Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH

MANAJEMEN UMUM
Disusun untuk :
Memenuhi Sebagian Tugas Pengetahuan Bisnis

Oleh :
Intan Anggraini
(1012005)

AKADEMI SEKRETARI MANAJEMEN


MADIUN
TAHUN 2013/2014

KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan
kemudahan, sehingga dapat menyelesaikan tugas makalah ini sebagai tugas tengah semester pada
mata kuliah Pengetahuan Bisnis.
Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, hal ini dikarenakan
keterbatasan kemampuan yang saya miliki baik dari pengumpulan, penyusunan maupun
penulisan makalah ini. Namun besar harapan kami, semoga makalah ini dapat bermanfaat.
Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Netty Lisdiantini, S.sos., M.AB.
yang telah memberikan perhatian dan bimbingan selama mengikuti pelajaran. Kami sangat
mengharapkan saran dan kritik demi kemajuan penulisan kedepannya.

Madiun, 20 Maret 2014

Intan Anggraini

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.................................................................................... i
DAFTAR ISI...................................................................................................

ii

BAB I
PENDAHULUAN..........................................................................................

1.1 Latar Belakang.........................................................................................

1.2 Rumusan Masalah....................................................................................

1.3 Tujuan......................................................................................................

1.4 Manfaat....................................................................................................

BAB II
PEMBAHASAN.............................................................................................

2.1 pengertian, ciri dan unsur manajemen....................................................

2.2 tingkatan manajer....................................................................................

2.3 fungsi manajemen...................................................................................

2.4 keterampilan manajerial..................................................

BAB III
PENUTUP........................................................................................................
3.1 Kesimpulan................................................................................................
Daftar Pustaka...................................................................................................

10
10
11

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno mnagement, yang memiliki arti
seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan
diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai
seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer
bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W.
Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian,
pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara
efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan,
sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan
sesuai dengan jadwal. Selain manajemen sebagai ilmu, manajemen juga dianggap sebagai
seni. Hal ini disebabkan oleh kepemiminan memerlukan kharisma, stabilitas emosi,
kewibawaan, kejujuran, kemampuan menjalin hubungan antaramanusia yang semuanya itu
banyak ditentukan oleh bakat seseorang dan tidak dapat dipelajari.
Manajemen Sebagai Ilmu Dan Sebagai Seni. Manajemen merupakan suatu ilmu dan
seni, mengapa disebut demikian, sebab antara keduanya tidak bisa dipisahkan. Manajemen
sebagai suatu ilmu pengetahuan, karena telah dipelajari sejak lama, dan telah diorganisasikan
menjadi suatu teori. Hal ini dikarenakan didalamnya menjelaskan tentang gejala-gejala
manajemen, gejala-gejala ini lalu diteliti dengan menggunakan metode ilmiah yang
dirumuskan dalam bentuk prinsip-prinsip yang diwujudkan dalam bentuk suatu teori.
Sedang manajemen sebagai suatu seni, disini memandang bahwa di dalam mencapai suatu
tujuan diperlukan kerja sama dengan orang lain, bagaimana cara memerintahkan pada orang
lain agar mau bekerja sama. Pada hakekatnya kegiatan manusia pada umumnya adalah
managing ( mengatur ) untuk mengatur disini diperlukan suatu seni, bagaimana orang lain
memerlukan pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama.

1.2 Rumusan Masalah


1.
2.
3.
4.

Apa pengertian, ciri dan unsur dari manajemen?


Bagaimana tingkatan manajer dalam manajemen umum?
Apa saja fungsi dari manajemen?
Apa saja keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang manajer?

1.3 Tujuan
1. untuk memahami pengertian, ciri dan unsur-unsur yang terdapat pada manajemen
2. untuk mengetahui apa saja tingkatan manajer dalam manajemen umum
3. untuk mengetahui apa saja fungsi dan peranan manajemen
4. untuk memahami keterampilan apa saja yang harus dimiliki oleh seorang manajer
1.4 Manfaat
1. Memberi informasi pada pembaca mengenai manajemen umum dalam pengetahuan
bisnis
2. Memberikan pandangan pembaca tentang bagaimana kinerja manajemen dalam
perusahaan

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 pengertian, ciri dan unsur manajemen

Menurut George R Terry, Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari tindakan
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian yang dilakukan untuk
menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan

sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya.


Menurut S.P. Hasibuan, manajemen adalah usaha mencapai suatu tujuan tertentu melalui
kegiatan orang lain. Dengan demikian manajer mengadakan koordinasi atas sejumlah
aktivitas orang lain yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, penempatan, pengaruh

dan pengendalian.
Malayu S.P. Hasibuan
Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia
dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan
tertentu.

Ciri-ciri manajemen meliputi :


1.
2.
3.
4.

ada tujuan yang hendak dicapai,


ada pemimpin (atasan),
ada yang dipimpin (bawahan),
ada kerja sama.

