Anda di halaman 1dari 9

PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA

Fasilitas Yankes

Pustu Malewaya & Puskesmas


Polongbangkeng
Fatimah Ulfah

Nama Perawat yang mengkaji

No. Register
Tanggal Pengkajian

17 Maret 2015

1. DATA KELUARGA
Nama Kepala Keluarga

Sangkala Dg. Kulle

Bahasa sehari-hari

Alamat Rumah & Telp


Agama & Suku
DATA ANGGOTA KELUARGA

Lingkungan malewaya
Agama Islam & Suku Makassar

Jarak yankes terdekat


Alat Transportasi

N
o

Nama

Hub dgn
KK

Umur

JK

Suku

Pendidikan
Terakhir

Pekerjaan
Saat Ini

Status Gizi
(TB, BB,
BMI)

1.

Sangkala Dg. Kulle

KK

52
thn

LK

MKS

SD

Wiraswas
ta

165 cm
55 kg
22,22

2.

Sarni dg. Taco

Istri

40
thn

PR

MKS

SLTP

IRT

150 cm
60 kg
26.67

Anak

14
thn

SLTP

Belum
Bekerja

3.

Rizal

LANJUTAN
N
Nama
o
1.

Sangkala Dg. Kulle

2.
3.

Sarni dg. Taco


Rizal

LK

MKS

155 cm
43 kg
18

Bahasa Makassar dan Bahasa


Indonesia
2 kilometer
Dapat ditempuh kendaraan
TTV
(TD, N,
S, P)
120/70
mmg
80x/mn
t 370C
20x/mn
t
100/70
mmg
70x/mn
t 360C
20x/mn
t
100/70
mmHg
78x/i
36,40 C
22x/i

Penampilan
Umum

Status Kesehatan
Saat ini

Riwayat Penyakit/ Alergi

Baik

Klien mengeluh gula darah yang tinggi

Hepatomegaly

Baik & Rapi


Baik dan rapi

Tidak ada keluhan


Tidak ada keluhan

Tidak Ada
Tidak ada

Status
Imunisasi
Dasar

Alat
Bantu/
Protesa

Analisis Masalah
Kesehatan Individu
Klien mengeluh sering
merasa haus, sering
berkemih, dan sering
terangun tengah malam
dan susah tidur kembali
Tidak ada
Tidak ada

2. DATA PENGKAJIAN INDIVIDU YANG SAKIT (terlampir)


3. DATA PENUNJANG KELUARGA
Rumah dan Sanitasi Lingkungan
Kondisi Rumah :
Rumah semi permanen, Kondisi di dalam dan luar rumah bersih.
Tetapi, struktur tanah membuat lingkungan rumah sedikit
berlumpur terutama setelah hujan
Ventilasi :
Baik, ada ventilasi dan pintu rumah selalu terbuka untuk jalan
keluar masuknya udara
Pencahayaan Rumah :
Baik, rumah memiliki jendela yang menjadi sumber masuknya
cahaya
Saluran Buang Limbah :
Cukup, baik ada tersedia saluran air untuk pembuangan limbah
Sumber Air Bersih :
Sehat. Menggunakan air sumur pompa sebagai sumber airnya
Jamban Memenuhi Syarat :
Ya. Menggunakan WC leher angsa
Tempat Sampah:
Sampah di buang semabarangan di samping rumah
Rasio Luas Bangunan Rumah dengan Jumlah Anggota Keluarga
8m2/orang : Ya

