudaya, spiritual
b
a
c
k

dan perkembangan. Sehat relative dan


dinamik dengan stabilitas yang bervariasi.

Neuman menyatakan bahwa


keperawatan memperhatikan manusia
secara utuh dan keperawatan adalah
sebuah profesi yang unik yang
mempertahankan semua variabel yang
mempengaruhi respon klien terhadap
stressor. Melalui penggunaan model
keperawatan dapat membantu individu,
keluarga dan kelompok untuk mencapai dan
mempertahankan level maksimum dari total
wellness. Keunikan keperawatan adalah
berhubungan dengan integrasi dari semua
variabel yang mana mendapat perhatian
dari keperawatan .
Back

Perawat dalam model Neuman


dipandang sebagai aktor atau
pemberi intervensi yang mempunyai
tujuan mengurangi pertemuan
individu dengan stressor yang jelas
atau meminimalkan efeknya.
Keperawatan digambarkan sebagai
profesi yang unik, keunikannya
dihubungkan dengan sifat holistic
manusia dan pengaruh dari variable
B
a yang berinteraksi dalam lingkungan
c
internal maupun eksternal. Perawat
k
mengkaji semua factor yang

Perawat dilihat sebagai parsitipan yang


aktif dan sebagai faktor dalam lingkungan
interpersonal yang mempengaruhi klien.
Kesehatan adalah keadaan dinamis yang
dipengaruhi oleh waktu dimana individu
tersebut mencari cara untuk
mempertahankan beberapa bentuk
stabilitas.
Stressor didapat dari lingkungan internal
dan eksternal dimana keduanya ada
dalam system klien.Sifat dari stressor
kebutuhan klien harus dikaji oleh perawat
sebelum menetapkan perencanaan.
Back

Model Teori Betty Neuman


Dalam Lingkungan Komunitas
Keperawatan memperhatikan semua hal dan
stressor-stressor pontensial kaitannya dengan
penggunaan pengaruh dan potensial dampak
stressor lingkungan.Tujuan Keperawatan
adalah menjaga stabilitas system klien,
membantu klien untuk mengurus diri yang
mana hal hal sebagai persyaratan untuk
mencapai tahap kesehatan yang optimum.
Memfasilitasi kesehatan yang optimum untuk
pasien melalui memperkuat atau memelihara
stabilitas system klien.

Intervensi keperawatan adalah


intervensi yang diidentifikasi oleh
Neuman, yaitu tiga komponen
tipologi intervensi :
a.Tahap pencegahan primer
b.Sekunder
c.Tersier. Rekontitusi merupakan
bagian dari tahap pencegahan
tersier.

Komunitas dilihat sebagai klien yang


dipengaruhi oleh dua aktor utama :
komunitas yang merupakan klien dan
penggunaan proses keperawatan sebagai
pendekatan yang terdiri dari 5 tahapan :

1.Pengkajian
2. Diagnosis keperawatan komunitas
3.Perencanaan (Intervensi)
4. Pelaksanaan
5.Evaluasi

Pengkajian
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan
perawat kesehatan masyarakat
dalam mengkaji masalah kesehatan
baik di tingkat individu, keluarga,
kelompok dan masyarakat adalah :
1) Pengumpulan Data
2) Analisa Data

Diagnosis keperawatan komunitas

Dasar penentuan masalah


keperawatan kesehatan masyarakat
antara lain:
Masalah yang ditetapkan dari data
umum
Masalah yang dianalisa dari hasil
kesenjangan pelayanan kesehatan

Next... !!!
Menetapkan skala prioritas dilakukan untuk
enentukan tindakan yang lebih dahulu
ditanggulangi karena dianggap dapat
mengancam kehidupan masyarakat secara
keseluruhan dengan mempertimbangkan:
a. Masalah spesifik yang mempengaruhi
kesehatan masyarakat
b. Kebijaksanaan nasional dan wilayah
setempat
c. Kemampuan dan sumber daya masyarakat
d. Keterlibatan, partisipasi dan peran serta
masyarakat

Perencanaan (Intervensi)
Kegiatan yang dilakukan pada tahap
ini adalah :
1) Menetapkan tujuan dan sasaran
pelayanan
2)Menetapkan rencana kegiatan untuk
mengatasi masalah kesehatan dan
keperawatan
3) Menetapkan kriteria keberhasilan
dari rencana tindakan yang akan
dilakukan.

Pelaksanaan

1.Intervensi yang bersifat promosi


Dilakukan apabila gangguan yang
terjadi pada garis pertahanan yang
bersifat fleksibel yang berupa :
a.Pendidikan kesehatan.
b.Mendemonstrasikan keterampilan
keperawatan dasar yang dapat
dilakukan klien dirumah atau
komonitas yang bertujuan
meningkatkan kesehatan.

2.Intervensi yang bersifat prevensi


Dilakukan apabila garis pertahanan normal
terganggu :
a.Deteksi dini gangguan kesehatan Misalnya
deteksi tumbuh kembang balita, keluarga dll
b.Memberikan zat kekebalan pada klien yang
bersifat individu misalnya : konseling pra nikah

3.Intervensi yang bersifat kuratif Dilakukan


apabila garis pertahanan terganggu.
4.Intervensi yang bersifat rehabilitatif
Dilakukan seperti pada upaya kuratif yaitu
apabila garis pertahanan resisten yang
terganggu.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam


pelaksanaan kegiatan perawatan
kesehatan masyarakat adalah:
1) Melaksanakan kerjasama lintas program
dan lintas sektoral dengan instansi
terkait
2)Mengikutsertakan partisipasi aktif
individu, keluarga, kelompok dan
masyarakat dalam mengatasi masalah
kesehatannya
3)Memanfaatkan potensi dan sumber daya
yang ada di masyarakat

Level pencegahan dalam pelaksanaan


praktik keperawatan komunitas
terdiri atas :
a. Pencegahan Primer
b.Pencegahan Sekunder
c Pencegahan Tersier

Evaluasi

Evaluasi dilakukan atas respon komunitas


terhadap program kesehatan. Hal-hal yang perlu
dievaluasi adalah masukan (input), pelaksanaan
(proses) dan hasil akhir (output).
Fokus evaluasi adalah:
1) Relevansi atau hubungan antara kenyataan
yang ada dengan pelaksanaan
2) Perkembangan atau kemajuan proses
3)Efisiensi biaya
4) Efektifitas kerja
5)Dampak: apakah status kesehatan
meningkat/menurun, dalam rangka waktu
berapa?

Tujuan akhir perawatan komunitas


adalah kemandirian keluarga yang
terkait dengan lima tugas kesehatan,
yaitu: mengenal masalah kesehatan,
mengambil
keputusan
tindakan
kesehatan,
merawat
anggota
keluarga, menciptakan lingkungan
yang
dapat
mendukung
upaya
peningkatan
kesehatan
keluarga
serta
memanfaatkan
fasilitas
pelayanan kesehatan yang tersedia,
sedangkan
pendekatan
yang
digunakan
adalah
pemecahan

We Say...............

THANKYOU