Anda di halaman 1dari 13

Teknologi Dan Rekayasa

Mapping And Surveing Department


PENGETAHUAN DASAR PENGAMATAN
AZIMUTH MATAHARI

PERPUTARAN BUMI PADA SUMBUNYA

Teknologi dan Rekayasa

ASTRONOMI GEODESI
Astronomi geodesi bertujuan untuk
menentukan posisi titik-titik di bumi, yaitu
dengan menentukan arah vertikalnya,
yang dinyatakan dengan komponenkomponen koordinat arah, lintang () dan
bujur (), serta bertujuan pula untuk
menentukan asimuth suatu garis
dipermukaan bumi.

Teknologi dan Rekayasa

PENENTUAN ASIMUTH DI
PERMUKAAN BUMI
a. Mendefinisikan arah jurusan awal dan
salah satu sisi suatu kerangka geodetis.
b. Kontrol sudut atau asimuth pada suatu
kerangka geodetis yang digunakan untuk
pengukuran dan pemetaan topografi,
baik cara terestris maupun dengan
pemotretan dari udara.

Teknologi dan Rekayasa

DEFINISI BOLA LANGIT


Bola langit adalah lukisan sebuah bola
pembantu yang jarin-jarinya sangat besar
dan tidak terbatas yang berpusat di bumi.
Karena rotasi bumu pada sumbunya, maka
semua benda-benda langit tersebut
nampak bergerak dari timur ke barat
mengelilingi pusat-pusat yang ada pada
kutub utara (Ku) dan kutub selatan (Ks).

Teknologi dan Rekayasa

BUMI MENGELILINGI MATAHARI

Teknologi dan Rekayasa

Teknologi dan Rekayasa

LUKISAN BOLA LANGIT


Z

K
u

Jarak
zenit

Vernel
equlnox

S
H

O
Horiso
n
E

Equat
or

K
s
N

Teknologi dan Rekayasa

Keterangan :
1.S = sebuah benda langit (misal:matahari atau bintang).
2.N = nadir, yaitu titik di bola langit vertikal dibawah
pengamat dan tepat berlawanan dengan zenit (z).
3.Z = zenit, adalah titik yang terletak di bola langit,
diproyeksikan diatas horison menembus bola langit dan
vertikal diatas pengamat.
4.Equator langit adalah lingkaran besar yang bidangnya tegak
lurus sumbu bumi (Ku, Ks) dan melalui pusat bumi memotong
bola langit menurut lingkaran equator.
5.Horison adalah lingkaran besar bola langit yang bidangnya
tegak lurus arah zenit. Setengah horison dilukiskan dengan
HSEH. Dalam ilmu ukur tanah, bidang horison ditentukan
dengan alat sipat datar.
Teknologi dan Rekayasa

6.

7.

8.

9.

Meridian adalah lingkaran jam yang memuat zenith, yang


dinyatakan sebagai lingkaran vertikal yang melalui kutubkutub langit.
Deklinasi adalah jarak sudut yang diukur sepanjang
lingkaran jam antara benda langit dengan equator, tanda
(+) bila benda langit di utara equator, dan (-) bila di
selatan equator.
Asimuth adalah busur horison searah jarum jam dari titik
utara atau selatan sampai lingkaran vertikal yang melewati
benda langit yang dinyatakan dengan HS yang sama
dengan sudut Z pada segitiga Ku-Z-S.
Vernal equinox adalah titik potong equator langit dan
lingkaran jam melalui matahari pada saat mencapai
deklinasi nol.
Teknologi dan Rekayasa

10. Asensiorekta adalah sudut VS yang diukur ke arah


timur dari lingkaran jam melalui vernal equinox ke
lingkaran jam benda langit.
11. Paralaks adalah hasil pengamatan yang dibuat dari
permukaan bumi dan bukan dipusat bumi, yang
menyebabkan terjadinya pengurangan sudut pada
tinggi bintang. Oleh karena itu koreksinya selalu
ditambah.
12. Refraksi adalah pertambahan sudut pada tinggi
bintang akibat pembelokan berkas sinar yang
lewat miring melalui atmosfir bumi.

Teknologi dan Rekayasa

Paralaks
Matahari

nit
e
Z

k
ra
a
J
Biasan

Atmosfir bumi

Ting
gi S
e

ben
a rn
ya

Tinggi Teropong

Sudut horisontal

Teknologi dan Rekayasa

Teknologi dan Rekayasa