Anda di halaman 1dari 10

ANALISIS STRUKTUR II

1. STRUKTUR AKSIAL
Tentukan gaya gaya dalam dan displacement yang terjadi pada struktur berikut!

A1

= 115 cm2

P1 = 1100 Kg

A2

= 100 cm2

P2 = 800 Kg

A3

= 90 cm2

A4
E

P3 = 1200 Kg

= 75 cm2
= 2 x 105 Kg/cm2

KHOLIS HAPSARI PRATIWI

ANALISIS STRUKTUR II
Struktur Aksial
Definisi : merupakan gabungan dari sejumlah elemen tertentu menurut
arah vertical yang menerima beban luar yang bekerja sepanjang sumbu
as tertentu.
Permasalahan
1.
Mencari gaya-gaya dalam (F) pada masing-masing titik simpul, yaitu
gaya normal (N).
2.

Mencari displacement (perpindahan) yang terjadi pada struktur,


yaitu translasi vertical pada setiap titik simpul.

Penyelesaian
Digunakan metode perpindahan karena struktur aksial termasuk statis
tertentu dimana jumlah reaksi sama dengan persamaan
keseimbangannya yang ada. Jumlah reaksi ada 3 dan memenuhi jumlah
persamaan : M=0; H=0; V=0.
Asumsi
1.

Struktur elastis linier, sehingga hubungan antara perpindahan aksial


dan beban ekuivalen.

2.

Titik simpul memiliki satu derajat kebebasan, yaitu translasi vertical.

3.

Rotasi sudut dan translasi horizontal diabaikan karena beban luar


yang bekerja searah sumbu as struktur.

KHOLIS HAPSARI PRATIWI

ANALISIS STRUKTUR II
Penyelesaian

Diketahui :
A1
A2
A3
A4

=
=
=
=

115
100
90
75

cm
cm
cm
cm

P1 =
P2 =
P3 =
E =

500
800
950
2 x 10

kg
kg
kg
Kg/cm

Daftar data batang

Kekakuan Batang Lokal

KHOLIS HAPSARI PRATIWI

ANALISIS STRUKTUR II

Dengan : K

= Kekakuan Batang

= Modulus Elastisitas (kg/cm2)

= Panjang Batang (cm)

= Luas Penampang (cm2)

Batang 1

Batang 2

Batang 3

Batang 4

Kekakuan Batang Global

Introduksi Kondisi Batas

Titik simpul 1dan 5 merupakan tumpuan jepit, sehingga rotasi sudutnya


nol, {Ds=0} maka diperlukan partisi.
Penataan Ulang

KHOLIS HAPSARI PRATIWI

ANALISIS STRUKTUR II

Hasil Partisi

Analisis Beban Join

Perhitungan Perpindahan

KHOLIS HAPSARI PRATIWI

ANALISIS STRUKTUR II

Struktur dianggap elastis linier sehingga hubungan perpindahan dan beban ekuivalen
adalah linier.
Rumus

Keterangan :

[K] {Ds} = {Fs}


[K]

= Matriks Kekakuan Global

{Ds} = Vektor kolom dari perpindahan tiap titik simpul


{Fs}

Kontrol
V

= Beban Ekuivalen

KHOLIS HAPSARI PRATIWI

ANALISIS STRUKTUR II
=
=

2305,57 + 794,43 - 1100 - 800 - 1200


0
OK !!!

KHOLIS HAPSARI PRATIWI

ANALISIS STRUKTUR II

KHOLIS HAPSARI PRATIWI

ANALISIS STRUKTUR II
FREE BODY DIAGRAM

1
2

3
4

KHOLIS HAPSARI PRATIWI

ANALISIS STRUKTUR II
GAMBAR BIDANG N

KHOLIS HAPSARI PRATIWI