Anda di halaman 1dari 16

PRANDY NOVI PRIMA PRATAMA

20090310097

Katarak
Senilis Matur

Identitas Pasien

Nama
Umur
Jenis

kelamin
Pekerjaan
Alamat
No. RM
Diagnosis

: Bp. R
: 56 tahun
: Laki-laki
: Tukang Becak
: Trisikan, Bantul
: 54.43.61
: OD Karatak Senilis Matur

Anamnesis
Keluhan

Utama :
Pandangan mata kanan kabur.

Riwayat Penyakit :
RPS : Pasien datang dengan keluhan pandangan mata kanan
kabur sejak sekitar 2 tahun yang lalu. Kabur dirasakan
perlahan dan semakin memberat. Pandangan berawan pada
mata kanan (+), silau jika melihat cahaya terang (+), merah
(-), mata berair (-), gatal (-), nyeri (-).
RPD : Riwayat DM (-), hipertensi (-), alergi (-), asma (-), Riw.
Trauma mata (-), Operasi mata (-).
RPK : Riwayat keluarga yang menderita penyakit serupa (-)

Kesimpulan Anamnesis

seorang laki-laki umur 56 tahun datang dengan


keluhan pandangan mata kanan kabur sejak sekitar
2 tahun yang lalu, pandangan bertahap mengabur
dan semakin memberat, pandangan berawan pada
mata kanan, dan silau jika melihat cahaya terang

Kesan

Umum : Baik, CM
Vital sign : TD
N
R
Suhu

:
:
:
:

130/90 mmHg
88 kali/menit
20 kali/menit
afebris

Pemeriksaan
Subyektif

OD

OS

1/~

4/60

Refraksi

Ametrop

Ametrop

Koreksi

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

Visus dekat

Add S+ 2.00 D

Add S+2.00 D

Proyeksi Sinar

Baik

Baik

Persepsi warna

Buruk

Baik

Pemeriksaan Klinis

Visus Jauh

Pemeriksaan Obyektif
1.

Sekitar Mata
Supercilia

2. Kelopak Mata
Pasangan
Gerakan
Lebar Rima
Kulit
Tepi Kelopak
Margo-intermarginalis

3. Apparatus Lakrimalis
Sekitar Gld Lakrimalis
Sekitar Saccus Lakrimalis
Uji Floresin
Uji Regurgitasi

OD

OS

Distribusi merata

Distribusi merata

Simetris
Bebas
10mm
Peradangan (-)
Peradangan (-)
Peradangan (-)

Simetris
Bebas
10mm
Peradangan (-)
Peradangan (-)
Peradangan (-)

Peradangan (-)

Peradangan (-)

Peradangan (-)
Tidak dilakukan
Tidak dilakukan

Peradangan (-)
Tidak dilakukan
Tidak dilakukan

Pemeriksaan Obyektif

OD

OS

Simetris
Bebas
Mikroftalmus (-)
Makroftalmus (-)

Simetris
Bebas
Mikroftalmus (-)
Makroftalmus (-)

Palpasi N

Palpasi N

6. Konjungtiva
K. Palpebra Sup
K. Palpebra Inf
K. Fornik
K. Bulbi

Peradangan (-)
Peradangan (-)
Peradangan (-)
Peradangan (-)

Peradangan (-)
Peradangan (-)
Peradangan (-)
Peradangan (-)

7. Sklera
Sklera
Episklera

Peradangan (-)
Peradangan (-)

Peradangan (-)
Peradangan (-)

10 mm
Cembung
Arcus senilis (+)
Licin, Rata
Jernih

10 mm
Cembung
Arcus senilis (+)
Licin, Rata
Jernih

4. Bola Mata
Pasangan
Gerakan
Ukuran
5. Tekanan Bola Mata

8. Kornea
Ukuran
Kecembungan
Limbus
Permukaan
Medium

Pemeriksaan Obyektif

OD

OS

8. Kornea
Dinding Belakang
Uji Floresin
Placido

rata
Tidak dilakukan
Konsentris, licin

rata
Tidak dilakukan
Konsentris, licin

9. Camera Okuli Anterior


Ukuran Kedalaman
Isi

Dalam
Jernih

Dalam
jernih

Coklat kehitaman
Simetris
Radier
Bulat

Coklat kehitaman
Simetris
Radier
Bulat

3 mm
Bulat
sentral
Reguler
(+)
(+)

3 mm
Bulat
sentral
Reguler
(+)
(+)

10. Iris

Warna
Pasangan
Gambaran
Bentuk

11. Pupil

Ukuran
Bentuk
Tempat
Tepi
Reflek Direk
Reflek Indirek

Pemeriksaan Obyektif

OD

OS

12. Lensa
Ada/ tidak ada
Kejernihan
Letak
Warna Kekeruhan

Ada
Keruh, padat, merata
sentral
Putih keruh

Ada
Sedikit keruh, tipis
Sentral
Jernih, keabu-abuan

13. Korpus Viterum

Tidak dapat dinilai

jernih

14. Reflek Fundus

Tidak dapat dinilai

Cemerlang

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

15. Skiaskopi

Kesimpulan Pemeriksaan
Pada pemeriksaan yang dilakukan didapatkan hasil:
OD : VOD : 1/~,
Lensa : ada, letak sentral, keruh padat merata,

keruh
Shadow test (-)
OS : VOS : 4/60
Lensa : Lensa sedikit keruh, tipis,
warna keabu-abuan
Shadow test (-)

warna putih

DD dan Diagnosis

Differential Diagnosis

OD Katarak Senilis Matur


OD Katarak Senilis Immatur

- Diagnosis :

OD Katarak Senilis Matur

Differential Diagnosis

OS Katarak Senilis Insipien


OS Katarak Senilis Immatur

- Diagnosis:

OS Katarak Senilis Insipien

Terapi
Kausal
Simptomatik
Subyektif
Obyektif

: EKEK + IOL OD
: antioksidan
: antioksidan
: EKEK + IOL OD

Prognosis
Ad

Visam
Ad Sanam
Ad Vitam
Ad Kosmetikam

: ODS dubia ad bonam


: ODS dubia ad bonam
: ODS dubia ad bonam
: ODS dubia ad bonam

Terima Kasih