Anda di halaman 1dari 27

SISTEM OTOT (MUSCULAR)

IA PASCHA PARAMURTHI

SISTEM OTOT
Sistem ototadalah sistemorganpadahewan
danmanusiayang mengizinkan makhluk
tersebut bergerak. Sistem otot padavertebrata
dikontrol olehsistem saraf, walaupun beberapa
otot (seperti ototjantung) dapat bergerak secara
otonom. Manusia sendiri memiliki sekitar 650
jenis otot rangka.
Otot : Kontraksi (Mengencang) dan Relaksasi
(Mengendur)

FUNGSI OTOT
FUNGSI VOLUNTER MRPKAN
AKIBAT KERJA DR OTOT RANGKA
1. MEMPERTAHANKAN SIKAP TUBUH DUDUK,
BERDIRI, TIDUR
2. MELAKSANAKAN BERMACAM-MACAM
GERAKAN

ANGGOTA TUBUH : PERGERAKAN


JARI-JARI
: UNTUK MEMEGANG
DIAFRAGMA
: RESPIRASI (PERNAFASAN)
PHARYNG
: MENELAN MAKANAN
LIDAH & BIBIR
: MENGGERAKAN MAKANAN DAN
VOKALISASI

LANJUTAN FUNGSI OTOT

FUNGSI INVOLUNTER (TDK DIPENGARUHI


KEHENDAK) AKIBAT KERJA OTOT

POLOS & OTOT JANTUNG

1. PROPULSI (DORONGAN) SUBSTANSI DLM


BERMACAM-2 SALURAN, MISALNYA: MAKANAN
YANG BERJALAN SEPANJANG SALURAN
PENCERNAAN; DARAH YANG BERJALAN DI
SEPANJANG PEMBULUH DARAH; SEL TELUR YANG
BERJALAN DI SEPANJANG SALURAN TELUR
(OVIDUCT); SPERMA YANG BERJALAN DI SPANJANG
SALURAN MANI
2. EKSPULSI (PENGELUARAN) SUBSTANSI YANG
TERSIMPAN DALAM KANTUNG (VESICA) EMPEDU,
URINE, FESES
3. REGULASI (PENGATURAN) DIAMETER LUBANG
MENGATUR BESAR KECILNYA PUPIL MATA,
PYLORUS LAMBUNG, REKTUM (ANUS)

LANJUTAN FUNGSI INVOLUNTER

4. REGULASI (PENGATURAN) DIAMETER SALURAN


MENGATUR BESAR KECILNYA PEMBULUH DARAH (SEL-SEL
DARAH SANGAT FLEKSIBEL SEHINGGA SEL-SEL DARAH DAPAT
MERUBAH BENTUK DENGAN SEGERA PADA SAAT SEL DARAH
TERSEBUT MASUK KE DALAM PEMBULUH DARAH YANG
BERBEDA (ARTERI, ARTERIOL, KAPILER, VENULA, VENA);
MENGATUR BESAR KECILNYA BRONKIOLUS PULMO

JENIS-JENIS OTOT

1. OTOT POLOS

Bentuk: seperti gelendong, panjang, ramping,


pipih dan langsing
Setiap otot memiliki 1 inti (nukleus) di tengah
(center)
Panjang otot polos bervariasi antara 15-500
mikron, tergantung lokasi: plg pendek pembuluh
darah; plg pjg uterus (rahim wanita)

LANJUTAN OTOT POLOS

LOKASI: terdapat pada alat atau daerah organ yang


berongga saluran pencernaan makanan (batang
kerongkongan, esophagus, lambung, usus halus, batang
tenggorokan, bronkus, pulmo, uterus (rahim), kantung
urine, kantung empedu, pembuluh darah
INNERVASI (PERSYARAFAN): sangat dipengaruhi oleh
sistem syaraf otonom (bisa simpatis, bisa parasimpatis)
AKSI: kontraksi lambat, berlangsung lama, kadangkadang ritmis

