Anda di halaman 1dari 2

perencanaan strategis untuk manajemen pemasaran harus disesuaikan dengan situasi harian yang

dihadapi perusahaan dan bukannya keadaan yang paling ideal.


Jika anda sebagai pemilik perusahaan berupaya menentukan cara agar perusahaan mendapat untung
maksimal, dapat berkembang dan berjalan dengan baik untuk paling tidak 3 hingga 5 tahun ke depan dan
bukan hanya untuk 1 atau 2 bulan ke depan saja, berarti anda sudah melakukan perencanaan strategis
untuk manajemen pemasaran perusahaan anda.
Secara umum, perusahaan di seluruh dunia mengenal dua kategori perencanaan strategis untuk marketing
management, yaitu Situation-Target-Proposal dan Draw-See-Think-Plan.
Situation-Target-Proposal
Tipe perencanaan strategis ini merupakan tipe standar, yaitu tipe yang diterapkan ketika perusahaan anda
berada dalam kondisi baik, dengan segala aspek sumber daya dan biaya terpenuhi sesuai dengan kondisi
serta ukuran perusahaan.
Tipe perencanaan strategis ini terdiri dari tahap situation atau evaluasi situasi terkini yang menjadi dasar
perencanaan dan pelaksanaan marketing management (Situation), penentuan tujuan akhir dari
perencanaan manajemen pemasaran tersebut (Target) dan pembuatan strategi yang terperinci untuk
mencapai hasil yang diinginkan (Proposal).
Perencanaan strategis tipe ini merupakan tipe ideal yang bisa diterapkan oleh perusahaan mana saja,
namun bentuk ini biasanya kurang cocok untuk perusahaan yang menghadapi situasi pemasaran yang
sering tidak terduga atau beresiko tinggi.
Hal ini karena perusahaan yang baik harus bisa bersiap diri untuk menghadapi berbagai tantangan atau
halangan yang mungkin muncul dan dapat mengacaukan rencana manajemen pemasaran yang sudah
disusun rapi sejak awal.
Oleh karena itu, bentuk perencanaan strategis seperti ini biasanya hanya dijadikan garis besar untuk
perencanaan manajemen pemasaran yang lebih rinci.
Draw-See-Think-Plan
Tipe perencanaan strategis ini lebih terperinci karena melibatkan perhitungan akan situasi yang kurang
ideal yang menghalangi pencapaian target dari marketing management perusahaan anda.
Sebagai contoh, jika anda memiliki perusahaan katering yang membidik profesional muda dan pekerja
kantor namun tidak mendapat banyak keuntungan padahal ada banyak kantor di dekat lokasi perusahaan
katering anda, situasi yang tidak ideal ini harus dimasukkan ke dalam skema perencanaan strategis
untuk manajemen pemasaran.
Dalam tipe perencanaan ini, anda harus membuat skema target ideal perusahaan anda (Draw),
menganalisis kondisi tidak ideal yang membuat perusahaan anda tidak bisa mencapai kondisi ideal

tersebut (See), rencana aksi spesifik untuk menjembatani kondisi ideal dan tidak ideal tersebut (Think),
serta sumber daya yang dibutuhkan agar rencana tersebut berjalan dengan baik (Plan).
Tipe perencanaan strategis ini sangat baik diterapkan dalam manajemen pemasaranjika anda merasa
bahwa perusahaan anda berada dalam kondisi yang cukup sulit, menghadapi banyak persaingan, berada
dalam iklim pemasaran yang bergejolak atau baru berkembang sehingga belum memiliki cukup dana,
sumber daya dan kemampuan dalam bersaing.