Anda di halaman 1dari 9

GEOGEBRA PADA PROGRAM

LINEAR
Oleh: Sulfiaty Idris

PENDAHULUAN
Program linear mempunyai peranan yang sangat penting dalam matematika
dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh dalam dunia
usaha, seorang pengusaha pada umumnya ingin memperoleh keuntungan sebanyakbanyaknya dari bidang usaha yang digelutinya. Untuk itu, pengusaha tersebut
membuat perencanaan untuk mengoptimalisasi sumber daya yang tersedia, bahan
baku dan lain-lain. Upaya optimalisasi ini akan dimodelkan dengan program linear
yang kemudian akan menjawab permasalahannya. Berdasarkan Kurikulum Tingkat
Satuan Pendidikan, materi program linear diajarkan pada siswa kelas XII IPA/IPS.
Sedangkan untuk kurikulum 2013, materi ini terdapat di kelas XI(wajib).
Berdasarkan pengalaman mengajar, program linear merupakan salah satu
materi yang sulit dipahami siswa. Ini terkait materi prasyarat yang harus dikuasai
siswa untuk mempelajari program linear. Misalnya sistem persamaan dan
pertidaksamaan linear. Siswa kadang berdalih mengatakan bahwa materi prasyarat
belum dipahami padahal materi itu sebenarnya telah ada di jenjang sebelumnya
(SMP). Namun yang paling dominan muncul adalah kesulitan siswa dalam
memahami soal cerita sehingga berakibat pada rendahnya nilai hasil tes mereka. Dan
ini berulang dari tahun ke tahun. Penelitian tentang adanya kesalahan-kesalahan
dalam mengerjakan persamaan dan pertidaksamaan linear juga pernah dilakukan oleh
Nila Radika,2010 (dalam_____) subyek penelitian adalah siswa kelas X-6 SMA
Negeri Malang yang menyimpulkan bahwa kesalahan yang dilakukan oleh siswa pada
tahap pemahaman soal antara lain tidak menjawab soal dan tidak memperhatikan
syarat-syarat yang diminta dala soal, kesalahan pada tahap rencana adalah salah
menentukan rumus, kesalahan pada tahap pelaksanaan rencana penyelesaian yaitu
salah melakukan perhitungan dan salah memasukan nilai, kesalahan pada
tahappeninjuan kembali misalnya tidak memeriksa kembali jawaban. Kesulitan
belajar yang dialami siswa yaitu sulit memahami soal, sulit bekerja dengan variabel,
sulit untuk mengingat suatu materi, sulit menghubungkan suatu materi dengan materi

lain. Penelitian lain tentang analisis kesalahan juga pernah dilakukan oleh Bani Amin
Buharudin, Sukoharjo (dalam_____) pada siswa kelas II SMA Negeri 2 Sukoharjo
menyimpulkan bahwa dalam menyelesaikan soal-soal program linear siswa
melakukan kesalahan-kesalahan antara lain dalam memahami soal, kesalahan
10dalam membuat model matematika bagian kendala dan bagian fungsi, kesalahan
dalam perhitungan. Proses penelitian ini tahap pertama dilakukan penelitian
prasekripsi melalui wawancara baik dari guru maupun siswa, diperoleh keterangan
bahwa siswa juga masih mengalami kesulitan dalam mempelajari materi persamaan
dan pertidaksamaan linear.
Menyikapi hal tersebut diatas, perlu kiranya memunculkan ide-ide kreatif dan
inovatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Mulai dari perbaikan metode
pengajaran, penggunaan alat peraga agar abstraknya matematika dapat lebih
dikonkretkan, ataupun dengan penggunaan IT yang belakangan marak diminati siswa.
Guru sebaiknya lebih jeli untuk memilih dan menetapkan gaya, metode ataupun alat
peraga dalam mengajar yang sesuai dengan minat dan motifasi siswa dalam rangka
peningkatan hasil belajar mereka.
Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan motifasi belajar
siswa adalah pembelajaran berbasis komputer. Karena dengan komputer, penyajian
materi pelajaran dapat ditampilkan lebih menarik dengan berbagai modifikasi
program yang ada. Misalnya saja tampilan powerpoint dengan animasi yang beragam
akan membawa pembelajaran lebih menyenangkan bagi siswa. Hal ini tentu saja akan
meningkatkan perhatian dan konsentrasi belajar mereka.
GeoGebra adalah salah satu software komputer untuk pendidikan matematika.
Software ini dapat digunakan untuk belajar (visualisasi, komputasi, ekplorasi dan
eksperimen) dan mengajar materi geometri, aljabar, dan kalkulus. Hal paling
sederhana yang dapat dilakukan dengan GeoGebra adalah menggambar titik, ruas
garis, vektor, garis, poligon, irisan kerucut, dan kurva dua dimensi(Sahid, ). Program
linear merupakan salah satu materi matematika yang dapat diselesaikan dengan
pemanfaatan GeoGebra. Mulai dari persamaan linear dua variabel, pertidaksamaan
linear sampai kepada penyelesaian optimalisasi dengan metode uji titik pojok atau
dengan garis selidik.

