Anda di halaman 1dari 48

POKOK-POKOK PIKIRAN

MANAJEMEN OPERASI
KEPOLISIAN TERBARU

SISTEMATIKA
PERKAP MANAJEMEN OPERASI POLRI

BAB

KETENTUAN UMUM

BAB

II

PENYELENGGARAAN OPERASI KEPOLISIAN

BAB

III

OPERASI KEPOLISIAN TERPUSAT

BAB

IV

OPERASI KEPOLISIAN KEWILAYAHAN TK. POLDA

BAB

OPERASI KEPOLISIAN KEWILAYAHAN TK. POLRES

BAB

VI

OPERASI PEMELIHARAAN PERDAMAIAN DUNIA

BAB

VII

SARANA DAN PRASARANA DAN ANGGARAN

BAB

VIII

KETENTUAN PENUTUP

BAB I
KETENTUAN UMUM
PENGERTIAN
TUJUAN

sbgai pedoman bagi pelaksana fungsi operasional Polri dlm operasi kepol.
agar operasi kepolisian dapat terselenggara secara efektif dan efisien; da
agar sasaran dan TO dapat dicapai sesuai rencana operasi.

PRINSIP-PRINSIP

(legalitas, akuntabilitas, integratif, transparansi, subsidiaritas, proaktif, propo


efektig dan efeien dan nordiskriminiasi)

BAB II
PENYELENGGARAN OPERASI KEPOLISIAN
Tidak bisa diselesaikan/dituntaskan
dgn giat Kepol.
adanya peningkatan perkara yg
signifikan baik kuantitas maupun
kualitas.
SYARAT
PENYELENGGARAA
N OPERASI

UNSUR2 UTAMA
PENYELENGGARAA
N OPERASI

KEPOLISIAN

DIDASARI
KIRSUS
INTELIJEN

Sasaran
TO
(org,
benda/barang,
lokasi/tempat,
kegiatan
perkara)
tidak bisadan
ditangani
oleh satu fungsi
Waktu Operasi
Cara Bertindak (CB)
preemtif,
preventif, gakkum/ gakkum non
yudisial, rehabilitasi.
Sumber Daya
pers, Sarpras dan
gar

Pengendalian dan Pengawasan

Pelaksanaan Asistensi,
Supervisi dan Wasops
ASISTENSI

SUPERVISI
WASOPS

Dilaksanakan
sebelum
kepolisian dilaksanakan

operasi

Dilaksanakan pada saat


kepolisian dilaksanakan

operasi

Dilaksanakan setelah
supervisi
operasi
dilaksanakan.

pelaksanaan
kepolisian

Ketentuan mengenai pelaksanaan Wasops diatur dalam Peraturan Kapolri


tersendiri.

Jenis
Operasi
Kepolisian
Mabes Polri Secara Mandiri
Mabes Polri yang
mengikutsertakan personel Satwil

1
OPERASI KEPOL.
TERPUSAT
2

3
4

Polda
Mandiri
MabesSecara
Polri dan
Satwil
Polda di back up Mabes Polri
dan/atau mengikutsertakan Polres

OPERASI KEPOL.
KEWIL. TK.
OPERASI
KEPOL. Polres Secara Mandiri
POLDA
KEWIL. TK.
Polda dan Satwil
POLRES
Polres di Back Up Polda
OPERASI PEMELIHARAAN PERDAMAIAN DUNIA
6

Bentuk
Operasi
Kepolisian
OPS INTELIJEN

operasi dalam rangka penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan serta


kontra intelijen.

OPS PAMGIAT

operasi yang diselenggarakan berkaitan dengan kegiatan masyarakat


dan/atau pemerintah yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas.

OPS HARKAM

operasi yang kegiatannya mengedepankan tindakan pencegahan dan


penangkalan, melalui kegiatan pembinaan masyarakat, simpatik, dalam
rangka meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.

OPS GAKKUM

operasi yang dilaksanakan berkaitan dengan penanggulangan berbagai


gangguan keamanan berupa kejahatan konvensional, transnasional,
kejahatan terhadap kekayaan negara dan kejahatan yang berimplikasi
kontinjensi.

OPS LIHKAM

Operasi yang diselenggarakan untuk pemulihan situasi Kamtibmas akibat


konflik sosial yang meluas, kejahatan yang berintensitas tinggi.

