Anda di halaman 1dari 5

Proceeding, Seminar Ilmiah Nasional Komputer dan Sistem Intelijen (KOMMIT 2006)

Auditorium Universitas Gunadarma, Depok, 23-24 Agustus 2006


ISSN : 1411-6286

Sistem Informasi Bidang Kemahasiswaan Dengan Metode Berorientasi


Objek Menggunakan Unified Modeling Language (UML)
Ira Windarti1), Lintang Yuniar Banowosari2)
Universitas Gunadarma, Jl. Margonda Raya no.100, Depok 16424, Indonesia
{irawindarti,lintang}@staff.gunadarma.ac.id

Abstrak
Faktor utama dari ditemukannya pendekatan berorientasi objek adalah karena
ditemukannya kekurangan-kekurangan pada pendekatan terstruktur seperti biaya pengembangan
perangkat lunak berkembang sesuai dengan berkembangnya keinginan atau kebutuhan pengguna,
pemeliharaan yang sukar, lamanya penyelesaian suatu proyek, jangka waktu penyelesaian proyek
yang selalu terlambat, biaya pengembangan perangkat lunak yang sangat tinggi dan sebagainya.
Pendekatan berorientasi objek membuat data terbungkus pada setiap fungsi atau prosedur
dan melindunginya terhadap perubahan yang tidak dikehandaki dari fungsi yang berada di luar.
Model berorientasi objek bermanfaat untuk memahami masalah, komunikasi dengan ahli aplikasi,
permodelan suatu organisasi, menyiapkan dokumentasi serta perancangan program dan basis data
pada bidang kemahasiswaan Universitas Gunadarma.
Dalam penulisan ini digunakan bahasa permodelan Unified Modelling Language (UML)
yang merupakan sistem arsitektur yang bekerja dalam Object Oriented Analysis and Design dengan
menggunakan bahasa yang konsisten menentukan, visualisasi, mengkonstruksi, dan
mendokumentasikan artifact yang terdapat dalam sistem software.
Hasil akhir dari permodelan sistem informasi bidang kemahasiswaan Universitas
Gunadarma ini adalah mendapatkan struktur database yang selanjutnya dapat digunakan dalam
aplikasi administrasi pengelolaan kegiatan di bidang kemahasiswaan.
Kata Kunci : Bidang Kemahasiswaan, sistem, object oriented, Unified Modeling Language (UML).
1. Pendahuluan
Perkembangan teknologi informasi
yang begitu pesat, mempermudah dan
mempercepat kegiatan pengambilan keputusan
dan pengumpulan data serta informasi.
Kegiatan tersebut membutuhkan suatu alat
bantu dan sistem yang tepat untuk
meningkatkan efisiensi kerja di Bidang
Kemahasiswaan Universitas Gunadarma.
Semakin meningkatnya kegiatan yang
harus ditangani oleh Bidang kemahasiswaan
selain memberikan pembinaan terhadap
lembaga kemahasiswaan seperti menangani
penyaluran
beasiswa,
pengurusan
dan
pendataan
mahasiswa
yang
melakukan
pelanggaran terhadap Tata tertib Kehidupan
Kampus, dan lain-lain. Selama ini sistem
pencatatan dan pelaporannya dapat dikatakan
Sistem Informasi Bidang Kemahasiswaan
(Ira Windarti)

masih konvensional walaupun dikerjakan


dengan komputer tetapi sebatas pengetikan,
dengan melibatkan banyak kertas dan arsip.
Adanya sustu sistem informasi yang
mendukung kegiatan diatas diharapkan dapat
meningkatan efektifitas, efisiensi dalam
produktifitas kerja Bidang Kemahasiswaan
Universitas Gunadarma.
Oleh karena itu, pada paper ini akan
diuraikan tahapan pengembangan sistem
Informasi Bidang Kemahasiswaan dengan
metode berorientasi objek menggunakan UML.
2. Analisis dan Perancangan
Tahapan pengembangan sistem dengan
pendekatan Object Oriented adalah sebagai
berikut :

Proceeding, Seminar Ilmiah Nasional Komputer dan Sistem Intelijen (KOMMIT 2006)
Auditorium Universitas Gunadarma, Depok, 23-24 Agustus 2006

1. Identifikasi Actor.
2. Membuat proses bisnis menggunakan
activity diagram.
3. Identifikasi use case dengan melihat apa
yang dapat dikerjakan user didalam sistem.
4. Membuat
Interaction
Diagram
menggunakan sequence Diagram dan
Collaboration Diagram.
5. Membuat Class Diagram.
6. Iterasi jika diperlukan.