PHBS Di Rumah Tangga


Jika ada Bunifas, Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan : (Tidak Ada)
Jika ada bayi, Memberi ASI ekslusif : (Tidak Ada)
Jika ada balita, Menimbang balita tiap bln : (Tidak Ada)
Menggunakan air bersih untuk makan & minum:
Ya, sumur pompa menjadi sumber air keluarga untuk memasak makanan
dan minuman.
Menggunakan air bersih untuk kebersihan diri:
Ya, sumur gali menjadi sumber utama kebutuhan air keluarga termasuk
dalam membersihkan diri
Mencuci tangan dengan air bersih & sabun :
Ya, terutama saat tangan nampak sangat kotor misalnya setelah
membersihkan
Melakukan pembuangan sampah pada tempatnya :
Tidak, sampah di buang semabarangan di samping rumah yang merupaka
semak belukar
Menjaga lingkungan rumah tampak bersih :
Ya, rumah sepintas terlihat rapi dan bersih baik di dalam dan diluar rumah
Mengkonsumsi lauk dan pauk tiap hari :
Ya, lauk dan pauk selalu diusahakan tersedia dirumah untuk dikonsumsi
Menggunakan jamban sehat :
Ya, keluarga mempunya jamban leher angsa dirumahnya
Memberantas jentik di rumah sekali seminggu :
Ya, keluarga menyimpan air di baskom dan membersihkannya beberapa kali
Makan buah dan sayur setiap hari :
Tidak, keluarga tidak rutin mengkonsumsi buah da sayur setiap hari

Melakukan aktivitas fisik setiap hari :


Ya, aktivitas fisik berupa kegiatan rutin setiap harinya seperti
membersihkan rumah
Tidak merokok di dalam rumah :
Ya, Kepala keluarga dan anggota keluarga lain tidak merokok

4. KEMAMPUAN KELUARGA MELAKUKAN TUGAS PEMELIHARAAN KESEHATAN ANGGOTA KELUARGA


1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)
9)
10)
11)
12)
13)

Adakah perhatian keluarga kepada anggotanya yang menderita sakit:


Ada Tidak
Apakah keluarga mengetahui masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya :
Ya Tidak
Apakah keluarga mengetahui penyebab masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya: Ya Tidak
Apakah keluarga mengetahui tanda dan gejala masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya : Ya Tidak
Apakah keluarga mengetahui akibat masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya bila tidak diobati/dirawat : Ya Tidak
Pada siapa keluarga biasa menggali informasi tentang masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya: Keluarga
Tetangga
Kader
Tenaga kesehatan, yaitu Bidan tempat biasa melakukan pemeriksaan
Keyakinan keluarga tentang masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya: Tidak perlu ditangani karena akan sembuh sendiri biasanya
Perlu berobat ke fasilitas yankes Tidak terpikir
Apakah keluarga melakukan upaya peningkatan kesehatan yang dialami anggota keluarganya secara aktif :
Ya Tidak
Apakah keluarga mengetahui kebutuhan pengobatan masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya :
Ya Tidak, Jelaskan keluarga tidak mengetahui pengobatan untuk diabetes mellitus
Apakah keluarga dapat melakukan cara merawat anggota keluarga dengan masalah kesehatan yang dialaminya:
Ya Tidak, jelaskan keluarga bingung cara merawat dan mengatasi keluhan anggota keluarga yang mengalami diabetes mellitus
Apakah keluarga dapat melakukan pencegahan masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya:
Ya
Tidak, jelaskan keluarga tidak mengetahui penyebab masalah kesehatan yang dialami aggota keluarga yang mengalami diabetes mellitus
Apakah keluarga mampu memelihara atau memodifikasi lingkungan yang mendukung kesehatan anggota keluarga yang mengalami masalah
kesehatan :
Ya Tidak, Jelaskan keluarga
Apakah keluarga mampu menggali dan memanfaatkan sumber di masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan anggota keluarganya :
Ya Tidak, Jelaskan keluarga jarang memeriksakan anggota keluarga yang sakit ke pusat pelayanan kesehatan terdekat karena asalasan budaya

KRITERIA KEMANDIRIAN KELUARGA :