Standar Keberhasilan
Operasi Kepolisian
Standar keberhasilan operasi kepolisian, dapat diukur dari:

1.

terlaksananya operasi kepolisian sesuai dengan


Renops yang telah ditetapkan

2.

tidak menimbulkan kerugian orang, harta dan


benda dipihak petugas maupun masyarakat

Indikator standar keberhasilan operasi kepolisian akan


diatur dalam Peraturan Kapolri.
8

BAB III
OPERASI KEPOLISIAN TERPUSAT
Rencana Perencanaan oleh Asops Kapolri
a

Perencanaan

Perencanaan Operasi
Pelaporan ttg kesiapan pelaksanaan operasi

Pengorganisasian

Unsur Pimpinan: Penanggung Jawab Kebijakan Operasi,


Wakil Penanggung Jawab Kebijakan Operasi;
Unsur Staf Pimpinan: Karendalops (dibantu Kasminops,
Kaslogops, Kasdataops):
Unsur Pelaksana: Kaops, Waka Ops, Kaset Ops (dibantu
Kaminops dan Kaminlogops), Kapusdata Ops (dibantu
Kaposko dan Kaanev), Kasatgas

Pelaksanaan

Tahapan : melaks Latpraops, gelar pasukan, Buat Rengiat,


Menggerakan Satgas, Buat Kirpat, memonitor kegiatan ops,
himpun data dan lap, Evaluasi dan Analisis, Pelaporan

Pengendalian

Pemantauan, pemberian petunjuk dan arahan secara langsung


supervisi dan/atau asistensi, konsolidasi sumber daya yang
diguanakan dlm ops, Analisa dan Evaluasi (Anev)

RENCANA PERENCANAAN DALAM PELAKSANAAN


OPERASI KEPOLISIAN TERPUSAT

encana Perencanaan Operasi dilaksanakan, dgn tahapan:


Asops Kapolri melaporkan kepada Kapolri tentang operasi yang akan
dilaksanakan dengan mendasari Perkiraan Khusus Intelijen dan
mempedomani Rencana Kerja Polri, Kebijakan Polri Bidang
Operasional dan/ atau perkembangan situasi Kamtibmas untuk
mendapatkan persetujuan.

menyampaikan operasi yang akan dilaksanakan kepada fungsi yang


dikedepankan dan fungsi pendukung disertai permintaan kekuatan yang
akan diikutsertakan dalam operasi serta permintaan Perkiraan Khusus Intelijen
menyusun direktif Kapolri tentang rencana pelaksanaan operasi kepolisian

10

RENCANA PERENCANAAN OPERASI TERPUSAT:

OPERASI TERPUSAT

RENCANA PERENCANAAN
MABES

POLDA

POLRES

Mabes Polri Secara Mandiri

Mabes Polri yang mengikutsertakan


personel Satwil

Mabes Polri dan Satwil

= melaksanakan tahapan Rencana Perencanaan


X = tidak melaksanakan tahapan Rencana Perencanaan

11

PERENCANAAN OPERASI TERPUSAT, meliputi:


penyelenggaraan rapat koordinasi dengan fungsi yang dikedepankan,
fungsi pendukung dan/atau instansi terkait sesuai kebutuhan
penyusunan Rencana Operasi dengan mempedomani
Intelijen;

Kirsus

penyusunan Rencana Garis Besar (RGB) Latihan Pra Operasi (Latpraops)


yang berisi tentang tema, lama, tempat, materi dan dukungan
anggaran Latpraops;
penyusunan Perintah
Sprinlakops;

Pelaksanaan

Operasi

(Prinlaksops),

dilampiri

penyusunan Rencana Asistensi dan/ atau Supervisi;


penyiapan format dan/atau blanko dan dokumen lain yang diperlukan;
penyusunan HTCK operasi;
penyiapan tanda pengenal operasi bersifat terbuka;
perencanaan kebutuhan anggaran dan sarana prasarana operasi
kepolisian
penyiapan ruang Posko operasi yang berisi piranti lunak, piranti
keras dan panel data dalam bentuk digital;

12

ERENCANAAN OPERASI MABES POLRI DAN SATWIL

POLDA:
Penyusunan Renops Tk. Polda yg merupakan penjabaran
Mabes Polri dgn mendasari Kirsus Intelijen Polda;

Renops

Penyusunan Prinlaksops dilampiri Sprinlakops.

