Anda di halaman 1dari 8

NAMA

: NABILA ZAHRA

NIM

: A24130075

KELOMPOK : 8
TANGGAL

: 6-04-2015

TEKNIK PENGOLAHAN DATA


Tugas Praktikum MK. Dasar-dasar Pemuliaan Tanaman

Tabel 1. Data Karakter bobot malai sorgum untuk populasi P1, P2, F1, BCP1 dan BCP2
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
TOTAL

P1
102
111
108
107
99
105
97
104
101
106
1040

P2
95
87
91
78
88
86
89
94
90
87
885

F1
106
108
103
112
105
101
105
113
117
108
1078

BCP2

BCP1
90
80
113
98
86
95
98
101
120
93
974

94
117
96
84
112
85
108
100
83
96
975

89
90
98
91
91
99
87
119
121
120
1005

91
82
98
110
99
97
84
98
95
91
945

Tabel 2. Data bobot malai populasi F2 sorgum


No.
1
2
3
4
5
6
7
8

F2
129

102

78

87

130

110

88

98

87

98

95

107

12
7
11
3

108

111

98

103

128

98

97

91
107
105

95
111
119

89
101
103

120
115
119

129
98
101

89
100
102

98
117

100
121

98
95

115
112

100
96

100
99

90
89
87
10
2
89

90
12
8
11
3
10
9
99
98

13
5
12
8
11
3
10
9
58
68

12
2
13
1
12
5
12
7
89
78

99
90

72
89

85
85

99
88
76
69
96
95
10
4
11

123

103

73

98

98

89

94

90

87

91

100

98

103

85

10

87
14
2

95
10
1

87
89

3
12
4
10
6

PERTANYAAN :
1. Hitung nilai tengah dan komponen ragam pada setiap populasi!
2. Hitung niali heritilitas bobot malai sorgum!
3. Lakukan seleksi dengan proporsi 10% dan 20% kemudian bandingkan. Jelaskan!
PERHITUNGAN

1. Perhitungan Nilai Tengah dan Komponen Ragam pada Setiap Populasi


Keterangan
:
x = Nilai Tengah
2 = Ragam
= Standar Deviasi
a. Nilai tengah dan komponen ragam dari tanaman contoh populasi P1

xP1 =

xi
n

(102+111+108+ 107+99+105+ 97+104+101+106)


= 104,00
10

( xi eq ( x , )
2P1 =

n1

( 102104 )+ (111104 ) + ( 108104 ) + ( 107104 ) + ( 99104 ) + ( 105104 ) + ( 97104 )+ ( 104104 ) + ( 1



101
18, 4
P1 =

2= 18,4=4,29

b. Nilai tengah dan komponen ragam dari tanaman contoh populasi P2

xP2 =

xi
n

(95+87 +91+78+88+ 86+89+94 +90+ 87)


=88,5
10


( xi eq ( x , )
2P2 =

n1

( 9588,5 ) + ( 8788,5 ) + ( 9188,5 ) + ( 7888,5 )+ ( 8888,5 )+ ( 8688,5 )+ ( 8988,5 )+ ( 9488,5 ) + ( 90



101
22,5

2= 22,5=4,74

P2 =

c. Nilai tengah dan komponen ragam dari tanaman contoh populasi F1

xi

xF1 =

(106+108+103+112+ 105+101+ 105+113+117+108)


=107,8
10

( xi eq ( x , )
2F1 =

n1

( 106107,8 )+ (108107,8 ) + ( 103107,8 )+ ( 112107,8 )+ ( 105107,8 ) + ( 101107,8 ) + ( 105107,8 )



101

F1 =

24,18

2= 24,18=4, 92

d. Nilai tengah dan komponen ragam dari tanaman contoh populasi F2


xF2a=

xF2b=

xF2

xi
n

xi
n

(129+117+ 123+119+121+120+119+ 130+128+129)


=123,5
10

(127+128+142+135+128+122+131+125+127+ 124)
=128,9
10

eq ( x ,

126,2
123,5+128,9
F 2 a+eq ( x , F 2b =
=
2
2


(xi eq ( x , )
2F2a=

n1

( 129123,5 ) + ( 117123,5 )+ ( 123123,5 ) + ( 119123,5 ) + ( 121123,5 ) + ( 120123,5 )+ ( 119123,5 )+



101
= 24,94

( xi eq ( x , )
2F2b=

n1

( 127128,9 )+ (128128,9 ) + ( 142128,9 ) + ( 135128,9 ) + ( 128128,9 ) + ( 122128,9 )+ ( 131128,9 )



101
=34,32
2

F2

2 F 2a+ 2 F 2b 24,94 +34,32


=
=29,63
2
2

F2a =

2= 24,94=4,9 9

F2b =

2= 34,32=5,86

F2

F 2 a+ F 2 b 4,99+5,86
=
=5,425
2
2

e. Nilai tengah dan komponen ragam dari tanaman contoh populasi BCP1
xBCP1a=

xBCP1b=

xBCP1 =

xi
n

xi
n

(90+80+ 113+98+ 86+95+ 98+101+120+93)


= 97,4
10

(94+ 117+ 96+84+ 112+85+108+100+ 83+96)


