Anda di halaman 1dari 3

TUGAS PRAKTIKUM

ANALISIS LANDSKAP TERPADU


9 GRUP BESAR LANDFORM

Disusun Oleh :
Nama : Wisnu Agung Bhaskoro
NIM : 125040201111110
Kelas : A

MINAT MANAJEMEN SUMBERDAYA LAHAN


PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2015

9 Grup Besar Landform menurut Marsoedi dkk. (1997)


1. Grup Alluvial
Landform yang terbentuk karena aktivitas sungai, atau endapan koluvial (jatuhan material
karena gravitasi).
2. Grup Marin
Landform yang terbentuk karena aktivitas laut dan dipengaruhi oleh air laut, atau batuannya
terkikis oleh air laut (abrasi).
3. Grup Fluvio-Marin
Landform yang terbentuk karena gabungan aktivitas sungai dan laut, biasanya terletak di
daerah delta atau muara sungai di dekat laut.
4. Grup Gambut
Landform yang terbentuk di daerah rawa karena akumulasi bahan organik yang cukup tebal.
Banyak terdapat di Indonesia di daerah Kalimantan.
5. Grup Eolin
Landform yang terbentuk karena proses pengendapan material halus yang dibawa oleh angin.
Biasanya terdapat di daerah pantai.
6. Grup Karst
Landform yang terbentuk karena larutan batu kapur yang dicirikan dengan terbentuknya
sungai bawah tanah dengan stalagtit dan stalagmit.
7. Grup Vulkanik
Landform yang terbentuk karena aktivitas gunung berapi yang dicirikan terbentuknya kerucut
volkan dan aliran lahar dingin. Landform dari bahan volkan yang mengalami proses patahan
dan lipatan serta proses sekunder lain dimasukkan dalam landform structural-tektonik.
8. Grup Struktural dan Tektonik
Landform yang terbentuk sebagai akibat dari proses tektonik berupa proses angkatan, lipatan,
dan atau patahan.

9. Grup Aneka
Bentukan alam yang tidak termasuk 9 bentukan alam di atas, dan biasanya telah ada campur
tangan manusia yang terlalu berlebihan sehingga merubah bentuklahan dari sifat alaminya.
Contoh : daerah pertambangan.
Pustaka :
Marsoedi, Ds., Widagdo, J. Dai, N. Suharta, Darul SWP, S. Hardjowigeno, J. Hof, dan E.R.
Jordens.1997. Pedoman Klasifikasi Landform. LT 5 Versi 3.0. Proyek LREP II. CSAR. Bogor