Khusus menyangkut masalah pemimpin (atasan) harus memiliki berbagai kemampuan


( skills). Kemampuan (skills) yang dimaksud terdiri dari:
1. Managerial skills (entrepreneurial), yaitu kemampuan untuk mempergunakan
kesempatan secara efektif serta kecakapan untuk memimpin usaha-usaha yang
penting.
2. Techological skills, yaitu keahlian khusus yang bersifat ekonomis teknis yang
diperlukan pada pelaksanaan pekerjaan ekonomis.
3. Organisational skills, yaitu kecerdasan untuk mengatur berbagai usaha.
Dalam kenyataannya tidak setiap pemimpin harus memiliki seluruh kemampuan dengan
tingkat intensitas yang sama. Sebab pemimpin itu sendiri dapat dikelompokkan menjadi 3
(tiga) tingkatan. Sehingga kemampuan yang harus dimilikinya pun tentu berbeda.
2.2 tingkatan manajer

Tingkatan manajemen adalah Keahlian yang dibutuhkan pada Tingkat Manajemen yang
berbeda-beda
1. Manajemen Puncak (Top Management)
Manajer bertaggungjawab atas pengaruh yang ditmbulkan darikeputusan manajemen
keseluruhan dari organisasi. Misal: Direktur, wakil direktur, direktur utama. Keahlian yang
dimiliki para manajer tingkat puncak adalah konseptual, artinya keahlian untuk membuat dan
merumuskan konsep untuk dilaksanakan oleh tingkatan manajer dibawahnya.
2. Manajemen Menengah (Middle Management)
Manajemen menengah harus memiliki keahlian interpersonal/manusiawi, artinya keahlian
untuk berkomunikasi, bekerjasama dan memotivasi orang lain. Manajer bertanggungjawab
melaksanakan rencana dan memastikan tercapainya suatu tujuan. Misal: manajer wilayah,
kepala divisi, direktur produk.
3. Manajemen Bawah/Lini (Low Management)
Manager bertanggung jawab menyelesaikan rencana-rencana yang telah ditetapkan oleh para
manajer yang lebih tinggi. Pada tingkatan ini juga memiliki keahlian yaitu keahlian teknis,
atrinya keahlian yahng mencakup prosedur, teknik, pengetahuan dan keahlian dalam bidang
khusus. Misal: supervisor/pengawas produksi, mandor
2.3 fungsi manajemen
Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
1.Perencanaan (Planning),
2. Pengorganisasian (Organizing),
3. Pengarahan (Actuating/Directing),
4. Pengawasan (Controlling)
1. Fungsi Perencanaan
Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat
strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.
Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa

perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tidak akan


dapat berjalan.
perencanaan dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah
rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi.
Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi
dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota
korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana
formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang
harus dilakukan.
Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan :

Menetapkan tujuan dan target bisnis


Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis.

Hambatan dalam perencanaan :

Kurangnya pengetahuan dalam berorganisasi


Kesulitan biaya
Takut gagal
Kurangnya pengetahuan tentang lingkungan

2. Fungsi Pengorganisasian
Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam
perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan
lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam
organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :

Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan

prosedur yang diperlukan


Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan
tanggungjawab

Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya

manusia/tenaga kerja
Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat

Hambatan dalam pengorganisasian :

Kurangnya kemampuan untuk merinci hasil yang dicapai oleh manajemen

3. Fungsi Pengarahan dan Implementasi


Proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta
proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan
penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi :


Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi
kepada tenaga kerja agar dapat bekerja

secara efektif dan efisien dalam pencapaian

tujuan
Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan

Hambatan dalam pengarahan :

Tidak adanya kesadaran karyawan untuk melakukan tugasnya

4. Fungsi Pengawasan dan Pengendalian


Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah
direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target
yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang
dihadapi.
Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian :

Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan

indikator yang telah ditetapkan


Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan
pencapaian tujuan dan target bisnis.

Hambatan dalam pengawasan :