GEOGEBRA
1. Mengenal GeoGebra
GeoGebra = Geometri + Aljabar. Oleh pengembangnya, GeoGebra diberi
sebutan Dynamic Mathematics for Schools(dalam Sahid), maksudnya sebagai
software untuk mengerjakan matematika secara dinamis di sekolah. Semula
GeoGebra ditulis oleh Markus Hohenwarter(sejak 2001) dari Universitas Atlantik di
Florida (FAU), kemudian secara bersama-sama oleh Yves Kreis (Universitas
Luxembourg, sejak2005), Loic Le Coq (Perancis, 2006), Joan Carles Naranjo, Victor
Franco, Eloi Puertas (Universitas Barcelona, 2007), dan Philipp Weissenbacher
(Austria, 2007). Antarmuka GeoGebra sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa
termasuk bahasa Indonesia. Pengembangan software GeoGebra didukung oleh bergai
pihak, baik individu maupun lembaga serta menggunakan software-software
pendukung gratis lain.
Dalam pembelajaran(TIM), GeoGebra dapat dimanfaatkan untuk berbagai
keperluan, misalnya:
a. Membuat dokumen terkait pembelajaran matematika, misalnya untuk penyiapan bahan
ajar, modul belajar, makalah, bahan presentasi dll. Sebagai contoh GeoGebra
digunakan untuk melukis bangun geometri. Gambar yang dihasilkan ini dapat disalin
ke aplikasi lain semisal ke aplikasi pengolah kata (misalnya MS Word), aplikasi
presentasi (misalnya MS Powerpoint), atau aplikasi lain untuk diolah lebih lanjut.
b. Membuat media pembelajaran atau alat bantu pengajaran matematika. Media ini dapat
digunakan untuk menjelaskan konsep matematika atau dapat juga digunakan untuk
eksplorasi, baik untuk ditayangkan di depan kelas oleh guru atau siswa bereksplorasi
menggunakan komputer sendiri.
c. Membuat lembar kerja digital dan interaktif.
d. Menyelesaikan atau mem-verifikasi permasalahan matematika. Dalam hal ini dapat
dimanfaatkan untuk mengecek jawaban soal. Namun, perlu diperhatikan bahwa siswa
jangan diarahkan untuk mencari jawaban dengan GeoGebra tapi lebih kepada
mengecek jawaban, penekanannya adalah kepada proses yang benar.
Dalam praktek, GeoGebra dapat digunakan secara mandiri (artinya tanpa aplikasi
lain) atau dapat juga dikombinasikan dengan aplikasi yang lain. Selain itu perlu

diperhatikan

bahwa

dalam

praktek

pembelajaran

di

kelas

hendaknya

mempertimbangkan proses yang baik dan tepat.