=97,5
10

eq( x ,

97,4+97,5
BCP 1 a+ eq( x , BCP 1b =
=97,45
2
2


( xi eq ( x , )
2BCP1a=

n1
=

( 9097,4 ) + ( 8097,4 ) + ( 11397,4 )+ ( 9897,4 ) + ( 8697,4 )+ ( 9597,4 ) + ( 9897,4 )+ (10197,4 )


101
= 142,27

( xi eq ( x , )
2BCP1b=

n1

( 9497,5 ) + ( 11797,5 ) + ( 9697,5 )+ ( 8497,5 ) + ( 11297,5 ) + ( 8597,5 ) + ( 10897,5 )+ ( 10097,5


101
=141,39
2

2BCP1 =

BCP1a=

2= 14 2,27=11,93

BCP1b=

2= 141,39=11,89

BCP1 =
f.

BCP 1 a+ BCP 1 b 142 , 27+141,39


=
=141,83
2
2

BCP 1 a+ BCP 1 b 11,93+11,89


=
=11,91
2
2

Nilai tengah dan komponen ragam dari tanaman contoh populasi BCP2
xBCP2a=

xBCP2b=

xBCP2 =

xi
n

xi
n

(89+90+ 98+91+91+ 99+87+119+ 121+ 120)


= 100,5
10

(91+82+98+ 110+99+ 97+84 +98+95+ 91)


= 94,5
10

eq ( x ,

100,5+ 94,5
BCP 2a+ eq( x , BCP 2b =
=97,5
2
2


( xi eq ( x , )
2BCP2a=

n1
=

( 8997,5 )+ ( 9097,5 )+ ( 9897,5 )+ ( 9197,5 )+ ( 9197,5 ) + ( 9997,5 )+ ( 8797,5 )+ ( 11997,5 ) + ( 1


101
= 195,17

( xi eq ( x , )
2BCP2b=

n1

( 9197,5 ) + ( 8297,5 ) + ( 9897,5 ) + ( 11097,5 ) + ( 9997,5 )+ ( 9797,5 )+ ( 8497,5 ) + ( 9897,5 ) + (


101
=64,72
2

2BCP2 =

BCP 2 a+ BCP 2 b 195,17+64,72


=
=129,94
2
2

BCP2a=

2= 195,17=13,97

BCP2b=

2= 64,72=8,05

BCP2 =

BCP 2 a+ BCP 2 b 13,97+8,05


=
=11,01
2
2

Tabel 3. Hasil perhitungan nilai tengah, ragam, dan standar deviasi setiap populasi
Parameter
Nilai Tengah (x)
Ragam (2)
Standar deviasi ()

P1
104.00

P2
88.50

F1
107.80

F2
123.5

BCP1
97.45

BCP2
97.50

18.44

22.50

24.18

35.74

141.83

129.94

4.29

4.74

4.92

5.98

11.91

11.01

g. Ragam fenotipe (Vp), ragam lingkungan (Ve), dan ragam genetik (Vg)
Ragam fenotipe (Vp)
= 2P= 2F2=35,74

Ragam lingkugan (Ve)


2

( p1+ p 2+ F 1) (18,44+22,5+24,18)
=
=21,71
3
3
Ragam genetic (Vg)

= Vp Ve = 35,74 21,71 = 14,03

2. Nilai Heritabilitas
hbs =

Vg
14,03
100 =
100 =39,26 %
Vp
35,74

Nilai heritabilitas dikatakancukup tinggi karena bernilai39,26

(berada pada range 2050 )


3. Seleksi dengan proporsi 10% dan 20%
a. Seleksi tanaman dengan proporsi 10%

Seleksi tanaman dengan proporsi 10%=10% 110 tanaman=11 tanaman(individu


terseleksi ditandai dengan garis bawah pada table 2.)
Nilai tengah populasi terseleksi (Xs) =

xi = 142+135+131+130+129+129+128+128+128+17+ 127 =130,36


11

11

Differensial seleksi =SD= Xs- x=130,36 123,5 = 6,86


b.

Seleksi tanaman dengan proporsi 20%

Seleksi tanaman dengan proporsi 20%=20% 110 tanaman=22 tanaman(individu


terseleksi ditandai dengan angka yang ditebalkan pada table 2.)
Nilai tengah populasi terseleksi (Xs)
=

xi = 142+135+131+130+129+129+128+128+128+17+ 127+125+124+ 123+ 122+ 121+120+


22

22

Differensial seleksi =SD= Xs- x=125,2 123,5 = 1,7


10% Populasi F2 hasil seleksi memiliki nilai tengah populasi yang lebih tinggi dari nilai
populasi awal yaitu 130,36 > 123,5. Begitu pun dengan 20% populasi F2 hasil seleksi,
memiliki nilai tengah populasi yang lebih tinggi dari nilai tengah populasi awal, yaitu 125,2 >
123,5. Hal tersebut memengaruhi nilai kemajuan seleksi, semakin tinggi differensial seleksi

(perbedaan nilai tengah populasi dan nilai tengah populasi awal) maka semakin tinggi
kemajuan seleksi, artinya hasil seleksi semakin baik.