POLRES
Penyusunan Renops Tk. Polres yg merupakan penjabaran
Polda dgn mendasari Kirsus Intelijen Polres;

Renops

Penyusunan Prinlaksops dilampiri Sprinlakops.

Penyusunan Renpam terhadap TO orang, tempat dan kegiatan.

13

ELAPORAN TENTANG KESIAPAN PELAKSANAAN


OPERASI, meliputi:

pemaparan Rencana Operasi dihadapan Kapolri yang dihadiri para pejabat yang
diikutsertakan dalam operasi;

penyampaian dokumen Rencana Operasi kepada pelaksana operasi;

pengarahan dan pernyataan Kapolri tentang dimulainya operasi kepolisian

14

STRATA DOKUMEN OPERASI TERPUSAT:

OPERASI TERPUSAT
Mabes Polri Secara
Mandiri

Mabes Polri yang


mengikutsertakan
personel Satwil
Mabes Polri dan
Satwil

MABES

POLDA

POLRES

PRINLAKOP
RENOPS
RENPAM
S

PRINLAKO
RENOPS
RENPAM
PS

PRINLAKO
RENOPS
RENPAM
PS

. .

= membuat
X = tidak membuat

15

BAB IV
OPERASI KEPOLISIAN KEWIL. TK.
POLDA
Rencana Perencanaan oleh Karoops Kapolda
a

Perencanaan

Perencanaan Operasi
Pelaporan ttg kesiapan pelaksanaan operasi

Pengorganisasian

Unsur Pimpinan: Penanggung Jawab Kebijakan Operasi,


Wakil Penanggung Jawab Kebijakan Operasi;
Unsur Staf Pimpinan: Karendalops (dibantu Kasminops,
Kaslogops, Kasdataops):
Unsur Pelaksana: Kaops, Waka Ops, Kaset Ops (dibantu
Kaminops dan Kaminlogops), Kapusdata Ops (dibantu
Kaposko dan Kaanev), Kasatgas

Pelaksanaan

Tahapan : melaks Latpraops, gelar pasukan, Buat Rengiat,


Menggerakan Satgas, Buat Kirpat, memonitor kegiatan ops,
himpun data dan lap, Evaluasi dan Analisis, Pelaporan

Pengendalian

Pemantauan, pemberian petunjuk dan arahan secara langsung


supervisi dan/atau asistensi, konssolidasi sumber daya yang
diguanakan dlm ops, Anev.

16

RENCANA PERENCANAAN DALAM PELAKSANAAN


OPERASI KEPOLISIAN KEWIL. TK POLDA

Rencana Perencanaan Operasi, dilaksanakan pada awal perencana


Operasi Kewil. Tk. Polda, dilaksanakan dgn tahapan:

1. Karoops melaporkan kepada Kapolda tentang operasi yang akan


dilaksanakan dengan mendasari Perkiraan Khusus Intelijen dan
mempedomani Rencana Kerja Polda, Kebijakan Polri Bidang
Operasional dan/ atau perkembangan situasi Kamtibmas untuk
mendapatkan persetujuan.

2. menyampaikan operasi yang akan dilaksanakan kepada fungsi yang


dikedepankan dan fungsi pendukung disertai permintaan kekuatan yang
akan diikutsertakan dalam operasi serta permintaan Perkiraan Khusus I

3. menyusun direktif Kapolda tentang rencana pelaksanaan operasi kepolis


17

RENCANA PERENCANAAN OPERASI KEWIL. TK.


POLDA:

OPERASI KEWIL TK. POLDA

RENCANA PERENCANAAN
MABES

Polda Secara Mandiri

POLDA

POLRES

Polda di back up Mabes Polri


dan/atau mengikutsertakan Polres

Polda dan Satwil

= melaksanakan tahapan Rencana Pernacanaan


X = tidak melaksanakan tahapan Rencana Perencanaan

18

PERENCANAAN OPERASI KEWIL. TK. POLDA, meliputi:


penyelenggaraan rapat koordinasi dengan fungsi yang dikedepankan,
fungsi pendukung dan/atau instansi terkait sesuai kebutuhan
penyusunan Rencana Operasi dengan mempedomani
Intelijen;

Kirsus

penyusunan Rencana Garis Besar (RGB) Latihan Pra Operasi (Latpraops)


yang berisi tentang tema, lama, tempat, materi dan dukungan
anggaran Latpraops;
penyusunan
Sprinlakops;