2. GeoGebra untuk Matematika


GeoGebra adalah software komputer untuk pendidikan matematika. Sesuai
namanya, GeoGebra dapat digunakan untuk belajar (visualisasi, komputasi, ekplorasi
dan eksperimen) dan mengajar materi geometri, aljabar, dan kalkulus. Hal paling
sederhana yang dapat dilakukan dengan GeoGebra adalah menggambar titik, ruas
garis, vektor, garis, poligon, irisan kerucut, dan kurva dua dimensi. Selanjutnya kita
dapat mengubah gambar secara dinamis dengan menggunakan mouse atau mengubah
persamaan atau koordinat titik. GeoGebra dapat menggambar menggunakan mouse
atau

dengan

menuliskan

persamaan

metematika

atau

perintah.

GeoGebra

menyediakan perintah-perintah yang berkaitan dengan perhitungan aljabar, geometri,


maupun kalkulus (misalnya mencari turunan dan integral).
Beberapa pemanfaatan program GeoGebradalam pembelajaran matematika
adalah sebagai berikut.
a. Dapat menghasilkan lukisan-lukisan geometri dengan cepat dan teliti dibandingkan
dengan menggunakan pensil, penggaris, atau jangka.
b. Adanya fasilitas animasi dan gerakan-gerakan manipulasi (dragging)pada program
GeoGebra dapat memberikan pengalaman visual yang lebih jelas kepada siswa dalam
memahami konsep geometri.
c. Dapat dimanfaatkan sebagai balikan/evaluasi untuk memastikan bahwa lukisan yang
telah dibuat benar.Mempermudah guru/siswa untuk menyelidiki atau menunjukkan
sifat-sifat yang berlaku pada suatu objek geometri.
Berdasarkan penelitian Embacher (Hohenwarter dalam Ali Mahmudi), siswa
memperoleh manfaat lebih dari program GeoGebra, Beberapa siswa memberikan
komentar-komentar sebagai berikut.
a. Program ini sangat membantu untuk melihat apa yang berubah ketika saya mengubah
sesuatu yang lain
b. Ketika mempelajari konsep turunan, jika kita menggerakkan suatu titik menuju suatu
titik yang lain, kita akan menyadari bahwa garis potong berubah menjadi garis
singgung.

c. Dengan menggambar pada kertas, kita tidak mampu memvisualisasikan apa yang akan
terjadi
d. Dengan program ini, kita dapat berkesperimen secara luas dan bebas serta mencoba
banyak hal untuk menemukan solusi sendiri terhadap suatu masalah.

GEOGEBRA PADA PROGRAM LINEAR


Pemecahan masalah dengan rumusan program linear ditemukan oleh seorang
Matematikawan Rusia L.V. Kantorovich pada 1939(Khairuddin,2012). Ketika itu
Kantorovich bekerja untuk Kantor Pemerintah Uni Soviet. Ia diberi tugas untuk
mengoptimalkan produksi pada industri plywood. Ia kemudian muncul dengan teknik
matematis yang dikenal sebagai pemrograman linear. Seorang Matematikawan Am
erika George Bernard Dantzigsecara independen juga mengembangkan pemecahan
masalah tersebut, di mana hasil karyanya pada masalah tersebut pertama kali
dipublikasikan pada tahun 1947. Ketika itu tahap-tahap yang dilakukan dalam
modelisasi dan optimasi solusi suatu masalah meliputi (1) pendefinisian masalah, (2)
merumuskan model, (3) memecahkan model, (4) pengujian keabsahan model dan (5)
implementasi hasil akhir.Program linear (linear programming) merupakan model
optimasi persamaan linear yang berkenaan dengan masalah-masalah pertidaksamaan
linear, Masalah program linear berarti masalah nilai optimum (maksium atau
minimum) sebuah fungsi linear pada suatu sistem pertidaksamaan linear yang harus
memenuhi optimasi fungsi objektif.
Secara matematis, kaidah-kaidah dalam penyelesaian Program Linear:
1. Prinsip Program Linear
Program linear adalah suatu cara yang bertujuan untuk menentukan himpunan
penyelesaian bagi suatu sistem pertidaksamaan, dengan prinsip sebagai berikut:
a. Dalam program linear, setiap pernyataan yang harus dipenuhi oleh variabel-variabel
seperti x dan y dinyatakan dalam bentuk pertidaksamaan. Misalnya, dalam suatu
masalah diketahui bahwa jumlah 2x dan 3y