LANJUTAN JANIS-JENIS OTOT


2. OTOT JANTUNG
Otot jantungadalah jenisotot luriktidak sadar yang
ditemukan di dindingjantung, khususnyamyocardium.
Sel-sel yang meliputi otot jantung, disebutcardiomyocyte
atau sel otot myocardiocyteal, dapat berisi satu, dua, tiga
dan empatinti sel(tiga atau empat sangat
jarang)kontraksiyang terkoordinasi dariselotot jantung
di jantung memompadarahkeluar
dariserambiandbilikkepembuluh darahdari
kiri/tubuh/sistemik dan kanan/paru-paru. Tindakan yang
kompleks ini membentuksistolpada jantung.

BENTUK: tdd beberapa serabut otot yg bercabang & bersatu


dg serabut di sebelahnya, mempunyai garis gelap dan terang
(tdk sejelas pd otot rangka); intinya di tengah (center); pd
interval tertentu terdapat keping-keping interkalar
(intercalar disc), pd intercalar disc terdapat jaringan
Purkinye yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls
(kecepatan 4 m/detik)
LOKASI: hanya ada di jantung
INNERVASI: sistem syaraf otonom
AKSI: kontraksi otomatis & ritmis
Otonom, bisa simpatis, bisa parasimpatis
Untuk otot jantung: peningkatan denyut jatung sangat
dipengaruhi oleh syaraf simpatis, sedangkan penguragan
denyut jantung sangat dipengaruhi oleh syaraf parasimpatis
Kerja syaraf otonom, baik simpatis maupun parasimpatis
kebalikan dari kerja otot polos

LANJUTAN JENIS-JENIS OTOT

3. OTOT RANGKA = OTOT SADAR = OTOT LURIK = OTOT SERAN


LINTANG
BENTUK: tdd banyak serabut, intinya terletak di tepi (pinggir), terdapat
garis gelap dan terang (sangat jelas), panjang otot rangka bervariasi
antara 1-40 mm, sedangkan tebalnya antara 10-100 mikron;setiap
serabut otot rangka dilapisi oleh sarkolema (di dlm sarkolema terdapat
miofibril = elemen yang dapat berkontraksi), serabut otot yang masingmasing dilapisi sarkolema berkelompok membentuk 15-30 serabut otot
dan dilapisi fasiculus. Masing-masing fasikulus dilapisi oleh jaringan
ikat perimisium. Jaringan ikat yang meliputi serabut otot rangka disebut
endomisium. Masing-masing endomisium dilapisi lagi oleh epimisium.
Dalam otot rangka terdapat mioglobin pigmen yang disebut mioglobin

LANJUTAN OTOT RANGKA

LOKASI : semua otot yang melekat pada tulang,


otot lidah, langit-langit (palatinum), pharing,
ujung esophagus
INNERVASI : sistem syaraf kraniospinal
bekerja menurut kehendak individu
AKSI: kontraksi cepat, berlangsung sebentar

SIFAT-SIFAT OTOT (GLOBAL)

1. KONTRAKTILITAS kemampuan otot untuk


mengadakan respon (memendek) bila dirangsang (otot
polos 1/6 kali; otot rangka 1/10 kali)
2. EKSTENSIBILITAS = DISTENSIBILITAS
kemampuan otot untuk memanjang bila otot ditarik atau
ada gaya yang bekerja pada otot tersebut bila otot
rangka diberi beban; uterus berisi fetus
3. ELASTISITAS kemampuan otot untuk kembali ke
bentuk & ukuran semula setelah mengalami
ekstensibilitas/distensibilitas (memanjang) atau
kontraktilitas (memendek)
4. IRRITABILITAS = EKSITABILITAS kemampuan otot
untuk mengadakan respon bila di rangsang

SIFAT-SIFAT OTOT JANTUNG

1. KONTRAKTILITAS sistol (kontraksi), diastol


(relaksasi) dan selalu ada platau (dataran yang
menyebabkan fase diastol lbh panjang dari sistol =
memberi kesempatan darah tertampung lebih banyak di
jantung)
2. KONDUKTIVITAS mengacu pada kemampuan otot
untuk menghantarkan impuls dari satu sel ke sel lain.
3. OTOMATIS & RITMIS secara otomotis dan ritmis
selalu berdenyut kecuali ada gangguan