Perintah

Pelaksanaan

Operasi

(Prinlaksops),

dilampiri

penyusunan Rencana Asistensi dan/ atau Supervisi;


penyiapan format dan/atau blanko dan dokumen lain yang diperlukan;
penyusunan HTCK operasi;
penyiapan tanda pengenal operasi bersifat terbuka;
perencanaan kebutuhan anggaran dan sarana prasarana operasi
kepolisian
penyiapan ruang Posko operasi yang berisi piranti lunak, piranti keras
dan panel data dalam bentuk digital;
19

ELAPORAN TENTANG KESIAPAN PELAKSANAAN


OPERASI, meliputi:

pemaparan Rencana Operasi dihadapan Kapolda yang dihadiri para pejabat yang
diikutsertakan dalam operasi;
penyampaian dokumen Rencana Operasi kepada pelaksana operasi;
pengarahan dan pernyataan Kapoda tentang dimulainya operasi kepolisian
pelaporan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada Kapolri dengan
tembusan Asops Kapolri.

20

STRATA DOKUMEN OPERASI KEWIL. TK.


POLDA:

OPERASI TERPUSAT
Polda Secara Mandiri
Polda di back up
Mabes Polri dan/atau
mengikutsertakan
Polres

MABES

POLDA

POLRES

PRINLAKOP
PRINLAK
PRINLAK
RENOPS
RENPAM RENOPS
RENPAM RENOPS
RENPAM
S
OPS
OPS

Polda dan Satwil

= membuat
X = tidak membuat
21

BAB V
OPERASI KEPOLISIAN KEWIL. TK. POLRES
Rencana Perencanaan oleh Karoops Kapolda
a

Perencanaan

Perencanaan Operasi
Pelaporan ttg kesiapan pelaksanaan operasi

Pengorganisasian

Unsur Pimpinan: Penanggung Jawab Kebijakan Operasi,


Wakil Penanggung Jawab Kebijakan Operasi;
Unsur Staf Pimpinan: Karendalops (dibantu Kasminops,
Kaslogops, Kasdataops):
Unsur Pelaksana: Kaops, Waka Ops, Kaset Ops (dibantu
Kaminops dan Kaminlogops), Kapusdata Ops (dibantu
Kaposko dan Kaanev), Kasatgas

Pelaksanaan

Tahapan : melaks Latpraops, gelar pasukan, Buat Rengiat,


Menggerakan Satgas, Buat Kirpat, memonitor kegiatan ops,
himpun data dan lap, Evaluasi dan Analisis, Pelaporan

Pengendalian

Pemantauan, pemberian petunjuk dan arahan secara langsung


supervisi dan/atau asistensi, konssolidasi sumber daya yang
diguanakan dlm ops, Anev.

22

ENCANA PERENCANAAN DALAM PELAKSANAAN


OPERASI KEPOLISIAN KEWILYAHAN TK. POLRES

encana Perencanaan Operasi, dilaksanakan pada awal perencanaan


perasi kewilayahan Tk. Polres, dgn tahapan :

Kabagops melaporkan kepada Kapolres tentang operasi yang akan


dilaksanakan dengan mendasari Perkiraan Khusus Intelijen dan
mempedomani Rencana Kerja Polres, Kebijakan Polri Bidang
Operasional dan/ atau perkembangan situasi Kamtibmas untuk
mendapatkan persetujuan.

menyampaikan operasi yang akan dilaksanakan kepada fungsi yang


dikedepankan dan fungsi pendukung disertai permintaan kekuatan yang
akan diikutsertakan dalam operasi serta permintaan Perkiraan Khusus Intelije

23

RENCANA PERENCANAAN OPERASI KEWIL. TK.


POLRES:

OPERASI KEWIL TK. POLDA

RENCANA PERENCANAAN
MABES

POLDA

Polres Secara Mandiri


Polres di Back Up Polda

POLRES
.