Mahasisw a

ISSN : 1411-6286

Bidang Kemahasi sw aan Admin

Aplikasi SIMBIDWA

REGISTRASI BEASISWA
Start

mengambil
formulir

menyerahk
an formulir

melengkapi
persyaratan

menyerahkan
persyaratan

cek persyaratan

tidak lengkap
lengkap

memasukk
an data

simpan data
mahasiswa

Gambar 1 Use Case Seleksi Beasiswa


end

2.1. Sistem Informasi Bidang Kemahasiwaan


Prosedur dari sistem informasi bidang
kemahasiswaan dapat dibagi menjadi 7 buah
modul utama, yaitu :
1. Buka Dan Tutup Sistem
2. Pembinaan Lembaga Kemahasiswaan (LK)
3. Penegakan Disiplin Mahasiswa
4. Pengurusan Beasiswa
5. Kegiatan Pengenalan Program Studi Dan
Program Pendidikan Tinggi (PPSPPT)
6. Administrasi

Gambar 3 Activity Diagram Registrasi


Beasiswa
SELEKSI BEASISWA

memeriksa data

Pudek III
(f rom

Actor

(From Use_Case Model))

memberikan penilaian

membuat keputusan mahasiswa


penerima beasiswa

Gambar 4 Use Case Seleksi Beasiswa

Use-case model Sistem Informasi Bidang


Kemahasiswaan (SIMBIDWA) terdapat sebuah
paket actors dan enam buah paket use-case.

Pude k III

Staff Purek III

Aplika si SIM BIDWA

Start

Menerima data
mahasiswa

Staff Purek III

memeriksa
data

Actor
(From Use_Case Model)

menampilkan data
mahasiswa

Beasiswa
memberikan
penilaian

Penegakan Disiplin
Mahasiswa

Buka & Tutup


Sistem

membuat
keputusan

Administration

simpan data
penerima beasiswa

mengirim informasi
hasil seleksi

menerima
hasil seleksi

PPSPPT

Lembaga
Kemahasiswaan

membuat
pengumuman

end

Gambar 1 Use Case Model SIMBIDWA


Gambar 5 Activity Diagram Seleksi Beasiswa

USE-CASE DIAGRAM PROSES REGISTRASI BEASISWA

REGISTRASI LEMBAGA KEMAHASISWAAN

<<include>>

Registrasi

Mengambil Form ulir


Regis tras i Lembaga
Kemahas is waan

Mahas is wa
(f rom

Ac tor

<<include>>

(From Us e_Cas e Model))

Mahasiswa
(f rom

Actor

(From Use_Case Model))

m engis i data LK

Bidang Kem ahasiswaan Admin


(f rom

Act or

<<extend>>

(From Use_Case Model))

<<extend>>

menyerahkan persyaratan

mencetak

m emeriksa persyaratan
Staff Purek III
(f rom

Gambar 2 Use Case Proses Registrasi


Beasiswa

Ac tor

(F rom Us e_C as e Model))

Gambar 6 Use Case Proses Registrasi


Lembaga Kemahasiswaan

Sistem Informasi Bidang Kemahasiswaan


(Ira Windarti)

Proceeding, Seminar Ilmiah Nasional Komputer dan Sistem Intelijen (KOMMIT 2006)
Auditorium Universitas Gunadarma, Depok, 23-24 Agustus 2006
ISSN : 1411-6286
Mahasisw a