Tidak bisa mengawasi bawahan satu per satu

2.4 Keterampilan Manajerial


Secara umum, terdapat empat keterampilan manajer pada masing-masing tingkat manajer:
1. Keterampilan konseptual
Ketrampilan atau kemampuan mental untuk mengkordinasikan dan mengintegrasikan
seluruh kepentingan dan kegiatan organisasi.
2. Keterampilan Kemanusiaan
Kemampuan bekerja secara baik dengan orang lain secara individu atau kelompok, saling
bekerja sama dengan memahami dan memotivasi orang lain.
3. Keterampilan Administrasi
Kemampuan yang ada hubungannya dengan fungsi manajemen yang dilakukan.
4. Keterampilan Teknik
Kemampuan untuk menggunakan peralatan-peralatan, prosedur, dan metode dari suatu
bidang tertentu.
5. Ketrampilan manajemen waktu
Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk
menggunakan waktu ynag dimiliki secara bijaksana.
6. Ketrampilan membuat keputusan
Adalah kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam
memecahkannya.
TIPE -TIPE KEPUTUSAN MANAJEMEN
Pengambilan keputusan (Decision making) adalah tindakan manajemen dalam pemilihan
alternative untuk mencapai sasaran. Keputusan dibagi dalam 3 tipe :
1. Keputusan terprogram/keputusan terstruktur : keputusan yang berulang-ulang dan rutin,
sehingga dapat diprogram. Keputusan terstruktur terjadi dan dilakukan terutama pada
manjemen tingkat bawah. Contoh : keputusan pemesanan barang, keputusan penagihan
piutang,dll.
2. Keputusan setengah terprogram / setengah terstruktur adalah keputusan yang sebagian
dapat diprogram, sebagian berulang-ulang dan rutin dan sebagian tidak terstruktur.
Keputusan ini seringnya bersifat rumit dan membutuhkan perhitungan-perhitungan serta

analisis yg terperinci. Contoh : keputusan membeli sistem komputer yang lebih canggih,
keputusan alokasi dana promosi,dll.
3. Keputusan tidak terprogram/ tidak terstruktur : keputusan yang tidak terjadi berulangulang dan tidak selalu terjadi. Keputusan ini terjadi di manajemen tingkat atas.
Pengalaman manajer merupakan hal yang sangat penting didalam pengambilan keputusan
tidak terstruktur. Contoh : Keputusan untuk bergabung dengan perusahaan lain
PROSES PEMBUATAN KEPUTUSAN
Dalam membuat keputusan, idealnya manajer harus melalui beberapa tahapan yang berupa :
1. Pemahaman dan Perumusan Masalah
Manajer harus dapat menemukan masalah apa yang sebenarnya, dan menentukan bagianbagian mana yang harus dipecahkan.
2. Pengumpulan dan Analisa Data yang Relevan
Setelah masalahnya ditemukan, lalu ditentukan dan dibuatkan rumusannya untuk
membuat keputusan yang tepat.
3. Pengembangan Alternatif
Pengembangan alternatif memungkinkan menolak kecenderungan membuat keputusan
yang cepat agar tercapai keputusan yang efektif.
4. Pengevaluasian terhadap alternatif yang digunakan
Menilai efektivitas dari alternatif yang dipakai, yang diukur dengan menilai seberapa baik
alternatif yang diambil dapat membantu pemecahan masalah.
5. Pemilihan Alternatif Terbaik
Didasarkan pada informasi yang diberikan kepada manajer dan ketidak sempurnaan
kebijaksanaan yang diambil oleh manajer.
6. Implementasi Keputusan
Manajer harus menetapkan anggaran, mengadakan dan mengalokasikan sumber daya
yang diperlukan, serta memperhatikan resiko dan ketidakpuasan terhadap keputusan yang
diambil..
7. Evaluasi atas Hasil Keputusan
Implementasi yang telah diambil harus selalu dimonitor terus-menerus, apakah berjalan
lancar dan memberikan hasil yang diharapkan.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Manajemen bertujuan untuk pengkoordinasian segala kegiatan perkantoran agar tercapainya
tujuan

bersama

dalam

organisasi,

tang

meliputi

kegiatan

berupa

perencanaan,

pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan. Orang yang memilliki wewenang untuk


melakukan manajemen adalah manajer. Demikian pula manajer memiliki tingkatantingkatan yang berupa :
1. Top manajer (manajer puncak). Keahlian yang dimiliki para manajer tingkat puncak
adalah keahlian konseptual yaitu keterampilan berfikir dalam membuat rencana maupun
keputusan.
2. Middle manajer (manajer tengah). Keahlian yang dimiliki para manajer tingkat tengah
adalah keahlian manusiawi yaitu keterampilan berkomunikasi dan berhubungan dengan
orang lain.
3. Low manajer (manajer bawah). Keahlian yang dimiliki para manajer tingkat rendah
adalah keahlian teknis yaitu keterampilan menguasai peralatan, prosedur dan metode dari
suatu bidang tertentu.
Manajemen umum memiliki empat fungsi yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian
(organizing), pengarahan, pengawasan (controlling). Keempat funsi tersebut masing-masing
memiliki proses dan tujuan yang telah dibahas pada bab sebelumnya.

DAFTAR PUSTAKA

http://carapedia.com/pengertian_definisi_manajemen_menurut_para_ahli_info404.html
http://alexisjezz.blogspot.com/2010/11/perencanaan-manajemen-umum.html
http://ilhamhidayat.blog.com/2009/10/01/tingkatan-manajemen-dan-manajer-danketerampilan-manajer/
http://vickyindiarto.wordpress.com/2010/10/10/fungsi-fungsi-manajemen/
http://carapedia.com/pengertian_definisi_perencanaan_info2066.html
http://imnoviriyadi.blogspot.com/2011/11/empat-tahap-dasar-perencanaan.html