= melaksanakan tahapan Rencana Pernacanaan


X = tidak melaksanakan tahapan Rencana Perencanaan

24

PERENCANAAN OPERASI KEWIL TK. POLRES, meliputi:


penyelenggaraan rapat koordinasi dengan fungsi yang dikedepankan,
fungsi pendukung dan/atau instansi terkait sesuai kebutuhan
penyusunan Rencana Operasi dengan mempedomani
Intelijen;

Kirsus

penyusunan Rencana Garis Besar (RGB) Latihan Pra Operasi (Latpraops)


yang berisi tentang tema, lama, tempat, materi dan dukungan
anggaran Latpraops;
penyusunan Perintah
dilampiri Sprinlakops;

Pelaksanaan

penyusunan Rencana Pengamanan


orang, tempat dan kegiatan;

Operasi
(Renpam)

(Prinlaksops),
terhadap

TO

penyiapan format dan/atau blanko dan dokumen lain yang diperlukan;


penyusunan HTCK operasi;
penyiapan tanda pengenal operasi bersifat terbuka;
perencanaan kebutuhan anggaran dan sarana prasarana operasi
kepolisian
penyiapan ruang Posko operasi yang berisi piranti lunak, piranti
keras dan panel data dalam bentuk digital;

25

PELAPORAN TENTANG KESIAPAN PELAKSANAAN


OPERASI, meliputi:

pemaparan Rencana Operasi dihadapan Kapolres yang dihadiri para pejabat


yang diikutsertakan dalam operasi;

penyampaian dokumen Rencana Operasi kepada pelaksana operasi;


pengarahan dan pernyataan Kapolres tentang dimulainya operasi kepolisian
pelaporan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada Kapolda dengan
tembusan Karoops Polda.

26

STRATA DOKUMEN OPERASI KEWIL. TK.


POLRES:

MABES

OPERASI TERPUSAT
RENOPS

POLDA

POLRES

PRINLAKOP
PRINLAK
PRINLAK
RENPAM RENOPS
RENPAM RENOPS
RENPAM
S
OPS
OPS

Polres Secara
Mandiri
Polres di Back Up
Polda

= membuat
X = tidak membuat

27

BAB VI
OPERASI PEMELIHARAAN PERDAMAIAN
DUNIA
Renbut personel Satgas, anggaran serta sarpras, Ren
tahap seleksi calon personel Satgas, Ren tahap seleksi
calon personel Satgas
a

Perencanaan

Siap pemanggilan calon personel Satgas


Rumus Renlatprops, kurikulum dan bahan ajaran pelatihan,
renc tahap latihan
Rencana
kesiapan
pemberangkatan

dokumen

perjalanan,

rencana

Pengorganisasian

Unsur Pimpinan: Penanggung Jawab Kebijakan Operasi,


Wakil Penanggung Jawab Kebijakan Operasi;
Unsur Staf Pimpinnan: Karendalops:
Unsur Pelaksana: Kaops,
Waka Ops, Kasetops,
Kapusdata Ops, Kasatgas.

Pelaksanaan

Tahapan : Rekrutmen, Latpraops, gelar pasukan, urus


dokumen, pemberangkatan, pelaksanaan misi sesuai mandat,
harwat personel serta sarpras Satgas, pengakhiran tugas.

Pengendalian

pelaporan, scr berkala dan/atau insidentil, asistensi dan/ atau


supervisi, verifikasi aspek sumber daya Satgas, Anev.

28

BAB VII
SARANA PRASARANA DAN ANGGARAN
menggunakan inventaris yang ada dan sarana prasarana
lain sesuai kebutuhan rencana operasi kepolisian yang
disiapkan oleh fungsi pendukung.
a

SARPRAS

disiapkan oleh pengemban fungsi pendukung bidang sarana


prasarana yang dikoordinasikan dengan Karendalops.
Penetapan spesifikasi teknis sarana prasarana ditentukan
oleh pengguna akhir yang dikoordinasikan dengan
Karendalops.

ANGGARAN

Anggaran bersyarat Kapolri;


DIPA;
dalam hal tertentu operasi kepolisian dapat didukung oleh
dana hibah dan sumber-sumber lain sesuai peraturan
perundang-undangan.

29

a
k
i
t
a
m
S
e
P
Rencana Operasi: ist
O
S
N
Nomor
: R/Renops/
/III/2014
E
R
Penunjukan
: Dokumen:

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA


MARKAS BESAR

a.
b.
c. dan seterusnya.
Daerah waktu : WIB, WITA dan WIT
Sandi operasi : ..
I.

SITUASI:
(berisi gambaran umum dan khusus mengapa operasi kepolisian
dilaksanakan).