Staff Purek III

Aplikasi SIMBIDWA

PENEGA KA N DISIPLIN MA HASISW A

REGISTRASI LEMBAGA KEMAHASISWAAN


Start

mengisi
data LK

simpan
data LK

m em asukkan data

Staff Pur ek III

terima informasi
penyimpanan

(from

Acto r

(Fro m Us e_ Case Mo d el))

m enc etak data


mencetak
data LK

Gambar 10 Use Case Penegakan Disiplin


Mahasiswa

end

Staff Purek III

Aplik asi SIM BIDWA

DATA KASUS

Gambar 7 Activity Diagram Registrasi


Lembaga Kemahasiswaan

Start

menerima data
mahasiswa kena kasus

Pudek III

PENGAJUAN PROPOSAL

memasukkan
data

<<include>>

registras i propos al

Mahas is wa
(f rom

Act or

simpan
data

mengis i form pengajuan


propos al

(From U s e_C ase Model))

terima informasi
penyimpanan

mencetak
data

menyerahkan propos al
hard copy

<<extend>>

end
mengupdate data

m emberikan penilaian
terhadap propos al

Pudek III
(f rom

Act or

<<extend>>

(From U s e_C ase Model))

m emberikan keputus an

Gambar 8 Use Case Proses Pengajuan


Proposal
Mahasisw a

Pudek III

Aplikasi SIMBIDWA

PENGAJUAN PROPOSAL

Start

mengisi form
pengajuan proposal

simpan data
proposal

terima informasi
penyimpanan

menyerahkan
proposal hard copy

Gambar 11 activity Diagram Penegakan


Disiplin Mahasiswa
2. 2.

Interaction Diagram
Objek-objek yang berperan dalam suatu
use case realizations dapat digambarkan oleh
satu atau beberapa interaction diagram.
Iteraction diagram ada dua jenis, yaitu
collaboration diagram dan sequence diagram
Realis as i Buka &
Tutup Sis tem

menerima
hard copy

Realis as i Lem baga


Kem ahas is waan

memberikan
penilaian

menerima
konfirmasi

perbaikan
proposal

Realis as i Penegakan
Dis iplin Mahas is wa

tidak disetujui
sesuai

Realisasi
Beasiswa

simpan
data

mengupdate
data

menerima informasi
penyimpanan

Realisasi
PPSPPT

Realisasi
Administrasi

end

Gambar 12 Use case realization


Gambar 9 Activity Diagram Pengajuan
Proposal

Sistem Informasi Bidang Kemahasiswaan


(Ira Windarti)

Proceeding, Seminar Ilmiah Nasional Komputer dan Sistem Intelijen (KOMMIT 2006)
Auditorium Universitas Gunadarma, Depok, 23-24 Agustus 2006

ISSN : 1411-6286

PENGAJUAN PROPOSAL

REGISTRASI BEASISWA

1: Mas uk layar utam a LK( )

7: Simpan data mahasiswa( )

1: Masuk layar utama beaasiswa( )

2: Registrasi( )

2: m as uk propos al m ahas is wa( )

: Staff Purek III

: Mem asukan Data


Propos al

: Layar Utam a LK
5: Input data kegiatan( )

: Data Mahasiswa

6: Data kegiatan( )

4: Tam pilkan form data propos al( )

3: Buka Form Data Propos al( )

7: s im pan data kegiatan( )

: Staff PUREK III

: Meregistrasi Pendaftar
Beasiswa

: Layar Utama Beasiswa

3: Buka formulir registrasi( )

5: Input data mahasiswa( )

: Form Data Propos al


: Data Kegiatan

6: Data mahasiswa( )

10: Am bil data kegiatan( )

15: s im pan data kegiatan( )


8: Mas uk menu utam a LK

4: Tampilkan form registrasi( )

9: Melihat data kegiatan( )

: Pudek III

: Melihat Data Propos al


: Layar Utam a LK
13: Memberikan penilaian( )

12: Tam pilkan data kegiatan


14: Data kegiatan yang s udah dinilai( )

11: Buka form propos al( )

: Formulir Registrasi
: Form Data Propos al

Gambar 13 Collaboration Diagram Registrasi


Beasiswa

Gambar 16 Collaboration Diagram Pengajuan


Proposal
PENEGAKAN DISIPLIN / KASUS

SELEKSI BEASISWA
: Data Mahasiswa

: Data Pelanggaran
Mahasiswa

: Kriteria Beasiswa
3: Ambil data mahasiswa( )