tidak boleh kurang dari 12. Pernyataan ini berarti 2x + 3ysama dengan 12 atau
lebih dari 12, dan dinyatakan dalam bentuk pertidaksamaan sebagai 2x +
3y12.
b. Dalam setiap pertidaksamaan akan dibentuk suatu persamaan yang berkaitan. Misalnya,
dari pertidaksamaan 2x + 3y 12, dibentuk persamaan 2x + 3y =12.
c. Persamaan yang dibentuk digunakan untuk melukis garis bagi penyelesaian
pertidaksamaan.
d. Arsir daerah yang memenuhi pertidaksamaan 2x + 3y 12 dengan menggunakan titik
e.

selidik.
Koordinat-koordinat

setiap

titik

dalam

daerah

arsiran

mewakili

suatu

sistempertidaksamaan. Misalnya titik (1, 4), (4, 3), (6, 2), dan seterusnya.
2. Model Matematika
Setiap masalah yang hendak diselesaikan dengan kaidah program biasanya
mengandung beberapa syarat untuk dipenuhi oleh variabel-variabel seperti x dan
y. Oleh sebab itu,dalam program linear langkah pertamayang dilakukan adalah
menerjemahkan syarat-syarat tersebut ke dalam bahasa matematikayang
berbentuk sistem pertidaksamaan. Sistem pertidaksamaan ini mengungkapkan
semua syarat yang harus dipenuhi oleh x dan y. Sistem pertidaksamaan disebut
sebagai model matematika.
3. Masalah yang Melibatkan Program Linear
Program linear biasanya digunakan untuk menyelesaikan masalah dengan
melukis garis-garis dan menunjukkan daerah penyelesaian dengan memberikan
arsiran.
4. Optimasi masalah pada program linear adalah masalah menentukan nilai maksimum
atau nilai minimum suatu fungsi objektif. Penyelesaian masalah program linear
lazimnya dapat dilakukan dengan metode grafis dan metode simpleks.
Software Geogebra sangat membantu dalam menyelesaikan permasalahan
program linear,tentu saja dengan tidak mengenyampingkan langkah-langkah
matematis dalam menyelesaikannya. Geogebra dapat digunakan pada saat mulai
menggambar grafik dan menentukan titik-titik uji penyelesaian, serta menguji fungsi
optimum pada titik-titik tersebut.
Langkah-langkah Penyelesaian Program Linear dengan GeoGebra

Contoh Soal:
Seorang penjahit pakaian mempunyai persediaan 16 m kain sutra, 11 m kain wol, 15
m kain katun yang akan dibuat dua model pakaian pesta dengan ketentuan sebagai
berikut:

Model A membutuhkan 2 m sutera, 1 m wol, dan 1 m katun per unit


Model B membutuhkan 1 m sutera, 2 m wol dan 3 m katun per unit

Jika keuntungan pakaian model A Rp.300.000 per buah, dan keuntungan pakaian
model B Rp.500.000,- per buah. Tentukan banyaknya masing-masing pakaian yang
harus dibuat agar memperoleh keuntungan maksimum.
Dari soal di atas maka dapat dibuat model matematika sebagai berikut:
Misalkan :
x = pakaian pesta model A
y = pakaian pesta model B
Fungsi tujuan
z = 300.000x + 500.000y
Fungsi kendala:
2x + y 16
x + 2y 11
x + 3y 15
x,y 0
Langkah selanjutnya dapat dilakukan dengan GeoGebra (versi bahasa Indonesia)
1. Masukkan pertidaksamaan di atas pada bar masukan, kemudian tekan enter.
Masukkan berulang untuk pertidaksamaan yang lain, maka akan muncul gambar
seperti berikut ini:
Untuk menggeser, memperbesar atau memperkecil tampilan klik icon geser tampilan
grafik.
2. Untuk mengatur tampilan grafik, klik kanan pada gambar kemudian klik properti:
Pada icon dasar pilih tampilkan label nilai.
Pada icon warna, boleh dipilih warna apa saja untuk masing-masing
pertidaksamaan. Misal pilih merah, ungu, hijau untuk masing-masing