II. TUGAS POKOK:


(berisi uraian pelaksanaan operasi yang memuat tentang penjabaran
tugas yang memenuhi unsur: Siapa yang melaksanakan, Apa yang
dilakukan, Bilamana/ berapa lama operasi dilaksanakan, Dimana/
wilayah operasi dilakukan, Bagaimana/bentuk operasi yang
dilaksanakan dan Mengapa dilaksanakan Operasi (SIABIDIBAME)).
30

III. PELAKSANAAN

1. Konsep operasi.
(berisi sifat operasi fungsi yang dikedepankan, fungsi yang
diikutsertakan dan Cara Bertidak).
a. Sifat : terbuka/tertutup
b. Fungsi yang dikedepankan: Baharkam Polri
c. Cara Bertindak: Preemtif, Preventif, Hakkum
2.

Tujuan, sasaran dan target operasi.


a. tujuan.
b. sasaran.
c. target operasi (TO hanya dicantum untuk operasi yang
bersifat
terbuka, TO untuk operasi yang bersifat tertutup
hanya dicantumkan
dalam Sprinlakops).
3. Cara bertindak.
4.

Daerah operasi.

5.

Penahapan operasi.
a. tahap persiapan.
b. tahap pelaksanaan.
c. tahap konsolidasi.

31

6.

Struktur organisasi dan penjabaran tugas.

IV. PENGENDALIAN

7. Instruksi dan koordinasi


8. Sistem pelaporan.
9. Jaringan komunikasi

V. ADMINISTRASI, PERSONEL, SARANA PRASARANA DAN


ANGGARAN

10. Administrasi
11. Personel (pejabat operasi, anggota, dan Satgas-Satgas yang
diikutsertakan dalam operasi)
12. Sarana dan prasarana
13. Anggaran

VI. PENUTUP
Lampiran:
1. Kirsus intelijen.
2. Surat Perintah (sprin).
3. Struktur oraganisasi.
4. Penjabaran tugas pejabat operasi.
32
5. Daftar distribusi.

RUMUSAN TUGAS POKOK, memuat:

1. SIAPA (Mabes, Polda, Polres);


2. APA (melaksanakan jenis operasi apa (terpusat atau kewilayahan),
dengan mencantum sandi)
3. BILAMANA ( waktu pelaksanaan operasi, selama berapa hari .....
Mulai dari tgl .....s.d. ..... 2014)
4. DIMANA (di seluruh NKRI/ di Polda ...... dan jajaran)
5. BAGAIMANA (awali dulu dengan menggunakan bentuk operasi apa,
Intelijen, Harkam, Pamgiat Gakkum atau Lihkam) kemudian diikuti
dengan kalimat dalam rangka melaksanakan pengamanan .........)
6. MENGAPA (diawali kata guna......)
Kamtibmas yang kondusif ..........

guna

mewujudkan

situasi

33

CONTOH RUMUSAN TUGAS POKOK


OPERASI MABES POLRI DAN SATWIL
Polri beserta seluruh jajaran dengan didukung oleh instansi terkait
dan mitra Kamtibmas lainnya menyelenggarakan operasi kepolisian
terpusat Mabes Polri dan Satwil dengan sandi operasi KETUPAT2014 yang dilaksanakan selama 13 hari dimulai tanggal 23 Juli s/d
6 Agustus 2014, dalam bentuk
operasi Harkam dalam rangka
pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1435 H guna mewujudkan situasi
Kamtibmas yang kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan
dengan rasa aman dan nyaman.
Polda Metrojaya beserta seluruh jajaran dengan didukung oleh
instansi terkait dan mitra Kamtibmas lainnya menyelenggarakan
operasi kepolisian terpusat Mabes Polri dan Satwil dengan sandi
operasi KETUPAT JAYA-2014 yang dilaksanakan selama 23 Juli s/d 6
Agustus 2014, dalam bentuk
operasi Harkam dalam rangka
pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1435 H guna mewujudkan situasi
Kamtibmas yang kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan
dengan rasa aman dan nyaman.