Kesimpulan:
1. Menerima petugas puskesmas
5. Melaksanakan perawatan sederhana sesuai anjuran - Kemandirian I : Jika memenuhi kriteria 1& 2
2. Menerima yankes sesuai rencana
6. Melaksanakan tindakan pencegahan secara aktif
- kemandirian II; jika memenuhi kriteria 1s.d 5
(Kemandirian Keluarga) 3. Menyatakan masalah kesehatan secara benar 7. Melaksanaka/n tindakan promotif secara aktif
- Kemandirian III: Jika
memenuhi kriteria 1 s.d 6
4. Memanfaatkan faskes sesuai anjuran
- Kemandirian IV: Jika memenuhi kriteria 1 s.d 7

Lampiran
2. DATA PENGKAJIAN INDIVIDU YANG SAKIT
Nama Individu Yang Sakit : Dg. Kulle
Sumber Dana Kesehatan :
Keadaan Umum
Kesadaran :
GCS :
TD : 110/70 mm/Hg
P : 20 x/ menit
S : 36 0C
N : 80 x/ menit
Takikardia
Bradikardia
Tubuh teraba hangat
Menggigil

Pencernaan
Mual Muntah Kembung
Nafsu Makan :
Berkurang/Tidak*
Sulit Menelan
Disphagia
Bau Nafas
Kerusakan gigi/gusi/ lidah/
geraham/rahang/palatum*
Distensi Abdomen
Bising Usus: /menit
Konstipasi
Diare .......x/hr
Hemoroid, grade .....................
Teraba Masa abdomen .........
Stomatitis Warna ...................
Riwayat obat pencahar .........
Maag
Konsistensi ..........
Diet Khusus: Tidak/Ya
Kebiasaan makan-minum :
Mandiri/ Bantu sebagian/
Tergantung
Alergi makanan/minuman :
Tidak/Ya
Alat bantu : Tidak/Ya

Sirkulasi/ Cairan
Edema Bunyi jantung: .....
Asites Akral dingin
Tanda Perdarahan:
purpura/ hematom/
petekie/ hematemesis/
melena/ epistaksis*
Tanda Anemia : Pucat/
Konjungtiva pucat/ Lidah
pucat/ Bibir pucat/
Akral pucat*
Tanda Dehidrasi:
mata cekung/ turgor kulit
berkurang/ bibir kering *
Pusing
Kesemutan
Berkeringat Rasa Haus
Pengisian kapiler 3 detik
Muskuloskeletal
Tonus otot
Kontraktur
Fraktur
Nyeri otot/tulang*
Drop Foot Lokasi ...........
Tremor Jenis ..............
Malaise / fatique
Atropi
Kekuatan otot
Postur tidak normal .................
RPS Atas : bebas/ terbatas/
kelemahan/ kelumpuhan
(kanan / kiri)*
RPS Bawah :bebas/terbatas/
kelemahan/kelumpuhan
(kanan / kiri)*
Berdiri : Mandiri/ Bantu
sebagian/tergantung*
Berjalan : Mandiri/ Bantu
sebagian/tergantung*
Alat Bantu : Tidak/Ya*
Nyeri : Tidak/Ya

Diagnosa Medik
: Hamil
Rujukan Dokter/ Rumah Sakit :
Perkemihan
Pola BAK 8x/hr,vol 10001500ml /hr
Hematuri
Poliuria
Oliguria
Disuria
Inkontinensia Retensi
Nyeri saat BAK
KemampuanBAK : Mandiri/
Bantu sebagian/tergantung*
Alat bantu: Tidak/Ya
Gunakan Obat :Tidak/Ya
Kemampuan BAB :Mandiri/
Bantu sebagian/tergantung*
Alat bantu: Tidak/Ya

Neurosensori
Fungsi Penglihatan :
Buram
Tak bisa melihat
Alat bantu :
Visus ........
Fungsi pendengaran :
Kurang jelas
Tuli
Alat bantu
Tinnitus
Fungsi Perasa
Mampu
Terganggu