pertidaksamaan, untuk sumbu koordinat dibiarkan hitam agar gambar


dapat lebih jelas.
Pada icon format, pewarnaan total dapat diubah menjadi arsiran
dengan mengubah pengisian:hatch. Sudut kemiringan dan spasi bisa
diatur disini. Kemudian klik bagian invers pengisian warna. Hal ini
dimaksudkan

untuk

memperjelas

bahwa

tampilan

irisan

pertidaksamaan adalah daerah yang tidak diarsir. Jika memilih untuk


tidak mengklik invers pengisian warna, maka daerah himpunan
penyelesaian

adalah

daerah

yang

memuat

lima

kali

arsiran

pertidaksamaan. Tampilannya adalah sebagai berikut:


Pada gambar diatas, daerah himpunan penyelesaiannya adalah daerah
yang tidak di arsir.
3. Untuk membuat titik pojok, masukkan masing-masing pertidaksamaan dalam bentuk
persamaan pada bar masukan. Kemudian klik sisi kanan bawah icon titik baru
pilih perpotongan dua objek. Klik masing-masing persamaan yang akan dicari titik
potongnya. Maka akan tampil seperti gambar berikut:
Pada gambar diatas, masing-masing titik potong secara otomatis mempunyai nama
A(0,0), B(8,0), C(7,2), D(3,4) dan E(0,5) pada tampilan aljabar. Terurut tergantung
titik potong yang lebih dahulu dicari.
4. Diperoleh lima titik pojok, dengan perhitungan nilai optimum Z = 300.000x+500.000y
diperoleh:
Titik
A(0,0)
B(8,0)
C(7,2)
D(3,4)
E(0,5)

Z=300000x+500000y
Z=0
Z=2400000
Z=3100000
Z=2900000
Z=2500000

Jadi, banyak pakaian yang harus dibuat agar memperoleh keuntungan maksimum
adalah 7 buah pakaian pesta model A dan 2 buah pakaian pesta model B dengan
keuntungan Rp.3.100.000,Pemecahan masalah program linear dengan Geogebra adalah salah satu
alternatif pengajaran di kelas. Karena selain sebagai media belajar matematika, siswa
juga akan terlatih menggunakan komputer, sehingga mereka tidak ketinggalan dalam
IT. Mengingat pada kurikulum 2013, setiap mata pelajaran dianjurkan untuk
mengintegrasikan IT dalam pembelajarannya. Namun tentu saja pemecahan masalah

secara manual mutlak diajarkan. Penekanan pada konsep dan penalaran dalam
matematika tidak boleh dihilangkan. Pada siswa tetap ditegaskan bahwa GeoGebra
hanyalah sebagai alat untuk mencocokkan hasil penyelesaian, sementara proses
pengerjaan manual tetap diaplikasikan pada penyelesaian soal.

KESIMPULAN
1. Program linear adalah salah satu materi matematika yang sulit dipahami siswa
2. Guru hendaknya memunculkan ide kreatif dalam pembelajaran untuk
meningkatkan minat dan motifasi belajar siswa pada materi program linear
3. GeoGebra adalah salah satu software matematika yang dapat digunakan dalam
pembelajaran program linear.
4. Pengajaran program linear dengan GeoGebra hendaknya tidak menghilangkan
pemahaman konsep matematika, pengerjaan soal dengan cara manual mutlak
tetap diterapkan dalam pembahasan soal.