7: Simpan data Pelanggaran( )

9: Simpan hasil seleksi( )

4: Ambil kriteria( )

1: Masuk layar disiplin mahasiswa( )

1: Masulk layar utama beasiswa( ) 2: Tentukan mahasiswa penerima beasiswa( )

2: Masukkan data( )

: Pudek III

: Pudek III

: Layar Disiplin Mahasiswa( )

: Menentukan
Penerima Beasiswa

: Layar Utama Beasiswa

: Memasukkan Data
Pelanggaran

5: Input data pelasnggaran( )

8: Data hasil seleksi( )


7: validasi hasil seleksi( )

6: Data pelanggaran( )
3: Buka form disiplin m ahasiswa( )
4: Tampilkan form disiplin m ahasiswa( )

5: Jalankan Penyeleksian( )

6: Tampilkan hasil seleksi( )

: Form disiplin mahasiswa

: Layar Hasil Seleksi

Gambar 14 Collaboration Diagram Seleksi


Beasiswa
REGISTRASI LEMBAGA KEMAHASISWAAN

: Data LK

7: Simpan data LK( )


1: Masuk layar utama LK( )

2: Registrasi( )

: Staff Purek III

Gambar 17. Collaboration Diagram Penegakan


Disiplin
2.3.

Class Diagram
Class Diagram menggambarkan secara
grafis struktur objek yang ada dalam sistem,
kelas objek yang menyusun sistem dan
hubungan antara objek tersebut.

: Meregistrasi Data LK
: Layar Utam a LK

5: Input data LK( )6: Data LK( )

3: Buka form registrasi LK( )

4: Tam pilkan form registras i LK( )

10: ambil data LK( )

15: Simpan data hasil validasi( )

Berikut ini digambarkan class diagram


dari Sistem Informasi Bidang kemahasiswaan
(SIMBIDWA).

: Form Registrasi LK

2.4. Model Desain (SIMBIDWA)

9: Validasi data LK( )

8: Masuk layar utama LK( )

: Pudek III

: Mevalidasi Data LK
GAMBARAN ARSITEKTUR SISTEM APLIKASI UNTUK SIMBIDMA

: Layar Utam a LK

14: data has il validasi( )


13: Validasi data LK( )

11: Buka layar validasi

12: Tam pilkan Data LK( )

Si ste m Buka &


T u tu p Si ste m

Sis tem
Beas is wa

Sis tem Penegakan


Dis iplin Mahas is wa

: Layar Validasi LK
Server
SIMBIDMA

Gambar 15 Collaboration Diagram Registrasi


Lembaga Kemahasiswaan

Sis tem Lem baga


Kem ahas is waan

Si stem PPSPPT

Sis tem
Adm inis tras i

Gambar 18. Gambaran Arsitektur Sistem


Aplikasi untuk SIMBIDWA

Sistem Informasi Bidang Kemahasiswaan


(Ira Windarti)

Proceeding, Seminar Ilmiah Nasional Komputer dan Sistem Intelijen (KOMMIT 2006)
Auditorium Universitas Gunadarma, Depok, 23-24 Agustus 2006
ISSN : 1411-6286

<<Class Module>>
Otorisasi

<<Class Module>>
LogPengguna

(f rom Realisasi Buka&Tutup Sistem)

Simpan data pengguna()


Update otorisasi()
Simpan password()

(f rom Realisasi Buka&Tutup Sistem)

1..*

Simpan log()
Simpan log()

1..*
<<Class Module>>
Data Mahasiswa
(f rom Realisasi Beasiswa)

Si mpan data mahasiswa()


Simpan hasi l seleksi()

1..*

<<Class Module>>
Data LK

<<Class Module>>
Data Jadwal PPSPPT

Simpan data LK()


Simpan data hasil validasi()
1

1..*

<<Class Module>>
Data Pelanggaran

1..*

(f rom Realisasi Penegakan Disiplin Mahasiswa)

(f rom Realisasi PPSPPT)

(f rom Realisasi Lembaga Kemahasiswaan)

