Anda di halaman 1dari 19

PRINSIP KOMUNIKASI

PADA SETIAP TAHAPAN ASUHAN


KEPERAWATAN
USIA ANAK SEKOLAH DAN REMAJA
Oleh : Rahmat Sudiyat
rahmat_sudiyat@yahoo.com
rahmatsudiyat@gmail.com
Bumi Panyileukan C 4 No. 10 Bandung
08122030854/022-7812128

Pendahuluan :
40 % total penduduk Indonesia : Anak dan
Remaja
3%

Balita

7 14 % mengalami gangguan jiwa


13,5 % Balita resiko tinggi mengalami gangguan
tumbuh kembang
11.7 % anak resiko tinggi gangguan perilaku

Anak untuk menjadi orang Dewasa ?


1. Menjalin hubungan dekat dengan penuh percaya
2. Mengatasi perpisahan dan membuat keputusan yang mandiri
3. Mengatasi konflik interpersonal secara bersama
4. Menyatakan perasaan senang dan tidak menyenangkan
5. Mengatasi frustasi dan kejadian yang tidak menyenangkan
6. Mengatasi penundaan kepuasan
7. Bersantai dan bermain
8. Proses kognitif melalui kata, symbol dan citra/image
9. Membina perasaan adaptif terhadap arah dan tujuan

Tujuan Umum :
1. Memenuhi kebutuhan anak dan penghargaan
2. Menurunkan ketegangan dan perilaku defensif
3. Menjalin hubungan yang positif
4. Meningkatkan identitas diri
5. Menyelesaikan tukem yang terfiksasi
6. Komunikasi yang efektif
7. Mencegah destruktif
8. Memelihara kesehatan fisik
9. Uji coba realita dengan tepat

SIAPAKAH REMAJA ???


Dalam istilah Bahasa Inggeris => Remaja sebagai
adolescence yang diambil bahasa Latin, yaitu adolescere
yang bermaksud "to grow up" atau "to grow to maturity."
Ahli psikologi berpendapat bahawa zaman remaja adalah
tempo/waktu/saat peralihan antara zaman kanak-kanak
dengan zaman dewasa.

Remaja ???
Blair Jones & Simson (1991) : menyatakan
bahwa pembelajaran sosial kanak-kanak adalah
berazaskan pembelajaran sosial dalam
keluarga, tetapi pada remaja, pembelajaran
sosial tersebut adalah diluar pengawasan orang
dewasa

CIRI-CIRI REMAJA

Ciri-ciri remaja, Shertzer & Stone (1992):


* Masa remaja ialah zaman peralihan antara kanak-kanak
dengan dewasa
* Wujudnya kematangan jasmani dan sejatinya dikaitkan
dengan proses baligh
* Masa remaja sering dikaitkan dengan mencari kebebasan
emosi, sosial dan ekonomi.
* Remaja juga selalu menunjukkan perasaan ingin tahu yang
lebih menyeluruh terhadap diri mereka dan alam sekeliling

Masalah utama pada remaja :


1. Perilaku seksual
2. Keinginan bunuh diri
3. Keinginan lari dari rumah
4. Perilaku anti sosial
5. Perilaku mengancam
6. NAZA
7. Hipokondriasis
8. Takut sekolah

Prinsip dasar komunikasi pada


remaja :
1. Perasaan dan konflik cenderung diekspresikan
melalui perilaku kasar dari pada verbal
2. Remaja mempunyai bahasa sendiri
3. Kata-kata kotor sering diucapkan oleh remaja
yang sangat terganggu
4. Banyak data yang diperoleh hanya dengan
mengamati tingkah laku remaja, cara berpakaian
dan lingkungan

Komunikasi terapeutik pada anak usia sekolah adalah:

Komunikasi yang dilakukan antara perawat dan


klien (anak usia sekolah), yang direncanakan
secara sadar , bertujuan dan kegiatannya
dipusatkan untuk kesembuhan dan kemandirian
klien

Tujuan komunikasi terapeutik adalah


1) Membantu klien untuk memperjelas dan mengurangi
beban perasaan dan pikiran serta dapat mengambil
tindakan untuk mengubah situasi yang ada, bila klien
percaya pada hal-hal yang diperlukan
2) Mengurangi keraguan, membantu dalam hal mengambil
tindakan yang efektif dan mempertahankan kekuatan
egonya
3) Mempengaruhi orang lain , lingkungan fisik dan dirinya
sendiri.

Kiat Komunikasi dengan Remaja


1. Membuka hati membuka pintu
2. Pendengar Aktif
3. Berkomunikasi dengan empatik
4. Menyesuaikan emosi anda dengan emosi mereka, kecuali dalam
situasi mengancam
5. Tidak terus-menerus memberi nasihat, kecuali diminta
6. Bayangkan diri anda seperti mereka
7. Kendalikan emosi
8. Dukung untuk mulai bicara
9. Gembira

Tahapan proses keperawatan

Pengkajian

Diagnosa Keperawatan

Perencanaan

Pelaksanaan

Evaluasi

PENGKAJIAN

ANAK USEK :

REMAJA :

Kepercayaan

Kepercayaan

Kenyamanan dan
keamanan

Kenyamanan dan
keamanan

Keterlibatan

Keterlibatan

Keterbukaan

Kerahasiaan

Empati

Kegembiraan

Diagnosa
Tanggungjawab-tanggunggugat
Keterlibatan dalam penentuan diagnosa (remaja)

Perencanaan

Keterlibatan dan kebersamaan

Pelaksanaan
Keterlibatan
Kepercayaan (remaja)
Penghargaan
Humor

Evaluasi
Kebersamaan
Kriteria Jelas

TERIMA KASIH