Fungsi perabaan :
Kesemutan pada .............
Kebas pada ..........................
Disorientasi
Parese
Halusinasi
Disartria
Amnesia
Paralisis
Refleks patologis
Kejang : sifat .. lama ..
frekwensi ....................................
Fungsi Penciuman
Mampu
Terganggu

Kulit
Jaringan parut Memar Laserasi Ulserasi Pus
Bulae/lepuh
Perdarahan bawah Krustae
Luka bakar Kulit ...... Derajat ...... Perubahan warna.
Decubitus: grade Lokasi ...
Tidur dan Istirahat
Susah tidur
Waktu tidur : 22.00 02.00, pasien terbangun karena rangsangan
BAK dan tidka adapat tidur kembali
Bantuan obat, ..

Mental
Komunikasi dan Budaya
Kebersihan Diri
Cemas Denial
Marah
Interaksi dengan Keluarga :
Gigi-Mulut kotor
Baik/ tehambat* ......................
Takut Putus asa Depresi
Mata kotor Kulit kotor
Berkomunikasi :
Rendah diri
Menarik diri
Perineal/genital kotor
Lancar/ terhambat* ...............
Agresif
Perilaku
Hidung kotor Kuku kotor
Kegiatan sosial sehari-hari :
kekerasan
Telinga kotor
Menjual ikan
Respon pasca trauma .....
Rambut-Kepala kotor
Tidak mau melihat bagian
tubuh yang rusak
Keterangan Tambahan terkait Individu
*pasien denga riwayat opname dengan diagnose diabetes mellitus, klien juga didiagnosa hepatomegali
DATA PENUNJANG MEDIS INDIVIDU YANG SAKIT
Laboratorium
Radiologi

Pernapasan
Sianosis
Sekret / Slym
Irama ireguler
Wheezing
Ronki ........................................
Otot bantu napas ..................
Alat bantu nafas ....................
Dispnea
Sesak
Stridor
Krepirasi

EKG

Perawatan Diri Sehari-hari


Mandi : Mandiri/ Bantu
sebagian/tergantung*
Berpakaian : Mandiri/ Bantu
sebagian/tergantung*
Menyisir Rambut : Mandiri/
Bantu sebagian/tergantung*

USG

ANALISA DATA
No

Analisa Data
DS:
Klien mengatakan gula darahnya sekitar 400 mg/dl pada pemeriksaan 2 bulan lalu
Klien mengatakan selalu mersa haus dan sering berkemih terutam pada malam hari

1.

2.

Masalah Keperawatan

Ketidakstabilan gula darah


DO:
GDP:
GDS: Ketones
DS:
Klien mengatakan tidak puas dengan tidurnya
Klien mengatakan kesulitan untuk tidur
Klien mengatakan tidak merasa segar saat bangun tidur
Klien mengatakan bangun tidur terlalu dini hari
DO:
Mata klien tampak berkantung

Insomnia

DS :

3.
DO:

DS:
4.

DO:

Klien dan keluarga mengatakan bingung untuk melakukan perawatan


bagi anggota keluarga yang mengalami diabetes mellitus
Klien dan keluarga mengatakan kurang mengetahui cara mengatasi
keluhan yang dirasakan anggota keluarga yang mengalami diabetes
mellitus
Klien dan keluarga mengatakan kurang mengetahui pengobatan anggota
keluarga yang mengalami diabetes mellitus
Klien dan keluarga mengatakan kurang mengetahui gejala-gejala
diabetes mellitus

Defisiensi pengetahuan

Klien dan keluarga hanya mampu mampu mengenal masalah kesehatan


tetapi tidak mengetahui cara mengatasinya
Keluarga tidak mengetahui pentingnya menjaga kestabilan gula darah
Klien dan keluarga jarang memeriksakan kesehatan anggota keluarga ke
pusat pelayanan kesehatan

Keluarga dan klien mengatakan klien mengalami demam beberapa jam


sebelumnya

Suhu tubuh 38,7C


Kulit teraba hangat
Klien tamapak menggigil

Hipertermi
(tgl 30 Maret 2015)

DIAGNOSA KEPERAWATAN
1.
2.
3.
4.