LANJUTAN SIFAT-SIFAT OTOT


JANTUNG

4. Eksitabilitas adalah kemampuan sel miokardium untuk


merespons stimulus
5. PERIODE REFRAKTER YANG LAMA
Absolut pada saat sistol tidak akan terjadi
perubahan apa- apa (grafik tetap berjalan tanpa
gangguan)
Relatif pada saat diastol akan terjadi perubahan
tergantung rangsangan terjadi pada awal diastol,
pertengahan diastol, atau hampir akhir diastol sehingga
akan menghasilkan ekstra sistol dan kompensasi menjadi
istirahat cukup panjang)
Catatan: refrakter, otot kehilangan sifat irritabilitas untuk
sementara, sedangkan fatique, otot kehilangan sifat
kontraktilitas dan irritabilitas

STIMULUS = RANGSANGAN

1. MEKANIS memijit, memukul, menarik, menyubit,


menyentuh
2. THERMIS dingin (bantuan es), panas (bantuan air
panas)
3. KHEMIS bantuan bahan kimia, baik anorganik
maupun organik (bisa asam, basa, garam)
4. ELEKTRIS dengan bantuan atus listrik (umumnya
untuk penyembuhan
Dari keempat stimulus mana yang terbaik ????
Dari keempat macam stimulus, elektris yang terbaik,
karena:
Intensitas rangsang, frekuensi rangsang serta durasi
rangsang dapat diatur dan dikontrol dengan suatu alat

PERUBAHAN-PERUBAHAN SELAMA
KONTRAKSI OTOT
1.

PERUBAHAN BENTUK

2.

PERUBAHAN KIMIA

3.

PERUBAHAN PANAS

4.

PERUBAHAN LISTRIK

PERUBAHAN BENTUK
Pada saat terjadi kontraksi, otot menjadi pendek
dan gemuk, tetapi tidak mengalami perubahan
volume
Terjadi perubahan bentuk dari protein
Menurut Szent-Gyorgy perubahan ini karena
adanya protein dalam otot aktomiosin
terurai menjadi aktin & miosin aktin
mengalami torsi (perputaran)

PERUBAHAN KIMIA
Pada saat istirahat komposisi otot sebagai berikut:
Air 75%
Protein 20 %
Glikogen 1%
Fosfokreatin (an) 0,3 %
Asam laktat 0,5 %
Heksosa phosfat (or) 0,05 %

Pada saat kontraksi: Fosfat an & asam laktat


meningkat jumlahnya; fosfat or & glikogen menurun
jumlahnya; oksigen banyak digunakan; H2O & CO2
banyak dihasilkan
Untuk proses di atas sangat dibutuhkan energi, maka
untuk kontraksi otot ada 4 (empat) macam, yaitu:

LANJUTAN PERUBAHAN KIMIA

1. ATP (adenosin triphosfat) ADP (adenosin


diphosfat) energi yang dihasilkan untuk
kontraksi

2. Fosfokreatin asam phosfat + kreatin


energi yang dihasilkan untuk resintesis ATP
3. Glikogen asam laktat
energi yang dihasilkan untuk resintesis
fosfokreatin

4. 1/5 (seperlima) asamlaktat +O2 H2O + CO2


energi yang dihasilkan untuk mengubah 4/5
{ EMPAT PERLIMA) ASAM LAKTAT MENJADI
GLIKOGEN

PERUBAHAN PANAS

Dari seluruh energi yang digunakan untuk


kontraksi hanya 20 %, untuk kerja dan
selebihnya hilang dalam bentuk panas.
Panas yang timbul dapat digunakan untuk
mempertahankan suhu tubuh,sehingga pada
suhu yang dingin produksi panas dapat
ditingkatkan melalui pergerakkan otot

TERIMAKASIH