Simpan jadwal()

1..*

1..*
<<Class Module>>
Data Mahasiswa PPSPPT

1..*

Simpan data pelanggaran()

<<Class Module>>
Kriteria Beasiswa

<<Class Module>>
Data Kegiatan

(f rom Realisasi Beasiswa)

(f rom Realisasi Lembaga Kemahasiswaan)

(from Realisasi PPSPPT)

1
<<Class Module>>
Data Panitia PPSPPT

Simpan mahasiswa()

(f rom Realisasi PPSPPT)

Simpan data kegiatan()


Simpan data kegiatan'()

1..*
Simpan panitia()

<<Class Module>>
Data Mahasiswa Tidak Ikut PPSPPT

(from Reali sasi PPSPPT)

1
<<Class Module>>
Data LPJ

Si mpan mahasiswa tidak ikut PPSPPT()

(f rom Realisasi Lembaga Kemahasiswaan)

Simpan data LPJ()


Simpan data LPJ()

Gambar 19. Class Diagram Sistem Informasi


Bidang Kemahasiswaan

Server SIMBIDMA

<<network>>
WAN

Komputer Pejabat
Rektorat

Oriented Analysis and Design (OOAD) dengan


tool pemodelan visual berupa Rasional Rose
yang mendukung round-trip engineering yang
dapat men-generate model kedalam
kode
(visual basic, java, C++ dan sebagainya) dan
melakukan
reverse
engineering
untuk
menampilkan arsitektur software dari kode
yang ada. Hal ini dapat dilakukan secara bolak
balik sebagai proses interactive selama proses
rekayasa software.
Pada
tahap
selanjutnya
akan
dikembangkan
perangkat
lunak
Sistem
Informasi
Bidang
Kemahasiswaan
dan
implementasi. Setelah proses implementasi
diperlukan adanya pelatihan bagi user yang
akan
mengoperasikan
sistem
bidang
kemahasiswaan ini, karena user sangat
menentukan suksesnya operasional sistem
informasi

4. DAFTAR PUSTAKA
<<network>>
LAN

Komputer Bagian
Administrasi

Komputer Purek
III

Komputer
Pudek III

Gambar 20. Deployment Diagram


3. Kesimpulan dan Rencana Selanjutnya
Sebagai tempat pembinaan lembaga
kemahasiswaan, penegakan disiplin mahasiswa
dan
pengurusan
beasiswa,
bidang
kemahasiswaan memerlukan suatu Sistem
informasi
bidang
kemahasiswaan
(SIMBIDWA) yang dapat memberikan dan
menyediakan informasi saat diperlukan untuk
memecahkan persoalan serta dapat menjadi alat
kontrol dan evaluasi demi mencapai tujuan.
Sistem pencatatan dan pelaporan yang
berjalan secara manual memiliki resiko
kurangnya akurasi data maupun tidak
diupdatenya data-data lama. Oleh karena itu,
keberadaan suatu sistem informasi untuk
mendukung sistem pencatatan dan pelaporan
terpadu merupakan hal yang sangat penting.
Bahasa permodelan visual yang
digunakan UML yang bekerja dalam Object

Sistem Informasi Bidang Kemahasiswaan


(Ira Windarti)

[1] A. Suhendar dan Hariman Gunadi , Visual


Modeling Menggunakan UML dan Rational
Rose, Edisi ke-1,Informatika Bandung,2002
[2] Muhammad Arief, Ludwi Prakosa Samoen,
Huda, Analisa dan desain system
informasi pencatatan dan pelaporan terpadu
Puskemas dengan UML, Prosiding SNTI
200505, 2005, ISSN. 1829-9156.
[3] Sri Dharwiyanti dan Romi Satria,
Pengantar
UML,Juli
2003.
<http://ikc.uninet.net.id/umum/yantiuml.php
[4] H. Freitag, Design methodologies for LSI
circuitry, IBM Tech. Rep. TR41736,
ASTIA Doc. AD555759, 1983.
[5] Bahrami, Ali, Object Oriented System
Development Using UML Edisi ke-1, Mc.
Graw-Hill Publishing Company, Singapura,
1999.