Ketidakstabilan gula darah berhubungan dengan pola hidup yang tidak seimbang
Insomnia berhubungan dengan sering berkemih di malam hari
Defisiensi pengetahuan penatalaksanaan pada anggota keluarga yang mengalami diabetes mellitus berhubungan
dengan kurang terpapar inforamasi
Hipertermi berhubungan dengan aktivitas yang berlebihan

MENGETAHUI :

Nama Koordinator

Nuurhidayat Jafar, S.Kep., Ns., M.Kep.

Tanggal/ Tandatangan

PERENCANAAN KEPERAWATAN
Fasilitas Yankes

Pustu Malewang dan Puskesmas


Polongbangkeng Utara

Nama Perawat yang mengkaji

Fatimah Ulfah

Nama Individu/ Keluarga/


Kelompok
Penyakit/ Masalah Kesehatan
Tgl/ No.

No. Register
Nama Penanggungjawab/
KK
Alamat

Sangkala Dg. Kulle

Sangkala Dg. Kulle


Borong Lekko lingkungan
Malewaya

Diabetes mellitus

Diagnosa Keperawatan

17 Maret
2015 (1)

Ketidakstabilan gula
darah berhubungan
dengan pola hidup yang
tidak seimbang

17 Maret
2015 (2)

Insomnia berhubungan
dengan sering berkemih
di malam hari

Tujuan

Rencana Tindakan

NOC: Ketidakstabilan gula darah


Setelah dilakukan intervensi, klien
dan keluarga akan :
a. Mematuhi rekomndasi diet dan
latihan fisik
b. Memperlihatkan prosedur yang
benar untuk penatalaksaan yang
mandiri
c. Menguraikan gejala hiperglikemia
d. Kadar glukosa darah sewaktu
stabil: 120-160 mg/dl
NOC: Insomnia
Setelah dilakukan intervensi, klien
dan keluarga akan :
a. Melaporkan kepuasan tidur
sedikitnya 5 jam/24 jam
b. Melaporkan perasaan segar saat
bangun tidur
c. Klien melaporkan terbangun di
waktu yang sesuai (pagi hari)

NIC : Promosi Perfusi Serebral


1. Kaji factor yang dapat memicu penigkatan glukosa
darah
2. Pantau kadar glukosa serum
3. Pantau asupan dan haluaran
4. Pantau tanda dan gejala hiperglikemia
5. Tentukan penyebab hiperglikemia
6. Kolaborasi medikasi

Promosi Kesehatan
1. Tentukan kebutuhan belajar klien
2. Lakukan penilaian terhadap tingkat pengetahuan
klien saat ini dan pemahaman terhadap materi
3. Beri penyuluhan sesuai dengan tingkat pemahaman
klien, ulangi infromasi bila diperlukan
4. Gunakan berbagai pendekatan penyuluhan,
redemonstrasi, dan berikan umpan balik secara verbal
dan tertulis
5. Beri waktu kepada klien untuk mengajukan beberapa
pertanyaan dan mendiksusikan permasalahannya
1. Lepaskan pakaian yang berlebihan dan tutupi pasien
dengan selimut saja
2. Gunakan waslap dingin di aksila, kening dan lipatan
paha
3. Anjurkan asupan cairan oral sedikitnya 2 liter sehari
4. Ajarkan keluarga untuk memantau suhu setia 2 jam

17 Maret
2015 (3)

Defisiensi pengetahuan
penatalaksanaan pada
anggota keluarga yang
mengalami diabetes
mellitus berhubungan
dengan kurang terpapar
inforamasi

NOC : Pengetahuan
Setelah dilakukan intervensi, klien
dan keluarga akan :
a. Mengetahui tanda dan gejala
diabetes mellitus
b. Mengetahui penatalaksanaan
mandiri diabetes mellitus
c. Memperlihatkan kemampuan
menjaga pola makan

30 Maret
2015 (4)

Hipertermia
berhubungan dengan
akitivitas yang berlebihan

NOC: Hipertermia
Setelah dilakukan intervensi, klien
dan keluarga akan :
a. Menunjukkan metode yang tepat
untuk mengukur suhu
b. Pasien menunjukkan suhu tubuh
dalam batas normal (36,5 C37,5C)

1.
2.
3.
4.