34

Yang membedakan antara


Konsep MOK dengan Perkap No. 9 Tahun 2011
N
O

Perkap 9 tahun
2011

Konsep MOK baru

1. Tidak
memuat
syarat2 Memuat
penyelenggaraan operasi
operasi

syarat2

penyelenggaraan

2. Jenis Operasi: Operasi Terpusat Jenis


Operasi:
Operasi
Terpusat,
dan Kewilayahan (kewilayahan Operasi Kewilayahan Tk. Polda, Operasi
dibagi 2 yaitu Operasi kewilayah Kewilyahan Tk. Polres dan Operasi
Tk. Polda dan Tk. Polres)
Pemeliharaan Perdamaian dunia
3. Bentuk Operasi: operasi Intelijen, Bentuk Operasi: operasi Intelijen,
operasi Pamgiat, operasi Harkam, operasi Pamgiat, operasi Harkam,
operasi Gakkum, operasi Lihkam operasi Gakkum, operasi Lihkam
dan operasi Kontinjensi
4. Perencanaan,
tidak
memuat Perencanaan,
memuat
kegiatan
kegiatan Rencana Perencanaan Rencana Perencanaan yang dilakukan
yang dilakukan oleh Asops Kapolri oleh Asops Kapolri (Tk. Mabes),
(Tk. Mabes), Karoops (Tk. Polda) Karoops (Tk. Polda)

35

N
O

Perkap 9 tahun
2011

Konsep MOK baru

5. Pengorganisasi,
tidak
ada Pengorganisasi, ada pembagian unsurpembagian
unsur-unsur unsur penyelenggara
operasi (unsur
penyelenggaraan
operasi
(unsur pimpinan, unsur staf pelaksanan dan unsur
pimpinan, unsur staf pelaksanan dan pelaksana)
unsur pelaksana)
6. Pengorganisasi,
Karendalops,
Pengorganisasi,
Karendalops
dalam
Kasetops
dan Kapudataops dalam pelaksanan
tugasnya
dibantu
oleh
pelaksanaan tugasnya tidak dibantu Kasminops, Kaslogops dan Kasdataops,
oleh pejabat operasi.
sedangkan Kasetops dalam pelaksanaan
tugasnya dibantu oleh Kaminops dan
Kaminlog
serta
Kapusdataops
dalam
pelaksanaan tugasnya dibantu Kaposko
dan Kaanev.
7. Rumusan Tugas Pokok, dalam Rumusan Tugas Pokok, dalam format
format Renops di lampiran, belum Renops
di
lampiran,
menguraikan
menjelaskan secara detail
pelaksanaan operasi yang memuat tentang
penjabaran tugas yang memenuhi unsur:
Siapa yang melaksanakan, Apa yang
dilakukan, Bilamana/ berapa lama operasi
dilaksanakan, Dimana/ wilayah operasi
dilakukan,
Bagaimana/bentuk
operasi
yang
dilaksanakan
dan
Mengapa
dilaksanakan Operasi (SIABIDIBAME)
8. Dalam operasi Mabes Polri dan Dalam operasi Mabes Polri dan Satwil,
Satwil, Satwil Polda maupun Polda Satwil Polda maupun Polres membuat
tidak
membuat
PrInlakops
dan Prenlakops dan Renpam.
Renpam

36

37

38

39

40

41

42

43

44

45

Tingkatan Siaga

SIAGA 1.

SIAGA 2.

merupakan kesiapsiagakan Polri dalam tugas


kepolisian dimana 2/3 kekuatan dikerahkan untuk
melaksanakan tugas khusus, dan sisanya 1/3
kekuatan dikerahkan untuk melaksanakan tugas
pelayanan kepolisian rutin, dalam perkuatan tugas
rutin dibagi menjadi 3 yaitu melaksanakan dinas,
istirahat dan cadangan, masing-masing sebesar 1/9
kekuatan.
merupakan kesiapsiagakan Polri dalam tugas
kepolisian dimana 1/2 kekuatan dikerahkan untuk
melaksanakan tugas khusus, dan sisanya 1/2
kekuatan dikerahkan untuk melaksanakan tugas
pelayanan kepolisian rutin, dalam perkuatan tugas
rutin dibagi menjadi 3 yaitu melaksanakan dinas,
istirahat dan cadangan, masing-masing sebesar 1/6
kekuatan.
46

SIAGA 3.

merupakan kesiapsiagakan Polri dalam tugas


kepolisian dimana 1/3 kekuatan yang dikerahkan
untuk melaksanakan tugas khusus, dan sisanya 2/3
kekuatan dikerahkan untuk melaksanakan tugas
pelayanan kepolisian rutin, dalam perkuatan tugas
rutin dibagi menjadi 3 yaitu melaksanakan dinas,
istirahat dan cadangan, masing-masing sebesar 2/9
kekuatan.

47

sek
ian
Terima
kasih