Pantau pola tidur dan catat hubungan factor-faktor


fiik atau factor psikologis
Bantu pasien untuk mengidentifikasi faktorfaktor
yang mungkin menyebabkan kurang tidur
Anjurkan klien mandi air hangat di sore hari
Hindari suara keras, dan penggunaan lampusaat
tidur malam, ciptakan lingkungan yang tenang dan
miimalkan gangguan

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN


Fasilitas Yankes
Nama Perawat yang mengkaji
Nama Individu/ Keluarga/
Kelompok
Penyakit/ Masalah Kesehatan
Tgl/
No.
19
maret
2015

Rencana Intervensi
1.1

1.2
1.4

1.6

2.1

2.3
2.4

3.1

3.2

Pustu Malewang dan Puskesmas


Polongbangkeng Utara
Fatimah ulfah
Sangkala dg. Kulle

No. Register
Nama Penanggungjawab/ KK
Alamat

Sangkala Dg. Kulle


Borong lekko

Diabetes mellitus

Implementasi

Evaluasi

1. Mengkaji factor yang dapat


memicu penigkatan glukosa
darah
Hasil: klien mengatakan klien
memiliki pola makan yang tidak
sehat. Sementara itu, menurut
tetangga orang tua klien
memiliki riwayat gula
2. Pantau kadar glukosa serum
Hasil: 520 mg/dl (20/03/2015)
3. Pantau tanda dan gejala
hiperglikemia
Hasil: klien mengatakan klien
mengalami serig haus, sering
berkemih terutama pada malam
hari
4. Kolaborasi medikasi
Hasil: klien mendapat
glibenclamide 5 mg 2x1

S:

5. Memantau pola tidur dan catat


hubungan factor-faktor fisik atau
factor psikologis
Hasil: klien mengatakan tidur
jam 10 malam lalu terbangun
pada jam 1 atau 2 dini hari dan
tidak bisa tertidur hingga pagi.
Klien kadang-kadang tidur siang
5. Menganjurkan klien mandi air
hangat di sore hari
6. Hindari suara keras, dan
penggunaan lampu saat tidur
malam, ciptakan lingkungan
yang tenang dan mniimalkan
gangguan

S:

7. Tentukan kebutuhan belajar


klien
Hasil: klien membutuhkan
informasi tentang gejala
diabetes mellitus dan
penatalaksanaan diabetes
mellitus
6. Lakukan penilaian terhadap
tingkat pengetahuan klien saat
ini dan pemahaman terhadap
materi
Hasil: klien dan keluarga tidak
mengetahui gejala diabetes
mellitus dan cara merawat
anggota keluarga yang
mengalami diabetes mellitus

Klien mengatakan masih mengalami sering


haus dan sering berkemih

O:

GDS: 520 mg/dl


A : Masalah belum teratasi
P:

Pantau kadar glukosa serum

Pantau asupan dan haluaran

Pantau tanda dan gejala hiperglikemia

O:

Klien mengatakan masih mengalami sering


sering berkemih berkemih pada malam hari
sehingga mangganggu tidurnya
Klien mengatakan tidak puas dengan tidurnya
dan bangun tidur klien merasa tidak segar

Klien tampak tidur siang karena tidak cukup


tidur malam

Tampak kantong mata


A : Masalah belum teratasi
P:

Anjurkan klien mandi air hangat di sore


hari

Hindari suara keras, dan penggunaan


lampusaat tidur malam, ciptakan
lingkungan yang tenang dan miimalkan
gangguan

Anjurkan klien mengurangi minum pada


malam hari
S:

O:

Klien dan keluarga mengatakan tidak tahu


cara menangani penyakit diabetes mellitus
Klien dan keluarga mengatakan baru
mengetahui penyakit klien sekitar 2 tahun lalu

Klien dan keluarga tampak tidak mampu


menjawab pertanyaan seputar diabetes
mellitus

Klien dan keluarga tampak sesekali bertanya


tentang penyakit diabetes mellitus
A : Masalah belum teratasi
P:

Beri penyuluhan sesuai dengan tingkat


pemahaman klien, ulangi infromasi bila
diperlukan

Gunakan berbagai pendekatan penyuluhan,


redemonstrasi, dan berikan umpan balik
secara verbal dan tertulis

Beri waktu kepada klien untuk mengajukan


beberapa pertanyaan dan mendiksusikan
permasalahannya

Ttd
Perawat

1.2
1.4

2.1

2.4

3.2

1. Pantau kadar glukosa serum


Hasil: 436 mg/dl (26/03/2015)
2. Pantau tanda dan gejala
hiperglikemia
Hasil: klien mengatakan klien
mengalami serig haus, sering
berkemih terutama pada malam
hari. Frekueni berkemih klien
berkurang menjadi 3x dalam
semalam.

S:

3. Memantau pola tidur dan catat


hubungan factor-faktor fisik atau
factor psikologis
Hasil: klien mengatakan tidur
jam 7 malam lalu terbangun
pada jam 1 atau 2 dini hari dan
klien sudah bia untuk tidur
kembali walaupun masih tidak
nyaman
8. Hindari suara keras, dan
penggunaan lampu saat tidur
malam, ciptakan lingkungan
yang tenang dan mniimalkan
gangguan

S:

7. Lakukan penilaian terhadap


tingkat pengetahuan klien saat
ini dan pemahaman terhadap
materi
Hasil: klien dan keluarga sudah
memahami tentang diabetes
mlltus, tanda da gejala,
komplikasi serta diet untuk
klien.

Klien mengatakan masih mengalami sering


haus dan sering berkemih

O:

GDS: 436 mg/dl


A : Masalah belum teratasi
P:

Pantau kadar glukosa serum

Pantau asupan dan haluaran

Pantau tanda dan gejala hiperglikemia

O:

Klien mengatakan berkemih di malam hari


sudah tidak terlalu sering yaitu 3 kali.
Klien mengatakan tidak puas dengan tidurnya
dan bangun tidur klien merasa tidak segar

Klien tampak tidur siang karena tidak cukup


tidur malam
A : Masalah belum teratasi
P:

Anjurkan klien mandi air hangat di sore


hari

Hindari suara keras, dan penggunaan


lampu saat tidur malam, ciptakan
lingkungan yang tenang dan miimalkan
gangguan

Anjurkan klien mengurangi minum pada


malam hari

S:
O:

Klien dan keluarga mengatakan sudah


memberkan diet yang dianjurkan untuk Tn.K

Klien dan keluarga tampak mampu menjawab


pertanyaan seputar diabetes mellitus

Klien dan keluarga tampak sesekali bertanya


tentang penyakit diabetes mellitus
A : Masalah teratasi
P : follow up

1.2
1.4

2.1

2.4

4.1

4.2

4.3
4.4

8 April
2015

1.2
1.4

10
April
2015

1.2
1.4

1. Memantau kadar glukosa serum


Hasil: 368 mg/dl (31/03/2015)
2. Pantau tanda dan gejala
hiperglikemia
Hasil: klien mengatakan klien
mengalami serig haus, sering
berkemih terutama pada malam
hari dan sering merasa lapar.
Frekueni berkemih klien
berkurang menjadi 2x dalam
semalam.

S:

3. Memantau pola tidur dan catat


hubungan factor-faktor fisik atau
factor psikologis
Hasil: klien mengatakan tidur
jam 10 dan hanya terbagun
sekali pada pukul 00.00 untuk
buang air kecil dan dapat
tertidur kembali
4. Hindari suara keras, dan
penggunaan lampu saat tidur
malam, ciptakan lingkungan
yang tenang dan mniimalkan
gangguan

S:

5. Melepaskan pakaian yang


berlebihan dan tutupi pasien
dengan selimut saja
Hasil: klien mengenakan selimut
dua lapis
6. Menggunakan waslap dingin di
aksila, kening dan lipatan paha
Hasil: klien di kompres dengan
waslap air biasa pada kening
dan axila
7. Menganjurkan asupan cairan
oral sedikitnya 2 liter sehari
8. Ajarkan keluarga untuk
memantau suhu setiap 2 jam
Hasil: keluarga memantau suhu
klien setiap 2 jam sampai suhu
klien stabil
1. Memantau kadar glukosa serum
Hasil: 344 mg/dl
2. Pantau tanda dan gejala
hiperglikemia
Hasil: klien mengatakan klien
mengalami serig haus, sering
berkemih terutama pada malam
hari dan sering merasa lapar.
Frekueni berkemih klien 2x
dalam semalam.

1. Memantau kadar glukosa serum


Hasil: 290 mg/dl
2. Pantau tanda dan gejala
hiperglikemia
Hasil: klien mengatakan klien
mengalami serig haus, sering
berkemih terutama pada malam
hari dan sering merasa lapar.
Frekueni berkemih klien 2x
dalam semalam.

Klien mengatakan masih mengalami sering


haus dan sering berkemih
Klien mengatakan sering merasa lapar dan
terbiasa bangun untuk mencari mkakanan

O:

GDS: 368 mg/dl


A : Masalah belum teratasi
P:

Pantau kadar glukosa serum

Pantau asupan dan haluaran

Pantau tanda dan gejala hiperglikemia

Klien mengatakan berkemih di malam hari


sudah tidak terlalu sering yaitu 1kali pada
pukul 00.00
Klien mengatakan mulai merasa puas dengan
tidurnya .

O:

Kantong mata klien tampak memudar


A : insomnia teratasi
P:

Follow up

S:

Klien dan keluarga mengatakan klien sudah


sembuh dari demam

O:

Klien tampak segar dan tidak menggigil

Suhu tubuh 36,4C


A : Masalah teratasi
P : follow up

S:

Klien mengatakan masih mengalami sering


haus dan sering berkemih
Klien mengatakan sering merasa lapar dan
terbiasa bangun untuk mencari mkakanan

O:

GDS: 344 mg/dl


A : Masalah belum teratasi
P:

Pantau kadar glukosa serum

Pantau tanda dan gejala hiperglikemia

S:

Klien mengatakan masih mengalami sering


haus dan sering berkemih
Klien mengatakan sering merasa lapar dan
terbiasa bangun untuk mencari mkakanan

O:

GDS: 290 mg/dl


A : Masalah belum teratasi
P:

Pantau kadar glukosa serum

Pantau tanda dan gejala hiperglikemia

15
april
2015

1.2
1.4

1. Memantau kadar glukosa serum


Hasil: 290 mg/dl
2. Pantau tanda dan gejala
hiperglikemia
Hasil: klien mengatakan klien
mengalami serig haus, sering
berkemih terutama pada malam
hari dan sering merasa lapar.
Frekueni berkemih klien 2x
dalam semalam.

S:

O:

Klien mengatakan merasa seperti tertusuktusuk pada kedua telapak kaki


Klien mengatakan rasa seringe berkemih di
malam hari berkurang, rasa cepat haus dan
cepat lapar juga diasa telah berkurang

GDS: 304 mg/dl


A : Masalah belum teratasi
P:

Pantau kadar glukosa serum

Pantau tanda dan gejala hiperglikemia

Beri Nilai